Berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id Berada di taman merdeka dan halaman masjid taqwa Kota Metro Kegiatan Metro Sunday Funday Sport and Healty kali ini berkolaborasi dengan RSUD Jend. A. Yani Metro Edumy Gooes to Community dan Yayasan Jantung Indonesia yakni Klub Jantung Remaja Kota Metro, Minggu (18/02/2024). Rangkaian acara pada Metro Sunday Funday Sport and Healty yang berkolaborasi dengan Organisasi Klub Jantung Remaja Kota Metro diawali dengan senam Hip Heart Series 2 senam ini merupakan ikon nya Klub Jantung Remaja,senam ini merupakan senam yang gerakan senamnya hampir sama seperti aerobic, namun perbedaannya terdapat unsur kardio yang telah dikonsep oleh para ahli jantung.“Hip heart para remaja itu memiliki ritme gerakan lebih energik, Selain itu gerakannya juga bervariasi dan memiliki high impact, sehingga dapat memacu denyut jantung secara optimal. Dilanjutkan dengan Senam Lampung Berjaya dan Metro Ceria yang tidak hanya diikuti oleh siswa/siswi SMA/SMK pengurus Klub Jantung Remaja Se-Kota Metro saja tapi juga diikuti oleh Walikota Metro dan Ketua TP. PKK Kota Metro, pengurus Klub Jantung Remaja Kota Metro, Saka Bakti Husada Kota Metro dan di ikuti juga oleh berbagai komunitas, organisasi yang datang, lalu untuk memeriahkan acara ada hiburan, Q and A atau Questions and Answers bersama Walikota Metro dan juga pembagian doorprize. Walikota Metro Wahdi, Sp.OG.(K), M.H dalam sambutan mengatakan bahwa kegiatan Metro Sunday Funday Sport and Healty dengan berkolaborasi dengan Yayasan Jantung Indonesia Klub Jantung Remaja Kota Metro adalah salah satu organisasi mitra pemerintah yang menjadi pelopor gaya hidup sehat dengan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah. Lebih lanjut, wahdi mengingatkan bahwa penyakit jantung adalah penyebab kematian nomor satu di dunia, yang utamanya disebabkan karena merokok, diabetes, tekanan darah tinggi dan obesitas, maupun polusi udara. Wahdi mengatakan atas nama pemerintah kota Metro, pihaknya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Penyelenggara Sunday Funday dan Yayasan Jantung Indonesia Klub Jantung Remaja Cabang Kota Metro , yang telah melaksanakan kegiatan ini. Jargon Klub Jantung Remaja Kota Metro Remaja Keren Tanpa rokok ini sekaligus upaya menciptakan kesadaran tentang bahaya rokok dan iklan rokok melalui konten di media sosial dan membantu pemerintah untuk menurunkan prevalensi perokok muda, jelasnya, dan dengan adanya senam jantung Hip Heart Series 2 ini, remaja akan sehat, Metro akan sehat, dan Indonesia akan sehat,” kata Wahdi. Sementara, Ketua Yayasan Jantung Indonesia Kota Metro Silfia Naharani Wahdi, berharap di Madrasah Aliyah dan Pondok Pesantren Se Kota Metro dapat membentuk kelompok atau Klub Jantung Remaja yang akan mengkampanyekan Gerakan Jantung Sehat Remaja, melalui Senam Hip Heart Series 2, sebagai Role model dalam gerakan anti merokok, dan kegiatan lain yang bersifat positif. Dalam Kesempatan yang sama Ketua Klub Jantung Remaja Kota Metro, Diah Meirawati mengatakan bahwa melalui Klub Jantung Remaja Kota Metro bisa menjadi pelopor perubahan bagi remaja menuju gaya hidup sehat, antara lain dengan mengenalkan pola hidup sehat untuk mengurangi risiko penyakit jantung sejak dini. Diah Meira mengungkapkan harapan-nya anggota Klub Jantung Remaja Kota Metro yang berada di sekolah dapat menjadi agent of change, mereka ikut mensosialisasika kepada teman sebaya mereka, bagaimana menjaga jantung tetap sehat, seperti mau berolahraga, tidak merokok, tidak konsumsi alkohol dan tidak menggunakan narkoba, sehingga jantung mereka tetap kuat dan berdetak dengan sehat Penting bagi generasi muda untuk mendapatkan edukasi tentang bagaimana menjaga kesehatan jantung, jadi kita harapkan anak muda yang paham lebih awal risiko penyakit jantung, mereka akan menjaga pola hidup dari ancaman penyakit jantung, sehingga mereka menjadi generasi masa depan yang lebih sehat dan bebas dari ancaman penyakit jantung,” ungkap diah Meira Turut Hadir dalam kegiatan Sunday Funday dalam tema kali ini adalah Klub Jantung Remaja, Walikota Metro di dampingi Wakil Walikota Metro, Sekretaris Daerah Kota Metro Ir. Bangkit Haryo Utomo, MT. beserta Staf ahli , Asisten I dan II Setda Kota Metro, M. Supriadi, S.H., M.M. dan Ir. Yerry Ehwan, MT, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro , Dr. Eko Hendro Saputra, ST.,M.Kes, Kepala Dinas Kominfo Kota Metro, Subehi, S.STP, MM, dan Direktur RSUD Jend.A Yani Metro dr. Fitri Agustina, turut berpartisipasi menyukseskan kegiatan ini Drs. Hi. Awet Setiawan Widoyoko, M Pd,selaku Pengawas Satuan Pendidikan pada jenjang Pendidikan Menengah Provinsi Lampung dan Kepala Sekolah SMA 4 Metro Nimade Noviani, S.Pd. Kontributor Liputan : Promkes_DinkesMetro/E
Dinkes Metro-Gelar Webinar Hari Gizi Nasional ke-64, Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman Kampanyekan Gizi Seimbang Untuk Cegah Stunting
Wakil Wali Kota Metro menghadiri Acara Webinar Hari Gizi Nasional Tahun 2024 bertemakan “Pentingnya Protein Hewani Pada MP-ASI” yang berlangsung di Aula Pemerintah Kota Metro, Jumat (16/02/2024). Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Dr. Eko Hendro Saputra,ST.,MKes, menyampaikan tujuan kegiatan hari ini yaitu Webinar Hari Gizi Nasional ke-64 adalah untuk menyebarluaskan informasi dan promosi kepada masyarakat tentang pentingnya makanan pendamping ASI yang kaya protein hewani dalam percepatan penurunan stunting. “Selain itu, meningkatkan komitmen dan kerjasama antara pemerintah baik sektor kesehatan maupun non kesehatan, swasta serta organisasi profesi dalam rangka kampanye pencegahan stunting dengan protein hewani, “ujarnya. Dalam laporannya, Eko juga menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan Kota Metro telah melakukan berbagai rangkaian kegiatan Peringatan Hari Gizi Nasional Tahun 2024 di kota Metro. “Antara lain, gerakan serentak aksi bergizi kepada siswa-siswi SMP dan SMA se-Kota Metro dengan minum tablet tambah darah,”jelasnya. Dilanjutkan, kegiatan sekolah program sepekan, roadshow MPWS, pemberian tambahan makanan lokal sepekan, gerakan sadar gizi bagi bayi beresiko stunting. “Kemudian pada hari ini puncak acara Hari Gizi Nasional ke-64 2024 di Kota Metro dengan tema pentingnya protein hewani pada makanan pendamping ASI yang dilakukan dengan metode pelaksanaan daring dan luring yang diikuti oleh lintas program, lintas sektoral , maupun lintas organisasi profesi, “tuturnya. Eko juga menjelaskan bahwa kegiatan hari ini juga akan di isi oleh 2 Narasumber dari Dokter Spesialis anak dan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia Provinsi Lampung. Sementara itu, Wakil Wali Kota Metro, Drs. H. Qomaru Zaman, MA. mengatakan bahwa hal pertama dan yang utama yang harus dipahami terkait gizi adalah konsep Islam dalam sudut pandang berdasarkan filsafat dengan tidak meninggalkan anak-anak kita dalam kondisi yang lemah, karena anak-anak merupakan tanggung jawab kita semuanya. “Oleh karena itu konsep Islam, pendekatan Islam dan filsafatnya tidak memperbolehkan kita sebagai orang tua meninggalkan anak-anak kita dengan perilaku yang tidak baik dan tidak tepat. Hadirkan semua dengan pelayanan yang baik kepada anak-anak,”ungkapnya. Qomaru Zaman juga menyampaikan bahwa ada 4 kelemahan yang harus dihindari dalam rumah tangga, yaitu lemah iman, lemah ibadah, lemah ilmu dan menghindarkan keluarga kita dari lemah gizi protein. “Saya ingin menegaskan tiga hal, Pemerintah Kota Metro bersama seluruh jajaran hendaknya selalu sependapat, selalu berkreasi cepat untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, dan untuk memberikan pelayanan gizi kepada masyarakat, “tegasnya. Dia juga menekankan bahwa tanggungjawab dalam memberikan edukasi-edukasi merupakan tanggungjawab bersama mulai dari Walikota, Wakil Wali Kota, Sekda, Kepala Dinas, PKK dan posyandu. “Yakinlah apa yang menjadi konsep dan komitmen Pak Wali Kota yang diturunkan kepada Saya dan Pak Sekda dan Pak Kepala Dinas Kesehatan dari semua jajaran Pemerintah Kota Metro untuk mengawal supaya kota ini bisa terbebas dari stunting adalah sebuah upaya yang harus menjadi niat yang baik untuk kita sama-sama lakukan,”terangnya. Selain itu, diperlukan komunikasi, konsultasi dan dikombinasikan baik dalam pergerakan gizi yang dilakukan di tengah masyarakat. “Ayo bersama-sama pemerintah dengan seluruh jajarannya, saya melihat dari 22 Kelurahan di Kota Metro ini masih banyak PR besar tentang kesehatan keluarga, tentang stunting dan sebagainya, “ajaknya. Wakil Wali Kota Metro meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan Metro untuk bisa lebih memperhatikan daerah Metro Utara dengan meningkatkan dan memperkuat home care yang ada di wilayah tersebut. “Nanti bersama-sama pak Wali Kota dan saya kita sempat-sempatkan terjun home care terus di 22 titik Kelurahan,”katanya. Menurutnya, evaluasi juga perlu dilakukan satu bulan sekali agar kita dapat melihat letak kelemahan dan kelebihan yang ada. “Mudah-mudahan ke depan Kota Metro ini akan menjadi magnetnya kota yang mempunyai tradisi, punya komitmen untuk membangun masyarakat yang sehat dan sejahtera. Kalau semuanya sudah fokus kesana insya Allah pekerjaan Pak Wali Kota, pekerjaan saya sebagai Wakil Wali Kota akan semakin ringan, delegasian wewenang silakan dilakukan oleh Kepala Dinas masing-masing, “harapnya.
SMK N 1 METRO BERSAMA DINKES KOTA METRO GIATKAN AKSI BERGIZI DALAM RANGKA HGN KE- 64
Berita ini tayang di website promkes.metrokota.go.id Dinas Kesehatan Kota Metro melalui Puskesmas Iring Mulyo turut aktif dalam upaya pencegahan stunting dengan menggelar kegiatan Aksi Bergizi di SMK Negeri 1 Metro bertepat juga dalam rangka Hari Gizi Nasional ke 64, Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan pola hidup sehat bagi para siswa dan siswi, khususnya remaja putri, dengan melibatkan mereka dalam Gerakan Remaja Putri Minum Tablet Tambah Darah (TTD), Membudayakan Aktivitas Fisik, dan Membiasakan Sarapan melalui gizi seimbang, Jumat,02/02/2024. Kegiatan Aksi Bergizi diadakan di lapangan SMK Negeri 1 Metro dan dihadiri oleh seluruh siswa-siswi, perwakilan guru, dan staf SMK tersebut. Acara dimulai pukul 8 pagi dengan antusiasme tinggi dari seluruh peserta. Kepala Sekolah SMK Negeri 01 Metro, Fahrisya,S.P.d dalam sambutan nya menyampaikan Salah satu kegiatan aksi bergizi dalam rangka hari Gizi Nasional di SMK 01 Metro adalah sarapan bersama, di mana siswa membawa sarapan dari rumah dengan menu gizi seimbang. Ini bertujuan untuk membiasakan pola makan yang sehat dan memastikan asupan gizi yang cukup. Setelah sarapan, dilanjutkan dengan senam pagi bersama untuk meningkatkan aktivitas fisik siswa dan gerakan serentak pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga menyelenggarakan penyuluhan kesehatan yang mencakup informasi mengenai pentingnya gizi seimbang dan manfaatnya bagi pertumbuhan dan perkembangan remaja. Serentak dengan penyuluhan, siswa juga diberikan tablet tambah darah (TTD) sebagai bagian dari Gerakan Remaja Putri Minum TTD. Hal ini sebagai upaya pencegahan anemia dan peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri. Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes hal ini diwakili oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kota Metro,Diah Meirawati,SKM.,MKes mengatakan dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan remaja yang sehat, berprestasi, dan memiliki energi yang cukup untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Semua elemen yang terlibat diharapkan dapat menjadi pelopor gaya hidup sehat di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar. Dengan adanya kegiatan ini, SMK Negeri 1 Metro turut berperan dalam membangun generasi yang memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya pola hidup sehat, serta mendorong peningkatan kesejahteraan dan prestasi akademis siswa. Diah Meira juga mengatakan bahwa puncak peringatan Hari Gizi Nasional akan di selenggarakan Jumat, 16/02/2024 di Aula Pemda Kota Metro dengan menyelenggarakan Talk Show bertema MP -ASI Kaya Protein Hewani Cegah Stunting. Kontributor Liputan Lapangan : Promkes_MetroKota/E.L
Wujudkan Lansia Sehat : Lansia Aktif, Mandiri dan Produktif, Dinkes Kota Metro Gelar Orientasi Pelayanan Kesehatan Lansia
Dinas Kesehatan Kota Metro melalui Bidang Kesehatan Masyarakat menggelar orientasi pelayanan kesehatan lanjut usia, di hadiri kepala puskesmas dan bagi penangung jawab program lansia di seluruh puskesmas Kota Metro bertempat di Ruang Rapat Dinas Kesehatan Kota Metro, Rabu,07/02/2024. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr. Eko Hendro Saputra,ST.,MKes, dalam hal ini di wakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diah Meirawati,SKM.,MKesmenyampaikan sejak tahun 2021, Indonesia telah memasuki struktur penduduk tua (ageing population). Sekitar 1 dari 10 penduduk adalah lansia. Fenomena ageing population bisa menjadi bonus demografi kedua, yaitu ketika proporsi lansia semakin banyak, tetapi masih produktif dan dapat memberikan sumbangan bagi perekonomian negara. Akan tetapi, lansia dapat menjadi tantangan pembangunan ketika tidak produktif dan menjadi bagian dari penduduk rentan,” ujar Meira, kepadapromkes metro kota go.id , di sela-sela acara tersebut. Diah Meira juga mengatakan penyakit terbanyak pada Lansia adalah penyakit tidak menular (PTM) antara lain hipertensi, osteoarthritis, masalah gigi dan mulut, penyakit paru obstruktif kronik dan diabetes mellitus hal inilah yang menjadi dasar diadakanya pertemuan ini. Bahwa Penanganan kasus penyakit di sebutkan di atas tidaklah mudah karena penyakit pada Lansia umumnya merupakan penyakit degeneratif, kronis, multi diagnosis, yang penanganannya membutuhkan waktu lama dan biaya tinggi, Karena itu butuh strategi pembangunan bidang kesehatan lebih mengutamakan promotif dan preventif dengan dukungan pelayanan kuratif dan rehabilitatif yang berkualitas, termasuk dalam hal kesehatan Lansia. Diah Meira juga mengatakan bahwa Lansia merupakan sebuah siklus hidup manusia yang hampir pasti dialami setiap orang. Kenyataan saat ini, setiap kali menyebut kata “Lansia” yang terbersit di benak kita adalah seseorang yang tidak berdaya, dan memiliki banyak keluhan kesehatan. Padahal, Lansia sebenarnya dapat berdaya sebagai subyek dalam pembangunan kesehatan. Pengalaman hidup, menempatkan Lansia bukan hanya sebagai orang yang dituakan dan dihormati di lingkungannya, tetapi juga dapat berperan sebagai agen perubahan (agent of change) di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitarnya dalam mewujudkan keluarga sehat, dengan memanfaatkan pengalaman yang sudah dimiliki dan diperkaya dengan pemberian pengetahuan kesehatan yang sesuai. Konsep dasar pelayanan atau program kesehatan lansia adalah diharapkan lansia yang sehat tetap sehat dengan mengoptimalkan fungsi fisik, mental, kognitif dan spiritual, melalui upaya promotif dan preventif, termasuk kegiatan pemberdayaan lansia,” ungkapnya. Diharapkan kedepan lansia yang sehat harus diberdayakan Salah satu upaya untuk memberdayakan Lansia di masyarakat adalah melalui pembentukan dan pembinaan Kelompok Lansia Melalui Kelompok ini, Lansia dapat melakukan kegiatan yang dapat membuat mereka tetap aktif, antara lain: berperan sebagai kader di Kelompok Lansia,melakukan senam Lansia, memasak bersama, termasuk membuat kerajinan tangan yang selain berperan sebagai penyaluran hobi juga dapat meningkatkan pendapatan keluarga untuk mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, aktif dan produktif “ujar Diah Meira” Kontributor Liputan : Promkes_Metro/E.L

