Wali Kota Metro, dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG.(K), M.H. Membuka membuka secara resmi Jambore Dasawisma PKK Kota Meteo tahun 2024, di TMII, Kelurahan Banjarsari, Metro Utara, Selasa, 28 Mei 2024. Acara juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Metro , Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro, Ir Bangkit Haryo Utomo, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Metro, seluruh camat Kota Metro. Di kesempatan ini, mengatas namakan Pemerintah Kota Metro, Wahdi mengungkapkan, bahwa PKK Kota Metro selama ini memiliki banyak program dan kegiatan yang mendukung kemajuan Kota Metro. “Tidak hanya kami yang laki-laki yang berperan membangun dan memajukan Kota Metro. Ibu-ibu kader PKK juga memiliki peran penting di dalamnya, khususnya dalam kesejahteraan keluarga,” ungkap Wahdi. Oleh karenanya, Wahdi mengucapkan terima kasih atas kekompakan, sinergitas, dan kolaborasi yang terjalin dalam memajukan Kota Metro selama ini. Wali Kota Metro Wahdi menyebut kader Dasawisma sebagai mitra kerja pemerintah memiliki peran penting untuk memantau dan menjangkau masyarakat hingga tingkat terbawah. Wahdi mengatakan, satu kader bertugas memantau dan memberikan edukasi kepada 10 sampai 20 rumah di setiap lingkungannya. Karena itu, Dasawisma juga memiliki peran penting dalam memantau masyarakat. “Bayangkan saja, satu kader bertugas memantau dan memberikan edukasi pada 10 sampai 20 rumah. Jika mereka bekerja dengan baik, maka program pemerintah akan sampai ke masyarakat,” “Ini yang namanya ekosistem. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, peran aktif dari semua pihak juga dibutuhkan. Ekosistem ini yang harus kita jaga agar Metro makin baik ke depanya,” imbuhnya. Kemudian, lanjut dia, para kader juga akan melaporkan kondisi warga yang ia pantau seperti jika ada warga kurang mampu, sakit, dan lainnya. Kemudian, ketika ada masyarakat yang kurang mampu atau sakit mereka juga laporkan. Maka itu peranan kader ini penting untuk menyampaikan program pemerintah ke masyarakat,” imbuhnya. Sementara itu, Ketua TP PKK Metro, Silfia Naharani Wahdi menambahkan, Dasawisma merupakan ujung tombak PKK sebagai dalam menyukseskan program pemerintah, penurunan stunting, kesehatan, dan lainnya. “Dasawisma itu memberikan edukasi kepada masyarakat tetang program pemerintah. Jadi pemantauanya bisa lebih cepat. Jadi ibaratnya Dasawisma bersama lkk yang lain itu tim suksesnya pemerintah,” ucapnya. Kontributor Liputan : Promkes_DinkesMetro
Pekan Raya Lampung Tahun 2024,Dinkes Kota Metro Promosikan Program Unggulan, Salah Satunya Jama-PAI
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro mempromosikan berbagai program kesehatan yang tergabung dalam cluster Stand Pemerintah Kota Metro pada gelaran Pekan Raya Lampung Tahun 2024. Gubernur Lampung Arinal Djunaidi resmi membuka Pekan Raya Lampung (PRL) Tahun 2024 di PKOR Way Halim, Rabu (22/05/2024) malam. Gubernur menyatakan PRL 2024 merupakan sarana untuk menyampaikan berbagai capaian pembangunan di Provinsi Lampung sekaligus sarana hiburan masyarakat. PRL ini jangan melupakan makna awal. Pekan Raya Lampung adalah etalase berbagai capaian pembangunan dan pelayanan publik yang dilaksanakan oleh seluruh stakeholder pembangunan, promosi berbagai potensi unggulan daerah, serta sarana hiburan bagi masyarakat,” ucapnya. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr. Eko Hendro Saputra,ST.,MKes ditemuin pada saat menghadiri Pekan Raya Lampung (PRL) Tahun 2024 di PKOR Way Halim mengatakan, sejumlah program unggulan yang dipromosikan di antaranya, Program Jaringan Masyarakat Peduli Anak dan Ibu (Jama-PAI) yang merupakan program Walikota Metro yang berbentuk sinergi, kolaborasi, integrasi komprehensif kesehatan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Jama-Pai merupakan program untuk memberikan perlindungan terhadap ibu dan anak. Yang dimulai dari anak lahir dan pencegahan stunting, Masa remaja memberikan pelayanan kesehatan termasuk HIV dan merokok. “Program Jama-Pai juga berupa pengawasan dari pra-konsepsi, Sebab, pada fase tersebut dianggap penting dalam perkembangan tumbuh kembang anak di masa mendatang,” kata Eko Hendro”. Eko Hendro menambahkan, pada gelaran Pekan Raya Lampung, pihaknya juga memberikan pelayanan cek kesehatan gratis untuk para pengujung Pekan Raya Lampung . Diketahui, Pekan Raya Lampung Tahun 2024 mengusung Tema “untuk Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan”, yang akan berlangsung selamatanggal 22 Mei s.d. 10 Juni 2024 di PKOR Way Halim Bandar Lampung.
Selamat Kota Metro “Terbaik Satu” Penghargaan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Lampung Tahun 2024
Kota Metro Kembali meraih Prestasi kali ini mendapatkan penghargaan dalam penanganan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting tingkat Provinsi Lampung tahun 2024. Kali ini,Kota Metro berhasil meraih penghargaan Kategori Utama dalam Sinergitas Intervensi Gerakan Penurunan Stunting (Siger Stunting). Selain itu juga berhasil meraih penghargaan kategori Terbaik Satu dalam penghargaan penanganan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting tingkat Provinsi Lampung. Penghargaan itu diterima Kepala Bappeda Kota Metro Dr.Anang Risgiyanto, SKM., M.Kes. dalam acara Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Stunting Provinsi Lampung yang digelar di Ballroom Swiss-Belhotel, Bandar Lampung, Rabu (22/5/2024). Anang menyampaikan, pelaksanaan aksi konvergensi penurunan stunting pada tiap Kabupaten/Kota memiliki tujuan yang sama yakni menekan angka stunting di Provinsi Lampung. “Kabupaten/kota semua kita disini saling mendukung dan belajar. Sesuai tujuan kita bersama agar angka stunting di Provinsi Lampung turun sesuai target,” kata Anang” Di mana diketahui, prevalensi stunting di Kota Metro, dari tahun ketahun mengalami penurunan, Seperti pada tahun 2021 Stunting di angka 19,7 persen 2022 pada angka 10,4 di tahun 2023 sebanyak 7,1 persen “ujar anang” Anang menambahkan bahwa penilaian kinerja penurunan stunting adalah suatu proses atau serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Provinsi untuk mengevaluasi kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dalam melaksanakan 8 aksi konvergensi penurunaan stunting dengan menggunakan instrumen penilaian berdasarkan indikator periode waktu yang diterapkan,” Ujarnya Penilaian Kinerja 8 aksi konvergensi yakni mengidentifikasi kelengkapan dokumen 8 aksi yang diunggah oleh Kabupaten/Kota dalam aplikasi yang telah disiapkan, yang kemudian diberikan penilaian awal dengan menggunakan indikator yang telah diatur dalam, juknis dengan komposisi 50%. “Selanjutnya penilaian awal tadi dilengkapi dengan penilaian dari paparan virtual, video, prevalensi stunting, dan wawancara terbaik. Pada akhirnya proses ini ditutup dengan rapat pleno,” ujarnya.
Kelurahan Yosodadi Wakili Kota Metro, Maju di Lomba Tingkat Provinsi Lampung
Promkes Metro — Tim penilai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, melakukan klarifikasi lapangan dan pemaparan penilaian lomba kelurahan tingkat provinsi 2024, di Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, Rabu (22/5/2024). Dikatakan Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Intizam, penilaian tersebut melawati beberapa tahapan, salah satunya adalah klarifikasi lapangan. “Kami melihat ada beberapa item-item penilaian, dalam sambutan tadi sudah saya jelaskan ada 490 indikator. Kemudian, setelah tahapan penilaian, nanti akan masuk ke tahap paparan di provinsi, setelah itu kembali lagi kesini,” katanya. Dia menjelaskan, sejauh ini sudah ada tiga kabupaten/kota yang telah dilakukan penilaian. “Ini sudah yang ketiga, pertama di Kabupaten Lampung Selatan, kemudian kemarin di Kabupaten Lampung Tengah, dan saat ini di Kota Metro,” jelas Intizam, yang juga menjadi Ketua Tim Penilai Provinsi pada perlombaan kelurahan tersebut. Sementara, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Metro, Silfia Naharani Wahdi menyampaikan, ucapan terimakasih kepada tim penilai dari Provinsi Lampung, yang telah melakukan penilaian di Kelurahan Yosodadi. “Alhamdulillah, kita tahun lalu masuk terbaik di nasional dan regional. Tentu, ini menjadi semangat tersendiri,” ujarnya. Dia menjelaskan, dalam memilih kelurahan yang mewakili Kota Metro untuk mengikuti perlombaan kelurahan tingkat provinsi, melalui proses beberapa tahapan. “Artinya tidak hanya di tunjuk saja, kita melalui penilaian di tingkat kota. Tahun ini yang terpilih untuk mewakili Kota Metro adalah Kelurahan Yosodadi,” jelasnya. Dalam perlombaan tersebut, ia mengungkapkan, telah mengeluarkan inovasi-inovasi yang terbaik, guna memenangkan perlombaan tersebut. “Kita keluarkan inovasi-inovasi, pokoknya keren-keren. Jadi, tidak hanya di pemerintahannya saja, di tingkat kelurahan baik itu dari LKK, LPM, Karang Taruna, PKK, KWT, serta pelaku-pelaku usaha, semua bergerak untuk memenangkan perlombaan kelurahan,” ungkapnya. “Untuk dari PKK sendiri, kami bekerjasama dengan Karang Taruna menonjolkan bagaimana mengolah sampah. Kemudian, untuk lingkungan kita ada arseti, sedot tinja, dan tabungan subuh,” imbuhnya. Kemudian, ia mengatakan, Kelurahan Yosodadi optimistis dapat menjadi juara dalam perlombaan kelurahan tingkat provinsi. “Ungkap Silfia Naharani” Sementara Tim Penilai dari Provinsi di sektor Kesehatan Rita Anggrain di temui pada saat menijau Posyandu Melati 3 B yang menjadi Perwakilan Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi 2024. Rita Anggraini menjelaskan, indikator Penilaian posyandu yakni salah satunya adalah penyelengggaran Posyandu Integrasi Layanan PrimerPosyandu sekarang telah bertransformasi menjadi Posyandu ILP. Artinya posyandu yang dahulu hanya melayani balita dan ibu hamil saja, sekarang posyandu juga melayani satu siklus kehidupan, dari usia 0 tahun hingga lansia. Posyandu ILP bertujuan untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan dapat dengan mudah menuju ke lokasi. “Bukan hanya yang ‘diantar saja’ (balita atau ibu hamil) yang diperiksa namun juga yang mengantarkan. Dengan demikian akan mempermudah pengambilan kebijakan agar kualitas bidang kesehatan menjadi lebih baik lagi,” katanya. Menurut dia, dengan adanya Posyandu ILP untuk meningkatkan cakupan dan jangkauan pelayanan kesehatan primer. Jangan sampai generasi penerus berkualitas rendah. Untuk itu mari cetak SDM penerus yang unggul, kuat dan sehat. Kontributor Liputan : Promkes_Dinkes Metro
Evaluasi Program Kesehatan, Puskesmas Ganjar Agung Gelar Lokmin Lintas Sektoral Triwulan II
Rabu, 22/05/2024 Puskesmas Ganjar Agung Menggelar Kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor yang dilaksanakan secara rutin oleh Puskesmas Ganjar Agung Kota Metro , Lokakarya Mini Lintas Sektor adalah salah satu ruang untuk membangun komitmen, menyatukan misi ditingkatan pemangku kepentingan, camat mewakili pemerintah kecamatan, Lurah sebagai representasi masyarakat Kelurahan. Hal itu dikemukakan oleh Kepala Puskesmas Ganjar Agung, Rochyani,ST.,MKes pada saat membuka acara Lokakarya Mini Lintas Sektor yang saat ini dilaksanakan di Aula Puskesmas Ganjar Agung. Pelaksanaan Lokmin Lintas Sektor ini merupakan implementasi terhadap amanat Permenkes tentang manajemen puskesmas serta sebagai bentuk dukungan kepada penyelenggara pelayanan kesehatan dalam melaksanakan tugasnya di wilayahnya masing-masing. Lebih lanjut, Rochayani juga mengucapkan terima kasih kepada para undangan terutama para kader atas kesediaannya untuk hadir di acara ini serta menginformasikan bahwa setelah Lokmin Lintas Sektor selesai, maka akan dilanjutkan dengan sosialisasi pemberdayaan kader terkait dengan Integrasi Layanan Primer (ILP). “Terima kasih saya ucapkan kepada para undangan terutama ibu-ibu kader dari seluruh Kelurahan wilayah Puskesmas Ganjar Agung yang telah meluangkan waktunya untuk hadir di kegiatan rutin ini dan terkait dengan adanya Integrasi Layanan Primer, maka setelah ini akan diadakan sosialisasi sebagai persiapan para kader untuk turun melakukan pendataan di tujuh layanan untuk data dasar.” kata Rochyani. Camat Metro Barat Triyono saat arahannya mengatakan bahwa pelayanan kesehatan sebagai salah satu terpenting bagi masyarakat. Sehingga ,memerlukan dukungan dan peranserta semua pihak dalam pelaksanaannya. Lebih lanjut camat menyampaikan bahwa dalam rangka mendukung capaian SPM di bidang kesehatan mari sama- sama kepada perangkat kelurahan sesuai kewenangannya agar melakukan inoivasi-inovasi dalam kegiatan posyandu dan meningkatkan peran untuk mengimplementasikan Posyandu Integrasi Layanan Primer, supaya cakupan layanan kepada masyarakat meningkat dan lebih baik. Sementara itu, Kabid Kesehatan Masyarakat yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Diah Meirawati mengatakan permohonan maaf dari Bapak Kepala Dinas Kesehatan Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes yang tidak bisa hadir karna adanya kegiatan lain yang harus Beliau hadiri. Dikesempatan ini juga, Diah Meira kembali menegaskan tentang apa itu Posyandu Integrasi Layanan Primer dan perlunya memaksimalkan pengumpulan dan pengolahan data sehingga para kader diharapkan untuk siap dan terus mendukung seluruh kegiatan pemerintah yang sedang berjalan. Diah Meira menambahkan kegiatan lokmin kali ini, yang pertama membahas mengenai Posyandu Intergrasi Layanan Primer kemudian terkait Tren Penyakit DBD dan cara penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD), Menurut data dari Dinas Kesehatan Kota Metro pada bulan april tahun 2024 ini kasus DBD di Kota Metro terjadi 230 Kasus, Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah konkret dalam penanganan kasus DBD. Lokmin ini menjadi wadah untuk memobilisasi dukungan dari berbagai pihak, termasuk stakeholders di kecamatan. Diah Meira menekankan pentingnya kebersihan lingkungan sebagai kunci utama dalam mencegah kasus DBD. Perubahan cuaca dapat memicu peningkatan kasus, namun dengan lingkungan yang bersih, risiko dapat diminimalkan. Oleh karena itu, upaya antisipasi perlu dilakukan secara bersama-sama, melibatkan masyarakat, pemerintah, dan tokoh masyarakat. Diah Meira juga menyampaikan dalam sambutanya terkait dengan persiapan di lapangan tentang pemberian paket makanan tambahan (PMT) lokal bagi ibu hamil kurang energi kronis (KEK) dan balita bermasalah gizi bisa mencapai target dan terlaksana dengan baik. Ditambahkan, Ibu hamil dan Balita merupakan kelompok rawan gizi yang perlu mendapat perhatian khusus. Dikarenakan dampak jangka panjang yang ditimbulkan apabila mereka menderita kekurangan gizi. Ibu hamil yang mengalami kekurangan gizi akan mempengaruhi proses tumbuh kembang janin, beresiko melahirkan bayi dengan berat lahir rendah (BBLR). BBLR bila tidak mendapatkan penanganan yang sesuai standard seperti halnya balita dengan kekurangan gizi akan beresiko stunting. Untuk itu kami berharap apa yang menjadi tujuan dari program kegiatan ini bisa dilaksanakan dengan baik dan mencapai target yang diharapkan”ungkap Diah Meira” Turut Hadir dalam Kegiatan Lokakarya Triwulan dua Puskesmas Ganjar Agung, Dinas Kesehatan Kota Metro, Danramil 411-02/Metro Utara, Tim TPCB Dinas Kesehatan Kota Metro,Camat Metro Barat, Lurah Ganjar Agung , Ganjar Asri dan Ketua Penggerakan PKK Metro Barat, Kelurahan Ganjar Agung & Ganjar Asri Kontributor Liputan : Promkes_DinkesMetro
Inspirasi Kota Metro – Sun Day Fun Day (Edumy RSUD Ahmad.Yani) & PPTI Kota Metro Gelar Talkshow”Bersinergi Dalam Percepatan Penanggulangan TB Menuju Eliminiasi TB 2030″
Metro Lampung – Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman menghadiri Sunday Funday (Edumy RSUD Ahmad Yani) berkolaborasi dengan Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Cabang Kota Metro di area Taman Merdeka Kota Metro, Minggu (19/05/2024). Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka peringatan hari TB sedunia oleh Pemerintah Kota Metro melalui Sunday Funday (Edumy RSUD Ahmad Yani) berkolaborasi dengan Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Cabang Kota Metro. Disampaikan, Wakil Walikota Metro, Qomaru Zaman bahwa Penguatan dibidang kesehatan harus lebih diutamakan dari seluruh Kabupaten/kota yang ada di Provinsi Lampung. “Tadi sudah saya sampaikan beberapa hal, jangan dibandingkan Kota Metro dengan Kabupaten lain. Sebab, Kota Metro harus tercepat ” The Winner ” dalam segala aktivitas. Insya Allah, karena Bapak Walikota adalah dokter, maka penguatan kesehatan harus lebih hebat di provinsi Lampung ini,” ungkap Qomaru dalam kata sambutan acara tersebut. Dirinya menambahkan, jika tingkat kesehatan dan keamanan di wilayah Kota Metro, sudah jauh sangat baik. Bahkan, dirinya sangat mengapresiasi setinggi-tingginya atas kegiatan Sunday Funday (Edumy RSUD Ahmad Yani) berkolaborasi dengan Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Cabang Kota Metro dan kinerja seluruh para dokter RS Ahmad Yani Kota Metro, terutama dalam bidang kesehatan. Tolong ini dibawa cerita ke Pusat, bahwa Kota Metro benar-benar kondusif, agar supaya ada semua prestasi dari pusat. Terima kasih kepada seluruh para dokter – dokter yang telah menjaga kehormatan dari segi kesehatan. Apalagi dikawal oleh Direktur dan dokter RS Ahmad Yani Metro. Kita hari ini semua bisa berkumpul, akhirnya cita-cita besar Kota Metro menjadi kota terhormat bisa tercapai,” imbuhnya. Terakhir, Wakil Walikota Qomaru Zaman berharap kegiatan dapat terus berlanjut. Mengingat, pentingnya informasi penyakit TBC dari para dokter ahli bagi masyarakat. “Pemerintah Kota Metro. terima kasih atas kegiatan hari ini yang menampilkan sinergis luar biasa, para dokter turun langsung memberikan pembekalan keilmuan, pengalaman untuk pengobatan masyarakat. Kami berharap kegiatan ini terus berlangsung untuk mengawal kesehatan masyarakat. Terutama, hari ini ada Pembagian Paket PMT untuk Penderita Tuberkulosis dan juga Talkshow bertema Bersinergi Dalam Percepatan Penanggulangan TB Menuju Eliminiasi TB 2030″,” tutupnya. Sementara itu, dr.Agung Budi,P.Sp.PD,M.Kes (dokter Spesialis Penyakit Dalam) mewakili Ketua PPTI (Perkumpulan Pemberantas TB Indonesia) Kota Metro mengatakan melalui Program TOS (temukan, obati sampai sembuh). “TBC ini seperti covid, ada kontak erat, nah ini yang sekarang mulai kita cari, karena TBC sangat menular, sementara ini yang kita obati hanya penderitanya sedangkan pencegahan nya belum,” ucapnya. dr.Agung mengungkapkan Kegiatan ini termasuk sosialisasi dalam pemberantasan TBC dan untuk pengobatan penyakit TBC itu ada yang selama enam bulan, sembilan bulan, setahun dan dua tahun. “Penyakit TBC ini harus sampai sembuh, kenapa ? Kalau kita aja bisa fighter di wabah Covid-19 dan TB ini masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bertahun-tahun, mudah-mudahan TBC ini akan segera selesai dengan komitmen kita bersama, jadi pemberantasan TBC itu tidak hanya kami dari kesehatan tetapi utamanya adalah masyarakat harus ikut berperan serta dalam pemberantasannya,” harapnya. Masih disampaikan dr.Agung, ia menjelaskan, PPTI (Perkumpulan Pemberantas TB Indonesia) memotori pemberantasan TBC khususnya di Kota Metro, dimana Ketua Dewan Kehormatan PPTI Kota Metro yaitu dr.Silfia Naharani, S.p.KKlp.MM yang juga istri Wali Kota Metro. “Saat ini ada program kontak erat, jadi yang terdeteksi kontak erat kita lakukan tes agar skrining pola nya seperti covid. Untuk angka penderita TBC ada penurunan, mudah-mudahan kerja kita tidak sia-sia. Dalam hal ini, dr.Agung menegaskan point dari kegiatan tersebut yaitu target adalah eliminasi TBC tahun 2030 di angka nol. “Kita bergerak bersama termasuk dengan teman-teman media untuk membantu edukasi kepada masyarakat bahwa penyakit TBC ini sangat menular, sehingga harus segera kita berantas terutama anak-anak sebagai generasi kita, karena komplikasi TBC sangat bahaya dan menakutkan bukan hanya di paru tetapi ada di ektra paru,” pungkasnya. dr Fitri Agustina, M.K.M selaku Direktur RSUD Jend. A. Yani Metro menambahkan“Alhamdulillah, telah terselenggaranya kegiatan Sunday Funday (Edumy RSUD Ahmad Yani) berkolaborasi dengan Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Cabang Kota Metro, dalam rangka peringatan hari TB sedunia. Pentingnya penjelasan tentang penyakit TB dari para dokter ahli tentu sangat berguna. Mudah – mudahan bisa bermanfaat khususnya bagi masyarakat Kota Metro ini yang kita cintai,” jelas dr Fitri. Turut hadir, Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, Sekda Kota Metro Bangkit HY, Para Asisten dan para Kadis, Ketua Dewan Kehormatan PPTI Kota Metro dr.Silfia Naharani,S.p.KKlp.MM, Kepala Bidang Dinas Kesehatan Kota Metro, Direktur dan para dokter ahli dari jajaran RS Ahmad Yani Kota Metro, Kemudian hadir juga Wakil Ketua PPTI Provinsi Lampung Ismen Mukhtar, SKM.,M.Epid
Miliki 10 Inovasi, Posyandu Mawar Kelurahan Karang Rejo Maju Lomba Posyandu Tingkat Kota Metro
Untuk memberikan pelayanan kesehatan di tingkat kelurahan dan meningkatkan motivasi pengetahuan serta keterampilan para kader posyandu di wilayah Kota Metro, Dinas Kesehatan Kota Metro bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Metro dalam upaya penyelenggaraan Posyandu Integrasi Layanan Primer. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro diwakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diah Meirawati,SKM.,MKes menyampaikan, saat ini posyandu mempunyai peran sebagai ujung tombak penggerakan pelayanan kesehatan masyarakat dan melalui posyandu dapat mengatasi permasalahan kesehatan di kelurahan. Diah Meira juga mengatakan Tim Dinas Kesehatan Kota Metro hari ini sedang melaksanakan kegiatan pembinaan dalam penyelenggraan Posyandu Integrasi Layanan Primer sekaligus melakukan penilaian penyelenggaraan posyandu mawar di Kelurahan Karangrejo Kecamatan Metro Utara “ungkap Diah Meira” Senin, 13/05/2024. Ketua Kader Posyandu Mawar Bapak Thalib menuturkan pembinaan sekaligus penilaian Posyandu ini meliputi Penyelenggaran Posyandu Integrasi Layanan Primer, 25 Kecakapan Keterampilan Kader, data-data capaian pelaksanaan kegiatan posyandu, kegiatan integrasi dan inovasi dalam tiga tahun terakhir. Menurutnya, Posyandu Mawar Kelurahan Karang Rejo Kecamatan Metro Utara Wilayah Puskesmas Karangrejo memiliki 10 inovasi pelayanan yang telah dilaksanakan dan menjadi program unggulan. Itu juga dilakukan untuk peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Dikatakan Thalib, inovasi Posyandu tercipta tidak lepas dari kerja keras dan kerja sama yang solid dari semua kader dan terutama pihak puskesmas karang rejo, Kecamatan Metro Utara dan tentunya serta peran serta lurah karang rejo. Berikut 10 inovasi Posyandu Mawar Kelurahan Karangrejo Kecamatan Metro Utara :
Jelang Haji 2024, Calon Jamaah Haji Kota Metro Ikuti Pengukuran Kebugaran Haji.
Untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran calon jemaah haji, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro Bidang Kesehatan Masyarakat Subtansi Kesling & Kesjaor melalui Puskesmas Metro melakukan kegiatan Pemeriksaan Kebugaran Jasmani Calon Jemaah Haji Tahun 2024. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputro,ST.,M.Kes di wakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diah Meirawati,SKM.,MKes di dampingi Ketua Tim Kesling & Kesjaor Desy Eva Rohmawati, SKM serta turut hadir Kepala Puskesmas Metro dr. Ria Putriono hadir dalam kegiatan Kebugaran Haji yang berlangsung di halaman Masjid Taqwa Metro Metro, 12 Mei 2024. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Metro , Diah Meirawati,SKM.,MKes mengucapkan selamat kepada ibu bapak yang telah diberikan kesempatan oleh Allah SWT menjadi jamaah calon haji untuk menunaikan rukun islam yang kelima pada musim haji tahun 2024 ini. “Kita semua yang mendapat kesempatan patut bersyukur, karena masih banyak diantara saudara-saudara kita yang seharusnya berangkat pada tahun ini, akan tetapi harus tertunda keberangkatannya karena sesuatu dan lain hal, untuk itu, kepada bapak ibu yang telah diberikan kesempatan agar menyiapkan diri dalam melaksanakan ibadah ,”ungkapnya. Diah Meira juga mengatakan acara kegiatan kebugaran calon jemaah haji bahwa kegiatan tes kebugaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran dari calon jamaah haji. Tes kebugaran bagi calon jamaah haji sangat diperlukan karena ibadah haji merupakan salah satu ibadah fisik yang memerlukan waktu cukup lama dan bertempat di luar negeri yang memiliki kondisi lingkungan yang berbeda dengan negara Indonesia, sehingga memerlukan kondisi tubuh yang bugar. Untuk mendapatkan kondisi tubuh yang bugar perlu mempersiapkan latihan fisik jauh-jauh hari. Diah Meira juga mengimbau agar calon jamaah haji untuk mempersiapkan diri dari hasil pemeriksaan kesehatan dan kebugarannya, terutama yang memilki riwayat penyakit diabetes, hipertensi dan lainnya. Agar tetap mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang, minum air putih yang cukup dan istirahat yang cukup. “Sehingga saat berangkat menunaikan ibadah haji di tanah suci para calon jemaah haji sudah siap dari segi fisik,” tandasnya Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Metro Diah Meira menambahkan bahwa tes kebugaran diawali dengan pemeriksaan kesehatan berupa pengukuran tekanan darah, Lingkar Perut, Berat Badan dan Gula Darah Kemudian, penilaian kebugaran dilakukan dengan metode rockport. Tes kebugaran yang dilakukan menggunakan metode rockport atau jalan 6 menit. Tes kebugaran dengan metode rockport dilakukan dengan jalan cepat atau jogging secara konstan sejauh 1600 meter. Bagi calon jamaah haji yang mempunyai faktor resiko seperti riwayat kecelakaan, riwayat patah tulang, pengapuran tulang dan obesitas serta lansia dapat mengikuti pengukuran kebugaran dengan metode jalan 6 menit. Bagi yang hasilnya kurang atau kurang sekali akan diberikan edukasi bagaimana cara meningkatkan kebugaran” ungkapnya. Kontibutor Liputan : Promkes_DinkesMetro
Kadinkes Kota Metro Hadiri Lokakarya Mini Puskesmas Banjarsari, “ DBD , Ibu Hamil dan Balita Perlu Perhatian Serius”
Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes ., bersama Amalia Amraini, SKMKasubbag program, informasi dan humas menghadiri kegiatan Lokakarya Mini ( Lokmin ) Bulanan Puskesmas Banjarsari Rabu, 08 Mei 2024. Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan kunjungan kerja Kepala Dinas Kesehatan dalam rangka memberikan arahan serta pembinaan kepada jajaran dan tenaga kesehatan Puskesmas Banjarsari. Kadis Kesehatan Eko Hendro mengatakan bahwa kegiatan lokmin kali ini, yang pertama membahas mengenai Penyakit DBD dan cara penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD), Menurut data dari Dinas Kesehatan Kota Metro pada bulan april tahun 2024 ini kasus DBD di Kota Metro terjadi 230 Kasus, Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah konkret dalam penanganan kasus DBD. Lokmin ini menjadi wadah untuk memobilisasi dukungan dari berbagai pihak, termasuk stakeholders di kecamatan. Eko Hendro menekankan pentingnya kebersihan lingkungan sebagai kunci utama dalam mencegah kasus DBD. Perubahan cuaca dapat memicu peningkatan kasus, namun dengan lingkungan yang bersih, risiko dapat diminimalkan. Oleh karena itu, upaya antisipasi perlu dilakukan secara bersama-sama, melibatkan masyarakat, pemerintah, dan tokoh masyarakat. Eko Hendro juga menyampaikan dalam sambutanya terkait dengan persiapan di lapangan tentang pemberian paket makanan tambahan (PMT) lokal bagi ibu hamil kurang energi kronis (KEK) dan balita bermasalah gizi bisa mencapai target dan terlaksana dengan baik. Ditambahkan, Ibu hamil dan Balita merupakan kelompok rawan gizi yang perlu mendapat perhatian khusus. Dikarenakan dampak jangka panjang yang ditimbulkan apabila mereka menderita kekurangan gizi. Ibu hamil yang mengalami kekurangan gizi akan mempengaruhi proses tumbuh kembang janin, beresiko melahirkan bayi dengan berat lahir rendah (BBLR). BBLR bila tidak mendapatkan penanganan yang sesuai standard seperti halnya balita dengan kekurangan gizi akan beresiko stunting. “Untuk itu kami berharap apa yang menjadi tujuan dari program kegiatan ini bisa dilaksanakan dengan baik dan mencapai target yang diharapkan”ungkap Eko Hendro” Sementara Kepala Puskesmas Banjarsari dr Balqis mengatakan Alhamdulillah Kegiatan Lokakarya Mini (Lokmin) lintas sektor dapat berjalan hingga terlaksana dengan baik, “Katanya Dan undangan yang hadir Alhamdulilah semua yang kita undang dan sesuai rencana semua hadir harapan saya semoga kegiatan ini bisa memang menjadi salah satu langkah kegitan untuk menurunkan langkah DBD di Kota Metro Khususnya di wilayah kerja Puskesmas Banjarsari. ” Terangnya. Lokakarya ini diisi dengan presentasi dari para pihak puskesmas, diskusi lintas sektor, dan penyusunan rencana tindak lanjut untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan berbagai sektor dalam penanganan demam berdarah dan penyelenggaraan Pemberian PMT untuk Ibu Hamil dan Anak Beresiko Gizi Kurang dan Stunting. Turut Hadir dalam Kegiatan Lokakarya Triwulan dua Puskesmas Banjarsari, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Danramil 411-02/Metro Utara, Camat Metro Utara, Lurah Banjarsari dan Tim Penggerakan PKK Kelurahan Banjarsari
Dinkes Kota Metro Gelar Pelatihan Keamanan Pangan Bagi Petugas Gizi/Penjamah Makanan Restoran, Rumah Makan, Catering Dan Hotel Di Kota Metro
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro melalui Sub Subtansi Kesehatan Lingkungan,Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinkes Kota Metro menggelar Pelatihan Keamanan Pangan (PKP) untuk menjamin kualitas makanan dan minuman bagi masyarakat. Kegiatan yang diikuti oleh Petugas gizi/Penjamah makanan Restoran, Rumah Makan, Catering dan Hotel di Kota Metro, Kegiatan ini digelar di Aula Dinas Kesehatan Kota Metro, pada Senin (06/05/2024) Kegiatan ini buka Langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro,Dr.Eko Hendro Saputra. SKM.,MKes mengatakan pelatihan tersebut bertujuan agar masyarakat terlindungi dari makanan dan minuman yang tidak higienis dan tidak memenuhi persyaratan sanitasi. Menurut Eko Hendro pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi penjamah makanan ini sangat bermanfaat bagi jasa usaha makanan dalam meningkatkan kepercayaan konsumen karena makanan yang disajikan terjaga kesehatan dan kebersihannya sehingga aman untuk dikonsumsi. “Diharapkan, melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi ini penjamah makanan dapat memahami dan mempraktikan penanganan pangan dalam hal ini mengolah makanan yang higienis dan aman,” “Sehingga dari pelatihan ini, diharap makanan yang dijual memenuhi unsur sehat dan layak, serta halal untuk dikonsumsi,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Diah Meirawati,SKM.,MKes mengatakan, dengan pembinaan profesional, tempat pengolahan makanan diharapkan akan aman, sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 86 Tahun 2019 tentang Keamanan Pangan dan Perwali Walikota Metro Nomor: 25 tahun 2022 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Diah Meira juga mengatakan bahwa dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang teknik pengolahan dan penyajian makanan serta hygiene sanitisasi makanan minuman Penjamah Makanan Restoran, Rumah Makan, Catering dan Hotel di Kota Metro, Selain itu, pelatihan inipun akan diberikan sertifikat kepada para peserta. “Peserta akan menerima sertifikat penjamah makanan dari Dinas Kesehatan Kota Metro sebagai salah satu syarat bagi tenaga penjamah makanan” Kontributor : Promkes_DinkesKotaMetro

