
Dinas Kesehatan Kota Metro melalui Subtansi Promosi Kesehatan & PM dan Subtansi Kesga & Gizi Dinas Kesehatan Kota Metro secara terintegrasi melaksanakan kegiatan Pembinaan kader posyandu balita tahun 2023 dilaksankan pada 4 April – 18 April Tahun 2023 sesuai jadwal.

Kegiatan Pembinaan Kader Rabu, 05/04/2023 bertempat di posyandu Nusa Indah wilayah Kerja Puskesmas Purwosari dalam kegiatan pembinaan ini langsung diberi arahan oleh Subtansi Promosi Kesehatan & Subtansi Kesga Gizi Dinas Kesehatan Kota Metro diikuti oleh kader posyandu balita di posyandu Nusa Indah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr. Eko Hendro Saputra, ST.,M.Kes, Melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Metro, Diah Meirawati,SKM.,MKes menyampaikan Kegiatan pembinaan kader posyandu adalah salah satu kegiatan upaya kesehatan masyarakat tujuan diadakannya pembinaan kader posyandu ini adalah untuk meningkatkan kapasitas kader dan pengetahuan kader dalam melaksanakan tugasnya seperti pemberian makanan tambahan pada balita dalam rangka peningkatan gizi, pembinaan administrasi, pemeriksaan rutin balita dan penyuluhan, melalui kegiatan pembinaan kader posyandu ini diharapkan peran posyandu sebagai ujung tombak pemantauan status gizi di masyarakat dapat lebih optimal.

Dalam Kegiatan Pembinaan Kader Posyandu Balita ini juga di adakan Sosialisasi tentang Program Jaringan Masyarakat Peduli Anak dan Ibu (JAMA-PAI) Kota Metro.
Sosialisasi Jama Pai di Posyandu ini juga meningkatkan pemahaman Kader Posyandu dalam pencegahan dan penanggulangan stunting,tujuan utama dari Jama-PAI yaitu mewujudkan Generasi Emas Metro Cemerlang, Karena itu, seluruh instansi terkait harus gencar mensosialisasikan program ini kepada masyarakat.

Melalui Subkoordinator Subtansi Promosi Kesehatan dan PM Dinas Kesehatan Kota Metro, Maryanto,SKM mengatakan, bahwa Kegiatan yang dilakukan saat pembinaan adalah kami menyampaikan Kader Posyandu berperan sebagai penggerak dan penyuluh kesehatan masyarakat, sehingga masyarakat tau, mau dan mampu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat , secara teknis tugas kader yang terkait dengan pembangunan kesehatan masyarakat melakukan pendataan balita, melakukan pengukuran antropometri yang salah satunya adalah melakukan penimbangan dan dicatat dalam Kartu Menuju Sehat (KMS), melakukan konseling gizi, menyediakan PMT, serta melakukan pencatatan dan pelaporan yang selanjutnya akan diberikan pada petugas kesehatan di Puskesmas.
Peningkatan kapasitas kader posyandu sangatlah penting untuk memberikan pengetahuan tentang tugas dan peran kader posyandu, sehingga diharapkan kedepan pelayanan posyandu akan lebih baik.
Kader posyandu sebagai perpanjangan tangan Dinas Kesehatan dan Puskesmas dalam memantau tumbuh kembang anak harus berperan lebih aktif untuk menciptakan generasi muda yang lebih produktif.

Semoga kegiatan pembinaan posyandu ini dapat menambah dan menyegarkan kembali pengetahuan kader akan tugas-tugas yang harus mereka lakukan di posyandu.#PromkesNewsMetro