Promkes Metro — Tim penilai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, melakukan klarifikasi lapangan dan pemaparan penilaian lomba kelurahan tingkat provinsi 2024, di Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, Rabu (22/5/2024).
Dikatakan Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Intizam, penilaian tersebut melawati beberapa tahapan, salah satunya adalah klarifikasi lapangan.

“Kami melihat ada beberapa item-item penilaian, dalam sambutan tadi sudah saya jelaskan ada 490 indikator. Kemudian, setelah tahapan penilaian, nanti akan masuk ke tahap paparan di provinsi, setelah itu kembali lagi kesini,” katanya.
Dia menjelaskan, sejauh ini sudah ada tiga kabupaten/kota yang telah dilakukan penilaian.

“Ini sudah yang ketiga, pertama di Kabupaten Lampung Selatan, kemudian kemarin di Kabupaten Lampung Tengah, dan saat ini di Kota Metro,” jelas Intizam, yang juga menjadi Ketua Tim Penilai Provinsi pada perlombaan kelurahan tersebut.
Sementara, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Metro, Silfia Naharani Wahdi menyampaikan, ucapan terimakasih kepada tim penilai dari Provinsi Lampung, yang telah melakukan penilaian di Kelurahan Yosodadi.

“Alhamdulillah, kita tahun lalu masuk terbaik di nasional dan regional. Tentu, ini menjadi semangat tersendiri,” ujarnya.
Dia menjelaskan, dalam memilih kelurahan yang mewakili Kota Metro untuk mengikuti perlombaan kelurahan tingkat provinsi, melalui proses beberapa tahapan.
“Artinya tidak hanya di tunjuk saja, kita melalui penilaian di tingkat kota. Tahun ini yang terpilih untuk mewakili Kota Metro adalah Kelurahan Yosodadi,” jelasnya.
Dalam perlombaan tersebut, ia mengungkapkan, telah mengeluarkan inovasi-inovasi yang terbaik, guna memenangkan perlombaan tersebut.
“Kita keluarkan inovasi-inovasi, pokoknya keren-keren. Jadi, tidak hanya di pemerintahannya saja, di tingkat kelurahan baik itu dari LKK, LPM, Karang Taruna, PKK, KWT, serta pelaku-pelaku usaha, semua bergerak untuk memenangkan perlombaan kelurahan,” ungkapnya.
“Untuk dari PKK sendiri, kami bekerjasama dengan Karang Taruna menonjolkan bagaimana mengolah sampah. Kemudian, untuk lingkungan kita ada arseti, sedot tinja, dan tabungan subuh,” imbuhnya.
Kemudian, ia mengatakan, Kelurahan Yosodadi optimistis dapat menjadi juara dalam perlombaan kelurahan tingkat provinsi. “Ungkap Silfia Naharani”

Sementara Tim Penilai dari Provinsi di sektor Kesehatan Rita Anggrain di temui pada saat menijau Posyandu Melati 3 B yang menjadi Perwakilan Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi 2024.

Rita Anggraini menjelaskan, indikator Penilaian posyandu yakni salah satunya adalah penyelengggaran Posyandu Integrasi Layanan Primer
Posyandu sekarang telah bertransformasi menjadi Posyandu ILP. Artinya posyandu yang dahulu hanya melayani balita dan ibu hamil saja, sekarang posyandu juga melayani satu siklus kehidupan, dari usia 0 tahun hingga lansia. Posyandu ILP bertujuan untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan dapat dengan mudah menuju ke lokasi.

“Bukan hanya yang ‘diantar saja’ (balita atau ibu hamil) yang diperiksa namun juga yang mengantarkan. Dengan demikian akan mempermudah pengambilan kebijakan agar kualitas bidang kesehatan menjadi lebih baik lagi,” katanya. Menurut dia, dengan adanya Posyandu ILP untuk meningkatkan cakupan dan jangkauan pelayanan kesehatan primer.
Jangan sampai generasi penerus berkualitas rendah. Untuk itu mari cetak SDM penerus yang unggul, kuat dan sehat.
Kontributor Liputan : Promkes_Dinkes Metro