Berita ini tayang di Promkes.metrokota.go.id Tim Klarifikasi Lapangan dari Kementerian Dalam Negeri RI sambangi Kelurahan Yosorejo dalam rangka penilaian Lomba Kelurahan Tingkat Nasional Regional 1 Tahun 2023, Jumat (28/7/2023). Kedatangan rombongan tim klarifikasi yang di koordinatori oleh Tiyar Cahya Kusuma, disambut hangat oleh Wali Kota Metro, dr. Wahdi, Sp.OG(K), M.H, dan Wakil Walikota Drs. Qomaru Zaman, MA Ketua Tim Penggerak PKK Kota Metro, Dr. Silfia Naharani Wahdi, Sp. KKlp, MM dan Asisten I Setda Pemkot Metro Supriyadi selaku Ketua Tim Pembina Lomba Kelurahan Kota Metro. Seremoni penyambutan diawali dengan penampilan Reog Ponorogo yang dipertunjukkan sebagai bentuk penghormatan. Sebagai informasi, Kelurahan Yosorejo yang merupakan bagian dari Kecamatan Metro Timur Kota Metro berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2023 dan masuk dalam nominasi penilaian Klarifikasi Lapangan Wilayah Regional I Sumatera Tahun 2023. Dalam sambutannya, Wali Kota Metro , Wahdi mengaku bangga atas prestasi yang ditoreh Kelurahan Yosorejo dan berhasil masuk dalam nominasi lima besar dalam Lomba Kelurahan Regional I Sumatera tahun ini. Alhamdulillah, ini suatu keberkahan untuk Kota Metro khususnya Kelurahan Yosorejo. Prestasi ini tentunya tidak lepas dari peran serta dan semangat kebersamaan dari warga. Kelurahan Yosorejo, Pemerintah Provinsi Lampung, stakeholder dan mitra terkait lainnya yang mendukung program khidmat pemerintah,” ucapnya. Orang nomor satu Kota Metro berharap, Kelurahan Yosorejo bisa meraih predikat terbaik, sehingga menjadi motivasi bagi 21 kelurahan lain yang ada di Kota Metro. Semoga pelaksanaan klarifikasi ini dapat berjalan lancar dari awal hingga akhir. Kami mohon kepada tim pembina yang telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk mendukung lomba ini dengan memberikan informasi yang sebenar-benarnya terkait apa yang ditanyakan oleh tim,” harap Wahdi Untuk Diketahui, Kelurahan Yosorejo, Kecamatan Metro Timur sendiri telah melakukan upaya nyata dengan membuat berbagai inovasi, mulai dari Program Smart Village, Pelayanan Si Panjol,Apem ( Anjungan Pelayanan Mandiri, Bank Sampah, Nuwo Curhat, Kampung Restorative Justice, Omah Peluk,Jama Pai, Pasar Seger, dan Kampung Edukasi Lebah Madu,Ambulance Siaga, Dapur Dahsat Ceria, Inovasi Gardu Penting (Gerakan Terpadu Percepatan Penurunan Stunting) yang mana upaya nyata tersebut, sejalan dengan Visi Kota Metro, yaitu “Berpendidikan, Sehat, Sejahtera dan Berbudaya”. Sementara itu, Koordinator Tim Klarifikasi Lapangan dari Kemendagri, Tiyar mengucapkan selamat dan apresiasi kepada Kelurahan Yosorejo yang telah berhasil menoreh prestasi yang membanggakan. Selain itu, Tiyar menerangkan bahwa Kelurahan Yosrejo telah masuk dalam nominasi 5 terbaik untuk Lomba Kelurahan Tingkat Regional Sumatera (Regional I) Tahun 2023, bersama empat kalurahan lainnya, yaitu Kelurahan Laksamana,Kelurahan Balai Jaring, Kelurahan Sungailiat, dan Kelurahan Ogan Baru. “Kami sangat apresiasi, hasil dari kerja keras pemerintah kelurahan, kecamatan, kota, provinsi, dan masyarakat serta pihak lainnya, Yosorejo berhasil menjadi salah satu yang terbaik diantara 2.372 kelurahan yang ada di regional I,” tuturnya. Ia juga menjelaskan bahwa Lomba Kelurahan merupakan salah satu bentuk evaluasi dan penilaian perkembangan desa dan kelurahan sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan, melalui penyelenggaraan Lomba Desa dan Kelurahan. Penyelenggaraan lomba tahun ini dilaksanakan dengan penekanan antara lain pada inovasi yang dilakukan pemerintah desa dan kelurahan pada tata kelola penyelenggaraan pemerintahan, pemanfaatan potensi dan sumber daya yang dimiliki, pelayanan publik, dukungan dalam pemulihan ekonomi dan penanganan dinamika sosial menyambut perhelatan Pemilu serentak 2024, dan lain sebagainya. Penilaian lomba dilaksanakan melalui berbagai tahapan, pertama penilaian administrasi, pemaparan calon juara lomba, klarifikasi lapangan serta tahapan penetapan juara. “Klarifikasi lapangan yang kami lakukan saat ini di Kelurahan Yosorejo sebagai salah satu tahapan penilaian untuk menilai kesesuaian data dan informasi berdasarkan dokumen hasil penilaian administrasi, dengan kondisi riil yang ada di lapangan,” imbuhnya. Dengan keunggulan dan inovasi yang telah terinformasikan, lebih lanjut disampaikannya bahwa tim klarifikasi akan menggali lebih banyak terkait kondisi eksisting kelurahan baik dibidang pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan. Turut hadir dalam pelaksanaan klarifikasi lapangan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes di dampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diah Meirawati,SKM.,MKes , Kepala Bidang SDK Dinas Kesehatan Kota Metro Sabarina Amir, S.Farm.,Apt, Subkordinator Promkes Dinkes Kota Metro Maryanto,SKM,Subkoordinator Kesga & Gizi Risnawati,SKM, Subkoordinator Kesling dan Kesjaor Desy Eva Rohmawati,SKM , Subkoordinator P2PM Surtini S.ST dan para staf Dinkes Kota Metro Koordinator Liputan : Promkes_DinkesKotaMetro
Dinkes Kota Metro Gelar Pelatihan Keamanan Pangan bagi Petugas Gizi/Penjamah Makanan Restoran, Rumah Makan, Catering dan Hotel di Kota Metro
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro melalui Sub Subtansi Kesehatan Lingkungan,Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinkes Kota Metro menggelar Pelatihan Keamanan Pangan (PKP) untuk menjamin kualitas makanan dan minuman bagi masyarakat. Kegiatan yang diikuti oleh Petugas gizi/Penjamah makanan Restoran, Rumah Makan, Catering dan Hotel di Kota Metro, Kegiatan ini digelar di Aula Dinas Kesehatan Kota Metro, pada Rabu (26/07/2023). Kegiatan ini buka Langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro,Dr.Eko Hendro Saputra. SKM.,MKes di wakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Metro, Diah Meirawati,SKM.,MKes mengatakan pelatihan tersebut bertujuan agar masyarakat terlindungi dari makanan dan minuman yang tidak higienis dan tidak memenuhi persyaratan sanitasi. Menurut Kabid Kesmas Diah Meirawati, pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi penjamah makanan ini sangat bermanfaat bagi jasa usaha makanan dalam meningkatkan kepercayaan konsumen karena makanan yang disajikan terjaga kesehatan dan kebersihannya sehingga aman untuk dikonsumsi. “Diharapkan, melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi ini penjamah makanan dapat memahami dan mempraktikan penanganan pangan dalam hal ini mengolah makanan yang higienis dan aman,” tandas Meira. “Sehingga dari pelatihan ini, diharap makanan yang dijual memenuhi unsur sehat dan layak, serta halal untuk dikonsumsi,” ungkapnya. Sementara itu, Sub Koordinator Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga pada Dinas Kesehatan Kota Metro Desy Eva Rohmawati,SKM mengatakan, dengan pembinaan profesional, tempat pengolahan makanan diharapkan akan aman, sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 86 Tahun 2019 tentang Keamanan Pangan dan Perwali Walikota Metro Nomor: 25 tahun 2022 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Desy Eva juga mengatakan bahwa dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang teknik pengolahan dan penyajian makanan serta hygiene sanitisasi makanan minuman Penjamah Makanan Restoran, Rumah Makan, Catering dan Hotel di Kota Metro, Selain itu, pelatihan inipun akan diberikan sertifikat kepada para peserta. “Peserta akan menerima sertifikat penjamah makanan dari Dinas Kesehatan Kota Metro sebagai salah satu syarat bagi tenaga penjamah makanan” Kontributor : Promkes_DinkesKotaMetro
Dinkes Kota Metro Gelar Pertemuan Peningkatan Kapasitas Tim Penegak Perda KTR
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro gelar pertemuan peningkatan Kapasitas kepada Tim Penegak Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Kota Metro. Kegiatan tersebut dilakukan bertujuan untuk persiapan dalam rangka penilaian ASA (Asean Smoke Free Award) yang di jadwalkan pada Bulan Agustus 2023 minggu ke-3 dan Kota Metro termasuk salah satu Kota di Indonesia yg menjadi lokus penilaian dari Tim ASA selain itu juga untuk meningkatkan pemahaman terkait penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Metro Nomor 13 Tahun 2018 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN DAERAH KOTA METRO NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro,ST.,MKes menjelaskan dalam pertemuan tersebut seluruh Satgas Penegak Perda diberikan sosialisasi, promosi, dan promotif terkait penegakan Perda. Dengan begitu, mereka diharapkan dapat memutus rantai perokok usia muda dan perokok pemula. “Kami samakan persepsi kepada seluruh tim agar dalam menegakkan Perda dapat tepat dan sesuai dengan aturan yang berlaku,” jelasnya kepada promkes.metrokota.go.id. Kegiatan Berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kota Metro, Jumat 28/07/2023 Eko Hendro menyampaikan, Tim Satgas Penegak Perda juga diimbau untuk turut serta memberikan sosialisai kepada masyarakat. Sebab, melalui sosialisasi perda tersebut masyarakat akan tahu, sehingga bisa patuh terhadap aturan tersebut. Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Metro Verawati Nasution,SKM.,MKes berpesan kepada seluruh Tim Satgas Penegak KTR untuk dapat bersinergi dalam melakukan pembinaan dan pengawasan KTR. Selain juga, imbuhnya, memaksimalkan pengawasan pengawasan KTR di tujuh tatanan kawasan KTR. “Harapannya peran dari Tim Satgas Penegakan KTR ini terus optimal dalam memerangi perokok-perokok yang melanggar Perda KTR,” tandasnya. (Promkes_DinkesMetro) Turut hadir Subkoordinator Subtansi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Opsi Okta Handayani,S.ST.,MKes menambahkan Dalam hal ini pemerintah berkewajiban menegakkan peraturan yang efektif untuk melindungi warganya dari resiko bahaya asap rokok orang lain melalui upaya kampanye berkesinambungan, meningkatkan pemahaman masyarakat, bekerjasama dengan pengelola tempat umum dan tempat kerja untuk melakukan pemantauan maupun tindakan lain yang diperlukan,” jelasnya. Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan Penandatangan Komitmen Bersama Kawasan Tanpa Rokok oleh seluruh Tim Penegak Perda KTR kota Metro
Dinkes Kota Metro Gelar Pelatihan Keamanan Pangan bagi Penjamah Makanan Restoran, Rumah Makan, Catering dan Hotel di Kota Metro
Berita ini tayang di Promkes.metrokota.go.id Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro melalui Sub Subtansi Kesehatan Lingkungan,Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinkes Kota Metro menggelar Pelatihan Keamanan Pangan (PKP) untuk menjamin kualitas makanan dan minuman bagi masyarakat. Kegiatan yang diikuti oleh Peserta Penjamah makanan di Restoran, Rumah Makan, Catering dan Hotel di Kota Metro, Kegiatan ini digelar di Aula Dinas Kesehatan Kota Metro, pada Rabu (26/07/2023). Kegiatan ini buka Langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro,Dr.Eko Hendro Saputra. SKM.,MKes di wakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Metro, Diah Meirawati,SKM.,MKes mengatakan pelatihan tersebut bertujuan agar masyarakat terlindungi dari makanan dan minuman yang tidak higienis dan tidak memenuhi persyaratan sanitasi. Menurut Kabid Kesmas Diah Meirawati, pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi penjamah makanan ini sangat bermanfaat bagi jasa usaha makanan dalam meningkatkan kepercayaan konsumen karena makanan yang disajikan terjaga kesehatan dan kebersihannya sehingga aman untuk dikonsumsi. “Diharapkan, melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi ini penjamah makanan dapat memahami dan mempraktikan penanganan pangan dalam hal ini mengolah makanan yang higienis dan aman,” tandas Meira. “Sehingga dari pelatihan ini, diharap makanan yang dijual memenuhi unsur sehat dan layak, serta halal untuk dikonsumsi,” ungkapnya. Sementara itu, Sub Koordinator Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga pada Dinas Kesehatan Kota Metro Desy Eva Rohmawati,SKM mengatakan, dengan pembinaan profesional, tempat pengolahan makanan diharapkan akan aman, sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 86 Tahun 2019 tentang Keamanan Pangan dan Perwali Walikota Metro Nomor: 25 tahun 2022 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Desy Eva juga mengatakan bahwa dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang teknik pengolahan dan penyajian makanan serta hygiene sanitisasi makanan minuman Penjamah Makanan Restoran, Rumah Makan, Catering dan Hotel di Kota Metro, Selain itu, pelatihan inipun akan diberikan sertifikat kepada para peserta. “Peserta akan menerima sertifikat penjamah makanan dari Dinas Kesehatan Kota Metro sebagai salah satu syarat bagi tenaga penjamah makanan” Kontributor : Promkes_DinkesKotaMetro
Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman beri Siraman Rohani – Dinkes Kota Metro
Wakil Walikota Metro, Qomaru Zaman memberikan siraman rohani bersama Pegawai Dinas Kesehatan bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kota Metro, Rabu (26/07/2023). Qomaru Zaman menyampaikan, dalam bekerja untuk melayani masyarakat merupakan suatu tugas yang mulia, begitu juga berbuatlah yang baik untuk Kota Metro. Jadikanlah Kota Metro sebagai Kota yang terhormat dan beradab, dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang beradab, sehingga dapat melayani masyarakat dengan baik. “Saya berharap bahwasanya kita sebagai pelayan masyarakat harus bisa berkerja melayani masyarakat dengan tulus ikhlas kalau dalam hati kita sudah tertanam pemikiran seperti itu keberkahan akan selalu menghampiri”. Ujarnya. Adapun tujuan dari diadakannya kegiatan Siraman Rohani ini adalah dalam rangka memperbaiki karakter dan kebiasaan dalam menunaikan kewajiban bekerja. “Disinilah ruang yang tepat bagi kita untuk berkomunikasi secara apik tentang keagamaan. Oleh karena itu mari kita gunakan semaksimal mungkin supaya nilai-nilai kehormatan sebagai orang-orang yang beragama akan selalu hadir di dalam kehidupan kita,” imbuh Qomaru Zaman. Beliau juga memberikan motivasi agar para hadirin yang datang mampu membersihkan hati dengan menjaga perasaan orang lain dan melapangkan hati untuk bersedekah. “Mari dalam hal ini kita bersihkan hati kita, belajar menjaga perasaan orang lain, dan kita luaskan rezeki serta kemuliaan kita dengan bersedekah karena sejatinya semua nikmat yang dititipkan Allah kepada kita hakikat nya adalah kepunyaan Allah, maka dari itu janganlah kita takut untuk bersedekah,” lanjut Qomaru Turut Hadir dalam Kegiatan ini Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr Eko Hendro Saputra,ST.,MKes menyampaikan kegiatan siraman rohani tersebut bertujuan mengingatkan semuanya untuk lebih semangat dalam beribadah dan memberikan motivasi kerja bagi seluruh Pegawai Dinkes Kota Metro untuk lebih semangat lagi dalam bekerja, karena keberadaan tenaga kesehatan sangat penting untuk menangani permasalahan kesehatan di Kota Metro. Eko Hendro Juga menyampaikan Pegawai Di Lingkup Dinkes Kota Metro untuk memperbaruhi niat, bekerja diniatkan untuk ibadah biar tidak terasa capek.
Dinkes Kota Metro Gelar Lomba Balita Sehat Ciptakan Generasi Sehat dan Berprestasi
Dalam rangka mendorong terciptanya proses tumbuh kembang balita secara optimal, Dinas Kesehatan Kota Metro melalui Bidang Kesehatan Masyarakat Subtansi Kesga & Gizi bekerjasama dengan TP PKK Kota Metro menggelar Lomba Balita Sehat tingkat kota.Para pemenang yang terpilih menerima hadiah lomba yang diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, di Wakili Kepala Bidang Kesehatan Kota Metro , Diah Meirawati,SKM.,MKes dan Ketua TP PKK Kota Metro, Dr. Silfia Naharani Wahdi, Sp. KKlp, MM bertempat di Ruang Pertemuan Hotel Grand Sekuntum Kota Metro, Selasa (25/07/2023). Saat membuka acara tersebut, Ketua TP PKK Kota Metro Dr. Silfia Naharani Wahdi, Sp. KKlp, MM mengatakan bahwa sebagai upaya perlindungan harga diri dan martabat serta jaminan hidup bagi tumbuh kembang anak sesuai dengan fitrah dan kodratnya serta meningkatkan peran mereka dalam pembangunan sebagai langkah aksi nyata menuju harapan Kota Metro, Kota Sayang Anak. “Sehubungan dengan hal tersebut, tujuan diadakannya kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas balita sebagai generasi penerus yang sehat dan berprestasi, memotivasi masyarakat dalam menurunkan balita gizi buruk dan terpenuhinya hak-hak anak,” kata Silfia. Menurut Silfia Naharani, masa balita merupakan masa yang paling menentukan dalam pembangunan manusia yang handal. Sebab, masa balita merupakan masa yang paling kritis, terutama ditinjau dari aspek pertumbuhan dan perkembangannya. “Masa balita merupakan masa emas sekaligus masa kritis. Fakta seputar balita menunjukan adanya hambatan pertumbuhan dan perkembangannya yang disebabkan oleh kekurangan gizi pada masa kehamilan. Jika 1000 hari pertama kehidupan, gizi tidak dapat tercukupi maka akan menyebabkan anak berperawakan pendek sehingga mereka menjadi generasi yang tidak dapat bersaing di kemudian hari dan pada akhirnya akan menjadi beban bagi keluarga, masyarakat, dan negara. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes di wakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diah Meirawati,SKM.,MKes menjelaskan kegiatan lomba balita sehat ini telah rutin dilaksanakan setiap tahunnya melalui masing-masing puskesmas Lebih lanjut, ia menjelaskan dengan adanya lomba ini dapat meningkatkan kesadaran orangtua dalam memonitoring tumbuh kembang balitanya menjadi balita yang sehat. “Hari ini kami melaksanakan lomba balita sehat tingkat Kota Metro dimana lomba ini diselenggarakan secara rutin setiap tahun. Tujuan lomba balita sehat ini tentunya adalah mendorong untuk tumbuh kembangnya balita di Kota Metro. Dengan adanya lomba ini, para orangtua yang memiliki balita untuk senantiasa melakukan monitoring perkembangan tumbuh kembang balitanya sehingga menjadi balita yang sehat,” Sementara dalam dalam kesempatan yang sama Subkoordinator Kesga & Gizi Dinas Kesehatan Kota Metro Risnawati,SKM mengatakan ada dua kategori lomba yaitu untuk usia 6-24 bulan dan balita usia 2-5 tahun. Para pemenang juara 1,2,3 di masing-masing kategori di tingkat Kota Metro.Kontributor Liputan : Promkes_DinkesMetro
Swasti Saba Wistara, Kadis Kesehatan Eko Hendro Ungkap Ada 9 Tatanan yang Harus Dipenuhi
Bertempat di Aula Pemerintah setempat, Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin menyampaikan paparan terkait verifikasi lanjutan Penghargaan Kabupaten/ Kota Sehat Tingkat Nasional Tahun 2023, Senin (24/07/2023). “Saya langsung saja menyampaikan tentang verifikasi program Kabupaten/Kota sehat tingkat nasional Tahun 2023, yang harus dilihat sejauh mana profil Kota Metro. Kemudian tentang visi misi Kota Metro dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026 sampai tercapainya pembangunan yang sudah kita lakukan,” kata Wahdi. “Metro adalah bagian dari Provinsi Lampung dari 15 Kabupaten/kota dan tentu juga Kota Metro memiliki luas wilayah 7.321 hektar, yang bisa dikatakan ini hanya 0,25% dari luas Provinsi Lampung. Tetapi juga kita melihat bagaimana dengan sumber daya manusia (SDM) yang ada dengan jumlah penduduk 1.740 jiwa sekian kemudian dengan kepadatan penduduk 2.830 jiwa menunjukan bahkan, Kota Metro adalah Wilayah yang berkembang sekali,” tuturnya. Dalam hal ini juga Wali Kota Metro Wahdi menambahkan, terkait pencapaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sudah tinggi diantara 15 Kabupaten/kota. Kota Metro bersama Bandar Lampung mencapai nilai tertinggi yang dilihat dari capaian umur harapan hidup, rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah. “Untuk capaian harapan lama sekolah, juga merupakan tertinggi di Provinsi Lampung dan lebih tinggi dari Nasional. Selanjutnya, dalam penurunan angka kemiskinan kita sudah mencapai 7,87 persen pada 2022. Pertumbuhan ekonomi kita meningkat, tingkat pengangguran terbuka dan upaya-upaya ini kita terus lakukan agar Kota Metro menjadi kota yang berkembang,” paparnya. Diakhir penyampaiannya, Wahdi juga menyinggung terkait upaya pembangunan yang membuat Kota Metro berada di level 1 dengan angka penurunan terendah visi Kota Metro. “Terwujud Kota Metro Berpendidikan Sehat Sejahtera Berbudaya, salah satu capaian untuk pembangunan 2045 menuju Indonesia Emas,” pungkasnya. (Gt/Sr) Turut mendampingi dalam Kegiatan Verifikasi Lanjutan Penghargaan Kota Sehat Tingkat Nasional Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr. Eko Hendro Saputra,ST.,MKes menyampaikanada 9 tatanan yang harus dipenuhi untuk meraih Swastisaba Wistara. Terutama pada tatanan yang tergolong harus ada di lingkungan hidup, termasuk persoalan limbah dan memasifkan pembangunan septic tank untuk mengakselerasi Open Defecation Free (ODF) 100 persen. Eko Hendro juga mengatakan Keberhasilan Kota Sehat merupakan tanggung jawab kita bersama. Hal ini tentu membutuhkan bantuan Bapak/Ibu Kepala SKPD untuk dapat membantu Dinas Kesehatan dalam mengumpulkan dokumen yang dibutuhkan”, ujarnya. Proses verifikasi lanjutan ini menjadi tonggak penting bagi Kota Metro dalam upaya meningkatkan kualitas dan layanan kesehatan bagi warganya. Eko Hendro berharap hasil positif dari verifikasi ini akan menjadi dorongan lebih lanjut untuk terus meningkatkan dan memperluas program-program kesehatan yang berkelanjutan di Kota Metro. Turut hadir pada kegiatan tersebut para Kepala OPD, camat, Forum Kota Sehat Kota Metro,Forum Kota Sehat Kecamatan, dan perwakilan pokja.Kontributor Liputan: Promkes_KotaMetro
Dinkes Kota Metro Gelar Rakor Bidang Kesehatan Masyarakat
Dinas Kesehatan Kota Metro menggelar Rapat Koordinasi Bidang Kesehatan Masyarakat, Guna mewujudkan sinergisme dan integrasi kegiatan dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat. Melalui Pelaksanaan Kegiatan 2023 maka dilaksanakan Rapat Koordinasi Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) yang dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST,MKes, para Kabid Dinas Kesehatan Kota Metro,, Sub koordinator Subtansi Kesga dan Gizi, Sub koordinator Subtansi Kesehatan Lingkungan, sub koordinator Promosi & PM Kesehatan Dinkes Kota Metro, Kepala Puskesmas Se-Kota Kota Metro,PJ UKM Puskesmas Se-Kota, dan Organisasi Profesi, OPD Terkait di antara nya PUTR, Disnakertrans , Dinas PPAPPKB dan Dinas Pendidikan dan Mitra TP-PKK Kota Metro dengan waktu pelaksanaan Senin, 18 Juli 2023 bertempat di Hotel Grand Sekuntum Kota Bandar Lampung. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro , Dr.Eko Hendro,ST.,MKes dalam sambutannya mengatakan bahwa maksud dan tujuan Kegiatan dilakukannya Rapat Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) pada hari ini guna memaparkan hasil capaian Program Kesehatan Masyarakat di Semester Satu di Tahun 2023, dan khususnya bagi Puskesmas diharapkan mampu membuat perencanaan kegiatan dalam bidang kesehatan masyarakat dengan memperhatikan rencana kegiatan pada masing-masing program yang telah dipaparkan pada rapat kali ini. Diharapkan dengan dilaksanakan Rapat Koordinasi Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) tahun 2023 ini dapat bermanfaat bagi seluruh peserta, Sehingga pada saat melakukan diskusi maupun terjun langsung ke lapangan, kita dapat menemukan arah-arah yang baru yang pada akhirnya Program Kesehatan Masyarakat dapat memberikan dampak pada peningkatan derajat Kesehatan Indonesia, Khususnya di Kota Metro Ujar “Eko Hendro” Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diah Meirawati,SKM.,MKes menyampaikan kegiatan ini merupakan dukungan terhadap peningkatan kerja Upaya Kesehatan Masyarakat. Diah Meirawati mengungkapkan UKM menjadi tugas utama puskesmas yang berfokus pada upaya preventif dan promotif. Selain itu UKM juga mendorong partisipasi masyarakat untuk terlibat dalam peningkatan Kesehatan Masyarakat itu sendiri. Menurut Kabid Kesmas Rapat Bidang Kesehatan Masyarakat dilaksanakan dalam rangka meningkatkan koordinasi dan dukungan dalam peningkatan kerja bidang kesehatan masyarakat. Mengingat, saat ini kita memasuki era transformasi layanan primer, dimana banyak program yang ada di Dinkes Kota Metro. Rapat Bidang Kesmas ini diharapkan untuk meningkatkan koordinasi, pembinaan fasilitasi, advokasi dan dukungan untuk meningkatkan fungsi kinerja UKM di Puskesmas. Maka diperlukan komitmen, kesamaan pemahaman dan kerjasama sehingga akan terjadi sinkronisasi dan kerjasama lintas program yang akan kita teruskan ke lintas sektor. Narasumber dalam kegiatan ini dari Bappeda Kota Metro Ika Yuniarti, S.T.P., M.P.P., M.Eng., membahas mengenai Peran Lintas Sektor Dalam Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Di Kota Metro.Kontributor: Promkes_DinkesKotaMetro
Optimalkan Peran Pokjanal Posyandu Kota Metro, Adakan Bimtek di Kecamatan Metro Utara
Berita Tayang di Promkes.metrokota.go.id Dinas Kesehatan Kota Metro Bidang Kesehatan Masyarakat melalui Sub Subtansi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat melaksanakan Kegiatan Bimtek Pokjanal Posyandu Kota ke Pokjanal Posyandu Kecamatan/Kelurahan yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Metro Utara, peserta terdiri dari Anggota Pokjanal Kecamatan/Kelurahan, Ketua TPPKK Kecamatan dan Kader Posyandu kecamatan Metro Utara. Rabu/12/07/2023. Dimana dalam kegiatan tersebut Pada Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu Kota Metro melaksanakan bimbingan teknis tentang Rencana Kerja Pokjanal Kota kepada Seluruh Anggota Pokjanal Kecamatan/kelurahan dengan harapan rencana kerja Pokjanal Posyandu Kota selaras dengan yang ada di Pokjanal Kecamatan/Kelurahan. Pertemuan Bimtek Pokjanal Kota ke Pokjanal Kecamatan/Kelurahan di Aula Kecamatan Metro Utara ini di buka langsung oleh Ketua Pokjanal Kota M.Supriadi, S.H., MM. di wakili Wakil Sekretaris II Pokjanal Posyandu Kota, Wahyuningsih,SKM.,MKes menyampaikan bahwa tupoksi Pokjanal Kota adalah untuk merumuskan dan mengarahkan program/ kegiatan lintas sektoral dalam rangka peningkatan kinerja Posyandu. “Selain itu bahwa keberadaan dan peranan Posyandu dimanapun tidak bisa terlepas dari fungsi dan peranan mulai dari tingkat Kelurahan, Kota, hingga tingkat Provinsi. Karena nya pada tingkatan manapun menduduki posisi yang strategis serta kader adalah penggerak terselenggaranya kegiatan posyandu secara optimal. Selain itu beliau juga menekankan pentingnya Pokjanal Posyandu sebagai kelompok kerja operasional yang tugas dan fungsinya meningkatkan koordinasi, pembinaan, fasilitasi, advokasi dan bantuan yang berkaitan dengan fungsi dan kinerja posyandu sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2007. Sementara dalam laporan Ketua Pelaksana Kegiatan Bimtek Pokjanal Posyandu Kota ke Pokjanal Kecamatan/Kelurahan Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes di wakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diah Meirawati,SKM.,MKes menerangkan bahwa tujuan kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan mutu pelayanan dan pengelolaan Posyandu di Kota Metro agar dapat tearah, terpadu dan terintegrasi mealalui Pokjanal dan Pokja Posyandu baik di Kecamatan maupun di Kelurahan, serta meningkatkan peran lintas sektor memalui pemberdayaan masyarakat terkait penurunan angka kematian ibu, bayi ataupun anak balita serta tugas besar untuk melakukan gerakan yang terkait penanggulangan, Percepatan dan penanganan stunting. Lebih lanjut, Diah Meira juga menyampaikan bahwa Bimtek ini bertujuan mengoptimalkan setiap program/kegiatan Posyandu,memotivasi Pokjanal Kecamatan dan Pokja Kelurahan dalam rangka melakukan bimbingan, pemantauan dan evaluasi pemantauan pengelolaan program/ kegiatan Posyandu secara rutin dan terjadwal. “Saya berharap, dengan terselenggaranya Bimtek ini para peserta juga dapat mengembangkan program/kegiatan unggulan dan inovatif dalam pengembangan partispasi, gotong royong dan swadaya masyarakat lingkup Posyandu” “Ujar Diah Meira” Selain itu juga Tim Pokjanal Posyandu Kota di dampingi dengan Pokjanal Kecamatan dan Pokja Kelurahan turun langsung ke Posyandu Srikandi melakukan pembinaan posyandu ,untuk mengetahui apa saja informasi kegiatan-kegiatan yang sudah berjalan ataupun kegiatan yang akan datang oleh Tim Pokjanal Posyandu Kota, Pokjanal Kecamatan, dan Pokja Kelurahan. Selain itu juga Tim Pokjanal Posyandu Kota Metro memberikan arahan dan masukan bagi Tim Pokjanal Kecamatan Metro Utara agar untuk terus memperkuat Posyandu ,sebagaimana diketahui Posyandu merupakan pusat kegiatan masyarakat dalam upaya pelayanan kesehatan, keluarga berencana dan kegiatan sosial ekonomi lainnya. Kegiatan Bimtek Pokjanal Posyandu Kota ke Pokjanal Kecamatan/Kelurahan ini dihadiri oleh Kepala Disnakertrans Kota Metro, Budiono,Kadis PPPAPPKB Kota Metro, Wahyuningsih SKM.,MKes , Sekretaris TP PKK Kota Metro Sri Mintati, ST, Kabid pemberdayaan masyarakat dan transmigrasi Disnakertrans Kota Metro Marina,Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Penggerakan Dinas PPPAPPKB Dyah Sukmawati,S.Ag, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota MetroDiah Meirawati,SKM.,MKes. Kontributor Liputan : Promkes_Metro
Dinkes Kota Metro Gelar Pelatihan Keamanan Pangan bagi Petugas Gizi/Penjamah Makanan RSU dan Pondok Pesantren Kota Metro
Berita ini tayang di Promkes.metrokota.go.id Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro melalui Sub Subtansi Kesehatan Lingkungan,Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinkes Kota Metro menggelar Pelatihan Keamanan Pangan (PKP) untuk menjamin kualitas makanan dan minuman bagi masyarakat. Kegiatan yang diikuti oleh Petugas gizi/Penjamah makanan di Instalasi Gizi Rumah Sakit di Kota Metro serta Penanggungjawab Dapur/Penjamah makanan di Pondok Pesantren yang berada di Kota Metro, itu digelar di Aula Dinas Kesehatan Kota Metro, pada Selasa (11/07/2023). Kegiatan ini buka Langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro,Dr.Eko Hendro Saputra. SKM.,MKes di wakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Metro, Diah Meirawati,SKM.,MKes mengatakan pelatihan tersebut bertujuan agar masyarakat terlindungi dari makanan dan minuman yang tidak higienis dan tidak memenuhi persyaratan sanitasi. “Pelatihan ini juga sekaligus meningkatkan pengetahuan penjamah dan pengelola makanan dan minuman,” ucapnya. Selain itu, lanjutnya, manfaat dari pelatihan tersebut untuk mencegah terjadinya keracunan makanan, dan tata cara penyimpanan makanan yang baik sampai kepada distribusi hingga ke konsumen. Diah Meira menandaskan, pelatihan tersebut dinilai penting untuk menjamin keamanan pangan. “Dimana ruang lingkupnya berkaitan dengan perawatan makanan, baik pada kebersihan bahan baku hingga pengolahannya,” ujarnya. Sementara itu, Sub Koordinator Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga pada Dinas Kesehatan Kota Metro Desy Eva Rohmawati,SKM mengatakan, dengan pembinaan profesional, tempat pengolahan makanan diharapkan akan aman, sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 86 Tahun 2019 tentang Keamanan Pangan dan Perwali Walikota Metro Nomor: 25 tahun 2022 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Desy Eva juga mengatakan bahwa dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang teknik pengolahan dan penyajian makanan serta hygiene sanitisasi makanan minuman petugas gizi di RSUD serta di Pondok Pesantren. Selain itu, pelatihan inipun akan memberikan sertifikat kepada para peserta. “Peserta akan menerima sertifikat penjamah makanan dari Dinas Kesehatan Kota Metro sebagai salah satu syarat bagi tenaga penjamah makanan” Kontributor : Promkes_DinkesKotaMetro

