Pada hari Selasa (2 Mei 2023) dan Rabu (3 Mei 2023) UPTD Puskesmas Karangrejo melakukan giat penanggulangan DBD bersama Camat, Lurah, dan RT/RW di RW 09 Kelurahan Karangrejo dikarenakan meningkatnya kasus DBD di wilayah tersebut. Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Giat penanggulangan DBD yang dilakukan yakni melakukan pengasapan (fogging) di radius +/- 100 m dari rumah penderita dan pemberian bubuk abate pada tempat-tempat penampungan air. Fogging dilakukan untuk memberantas nyamuk-nyamuk dewasa sedangkan abatesasi dilakukan untuk mematikan jentik nyamuk. Selain itu, tim yang bertugas juga melakukan kunjungan rumah ke pasien yang terkena penyakit DBD dan membagikan vitamin ke seluruh warga di RW 9 sembari memberikan edukasi tentang penyakit DBD.

Masyarakat dihimbau untuk dapat selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan melakukan PSN 4M Plus yaitu Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan: 1) Menguras tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti: bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, 2) Menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti: drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya, 3) Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular Demam Berdarah, dan 4) Memantau jentik nyamuk yaitu dengan menggerakkan satu rumah satu jumantik. Plus cara lain yaitu seperti menaburkan bubuk larvasida (bubuk abate) pada tempat penampungan air yang sulit dbersihkan, menggunakan lotion anti nyamuk, menggunakan kelambu saat tidur, menanam tanaman pengusir nyamuk.