Membanggakan! Dinkes Kota Metro kembali meraih Penghargaan Posyandu Berprestasi se-Provinsi Lampung Dinas Kesehatan Kota Metro, melalui Bidang Kesehatan Masyarakat Subtansi promkes & PM berhasil mengukir kembali prestasi yaa setelah mendapat capaian terbaik 2 Posyandu aktif Se Provinsi Lampung kali ini meraih penghargaan Posyandu berprestasi terbaik 3 se Provinsi Lampung dari Dinas kesehatan Provinsi Lampung, bertempat di Halaman Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Lampung,Rabu, 29/11/2023 Upaya Pemerintah Kota Metro dibawah komando Wali Kota Metro dr. wahdi Sp.OG (K).,M.H., dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat terus mendapatkan apresiasi dan berbuah hasil yang cukup membanggakan. Kali ini salah satu posyandu binaan Dinas Kesehatan Kota Metro Bidang Kesehatan Masyarakat subtansi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Puskesmas Yosodadi Kota Metro yakni Posyandu Anggrek IV/B Kecamatan Metro Timur Kelurahan Yosorejo berhasil mendapatkan Penghargaan Terbaik 3 dari 13 Kabupaten 2 Kota di Provinsi Lampung pada lomba Posyandu Berprestasi Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2023. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes mengatakan Kami sangat bersyukur dengan apa didapat. Semoga kita tidak cepat puas dan segera memperbaiki kekurangan yang ada kedepannya. Eko Hendro menambahkan Dinas Kesehatan Kota Metro siap mempertahankan apa yang sudah diraih. Dengan meningkatkan kualitas seiring berjalannya waktu agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat. Semoga kedepannya kita bisa mendapatkan prestasi yang lebih baik lagi baik tingkat provinsi hingga nasional,” ujar Eko Hendro. Sementara Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Metro, Diah Meirawati,SKM.,MKes menyampaikan bahwa dengan di raihnya Posyandu berprestasi Tingkat Provinsi ini tak lepas berkat pengabdian dan dedikasinya peran kader Posyandu dalam menjalankan berbagai program di Posyandu. Diah Meira juga mengatakan bahwa Pemerintah Kota Metro terus berupaya meningkatkan peran dan fungsi posyandu, Dengan mensinergikan dan mengintegrasikan seluruh program dan kegiatan, termasuk dengan pemberian honorarium bagi kader posyandu, peningkatan kompetensi kader posyandu, pemberian makanan tambahan kepada posyandu, bantuan sarana dan prasarana posyandu dan masih banyak kegiatan lainnya.
Kota Metro Raih Penghargaan Kota Sehat Tahun 2023 dari Kemenkes RI
Berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id Kota Metro meraih penghargaan Swasti Saba Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Kategori Padapa. Penghargaan ini diterima oleh Wali Kota Metro, dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG.(K), M.H.di Grand Balroom Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Selasa (28/11/2023). Penghargaan KKS merupakan apresiasi dari pemerintah pusat kepada Pemerintah Daerah yang menyelenggarakan KKS sesuai Peraturan Bersama Mendagri dan Menkes RI tahun 2005. Dari 13 kabupaten dan 2 kota di Provinsi Lampung, Kota Metro menjadi satu-satunya kota yang menerima penghargaan ini. Acara penganugerahan Swasti Saba KKS ini dihadiri Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian diwakili Sekjen Kementerian Dalam Negeri, Suhajar Diantoro. “Saya atas nama Wali Kota Metro, dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG.(K), M.H., berterimakasih kepada Kementerian Kesehatan RI dan Kementerian Dalam Negeri RI yang memberikan penganugerahan ini untuk Kota Metro. Tentunya ini prestasi yang membanggakan dan penghargaan ini didedikasikan untuk seluruh stake holder dan masyarakat Kota Metro yang mendukung program Kota Sehat di Kota Metro,” Pemerintah Kota Metro akan terus berupaya untuk melibatkan masyarakat dalam upaya menjaga kelangsungan perilaku hidup bersih dan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat sebagai budaya hidup keseharian,” ujar Wali Kota usai menerima penghargaan. Dia menyampaikan, penghargaan Kota Sehat yang diraih Kota Metro, akan menjadi motivasi untuk meningkatkan koordinasi dan keharmonisan lintas sektor dalam peningkatan kualitas pelayanan di bidang kesehatan. “Kemudian mengimplementasikan program-program daerah yang inovatif dan kreatif guna mencapai Visi Pembangunan Kota Metro “Terwujudnya Kota Metro Berpendidikan, Sehat, Sejahtera dan Berbudaya,” sebut Wali Kota. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes yang turut mendampingi Wali Kota Metro menjelaskan penyelenggaraan KKS bertujuan untuk mendorong terwujudnya kondisi kota yang bersih, aman, nyaman dan sehat untuk dihuni. Penyelenggaraan program KKS melibatkan banyak lintas sektor dan lintas program melalui tatanan dalam kabupaten/kota sehat, Ada 9 tatanan KKS yang menjadi penilaian. Terdiri dari Tatanan Kehidupan Masyarakat Sehat Mandiri, Tatanan Permukiman dan Fasilitas Umum, Tatanan Satuan Pendidikan, Tatanan Pasar, Tatanan Pariwisata, Tatanan Perkantoran dan Perindustrian, Tatanan Transportasi dan Tertib Lalu Lintas Jalan, Tatanan Perlindungan Sosial dan Tatanan Pencegahan dan Penaganan Bencana. “Tentunya dengan terwujudnya 9 tatanan yang sesuai dengan standar akan mendukung pembangunan berwawasan Kesehatan sebagai modal tercapainya derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Dan seluruh Kecamatan yang ada di Kota Metro sudah menyusun dokumen rencana kerja dari sembilan tatanan KKS,” tutur Eko Hendro Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Metro , Diah Meirawati,SKM.,MKes selaku bidang yang membawahi penyelengaraan Kota Sehat menyampaikan bahwa perubahan instrumen penilaian KKS 2023 membuat banyak kabupaten kota tidak menerima penghargaan Swasti Saba tahun ini. “Untuk di Kota Metro hanya Kota Metro se Provinsi Lampung yang mendapat apresiasi Swasti Saba Kategori Padepa Tahun 2023, Penghargaan ini adalah satu satu bentuk Apresiasi semoga dengan ini menjadi kan kita bersemangat, dan lebih memotivasi untuk kita semua agar lebih bagus lagi sebagai pelayanan masyarakat dan Dengan begitu, kita bisa mewujudkan Generasi Emas Metro Cemerlang (Gemerlang),” ,papar Diah Meira. Kontributor Lapangan : Promkes_DinkesMetro
Dinkes Kota Metro Raih Peringkat Terbaik Se Provinsi Lampung dalam Capaian SPM TBC dan Treatmen Coverage Tahun 2023
Berita tayang di promkes.metrokota.go.id Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro Melalui Bidang P2P Subtansi Substansi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular mendapatkan peringkat Terbaik Se Provinsi Lampung dalam Capaian SPM TBC dan Treatmen Coverage Tahun 2023 sebagai bentuk apresiasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung terhadap kinerja, baik dalam capaian program penanggulangan penyakit TB ,Senin (20/11/2023) bertempat di Hotel Golden Tulip Bandar Lampung. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Dr. Eko Hendro Saputra,SKM.,MKes menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi Dinkes Kota Metro untuk menangani kasus TB, di antaranya dengan melakukan pemetaan kembali sebesar apa kasus TB yang ada di Kota Metro serta memetakan potensi-potensi pencegahan yang mungkin dilakukan pemerintah dan masyarakat. “Eko Hendro juga mengatakan”Kita perlu melakukan kampanye dan sosialisasi tentang TB agar masyarakat semakin waspada dan bisa berpartisipasi melakukan pencegahan di sekitarnya. Selain itu, kami juga perlu meningkatkan upaya pelacakan agar kasus TB bisa lebih cepat ditemukan dan ditangani hingga sembuh,” jelasnya. Penyakit TB sudah ada di Indonesia sejak abad ke-8 dan kasusnya masih tetap ada hingga saat ini. Selain itu, Indonesia menempati urutan ke-3 negara dengan pengidap penyakit TB terbanyak di dunia dan menyumbang 2/3 total kasus TB di dunia. Meski tidak terlihat, kasus kematian TB di Indonesia mencapai 98.000 kematian per tahun atau setara dengan 11 kematian per jam tambah “Eko Hendro” Oleh sebab itu, pemerintah mencanangkan untuk mengeliminasi penyakit TB di Indonesia pada tahun 2030. Hal ini sejalan dengan capaian SDG’s untuk mengeliminasi penyakit TB di dunia pada tahun 2035 dan bebas TB pada 2050 ungkap “Kadiskes Kota Metro” Liputan Kontributor Lapangan : Promkes_DinkesMetro
Pentingnya Peran TP PKK Dalam Tingkatkan Cakupan Posyandu Aktif dan Kualitas Pelayanan di Kota Metro.
Tidak dipungkiri peran aktif Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dalam mendukung program kegiatan posyandu dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat. Terlebih setelah adanya era transformasi kesehatan, posyandu kini diharapkan mampu memberikan pelayanan seluruh siklus hidup, melakukan pemantauan wilayah setempat, serta menjadwalkan kunjungan rumah. Hal ini disampaikan Ketua Pokja IV TP PKK Kota Metro , Ny Diah Meirawati,SKM.,MKes dan selaku Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatab Kota Metro yang turut mendampingi dalam Kegiatan Workshop Pelatihan Kader Pengelolaan Posyandu Intergrasi Layanan Primer bertempat di Posyandu Larasati wilayah Kerja Puskesmas Mulyojati, Rabu,(22/11/2023) “TP PKK selaku mitra kerja pemerintah organisasi/lembaga kemasyarakatan lainnya berfungsi sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali dan penggerak pada masing-masing jenjang salah satunya dalam mendukung kegiatan Posyandu. Terlebih saat untuk dapat direncanakan dan dilakukan tindak lanjutnya. Untuk itu, TP PKK Kota Metro melalui komitmen bersama dengan Pemerintah Daerah Kota Metro dikatakan Diah Meira bahwa Kota Metro telah membentuk Pokjanal Posyandu Kota Metro untuk mengkoordinasikan berbagai upaya pembinaan peningkatan fungsi dan kinerja posyandu untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan anak serta pencegahan stunting. “TP PKK dapat membantu dalam mengadakan pelatihan kader posyandu dalam memberikan 25 keterampilan dasar dalam bidang kesehatan juga membantu memberikan penyuluhan kesehatan dan gizi kepada masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang diadakan di tingkat RT maupun RW juga memberikan informasi tentang pentingnya menjaga kesehatan dan gizi dalam keluarga,” tutur Diah Meira. Diah Meira menyampaikan bahwa jumlah posyandu di Kota Metro sejumlah 158 Posyandu dan Alhamdulilah per November Tahun 2023 status Aktif, dan dalam pelaksanaan 10 Program pokok PKK diungkapkan Diah Meira dapat diimplementasikan dalam mendukung kegiatan-kegiatan Posyandu, Tentunya diperlukan sinergitas dan kesepahaman yang harus terbangun antara Kader PKK, Posyandu juga kegiatan yang kita lakukan selaras dengan kegiatan pusat namun tetap disesuaikan dengan kondisi wilayah kita. Karena, kondisi tiap wilayah pasti tidak sama,” pesannya. Kontributor Liputan : Promkes_DinkesKotaMetro
Dinkes Kota Metro Gelar Workshop Kader Posyandu, Siapkan Layanan Sesuai Siklus Hidup
Berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id – Dinas Kesehatan Kota Metro melalui Subtansi Promkes & Pemberdayaan Masyarakat menggelar kegiatan Workshop Lapangan Orientasi Pengelolaan Posyandu Integrasi Layanan Primer Kota Metro, bertempat di Posyandu Sejahtera V wilayah kerja Puskesmas Iring Mulyo, Selasa, 21/11/2023 Kegiatan ini di selenggarakan oleh Subtansi Promosi Kesehatan & PM secara terintegrasi berkolaborasi dengan subtansi Kesga & Gizi Dinas Kesehatan Kota Metro. Fasilitator dalam kegiatan ini di hadiri oleh Maryanto,SKM, Risnawati,SKM, Nova Yosaria,S.Tr.Keb dan Eci Lindasari,SKM. Maryanto,SKM selaku Subkordinator subtansi promkes & PM mengatakan Posyandu adalah salah satu bentuk upaya kesehatan dengan sumber daya masyarakat yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan. Maryanto mengatakan bahwa Posyandu sebagai sasaran utama dalam implementasi integrasi layanan kesehatan primer. Posyandu menjadi alat yang efektif dalam menjalankan tugas promotif dan preventif, serta membantu identifikasi masalah kesehatan keluarga melalui kunjungan rumah. Dalam Kesempatan yang sama Risnawati SKM selaku Subkoordinator subtansi kesga & gizi Dinas Kesehatan Kota Metro juga menyampaikan Pelayanan Posyandu integrasi layanan primer sesuai siklus hidup. Siklus ini dimulai dari ibu hamil, bayi, Balita, anak, usia remaja dan produktif hingga lansia. Seluruh kelompok usia akan mendapatkan pelayanan kesehatan, pelayanan posyandu tidak lagi terkotak-kotak sesuai dengan program, seperti yang dilakukan sebelumnya. Risnawati juga mengatakan bahwa tujuan dalam kegiatan ini adalah untuk mewujudkan Posyandu terintegrasi layanan primer dengan peningkatan keterampilan kader Posyandu sebagai penggerak, penyuluh, dan pencatat agar mampu memberikan pelayanan seluruh sasaran siklus kehidupan melalui 25 keterampilan dasar kader,” Peran penting kader Posyandu sebagai garda terdepan dalam melayani masyarakat melalui Posyandu dalam rangka melaksanakan transformasi pelayanan kesehatan. Turut Hadir mendampingi kegiatan ini Kepala Puskesmas Iring mulyo Retno Listiawati,SKM
Dinkes Kota Metro Raih Terbaik II Capaian Posyandu Aktif Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2023
Berita tayang di promkes.metrokota.go.id Dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 Tahun 2023 Dinas Kesehatan Provinsi Lampung memberikan penghargaaan kepada Dinas Kesehatan Kota Metro (19/11/2023) bertempat di Auditorium Dinas Kesehatan Provinsi Lampung . Pada gelaran tersebut, Dinas Kesehatan Kota Metro melalui Bidang Kesehatan Masyarakat , subtansi Promkes & PM menerima penghargaaan untuk kategori Capaian Posyandu Aktif Terbaik II Tingkat Provinsi Lampung. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr. Eko Hendro Saputra,ST.,MKes menyampaikan“Saya berterima kasih kepada semua elemen yang terlibat serta merasa bangga Dinkes Kota Metro bisa mendapat terbaik kedua di Tingkat Provinsi Lampung,” tutur Eko Hendro. Senin (20/11/2023). Eko Hendro mengungkapkan hal ini tidak lepas dari peran berbagai pihak termasuk pemerintah kelurahan dan kecamatan serta pemerintah Kota Metro yang telah mendukung program-program Kesehatan. “Mudah-mudahan penghargaan yang diterima ini semakin memotivasi kami untuk menjadi lebih baik lagi”, ucap kadis kesehatan. Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro, Diah Meirawati,SKM.,MKes mengungkapkan, Posyandu saat ini masih menjadi sarana terbaik dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Posyandu Aktif Ini merupakan tolak ukur, saat posyandu itu (dikatakan sebagai posyandu) aktif, maka status kesehatan di wilayah tersebut hampir bisa dipastikan baik,” tutur Diah Meira” Diah Meira mengatakan bahwa Posyandu aktif harus memenuhi kriteria, yakni melakukan kegiatan rutin Minimal 8 kali dalam setahun, minimal Mempunyai 5 Orang Kader Kesehatan, capaian masing-masing Program di Posyandu Minimal 80%, memiliki alat pengukuran pertumbuhan dan perkembangan balita, dan melaksanakan setidaknya 1 program tambahan. Diah Meira juga menambahkan Selamat atas capaian yang membanggakan ini, semua itu merupakan hasil dari kerja keras semua pihak, Semoga apa yang telah kita raih ini tetap dapat dipertahankan dan ditingkatkan.Tetap Semangat, Salam Sehat! “ungkap Diah Meira” Kontributor Liputan: Promkes_DinkesMetro
Hadiri Kongres Nasional IBI & PIT Bidan ke XVII JEXPO KEMAYORAN, IBI Kota Metro “Bidan Jadi Garda Terdepan Pelayanan Masyarakat”
Ikatan Bidan Indonesia Cab Kota Metro,menghadiri acara Kongres Nasional IBI & PIT Bidan ke XVII berlangsung Ballroom JEXPO KEMAYORAN, Senin (31-05/11/2023). Kegiatan ini dihadiri Menteri Kesehatan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin pada Kongres ke-17 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) menyatakan bahwa Kemenkes akan memperluas peran bidan hingga level desa untuk menekan angka kematian ibu dan bayi “Layanan puskesmas kita sekarang masih di level kecamatan dan kelurahan, sehingga itu masih dirasa sangat kurang. Tahun depan rencananya akan diturunkan di level desa, ada 85.000 desa, untuk menekan angka kematian ibu dan bayi,” Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mengapresiasi komitmen bidan sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan dan edukasi kesehatan bagi perempuan dan anak di seluruh Indonesia. Hal itu disampaikan oleh Menteri PPPA pada Kongres XVII Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dan Pertemuan Ilmiah Tahunan Bidan Tahun 2023. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) sangat mengapresiasi kerja keras dan komitmen para bidan dalam menjaga kehidupan ibu dan anak utamanya dalam optimalisasi 1000 Hari Pertama Kelahiran (HPK) anak, karena bidan adalah “mitra” perempuan yang mengawal kesehatan perempuan sepanjang siklus kehidupan. Pengabdian dan perjuangan saudara-saudara sekalian adalah cermin dari kebesaran hati dan semangat kemanusiaan. Ketua Ikatan Bidan Indonesia Cab. Kota Metro Rochayani, SST.M.Kes , menyampaikan bahwa tema kongres kali ini adalah “Satukan Langkah dalam Transformasi Kesehatan untuk penguatan Pelayanan Kebidanan Berkesinambungan Berbasis Bukti” sehingga pasca kongres IBI Kota Metro optimis dan bersemangat menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan, khususnya kesehatan ibu dan anak. Ketua IBi Kota Metro juga menyampaikan, semoga Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cab. Kota Metro untuk dapat terus berdedikasi terhadap kesehatan ibu dan anak, sebagai bentuk untuk mewujudkan generasi unggulan Indonesia maju,”saya berharap agar bidan dapat bersinergi dengan baik bersama pemerintah Kota Metro,terlebih lagi saat ini Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah sedang berupaya untuk menurunkan angka stunting,” harap Rochayani. Dimana bidan sebagai sosok baik itu, penyuluh, pendidik, pembimbing, dan fasilitator klinik, serta penggerak dan pemberdayaan masyarakat, menjadi faktor penting dalam menciptakan generasi muda yang berkualitas. Dalam Kongres Nasional IBI & PIT Bidan ke XVII juga diselenggarakan seleksi poster Ilmiah yang sama dengan tema kegiatan, Rochayani menambahkan Ketua IBI masa jabatan 2023-2028 yang baru saja dikukuhkan, IBI harus memperkuat organisasi dan para bidan juga perlu menjaga marwah profesinya. “Dengan kekuatan organisasi ini, kita akan semakin kuat, menjaga marwah profesi, menumbuhkembangkan potensi kita untuk melayani dan menjangkau masyarakat lebih luas lagi,” ujar rochayani.

