Metro — Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro dan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kota Metro beserta Yayasan Jantung Indonesia Klub Jantung Remaja Cab Kota Metro menggelar pengukuran kebugaran dan skrining bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bumi Sai Wawai. Kegiatan berlangsung di Taman Merdeka Kota setempat, Jumat (14/6/2024).

Dalam rangka memperingati HUT Kota Metro ke-87, Pemerintah Kota Metro sukses menggelar acara Pengukuran Kebugaran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diinisiasi oleh Walikota Metro, dr. H. Wahdi, Sp.OG (K)., M.H Acara ini berlangsung lancar dengan kehadiran Walikota beserta rombongan yang turut serta dalam kegiatan tersebut.
Acara yang berlangsung di Taman merdeka depan Rumah Dinas Walikota Metro ini dimulai pada pukul 06:30 WIB dan dihadiri oleh banyak ASN dari berbagai instansi pemerintahan di Kota Metro. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memastikan kesehatan dan kebugaran para ASN tetap terjaga, sehingga mereka dapat bekerja secara optimal dan produktif.

Walikota Metro, dr. H. Wahdi, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kesehatan bagi para ASN. “Banyaknya prestasi Kota Metro adalah kontribusi aktif ASN. Jadi harus memperhatikan kesehatan mereka sendiri yang terpenting,” ujar Walikota. Beliau juga menyampaikan bahwa perhatian khusus terhadap kesehatan ASN adalah salah satu prioritas dalam pemerintahannya.
Kegiatan ini tentunya sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada seluruh ASN maupun pegawai di lingkungan Pemkot Metro,” katanya.
“Jadi, kalau kita punya ASN yang tidak berkualitas, artinya tidak baik. Maka pembangunan juga tidak berjalan. Oleh sebab itu, pemerintah mengadakan cek kebugaran bagi para ASN. Kalau kita sehat, InsyaAllah kita bisa berfikir baik dan memberikan manfaat,” imbuhnya.
Menurutnya, Pengukuran Kebugaran dapat di laksanakan setiap saat menggunakan aplikasi sipgar.
Saya kira program ini memang harus dilakukan tidak dalam bentuk seperti ini saja. Tetapi, setiap saat pun bisa dilakukan. Yaitu masuk dalam Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) dan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat),” ucapnya.

Dia mengungkapkan, program Germas dan PHBS tersebut sudah masuk dalam rangkaian JAMA-PAI (Jaringan Masyarakat Peduli Anak dan Ibu).
“JAMA-PAI itu merupakan kearifan lokal yang berkerja secara bareng-bareng dan gotong royong, disitulah terlihat pilar-pilarnya. Kalau kita mau lihat bagaimana merancang pembangunan, di situ bisa terlihat,” ungkapnya.
Sementara, Kepala Dinas (Dinkes) Kota Metro, Eko Hendro Saputra menyampaikan, terimakasih kepada Wali Kota Metro atas dukungan yang telah diberikan pada kegiatan tersebut.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada pak wali atas dukungannya. Kegiatan ini merupakan dalam rangka sosialisasi Germas dan juga pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular, jangan sampai ASN kita yang sebagai tulang punggung Pemerintah Kota (Pemkot) Metro tidak sehat dan tidak bugar,” ujarnya.

Pada Gelaran kegiatan Pengukuran Kebugaran ASN tingkat Kota Metro dibagikan juga secara gratis sayuran dan susu kepada seluruh peserta kebugaran
Dia menyebut, kegiatan tersebut sangat penting. Karena kegiatan tersebut masuk dalam lingkup Germas dan mewujudkan visi Kota Metro.
“Kegiatan seperti ini sudah sering kami lakukan di masyarakat. Namun, kalau untuk ASN memang momennya baru ini, bertepatan pada hari jadi Kota Metro ke 87. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mewujudkan visi Kota Metro, yaitu kota berpendidikan, sehat, sejahtera, dan berbudaya,” ucap wahdi”
Senada dengan Kadis Kesehatan Kota Metro, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Metro Diah Meirawati menambahkan Ada sekitar 600 orang ASN perwakilan dari masing-masing OPD se-Kota Metro melakukan Pengukuran kebugaran pada hari ini.
Diah Meira menambahkan Untuk pengukuran kebugaran kita menggunakan metode rockport, dimana peserta diharuskan untuk melakukan joging, lari atau berjalan secara konstan sesuai dengan kemampuan mereka pada lintasan yang telah ditentukan sejauh 1.64 km.
Dan diukur melalui aplikasi Sistem Informasi Kebugaran (Sipgar). Aplikasi ini dibuat oleh Kementerian Kesehatan RI.
Tetapi sebelum itu dilakukan skrining kesehatan terlebih oleh para ahli dalam bidangnya yang menentukan para peserta layak melakukan tes rockport nantinya,” tuturnya.

Aplikasi Sipgar merupakan aplikasi pencatatan pemeriksaan kondisi fisik seseorang yang dilakukan dalam kurun waktu tertentu dengan menggunakan metode Rockport pungkas Diah Meira
“Setelah melakukan Pengukuran Kebugaran ini, akan didapatkan rekomendasi latihan fisik yang cocok untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari peserta yang sesuai dengan kategori kebugaran jasmani mereka,” jelas Diah Meira.

Turut hadir dalam Penyelenggaraan Kegiatan Pengukuran Kebugaran ASN Tingkat Kota Metro Walikota Metro, Wakil Walikota Metro, Sekda Kota Metro, Forkopimda Kota Metro, Asisten, Staf Ahli , Kepala OPD se-Kota Metro, Dandim, Kapolres,Camat dan Lurah Se Kota Metro dan juga kehadiran Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Provinsi Lampung Yulianto,SKM.M.Kes