Pemerintah Kota (Pemkot) Metro rencananya akan mengikuti penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tahun 2023. Oleh sebab itu, berbagai persiapan terus dimatangkan oleh seluruh perangkat daerah,berkomitmen dan konsisten mewujudkan Kota Sehat. Hal tersebut nampak dengan diselenggarakan rapat pertemuan dalam rangka persiapan penilaian verifikasi Kota Sehat kota Metro tahun 2023, bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kota Metro, Selasa (11/04/2023)

Dalam hal ini, Wakil Wali Kota Metro Qomaru Zaman, Ia menuturkan rapat koordinasi ini diselenggarakan dalam rangka persiapan penilaian verifikasi Kota Sehat.
“Sebagai bentuk komitmen dan kesungguhan mewujudkan Kota Sehat dengan point tatanan dan indikator pendukung diharapkan kepada seluruh pengurus setelah dikukuhkan sebagai pengurus Forum Kota Sehat dapat berbuat yang terbaik untuk kota yang kita cintai ini,” ujar Qomaru

Rapat koordinasi FKS Kota Metro tersebut dalam rangka persiapan penilaian verifikasi Kota Sehat diisi dengan diskusi bersama Bappeda dengan OPD se-Kota Metro dan Forum Kota Sehat.Sementara itu, Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo ditempat yang sama mengungkapkan replika sebuah Kota sehat diwujudkan dari tatanan yang tercakup dalam penilaian dan beberapa indikator pendukung.
Kepada OPD untuk lebih mendukung dalam mewujudkan Kota Sehat disuport dengan dokumen dalam rangka persiapan yang akan disampaikan pada tim penilai dan pengurus Forum Kota Sehat lebih intensif mempersiapkan kunjungan tim penilai dalam rangka mewujudkan Kota Sehat.

Ditempat yang sama, Kepala Bappeda Kota Metro, Anang Risgiyanto, dalam hal ini menegaskan Kota sehat ini diselenggarakan esensi sebuah komitmen semua pihak dalam mewujudkan Kota Sehat.
“Komitmen kita bersama dengan sharing untuk bulan april ini apa yang harus dipersiapkan dalam penilaian verifikasi kota sehat,” tuturnya.
Lebih lanjut dikatakan Anang, Ia menjelaskan bahwa Wali Kota Metro sangat komitmen dalam mewujudkan Kota Metro Kota Sehat.“Wali Kota Metro sangat berkomitmen dalam penyelenggaraan dan mewujudkan Kota Metro Kota sehat, hal ini menjadi sebuah performance menyangkut substansial kemampuan dan kapasitas para stakeholder dalam mempersiapkan penilaian verifikasi Kota Sehat,” terang Anang.

Melalui Dinas Kesehatan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang termasuk dalam tim pembina hendaknya menyiapkan banyak hal untuk persiapan keikutsertaan penilaian Kota Sehat predikat Swasti Saba Wistara tahun 2023, imbuh Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr. Eko Hendro Saputra, ST.,M.Kes

“Persiapan menuju penilaian Kota Sehat tahun 2023, kita harus matangkan mulai dari sekarang. Kita akan memenuhi 9 tatanan yang nantinya akan dinilai dan telah ditentukan.”
Untuk mencapai kondisi sehat banyak faktor yang harus dipenuhi, ini yang tidak bisa dilakukan oleh satu OPD saja, namun harus didukung oleh OPD dan sektor lainnya,” ungkap kadiskes metro”

Sementara, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Metro yang juga sebagai Sekretaris tim pembina Kota Metro, Diah Meirawati,SKM.,MKes menyampaikan untuk menjadi Kota Sehat, Kota Metro harus memenuhi 9 tatanan yang menjadi kriteria penilaian dalam indikator Kota Sehat.

Sebanyak 9 tatanan yang perlu dilaksanakan, yaitu Kehidupan Masyarakat Sehat Mandiri, Pemukiman dan Fasilitas Umum, Satuan Pendidikan,Pasar, Perkantoran dan Perindustrian, Pariwisata, Transportasi dan Tertib Lalu Lintas, Perli dengan Sosial, Penangulangan Bencana.
“Untuk melaksanakan 9 tatanan tersebut, dibutuhkan kolaborasi dan sinergisitas stakeholder terkait. Sangat dibutuhkan peran aktif semua pengurus dan dukungan penuh dari pemerintah daerah agar nantinya kita dapat memenuhi semua persyaratan verifikasi.
Rapat tersebut, turut dihadiri Wakil Wali Kota Metro Qomaru Zaman, Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, Kepala Bappeda Kota Metro Anang Risgiyanto, Asisten I Setda Pemkot Metro, Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kepala OPD se-Kota Metro, Forum Kota Sehat (FKS) Metro.#PromkesNewsMetro