Sebagai salah satu dari rangkaian kegiatan Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahap ke-II Tahun 2024 di Kota Metro, maka hari ini dilaksanakan kunjungan langsung ke lapangan oleh Tim Penilai Independen (TPI) Prof. Dr. Mudrajad Kuncoro, M.Soc.Sc dan Tim Penilai Utama (TPU) Uke Mohammad Hussein, S.Si, MPP dari Bappenas RI., (Kamis,21/03/2024).

Kunjungan lapangan ini berfokus untuk mengkonfirmasi dan menggali infomasi lebih dalam lagi dari perspektif stakeholders terkait, terhadap pencapaian sasaran pembangunan daerah dan inovasi daerah yang menjadi unggulan, di antara nya dalam sektor kesehatan, tim penilai melaksanakan kunjungan lapangan di Puskesmas Ganjar Agung dan RSUD Jend. A. Yani Metro.
Wali Kota Metro, Wahdi menjelaskan, PPD merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah pusat kepada pemerintah provinsi, kabupaten dan kota yang telah berhasil dengan baik dalam perencanaan, pencapaian pelaksanaan, dan inovasi pembangunan.
“Jadi pemerintah pusat memberikan apresiasi kepada daerah yang telah berhasil melakukan inovasi dalam pembangunan melalui PPD ini. Adanya PPD ini tentu akan menjadi semangat untuk kita daerah dalam memajukan pembangunannya,” jelasnya.

Wahdi mengatakan, dalam penilaian PPD tahun ini, pihaknya memaparkan salah satu program inovasi Wali Kota Metro yaitu Jaringan Masyarakat Peduli Anak dan Ibu (Jamapai) MEWS Integrated yang merupakan program pembangunan kesehatan dan SDM untuk generasi emas Metro cemerlang (Gemerlang).
“Pembangunan itu bukan hanya fisik seperti infrastruktur, tetapi juga diukur dari pertumbuhan ekonomi dan PDRB per kapita, tingkat pengangguran terbuka dan jumlah penganggur, angka kemiskinan, IPM, ketimpangan antar kelompok pendapatan dan ketimpangan regional, pelayanan publik, keamanan dan ketertiban, pengelolaan keuangan, transparansi dan akuntabilitas serta capaian pembangunan spesifik daerah,” ucapnya.
Wahdi berharap, melalui PPD ini kedepan pemerintah daerah bisa berinovasi dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. Selain itu daerah dapat secara efektif dan efisien dalam rangka pencapaian sasaran pembangunan.
“Kemudian adanya kegiatan ini bisa memberikan motivasi dan pembelajaran untuk pembangunan daerah yang lebih berkualitas,” tambahnya. (*)
Kepala Bappeda Kota Metro, Anang Risgianto, S.K.M., M.Kes pada saat penilaian PPD Tahap II Tahun 2024 mengatakan bahwa Penghargaan Pembangunan Daerah merupakan penghargaan yang bergengsi, dimana tujuan dari PPD adalah mendorong pemerintah daerah untuk menyusun dokumen perencanaan yang konsisten, komprehensif, terukur, dan dapat dilaksanakan.
“Yang tak kalah penting memastikan mekanisme penyusunan dokumen perencanaan, apalagi banyak ketentuan yang harus diperhatikan saat menyusunan dokumen perencanaan,” kata Anang
Anang menambahkan bahwa Materi Penilaian Tahap II PPD yang dinilai oleh Penilai Independen meliputi aspek pencapaian pembangunan, kualitas dokumen RKPD Tahun 2024, proses penyusunan dokumen RKPD yang melibatkan stakeholders, serta Inovasi daerah.
Dari proses yang tadi sudah berlangsung tentunya menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami dan juga menjadi evaluasi dan masukan dari para dewan juri untuk bagaimana kami meningkatkan kualitas perencanaan pembagunan Kota Metro ke depan.”Ujar Anang”.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes mengatakan terkait kesehatan, terdapat Aplikasi MEWS OBSTETRI (mw) Maternal Early Warning sistem Modifikasi Wahdi Jama-Pai adalah aplikasi modifikasi terkini ciptaan Wali Kota Metro, dr. Wahdi,Sp.OG(K),M.H,

Aplikasi MEWS OBSTETRI (mw) Maternal Early Warning sistem Modifikasi Wahdi Jama-Pai memiliki manfaat sebagai deteksi dini terhadap kegawatdaruratan kesehatan spesialisasi pada obstetri untuk mencegah tiga keterlambatan yaitu terlambat mengenal bahaya, terlambat merujuk dan terlambat mendapatkan pertolongan cepat di tempat rujukan.”ujar Eko Hendro”.
Eko Hendro menambahkan dengan ada-nya Inovasi Jama-Pai dapat signifikan dalam mengurangi angka kematian ibu dan bayi. Angka kematian tercatat menurun melampaui SDG 2030 karena ada upaya gotong royong bersama melalui Jama Pai.