Rabu, 22/05/2024 Puskesmas Ganjar Agung Menggelar Kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor yang dilaksanakan secara rutin oleh Puskesmas Ganjar Agung Kota Metro , Lokakarya Mini Lintas Sektor adalah salah satu ruang untuk membangun komitmen, menyatukan misi ditingkatan pemangku kepentingan, camat mewakili pemerintah kecamatan, Lurah sebagai representasi masyarakat Kelurahan.

Hal itu dikemukakan oleh Kepala Puskesmas Ganjar Agung, Rochyani,ST.,MKes pada saat membuka acara Lokakarya Mini Lintas Sektor yang saat ini dilaksanakan di Aula Puskesmas Ganjar Agung.
Pelaksanaan Lokmin Lintas Sektor ini merupakan implementasi terhadap amanat Permenkes tentang manajemen puskesmas serta sebagai bentuk dukungan kepada penyelenggara pelayanan kesehatan dalam melaksanakan tugasnya di wilayahnya masing-masing.
Lebih lanjut, Rochayani juga mengucapkan terima kasih kepada para undangan terutama para kader atas kesediaannya untuk hadir di acara ini serta menginformasikan bahwa setelah Lokmin Lintas Sektor selesai, maka akan dilanjutkan dengan sosialisasi pemberdayaan kader terkait dengan Integrasi Layanan Primer (ILP).

“Terima kasih saya ucapkan kepada para undangan terutama ibu-ibu kader dari seluruh Kelurahan wilayah Puskesmas Ganjar Agung yang telah meluangkan waktunya untuk hadir di kegiatan rutin ini dan terkait dengan adanya Integrasi Layanan Primer, maka setelah ini akan diadakan sosialisasi sebagai persiapan para kader untuk turun melakukan pendataan di tujuh layanan untuk data dasar.” kata Rochyani.
Camat Metro Barat Triyono saat arahannya mengatakan bahwa pelayanan kesehatan sebagai salah satu terpenting bagi masyarakat. Sehingga ,memerlukan dukungan dan peranserta semua pihak dalam pelaksanaannya.
Lebih lanjut camat menyampaikan bahwa dalam rangka mendukung capaian SPM di bidang kesehatan mari sama- sama kepada perangkat kelurahan sesuai kewenangannya agar melakukan inoivasi-inovasi dalam kegiatan posyandu dan meningkatkan peran untuk mengimplementasikan Posyandu Integrasi Layanan Primer, supaya cakupan layanan kepada masyarakat meningkat dan lebih baik.
Sementara itu, Kabid Kesehatan Masyarakat yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Diah Meirawati mengatakan permohonan maaf dari Bapak Kepala Dinas Kesehatan Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes yang tidak bisa hadir karna adanya kegiatan lain yang harus Beliau hadiri.

Dikesempatan ini juga, Diah Meira kembali menegaskan tentang apa itu Posyandu Integrasi Layanan Primer dan perlunya memaksimalkan pengumpulan dan pengolahan data sehingga para kader diharapkan untuk siap dan terus mendukung seluruh kegiatan pemerintah yang sedang berjalan.
Diah Meira menambahkan kegiatan lokmin kali ini, yang pertama membahas mengenai Posyandu Intergrasi Layanan Primer kemudian terkait Tren Penyakit DBD dan cara penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD), Menurut data dari Dinas Kesehatan Kota Metro pada bulan april tahun 2024 ini kasus DBD di Kota Metro terjadi 230 Kasus, Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah konkret dalam penanganan kasus DBD. Lokmin ini menjadi wadah untuk memobilisasi dukungan dari berbagai pihak, termasuk stakeholders di kecamatan.
Diah Meira menekankan pentingnya kebersihan lingkungan sebagai kunci utama dalam mencegah kasus DBD. Perubahan cuaca dapat memicu peningkatan kasus, namun dengan lingkungan yang bersih, risiko dapat diminimalkan. Oleh karena itu, upaya antisipasi perlu dilakukan secara bersama-sama, melibatkan masyarakat, pemerintah, dan tokoh masyarakat.
Diah Meira juga menyampaikan dalam sambutanya terkait dengan persiapan di lapangan tentang pemberian paket makanan tambahan (PMT) lokal bagi ibu hamil kurang energi kronis (KEK) dan balita bermasalah gizi bisa mencapai target dan terlaksana dengan baik.

Ditambahkan, Ibu hamil dan Balita merupakan kelompok rawan gizi yang perlu mendapat perhatian khusus. Dikarenakan dampak jangka panjang yang ditimbulkan apabila mereka menderita kekurangan gizi. Ibu hamil yang mengalami kekurangan gizi akan mempengaruhi proses tumbuh kembang janin, beresiko melahirkan bayi dengan berat lahir rendah (BBLR). BBLR bila tidak mendapatkan penanganan yang sesuai standard seperti halnya balita dengan kekurangan gizi akan beresiko stunting.
Untuk itu kami berharap apa yang menjadi tujuan dari program kegiatan ini bisa dilaksanakan dengan baik dan mencapai target yang diharapkan”ungkap Diah Meira”
Turut Hadir dalam Kegiatan Lokakarya Triwulan dua Puskesmas Ganjar Agung, Dinas Kesehatan Kota Metro, Danramil 411-02/Metro Utara, Tim TPCB Dinas Kesehatan Kota Metro,Camat Metro Barat, Lurah Ganjar Agung , Ganjar Asri dan Ketua Penggerakan PKK Metro Barat, Kelurahan Ganjar Agung & Ganjar Asri
Kontributor Liputan : Promkes_DinkesMetro