Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro , Dr. Eko Hendro Saputra,ST.,MKes pimpin Apel Pagi sekaligus monitoring pelayanan di Puskesmas Mulyojati. Selasa (30/4/2024). Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro menginformasikan, Apel pagi tersebut dilaksanakan di halaman Puskesmas Mulyojati dan diikuti oleh Kepala Puskesmas , karyawan dan karyawati Puskesmas Mulyojati. Kadis Kesehatan Kota Metro Dr. Eko Hendro Saputra,ST.,MKes mengatakan puskesmas sebagai ujung tombak dalam memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat hendaknya seluruh pegawai harus terus meningkatkan profesionalisme dalam pelayanan. Eko Hendro menambahkan Kepala Puskesmas juga harus menjalin kerjasama yang baik di dalam garis koordinasi, sehingga meminimalisir terjadinya miskomunikasi saat melaksanakan pelayanan kepada masyarakat, Pemeriksaan dan pengobatan untuk kesehatan masyarakat harus benar-benar diperiksa dan diagnosis secara teliti sesuai ketentuannya, maka penting bagi Kepala Puskesmas untuk terus jalin komunikasi yang baik bersama jajaran Dokter/Tenaga Kesehatan, maupun kepada para Tenaga Admnistrasi, sehingga koordinasi pekerjaan pun terjalin baik, dan lakukan juga pendekatan persuasif juga dengan masyarakat, agar kebutuhan mereka bisa diakomodir, sehingga pelayanan pun dapat berjalan lebih optimal,” imbuh Eko Hendro. Terakhir, Kadis Kesehatan Eko Hendro, juga mengimbau bahwa, “buat tata letak ruangan di dalam puskesmas terlihat rapih, sehingga masyarakat pun nyaman, dan agar masyarakat yang menunggu tidak cepat bosan, bisa juga disajikan tayangan-tayangan edukatif tentang kesehatan di layar eletronik untuk ditonton, atau juga bisa ditampilkan berbagai program layanan kesehatan yang bisa mereka manfaatkan agar publikasi informasinya lebih meluas,” pungkasnya. Usai Apel Pagi Kadis Kesehatan Kota Metro meninjau ruang pelayanan bertatap muka dengan pegawai puskesmas serta memberikan pengarahan untuk memotivasi peningkatan pelayanan yang terus berpegangan pada motto pelayanan.
Bentuk Tanggung Jawab Pemerintah Kota Metro terhadap Lansia Luncurkan Program Lansia Metro Sehat Ceria
Bentuk Tanggung Jawab Pemerintah Kota Metro terhadap Lansia dengan meluncurkan Program dan inovasi baru yakni bernama LSMC (Lansia Sehat Metro Ceria) pada hari Jumat, 26/04/2024. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr. Eko Hendro Saputra,ST.,MKes diwakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diah Meirawati,SKM.,MKes menjelaskan mengenai program baru Kota Metro yakni LSMC ( Lansia Sehat Metro Ceria) ini adalah program kesehatan lansia sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah kota metro terhadap kesehatan lansia. Diah Meira mengatakan Lansia menurut UU Nomor 13 tahun 1998 adalah penduduk yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas. Lanjut usia (lansia) sebagai individu juga menghendaki kemandirian dalam mempertahankan hidup, kesehatan dan kesejahteraannya. Perubahan fisik lansia akan mempengaruhi tingkat kemandirian. Untuk melihat kemampuan fungsional seseorang (khususnya pada lansia) dapat diamati dari kemampuan melakukan aktivitas kesehariannya (Activities Daily Living/ADL) yang meliputi mandi, berpakaian, pergi ke kamar mandi berpindah kontinen, dan makan. Diah Meira menambah akan bahwa kedepan salah satu program dari LSMC untuk lansia yang tingkat kemandirian A yakni masih melakukan segala aktifitas sehari harinya sendiri akan di bekali beberapa pelatihan yang sesuai dengan minat ya salah satu contoh nya warga Lanjut Usia (Lansia) dibekali pelatihan kerajinan tangan atau handy craft . Kami berharap dengan memberikan ilmu dan ketrampilan para lansia di Kota Metro bisa berdaya guna. Kemudian menjadi lansia yang tangguh, lansia mandiri, lansia bermanfaat, bahagia dan sejahtera “ujar Diah Meira” Rangkaian kegiatan Sosialisasi Program LSMC (Lansia Sehat Metro Ceria) kepada sasaran klub lansia Kelurahan IringMulyo wilayah kerja puskesmas Iringmulyo, Senam Sehat Lansia, Pemeriksaan Kesehatan, dan Sosialisasi Pengembangan Minat dan bakat keterampilan Lansia serta mengajak para lansia untuk meningkatkan rasa kepercayaan diri para lansia Masih ada hanggapan dari diri lansia sebagai kelompok yang menjadi beban dan mengurangi aktivitas fisiknya karena mereka merasa aktivitas fisik seperti olahraga tidak cocok dengan gaya hidup mereka. Apalagi didukung oleh pandangan lansia bahwa dirinya sudah mengalami penurunan kesehatan, sehingga sudah tidak bisa melakukan aktivitas fisik lagi. Yang sebenarnya aktifitas fisik tersebut sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produksi protein meningkatkan protein otak (Brain Derived Neutrophic Factor /BDNF), yang berperan penting menjaga sel saraf tetap bugar dan sehat “ujar Diah Meira” Turut Lansung Ketua Penggerak PKK Kota Metro dr. Silfia Naharani Wahdi, Sp.KKLp, MM. menambahkan program ini adalah salah satu wujud dari tanggung jawab pemerintah Kota Metro dalam Upaya peningkatan kesejahteraan lanjut usia diarahkan agar lanjut usia tetap dapat diberdayakan sehingga dapat tetap berperan dalam kegiatan pembangunan, dengan memperhatikan fungsi kearifan, pengetahuan, keahlian, ketrampilan dan pengalaman yang mereka miliki sebagai tauladan bagi generasi muda. Sehingga dalam usia lanjutnya para lansia terus memiliki semangat hidup dengan melakukan aktivitas sesuai kemampuannya serta hadapi hidup dengan penuh syukur. “Ujar Silfia Naharani” Turut Hadir Ketua Penggerak PKK Kota Metro dr. Silfia Naharani Wahdi, Sp.KKLp, MM. di dampingi Dinas Kesehatan Kota Metro, dan Kepala Puskesmas Iringmulyo semoga dengan hadir nya program Lansia Metro Sehat Ceria dapat menjadi lansia yang ‘hebat’ yaitu ‘sehat, bugar, bahagia, dan kuat’.
Kadis Kesehatan Kota Metro beri peringatan “Awas! Kasus DBD di Kota Metro Mulai Merangkak Naik !!!
Dinkes Kota Metro: Perubahan iklim pada tahun 2024 menjadi penyebab kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) meningkat, sehingga sistem diagnosis perlu ditingkatkan. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes. Kita butuh deteksi, seperti yang Pak Menteri Kesehatan bilang, yang menyebut tentang rapid test, karena ini perlu didistribusikan di fasilitas kesehatan dasar kita, karena Dengue memiliki (konsekuensi) yang parah apabila telat ditangani,” ujar Eko Hendro, di temuin di acara pertemuan Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) tahun 2024 di ICE BSD, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (24/4/2024). Eko Hendro mengatakan Meskipun begitu, Kadis Kesehatan Kota Metro meminta masyarakat Kota Metro tidak panik dan tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Eko Hendro menuturkan bahwa kenaikan kasus DBD yang cukup drastis pada tahun ini disebabkan oleh multi faktor. Salah satunya adalah kesadaran untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di tingkat individu yang cenderung masih kurang. “Pasti PSN-nya pada tingkat masyarakat dan individu atau keluarga perlu di tingkatkan. Selain itu, ini juga dipengaruhi fenomena el nino dan ada perubahan iklim sehingga ada perubahan musim, Eko Hendro mengimbau masyarakat melakukan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus secara berkala dan menyeluruh. Mulai sekarang, cek kebersihan di rumah maupun lingkungan sekitar. Jangan sampai ada barang-barang yang berpotensi menimbulkan genangan air,” pungkasnya.
Wujudkan Pangan Aman dan Sehat, Dinkes Kota Metro Adakan Kegiatan Sinergitas Penyehatan Lingkungan
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro mengadakan kegiatan Sinergitas Penyehatan Lingkungan dalam Rangka Penguatan Kota Metro sebagai Kota Pangan Aman dan Sehat di Aula Dinas Kesehatan Kota Meteo, Senin (23/04/2024). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes dalam sambutannya mengatakan, sasaran utama kegiatan tersebut yaitu tempat pengelolaan pangan yang memenuhi standar. Tentunya sebagai upaya peningkatan penyehatan dan pengawasan kualitas lingkungan. Dikatakan Eko Hendro, dalam upaya tersebut terdapat dua hal yang perlu diperhatikan, yaitu kandungan gizi atau nutrisinya sesuai dengan kebutuhan tubuh manusia dan sesuai siklus hidupnya. “Juga memperhatikan hygiene sanitasi, agar pangan yang dikonsumsi aman bagi kesehatan karena keamanan pangan mempunyai dampak langsung pada kesehatan manusia,” jelasnya. Sementara Kepala Bidang Kesehatan Kota Metro, Diah Meirawati,SKM.,MKes Untuk penguatan keberlanjutan capaian ini tetap dibutuhkan sinergitas bersama, dengan meningkatkan peran serta masyarakat dan keterpaduan pengelolaan lingkungan melalui sanitasi dasar, pengendalian pencemaran lingkungan, pengawasan mutu lingkungan dan tempat pengolahan makanan. Diah Meira menambahkan, pertemuan yang dilakukan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Metro untuk pemberdayaan masyarakat dan peran aktif dari berbagai pihak.“Harapannya, sinergi dari berbagai unsur dan sektor dapat terus berkontribusi memperkuat Kota Metro sebagai Kota Pangan Aman dan Sehat. Sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan status kesehatan masyarakat,” tandasnya.
Dinkes Kota Metro Periksa Kelayakan Depot Air Minum Isi Ulang
Dinas Kesehatan Kota Metro melalui Subtansi Kesling & Kesjaor Sedang Melakukan Kegiatan Pembinaan Depot Air di wilayah kerja Puskesmas Ganjar Agung, Dinkes Kota Metro melalui Bidang Kesehatan Masyarakat Subtansi Kesling & Kesjaor ingin memastikan air minum yang dihasilkan laik konsumsi dilihat dari standar kesehatannya, Senin,23 April 2024 Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes mengatakan pembinaan ini penting untuk memastikan kondisi depot dan air yang dihasilkan tetap terjamin keamanannya bagi konsumen.“Kalau tidak memenuhi standar, depot akan kami cabut izin operasionalnya, dan direkomendasikan untuk ditutup,” kata Eko Hendro, Sementara Kepala Bidang Kesehatan Kota Metro, Diah Meirawati,SKM.,MKes menyampaikan apabila ada depot air isi ulang yang lalai mengurus kebersihan. Dan dapat berakibat, air yang dihasilkan tidak sesuai standar. Air yang tidak memenuhi standar dapat membahyakan kesehatan konsumen. Sebelumnya, Dinkes Kota Metro terus melakukan pembinaan kepada depot-depot air minum di setiap kecamatan. Dinkes melakukan penge-cekan secara rutin, untuk menjaga agar air galon isi ulang bebas dari penyakit. Petugas dari dinkes dan puskesmas turun ke lokasi melakukan uji layak air minum. Dinkes juga menerima pengaduan dari masyarakat yang masih khawatir akan air isi ulang yang dijual. “Seumpama ada kecoak, kotoran hewan, lokasinya kumuh, itu laporkan aja. Nanti petugas kita datang untuk menguji,” katanya. Jika layak, Dinkes akan mengeluarkan rekomendasi izin beroperasi. Namun jika tidak, maka akan ada rekomendasi tak layak.
Hadiri Sertijab, Kadiskes Kota Metro Eko Hendro, Minta Kapus Komitmen Dukung Program Kesehatan
Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro memimpin serah terima jabatan (sertijab) berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kota Metro, Jumat , 19/04/2024 Kepala UPTD Puskesmas Mulyojati Kota Metro yang sebelumnya di pangku oleh ibu Irawesi Afif berganti oleh Ibu Surtini,S.ST. Eko Hendro menyampaiakan bahwa pergantian pejabat adalah hal yang biasa. Dan, pembuktian bahwa kita selalu berusaha memberikan pelayanan yang baik dan cepat kepada masyarakat,” kata Eko Hendro. Dr.Eko Hendro meminta seluruh Kepala Puskesmas konsisten dalam program kesehatan di antara nya Home Care, Jama Pai agar permasalahan permasalahan kesehatan yang ada di masyarakat agar cepat dan tepat di tindaklanjuti. Kemudian juga berkomitmen dalam percepatan penurunan stunting dan saling berkoordinasi dengan lintas sektor terkait sehingga Kota Metro “Zero Stunting” dapat terwujud. Eko Hendro juga menyampaikan terimakasih kepada Ka. UPTD Puskesmas Mulyojati yang lama, Irawesi Afif dan mengucapkan selamat bertugas kepada ibu Surtini S.ST dan meminta segera melaksanakan tugas sebaik mungkin,”harapnya. Liputan : Promkes_Dinkes Metro/E.
Menkes: 1 dari 10 Warga Indonesia Idap Gangguan Jiwa, Dasar ini Puskesmas Ganjar Agung dan Klub Jantung Remaja Kota Metro Gelar Skrining Jiwa
Anak-anak yang berada di panti asuhan mengalami tingkat dan tingkat kesulitan psikososial yang lebih tinggi dibandingkan anak-anak dari populasi umum. Pemerintah dan layanan kesejahteraan anak mempunyai tanggung jawab untuk mengidentifikasi anak-anak dalam pengasuhan yang membutuhkan layanan terapeutik. Atas dasar ini Puskesmas Ganjar Agung dan Klub Jantung remaja Kota Metro menginisiasi kegiatan Skrining Jiwa dan Bagi Takjil di Panti Asuhan Budi Utomo Kota Metro, Kamis 04/04/2024 Kepala Puskesmas Ganjar Agung Rochayani mengatakan bahwa kegiatan Skrining kesehatan jiwa yang sedang dilakukan adalah sebagai salah satu bentuk pelayanan kesehatan yang bertujuan mendeteksi dini siswa siswi panti asuhan yang mengalami masalah kesehatan agar segera mendapatkan penanganan sedini mungkin serta tersedianya data atau informasi untuk menilai perkembangan kesehatan anak panti asuhan. Rochayani menambahkan Peningkatan kesehatan jiwa melalui upaya promotif dilaksanakan melalui kegiatan penyuluhan masalah emosi dan perilaku. Upaya preventif dilaksanakan melalui deteksi dini kepada anak panti dengan menggunakan kuesioner Self-Reporting Questionnaire (SRQ). Skrining kesehatan mental bertujuan untuk mendeteksi lebih cepat atau menentukan risiko seseorang yang mengalami gangguan mental, seperti gangguan kecemasan, depresi dan lain-lain. Oleh karena itu merupakan suatu hal yang penting mengembangkan usaha kesehatan jiwa anak dan remaja, Pada Kesehatan jiwa anak dan remaja merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan anak dan remaja, serta penentu masa depan mereka di masyarakat. Hal ini menempatkan Panti Asuhan menjadi tempat yang penting untuk melakukan deteksi dan intervensi dini persoalan atau kesulitan emosi dan perilaku yang mungkin mereka hadapi. Oleh karena itu merupakan suatu hal yang penting mengembangkan usaha kesehatan jiwa anak dan remaja di panti Asuhan ucap “Rochayani”
Wujud Kepedulian dan Kebersamaan, YJI (Klub Jantung Remaja)Cab Kota Metro bagikan takjil di Panti Asuhan Budi Utomo Metro
Yayasan Jantung Indonesia Klub Jantung Remaja Cabang Kota Metro berkolaborasi dengan Puskesmas Ganjar Agung menggelar Kegiatan Skrining Kesehatan dan Jiwa serta Bagi-bagi Takjil bertempat di Panti Asuhan Budi Utomo, Kamis, 04 April 2024. Ketua Klub Jantung Sehat Cabang Kota Metro AC Yuliati,mengatakan, kegiatan pembagian Takjil gratis kepada anak panti asuhan ini tentunya untuk menumbuhkan rasa empati bagi sesama serta bentuk kepedulian Yayasan Jantung Indonesia Klub Jantung Sehat dan Klub Jantung Remaja cabang Kota Metro, bulan suci Ramadhan menjadi momen untuk lebih menguatkan toleransi, nilai-nilai kemanusiaan dan saling berbagi,” ujarnya. “Kegiatan berbagi ini diharapkan dapat memperkuat rasa kebersamaan antar Angota Klub Jantung Kota Metro dan juga menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk peduli terhadap sesama. Sementara itu ketua Klub Jantung Remaja Kota Metro Diah Meirawati,SKM.,MKes mengungkapkan kegiatan ini sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT atas semua kenikmatan serta masih diberikan kesempatan untuk menjalani ibadah puasa di tahun ini. Kedua Pemeriksaan dini skrining kesehatan jiwa yang dimaksud jelas Diah Meira,untuk mengetahui kondisi kesehatan jiwa serta prilaku anak dan remaja sejak dini, Kesehatan jiwa anak dan remaja merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan anak dan remaja di sekolah, serta penentu masa depan mereka nantinya, dan tujuan kegiatan ini juga sekaligus memperkenalkan dan mempromosikan Klub Jantung Remaja Kota Metro kepada masyarakat. Turut hadir dalam kegiatan ini ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Metro Barat dan Kharisma Zarkasi Rusyadi Saputra Lurah Ganjar Asri, Rochayani Kepala Puskesmas Ganjar Agung dan para anggota Klub Jantung Remaja Kota Metro dari berbagai latar belakang menyatu untuk sama sama mencari keberkahan Allah SWT, bahwa sedekah merupakan salah satu perwujudan syukur atas karunia Allah SWT yang telah diberikan kepada kita.
Tetap Semangat di Tengah Bulan Puasa, Kapus Ganjar Agung “Rochayani, Apresiasi Kinerja Jajaran”
Pentingnya menjaga semangat dan stamina selama bulan Ramadan bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak dapat diabaikan karena berdampak langsung pada kinerja dan pelayanan publik yang mereka berikan. Semangat dan stamina yang prima menjadi kunci utama dalam menjaga produktivitas dan kualitas kerja. Pentingnya menjaga semangat dan stamina ini menjadi perhatian dari Kepala Puskesmas Ganjar Agung Rochayani, S.ST, M.Kes, Terlebih lagi di tengah rangkaian kegiatan pelayanan di puskesmas yang berjalan secara integrasi . Rochayani, mengapresiasi seluruh jajaran di Puskesmas yang tetap semangat menjalani aktivitas seperti biasa. “Meskipun di tengah suasana puasa dan padatnya agenda, tapi semangat teman-teman saya lihat tidak kendor. Luar biasa!” pungkas Rochayani, yang diikuti tepuk tangan seluruh jajaran yang mengikuti kegiatan rapat bulanan di Puskesmas Ganjar Agung , Selasa pagi (02/04/2024). Sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada jajaran di Puskesmas Ganjar Agung, Rochayani memberikan penghargaan berbagai aspek di antaranya “ Utami sebagai Penangung Jawab Promkes, Aktif dalam kegiatan Luar Gedung, “Ageng Penangung Jawab DBD, Aktif dalam Penyelenggaran Gertak PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) dan Bidan Murni yakni Penangung Jawab Kesehatan Ibu Anak aktif dalam MEWS Integred, Tentunya hal ini untuk memotivasi, memberikan semangat untuk reward kepada jajaran puskesmas dengan semangatnya agar semakin profesional dan meningkatkan kinerja, sehingga apa yang menjadi tujuan dari pemerintah Kota Metro dan bidang kesehatan melalui dinas kesehatan ini bisa tercapai. Rochayani juga menyampaikan pentingnya menjaga stamina dalam beraktivitas selama bulan Ramadan. Tak lupa ia menyampaikan rasa terima kasih atas segala kontribusi pegawai puskesmas Ganjar Agung , khususnya dalam beberapa waktu terakhir. “Terima kasih sebesar-besarnya atas semua kontribusi Bapak/Ibu, terutama dalam beberapa waktu terakhir. Jaga stamina Bapak/Ibu karena ke depannya ada beberapa agenda lain yang akan dijalankan. Selamat berpuasa, semoga ibadahnya berjalan dengan lancar,” tutup Rochayani. Kontributor Liputan : Promkes_DinkesMetro/E
Mantap, 3 Puskesmas di Kota Metro Raih Kategori Pelaporan Terbaik Posyandu Aktif Triwulan 1
Kamis (28/03/2024), Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI melakukan monev capaian program Promosi Kesehatan untuk Triwulan Pertama di Tahun 2024 dan sosialisasi penginputan Pembinaan Posyandu Aktif dan (penggerakkan GERMAS) bagi Kabupaten/Kota melalui daring. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr. Eko Hendro Saputra,ST.,MKes melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diah Meirawati, SKM.,MKes menyampaikan Pada pertemuan monev capaian program Promosi Kesehatan untuk Triwulan Pertama, Tiga puskesmas di Kota Metro dinyatakan memenuhi predikat terbaik pada Pelaporan Capaian Monitoring Evaluasi Triwulan Pertama Tahun 2024. Predikat ini merupakan nilai terbaik dalam implementasi puskesmas sebagai penyelenggara layanan kesehatan dan Pelaporan Posyandu Aktif pada database Microsite Kementerian Kesehatan. Ketiga Puskesmas tersebut antara lain, Puskesmas Karang Rejo Kecamatan Metro Utara, Puskesmas Iring Mulyo Kecamatan Metro Timur dan Puskesmas Ganjar Agung Kecamatan Metro Barat Diah Meira juga menyampaikan Kriteria sebuah posyandu untuk dapat dikatakan posyandu aktif adalah : 1) melakukan kegiatan rutin posyandu minimal 1 kali; 2) memberikan pelayanan kesehatan minimal untuk ibu hamil dan atau balita dan atau remaja; 3) memiliki minimal 5 orang kader Selamat atas capaian yang di raih oleh 3 puskesmas ini, Semoga semakin memotivasi kita agar Kota Metro dapat mencapai target 80% Posyandu Aktif dan Melakukan Pembinaan Pokjanal Posyandu serta Penyelenggaraan Implementasi Germas di tahun iniTetap Semangat, Salam Sehat! “ungkap Diah Meira”

