Kota Metro menjadi sorotan dalam pencapaian Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di tingkat nasional. Tim penilai STBM Award 2024 yang terdiri dari perwakilan Direktorat Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI, dan Kemendagri memberikan apresiasi tinggi terhadap berbagai inovasi yang telah diimplementasikan oleh Kota Metro.
Tim Verifikator STBM Award yang terdiri dari perwakilan Kemenkes RI, dan Kemendagri RI, dan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mengunjungi Kota Metro untuk melakukan Verifikasi Lapangan ini tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Metro, dr. H. Wahdi, Sp.OG.(K), M.H., di dampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Metro Ny. dr.Silfia Wahdi, Sp.KKLP, MM beserta jajaran Kepala OPD, Camat, Lurah, Kepala Puskesmas Se-Kota Metro, PKK, Forum Kota Sehat, Kader Posyandu dan berbagai komunitas masyarakat, bertempat di Aula Pemerintah Kota Metro, Kamis (5/09/2024).

Setelah tahun sebelumnya meraih penghargaan sebagai Kota Sehat Swasti Saba Padapa di tahun 2023 dan STBM Award Kategori STBM Berkelanjutan yang di raih pada tahun 2022, kali ini Kota Metro masuk sebagai nominator dalam STBM Award Kategori Paripurna.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr. Eko Hendro Saputra,ST.,MKes mengatakan bahwa penghargaan STBM Award merupakan penghargaan bergengsi yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan kepada daerah yang berhasil menerapkan lima pilar STBM secara konsisten dan berkelanjutan.
Dalam rangkaian penilaian ini, tim verifikator mengunjungi beberapa lokasi penting yang menjadi contoh sukses program STBM di Kota Metro, termasuk bank sampah di Hadimulyo Barat, IPAL Komunal di Kelurahan Ganjar Asri wilayah UPTD Puskesmas Ganjar Agung,Kelompok Arseti Rejomulyo, KWT Hadimulyo Barat Puskesmas Iringmulyo dengan WASH ni HCF ,ujar Eko Hendro”

Eko Hendro menyampaikan rasa syukurnya atas penilaian yang diberikan” Alhamdulillah, hari ini kami mendapatkan penilaian dari tim verifikasi terkait STBM Award 2024. Penghargaan ini adalah pengakuan atas kerja keras seluruh elemen kota, dan kami berharap kali ini bisa mencapai tingkat yang lebih tinggi, bahkan jika memungkinkan hingga ke tingkat Paripurna,” ungkap Eko Hendro
Dengan berbagai inovasi dan pencapaian yang telah dilakukan, Kota Metro optimis dapat kembali meraih penghargaan ini untuk ketiga kalinya, sekaligus terus berupaya meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan bagi seluruh warganya.

Sementara Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Metro, Diah Meirawati,SKM.,MKes menambahkan bahwa kegiatan verifikasi lapangan ini merupakan lanjutan serangkaian dari self assesment dokumen yang telah dilakukan oleh tim Kementerian Kesehatan pada Agustus lalu, di mana Kota Metro masuk nominasi untuk menentukan peringkat dalam STBM Award 2024.
Menurut Diah Meira, untuk mewujudkan itu semua tentu dituntut adanya komitmen pemerintah terkait dengan regulasi, kebijakan-kebijakan program dan anggaran sampai ke tingkat kelurahan, dan yang terpenting, lanjutnya, adalah sejauh mana peran masyarakat dan pengusaha dalam STBM bisa terwujud dengan baik, melalui penerapan lima pilar yaitu Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS), Pengelolaan Air Limbah Domestik Rumah Tangga (PALDRT), Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga (PAMMRT), Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (PSRT) dan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS).