
Dinas Kesehatan Kota Metro melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) telah melaksanakan kegiatan Pertemuan Koordinasi dengan Organisasi Profesi/KOPI TB, Pertemuan ini diselenggarakan di Aula Puskesmas Ganjar Agung, pada Rabu (16/03/2023).

Kegiatan yang langsung dibawahi oleh Subtansi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) pada Program TBC.

Pertemuan ini diselenggarakan untuk meningkatkan peran masing – masing pemangku kepentingan dalam program TBC, sehingga target eliminasi tuberculosis tahun 2030 bisa tercapai.

Dinas Kesehatan Kota Metro sebagai bidang yang memonitoring, evaluasi dan memfasilitasi Kopi TB di Kota Metro.

Tergabung dalam Kopi TB, organisasi Profesi kesehatan, diantaranya para Dokter Umum, Dokter spesialis, PPNI, IBI, PPPKMI, Patelki, dan organisasi profesi kesehatan lainnya.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro M Supriadi,SH MM, Melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Metro, Verawati Nasution, SKM.,M.Kes , kopi TB sudah di SK kan pada bulan Oktober 2022 lalu dan pertemuan perdana ini merupakan tindak lanjut terbentuknya kopi TB dengan mambahas program kerja kedepan.

Lanjut Kabid Verawati, terbentuknya Kopi TB dalam rangka berkolaborasi pengendalian penyakit TB khususnya di Kota Metro, dengan melibatkan banyak pihak dengan tercapainya komitmen bersama eliminasi TBC tahun 2030.
“Dengan melibatkan kerjasama multi pihak, lintas program dan lintas sektor untuk mendapatkan komitmen bersama mencapai eliminasi TBC tahun 2030 dan menjadikan TBC sebagai urusan bersama sesuai peran masing- masing pemangku kepentingan,Pungkas Vera”
Dalam Kesempatan Kegiatan ini hadir juga Subkoordinator Subtansi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Surtini S.ST menyampaikan Untuk di ketahui Tuberkulosis (TBC) atau TB adalah penyakit menular akibat infeksi bakteri. TBC umumnya menyerang paru-paru, tetapi juga dapat menyerang organ tubuh lain, seperti ginjal, tulang belakang, dan otak.
Menurut WHO, sebanyak 1,5 juta orang meninggal akibat penyakit TBC di tahun 2020. Penyakit ini merupakan penyakit dengan urutan ke–13 yang paling banyak menyebabkan kematian, dan menjadi penyakit menular nomor dua yang paling mematikan setelah COVID-19.
Indonesia berada di urutan ke–3 negara dengan kasus TBC tertinggi di dunia setelah India dan Cina. Data tahun 2019 menunjukkan, ada sekitar 845.000 penderita TBC di Indonesia.
Penyakit ini dapat berakibat fatal bagi penderitanya jika tidak segera ditangani. Meski begitu, TBC adalah penyakit yang dapat disembuhkan dan bisa dicegah, Kita secara bersama atasi TBC dari profesi masing-masing,
Narasumber dalam pertemuan ini adalah Ketua KOPI TB Kota Metro yaitu dr. Andreas Infianto, Sp.P merupakan dokter spesialis paru,memaparkan tentang dukungan organisasi profesi dalam mencapai eliminasi TBC 2030.

“Koalisi Organisasi Profesi berkomitmen tinggi untuk mendukung eliminasi TB tahun 2030

Koalisi organisasi profesi penanggulangan tuberkulosis (KOPI TB) adalah gabungan dari beberapa organisasi profesi yang mempunyai komitmen dan saling berkerjasama untuk terlibat dalam upaya penanggulangan TB di tingkat Kota Metro melalui jejaring PPM TB.
Pada pertemuan ini diharapkan peserta mengetahui perannya dalam Penanggulangan TBC, mengetahui permasalahan Program TBC di Kota Metro.
Kontributor :PromkesNewsMetro