Dinas Kesehatan Kota Metro terus berupaya melakukan percepatan penurunan angka kematian Ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), dan angka kematian balita (AKABA) melalui pemberdayaan masyarakat, melalui Subtansi Promosi Kesehatan & PM dan Subtansi Kesga & Gizi Dinas Kesehatan Kota Metro secara terintegrasi melaksanakan kegiatan Pembinaan kader posyandu balita tahun 2023 dilaksankan pada 4 April – 18 April Tahun 2023 sesuai jadwal. Kegiatan Pembinaan Kader Selasa, 11/04/2023 bertempat di posyandu Anggrek 2 wilayah Kerja Puskesmas Yosodadi dalam kegiatan pembinaan ini langsung diberi arahan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Metro diikuti oleh kader posyandu balita di posyandu Anggrek 2. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr. Eko Hendro Saputra, ST.,M.Kes, Melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Metro, Diah Meirawati,SKM.,MKes menyampaikan bahwa Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber daya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dari, oleh, untuk, dan bersama guna memberdayakan serta memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar.Posyandu sebagai perwujudan dari peran serta masyarakat tidak sertamerta hadir dan bergerak dengan sendirinya, dukungan Pemerintah terhadap keberadaan dan kesinambungan posyandu terus diupayakan.Berbagai kebijakan telah dibuat dengan bermacam kegiatan dan program yang telah dilaksanakan agar posyandu tetap eksis dan menjadi gerbang terdepan pemberdayaan masyarakat.“Upaya peningkatan peran dan fungsi posyandu menjadi tanggungjawab semua pihak termasuk kader posyandu,” terangnya.Peran kader dalam menyelenggarakan posyandu, dikatakannya sangat besar karena selain sebagai pemberi informasi kesehatan kepada masyarakat juga sebagai penggerak masyarakat untuk datang ke posyandu dan melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat. Dalam Kegiatan Pembinaan Kader Posyandu Balita ini juga di adakan Sosialisasi tentang Program Jaringan Masyarakat Peduli Anak dan Ibu (JAMA-PAI) Kota Metro.Sosialisasi Jama Pai di Posyandu ini juga meningkatkan pemahaman Kader Posyandu dalam pencegahan dan penanggulangan stunting,tujuan utama dari Jama-PAI yaitu mewujudkan Generasi Emas Metro Cemerlang, Karena itu, seluruh instansi terkait harus gencar mensosialisasikan program ini kepada masyarakat. Melalui Subkoordinator Subtansi Promosi Kesehatan dan PM Dinas Kesehatan Kota Metro, Maryanto,SKM mengatakan, bahwa Kegiatan yang dilakukan saat pembinaan adalah kami menyampaikan Kader Posyandu berperan sebagai penggerak dan penyuluh kesehatan masyarakat, sehingga masyarakat tau, mau dan mampu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat , secara teknis tugas kader yang terkait dengan pembangunan kesehatan masyarakat melakukan pendataan balita, melakukan pengukuran antropometri yang salah satunya adalah melakukan penimbangan dan dicatat dalam Kartu Menuju Sehat (KMS), melakukan konseling gizi, menyediakan PMT, serta melakukan pencatatan dan pelaporan yang selanjutnya akan diberikan pada petugas kesehatan di Puskesmas. Peningkatan kapasitas kader posyandu sangatlah penting untuk memberikan pengetahuan tentang tugas dan peran kader posyandu, sehingga diharapkan kedepan pelayanan posyandu akan lebih baik. Kader posyandu sebagai perpanjangan tangan Dinas Kesehatan dan Puskesmas dalam memantau tumbuh kembang anak harus berperan lebih aktif untuk menciptakan generasi muda yang lebih produktif. Guna memperdayakan masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi,” terangnya .#PromkesNewsMetro Kontributor Artikel PromkesDinkesMetro
Dinkes Metro Melalui Bidang Kesmas Aktif Mendampingi Posyandu
Dinas Kesehatan Kota Metro melalui Subtansi Promosi Kesehatan & PM dan Subtansi Kesga & Gizi Dinas Kesehatan Kota Metro secara terintegrasi melaksanakan kegiatan Pembinaan kader posyandu balita tahun 2023 dilaksankan pada 4 April – 18 April Tahun 2023 sesuai jadwal. Kegiatan Pembinaan Kader Senin, 10/04/2023 bertempat di posyandu Palapa wilayah Kerja Puskesmas Tejoagung dalam kegiatan pembinaan ini langsung diberi arahan oleh Subtansi Promosi Kesehatan & Subtansi Kesga Gizi Dinas Kesehatan Kota Metro diikuti oleh kader posyandu balita di posyandu Palapa. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr. Eko Hendro Saputra, ST.,M.Kes, Melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Metro, Diah Meirawati,SKM.,MKes menyampaikan Kegiatan pembinaan kader posyandu adalah salah satu kegiatan upaya kesehatan masyarakat tujuan diadakannya pembinaan kader posyandu ini adalah untuk meningkatkan kapasitas kader dan pengetahuan kader dalam melaksanakan tugasnya seperti pemberian makanan tambahan pada balita dalam rangka peningkatan gizi, pembinaan administrasi, pemeriksaan rutin balita dan penyuluhan, melalui kegiatan pembinaan kader posyandu ini diharapkan peran posyandu sebagai ujung tombak pemantauan status gizi di masyarakat dapat lebih optimal. Dalam Kegiatan Pembinaan Kader Posyandu Balita ini juga di adakan Sosialisasi tentang Program Jaringan Masyarakat Peduli Anak dan Ibu (JAMA-PAI) Kota Metro.Sosialisasi Jama Pai di Posyandu ini juga meningkatkan pemahaman Kader Posyandu dalam pencegahan dan penanggulangan stunting,tujuan utama dari Jama-PAI yaitu mewujudkan Generasi Emas Metro Cemerlang, Karena itu, seluruh instansi terkait harus gencar mensosialisasikan program ini kepada masyarakat. Melalui Subkoordinator Subtansi Promosi Kesehatan dan PM Dinas Kesehatan Kota Metro, Maryanto,SKM mengatakan, bahwa Kegiatan yang dilakukan saat pembinaan adalah kami menyampaikan Kader Posyandu berperan sebagai penggerak dan penyuluh kesehatan masyarakat, sehingga masyarakat tau, mau dan mampu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat , secara teknis tugas kader yang terkait dengan pembangunan kesehatan masyarakat melakukan pendataan balita, melakukan pengukuran antropometri yang salah satunya adalah melakukan penimbangan dan dicatat dalam Kartu Menuju Sehat (KMS), melakukan konseling gizi, menyediakan PMT, serta melakukan pencatatan dan pelaporan yang selanjutnya akan diberikan pada petugas kesehatan di Puskesmas. Peningkatan kapasitas kader posyandu sangatlah penting untuk memberikan pengetahuan tentang tugas dan peran kader posyandu, sehingga diharapkan kedepan pelayanan posyandu akan lebih baik. Kader posyandu sebagai perpanjangan tangan Dinas Kesehatan dan Puskesmas dalam memantau tumbuh kembang anak harus berperan lebih aktif untuk menciptakan generasi muda yang lebih produktif. Semoga kegiatan pembinaan posyandu ini dapat menambah dan menyegarkan kembali pengetahuan kader akan tugas-tugas yang harus mereka lakukan di posyandu.#PromkesNewsMetro Kontributor Artikel PromkesDinkesMetro
Update situasi DBD dan Malaria, Dinkes lakukan bimtek/OJT Aplikasi SIARVI, Silantor dan Esismal Malaria Dinkes Metro
Dinas Kesehatan Kota Metro melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Subkoordinator P2PM laksanakan Bimtek Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular khususnya DBD dan Malaria Triwulan 2 Tahun 2023 di Puskesmas Se-Kota Metro dilaksanakan sesuai jadwal. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr. Eko Hendro Saputra, ST.,M.Kes, Melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Metro, Verawati Nasution, SKM.,M.Kes, menyampaikan Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular potensial wabah sehingga diperlukan upaya pencegahan dan pengendalian secara tepat. Upaya tesebut membutuhkan komitmen kerjasama yang baik antara dinas terkait, lintas sektor dan dukungan masyarakat sekitar. Dalam upaya pengendalian vektor DBD dan Malaria, Dinkes Kota Metro melakukan Bimbingan Teknis/OJT Aplikasi SIARVI, SILANTOR dan Evaluasi Pelaporan DBD dan Malaria di Aula Puskesmas Mulyojati dan Puskesmas Ganjar Agung , Rabu (05/04/2023). Dalam Kesempatan ini hadir juga Subkoordinator Subtansi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Surtini S.ST menyampaikan SIARVI digunakan untuk memantau perkembangan kasus Dengue dan Abovirus lainnya seperti Cikungunya ,JE dan ZIKA sedangkan untuk Silantor merupakan sistem yang dikembangkan dalam rangka kewaspadaan dini terhadap penyakit tular vektor dan zoonotik termasuk Dengue, Malaria dan Leptospirosis. Sistem ini berbasis web dan android. Melalui Aplikasi SIARVI dan SILANTOR ini secara teknis tenaga kesehatan di Puskesmas mengumpulkan data vektor dan penemuan kasus DBS dan Malaria di wilayah kerjanya. Setelah itu data diinput ke dalam Aplikasi dan akan terintegrasi ke Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota ,Provinsi, sampai ke Pemerintah Pusat. Data yang dihasilkan SILANTOR dapat menggambarkan kepadatan vektor, dapat diketahui potensi penyakit yang ada sehingga dapat dilakukan upaya pencegahannya sedini mungkin sedangkan data yang dihasilkan SIARVI dapat memantau perkembangan kasus DBD sehingga upaya penanggulangannya dapat lebih maksimal. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi acuan Pemerintah Kota Metro dalam percepatan pengendalian kasus DBD di Kota Metro Upaya optimalisasi Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J) dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus.#PromkesNewsDinkesMetro Kontributor PromkesNewsDinkesMetro
Tingkatkan Layanan Kesehatan Primer, Promkes & Kesga Gizi Lakukan Pembinaan Kader di Posyandu Nusa Indah – Dinkes Metro
Dinas Kesehatan Kota Metro melalui Subtansi Promosi Kesehatan & PM dan Subtansi Kesga & Gizi Dinas Kesehatan Kota Metro secara terintegrasi melaksanakan kegiatan Pembinaan kader posyandu balita tahun 2023 dilaksankan pada 4 April – 18 April Tahun 2023 sesuai jadwal. Kegiatan Pembinaan Kader Rabu, 05/04/2023 bertempat di posyandu Nusa Indah wilayah Kerja Puskesmas Purwosari dalam kegiatan pembinaan ini langsung diberi arahan oleh Subtansi Promosi Kesehatan & Subtansi Kesga Gizi Dinas Kesehatan Kota Metro diikuti oleh kader posyandu balita di posyandu Nusa Indah. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr. Eko Hendro Saputra, ST.,M.Kes, Melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Metro, Diah Meirawati,SKM.,MKes menyampaikan Kegiatan pembinaan kader posyandu adalah salah satu kegiatan upaya kesehatan masyarakat tujuan diadakannya pembinaan kader posyandu ini adalah untuk meningkatkan kapasitas kader dan pengetahuan kader dalam melaksanakan tugasnya seperti pemberian makanan tambahan pada balita dalam rangka peningkatan gizi, pembinaan administrasi, pemeriksaan rutin balita dan penyuluhan, melalui kegiatan pembinaan kader posyandu ini diharapkan peran posyandu sebagai ujung tombak pemantauan status gizi di masyarakat dapat lebih optimal. Dalam Kegiatan Pembinaan Kader Posyandu Balita ini juga di adakan Sosialisasi tentang Program Jaringan Masyarakat Peduli Anak dan Ibu (JAMA-PAI) Kota Metro.Sosialisasi Jama Pai di Posyandu ini juga meningkatkan pemahaman Kader Posyandu dalam pencegahan dan penanggulangan stunting,tujuan utama dari Jama-PAI yaitu mewujudkan Generasi Emas Metro Cemerlang, Karena itu, seluruh instansi terkait harus gencar mensosialisasikan program ini kepada masyarakat. Melalui Subkoordinator Subtansi Promosi Kesehatan dan PM Dinas Kesehatan Kota Metro, Maryanto,SKM mengatakan, bahwa Kegiatan yang dilakukan saat pembinaan adalah kami menyampaikan Kader Posyandu berperan sebagai penggerak dan penyuluh kesehatan masyarakat, sehingga masyarakat tau, mau dan mampu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat , secara teknis tugas kader yang terkait dengan pembangunan kesehatan masyarakat melakukan pendataan balita, melakukan pengukuran antropometri yang salah satunya adalah melakukan penimbangan dan dicatat dalam Kartu Menuju Sehat (KMS), melakukan konseling gizi, menyediakan PMT, serta melakukan pencatatan dan pelaporan yang selanjutnya akan diberikan pada petugas kesehatan di Puskesmas. Peningkatan kapasitas kader posyandu sangatlah penting untuk memberikan pengetahuan tentang tugas dan peran kader posyandu, sehingga diharapkan kedepan pelayanan posyandu akan lebih baik. Kader posyandu sebagai perpanjangan tangan Dinas Kesehatan dan Puskesmas dalam memantau tumbuh kembang anak harus berperan lebih aktif untuk menciptakan generasi muda yang lebih produktif. Semoga kegiatan pembinaan posyandu ini dapat menambah dan menyegarkan kembali pengetahuan kader akan tugas-tugas yang harus mereka lakukan di posyandu.#PromkesNewsMetro Kontributor Artikel PromkesDinkesMetroo
Kadinkes Kota Metro Hadiri Kegiatan Kunjungan Tim Penilai Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) -Dinkes Kota Metro
Pemerintah Kota (Pemko) Metro mengikuti penilaian tahap ketiga Penghargaan Perencanaan Pembangunan Daerah Nasional Tahun 2023. Tim penilai utama, tim penilai independen dan tim penilai teknis tingkat nasional mengunjungi Kota Metro untuk penilaian itu pada 5 dan 6 April 2023. Kota Metro membawa inovasi Jama Pai dalam kegiatan tahunan yang digelar oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) ini. Pada hari ini tim penilai independen mengunjungi Posyandu Kemuning di Kelurahan Rejomulyo , Lanjut Ke Omah Peluk, Sentra UMKM di Rejomulyo, Olahan Bunga Telang KWT Kelurahan Rejomulyo, kemudian Kunjungan Arseti (Arisan Sedot Tinja) Inovasi TP PKK Kota Metro, Selanjutnya Penilaian Kunjungan ke Puskesmas Margorejo, RSUD A.Yani dan Kunjungan ke peternak kambing Susu Etawa di Yosodadi. Ketua Tim Penilai Utama PPD tahap III Agustin Arry Yanna mengatakan, kunjungan penilaian itu merupakan tindaklanjuti Surat Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Nomor: 04793/ME.02.05/D.9/T/03/2023 tentang Penilaian Tahap III Verifikasi Tingkat Kota Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2023.“Kota Metro termasuk salah satu kota yang lolos sampai pada tahap III yaitu tahap dilakukan verifikasi dan kunjungan lapangan oleh Tim Penilai Utama dan Tim Penilai Independen berdasarkan bukti-bukti yang ada di lapangan,” katanya. Pada hari kedua, verifikasi dilakukan melalui mekanisme Focus Group Discussion (FGD) semua stakeholders pembangunan daerah. Di antaranya melakukan penilaian terhadap implementasi kebijakan, inovasi, dan program unggulan yang dikembangkan Pemerintah Kota Metro. Dalam sambutannya, Walikota Kota Metro dr. H. Wahdi, Sp.OG., M.H menyampaikan, terima kasih kepada Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas karena Kota Metro bisa mengikuti proses penilaian tahap ketiga. “Hal ini merupakan sebuah kebanggaan bagi Kota Metro. Dari 14 kota yang mengikuti penilaian tahap ke II, Alhamdulillah Kota Metro masuk top 10 kota terbaik nasional dan berhak mengikuti penilaian tahap akhir,” katanya. Penilaian akhir terdiri dari verifikasi lapangan dan FGD dengan stakeholders pembangunan Kota Metro. “Kami berharap proses penilaian tahap III ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, dan semoga Kota Metro memperoleh hasil maksimal dalam penilaian PPD tahun 2023 ini,” ujarnya. Wahdi bersama seluruh unsur pemerintahan beserta seluruh komponen masyarakat Kota Metro bertekad akan selalu menyempurnakan ikhtiar untuk mengoptimalkan capaian pembangunan Kota Metro kedepannya. “Kepada tim penilai kami juga mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya, bahwa bagi kami momen penilaian PPD ini menjadi proses pembelajaran yang sangat berharga bagi Kota Metro. Apapun hasil penilaian ini, telah menjadi motivasi yang kuat bagi kami untuk melakukan yang lebih baik untuk Kota Metro di masa yang akan datang,” ujarnya. Turut hadir, dalam kegiatan kunjungan penilaian tahap ketiga Penghargaan Perencanaan Pembangunan Daerah Nasional Tahun 2023 Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr. Eko Hendro Saputra, ST.,M.Kes di dampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kota Metro Diah Meirawati,SKM.,MKes. Kontributor:PromkesNewsMetro
PENGAJIAN RAMADHAN/TADARUS QUR’AN di OPD DINAS KESEHATAN KOTA METRO TAHUN 1444 H/2023 M
Dinas Kesehatan Kota Metro Hari Ini Rabu (29/03) mendapat giliran menggelar JADWAL PENGAJIAN RAMADHAN/TADARUS QUR’AN di OPD TAHUN 1444 H/2023 M bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kota Metro diikuti Oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Beserta Staf dan Jajaran Di Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Metro Pengajian kali ini mengusung tema “Keutamaan Ramadhan & Menuntut Ilmu di Bulan Ramadhan Melalui Majelis Ilmu”. Hadir pula Ibu dr. SILFIA NAHARANI WAHDI, Sp.KKLP.,M.M selaku Staf Ahli Walikota Bidang 1 Yang pertma acara dibuka oleh sambutan Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Bapak Dr. EKO HENDRO SAPUTRA, ST.,M.Kes dan Di lanjutkan Sambutan Oleh Ibu dr. Silfia Naharani Wahdi, Sp.KKLP.,M.M selaku Staf Ahli Walikota Bidang 1 Lalu di lanjutkan dengan dengan pembacaan al-quran secara Bersama sama dan mendengarkan tausiyah yang disampaikan oleh Ust. Haikal dimana Ust. Haikal menyampaikan “Keutamaan Bulan Suci Ramdhan serta Pentingnya menuntut Ilmu di Dalam Majelis Ilmu” Dengan pengajian ini Bapak Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr. EKO HENDRO SAPUTRA,ST.,M.Kes sampaikan sebagai momentum merubah pola pikir dari seorang ASN menjadi pelayan masyarakat, sehingga dapat meningkatkan dan membangun kinerja kita semakin hari semakin baik sebagai aparatur sipil negara dalam memproses dan mempertanggungjawabkan ibadah kita di hadapan Allah SWT maupun dihadapan manusia. Sehingga dalam bekerja mampu mengemban amanah yang dilandasi moral dan hati nurani.“Kita memegang amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan kepada Tuhan di akhirat kelak” tandasnya. “Semoga dengan adanya pengajian yang berlangsung ini, semakin mampu meningkatkan spritualitas kita dalam mengemban amanah dan penghambaan diri kita kepada Allah SWT” tambahnya lagi. Tidak lupa Bapak Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr. Eko Hendro Saputra,ST.,M.Kes menyampaikan terimakasih atas nama Dinas Kesehatan Kota Metro, atas terlaksannya pengajian yang dilakukan di tahun 2023 ini.
PENGAJIAN RAMADHAN/TADARUS QUR’AN di OPD DINAS KESEHATAN KOTA METRO TAHUN 1444 H/2023 M
Dinas Kesehatan Kota Metro Hari Ini Rabu (29/03) mendapat giliran menggelar JADWAL PENGAJIAN RAMADHAN/TADARUS QUR’AN di OPD TAHUN 1444 H/2023 M bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kota Metro diikuti Oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Beserta Staf dan Jajaran Di Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Metro Pengajian kali ini mengusung tema “Keutamaan Ramadhan & Menuntut Ilmu di Bulan Ramadhan Melalui Majelis Ilmu”. Hadir pula Ibu dr. SILFIA NAHARANI WAHDI, Sp.KKLP.,M.M selaku Staf Ahli Walikota Bidang 1 Yang pertma acara dibuka oleh sambutan Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Bapak Dr. EKO HENDRO SAPUTRA, ST.,M.Kes dan Di lanjutkan Sambutan Oleh Ibu dr. Silfia Naharani Wahdi, Sp.KKLP.,M.M selaku Staf Ahli Walikota Bidang 1 Lalu di lanjutkan dengan dengan pembacaan al-quran secara Bersama sama dan mendengarkan tausiyah yang disampaikan oleh Ust. Haikal dimana Ust. Haikal menyampaikan “Keutamaan Bulan Suci Ramdhan serta Pentingnya menuntut Ilmu di Dalam Majelis Ilmu” Dengan pengajian ini Bapak Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr. EKO HENDRO SAPUTRA,ST.,M.Kes sampaikan sebagai momentum merubah pola pikir dari seorang ASN menjadi pelayan masyarakat, sehingga dapat meningkatkan dan membangun kinerja kita semakin hari semakin baik sebagai aparatur sipil negara dalam memproses dan mempertanggungjawabkan ibadah kita di hadapan Allah SWT maupun dihadapan manusia. Sehingga dalam bekerja mampu mengemban amanah yang dilandasi moral dan hati nurani.“Kita memegang amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan kepada Tuhan di akhirat kelak” tandasnya. “Semoga dengan adanya pengajian yang berlangsung ini, semakin mampu meningkatkan spritualitas kita dalam mengemban amanah dan penghambaan diri kita kepada Allah SWT” tambahnya lagi. Tidak lupa Bapak Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr. Eko Hendro Saputra,ST.,M.Kes menyampaikan terimakasih atas nama Dinas Kesehatan Kota Metro, atas terlaksannya pengajian yang dilakukan di tahun 2023 ini.
SERAH TERIMA JABATAN KEPALA DINAS KESEHATAN KOTA METRO
Dinas Kesehatan Kota Metro menggelar serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Dinas pada Hari Selasa (28/03). Sertijab berlangsung di Aula Kantor Dinas Kesehatan Kota Metro dengan dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Bapak M.SUPRIADI,SH.MM, selaku Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro dan Bapak Sekrtaris Daerah Kota Metro Ir. Bangkit Haryo Utomo, M.T serta pejabat struktural dan staff dinas Kesehatan Kota Metro. Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan yang baru, Bapak Dr. Eko Hendro Saputra, ST.,M.Kes dalam sambutannya mengajak untuk dapat bekerjasama dan berharap kehadirannya di Dinas Kesehatan Kota Metro bisa memberi manfaat bagi orang banyak dan kedepannya Dinas Kesehatan dapat berkembang menjadi lebih baik lagi dan Menjadi Super Tim seperti apa yang diharapkan oleh Masyarakat di Kota Metro. Keluarga Besar Dinas Kesehatan Kota Metro mengucapkan terimakasih kepada Bapak Asisten I M.Supriadi, SH.MM atas bimbingan, arahan dan dedikasi selama memimpin di Dinas Kesehatan Kota Metro Terhitung Selama 3 (Tiga) Bulan 5 (Lima) Hari dan Kami ucapkan selamat bertugas kembali kepada Bapak Asisten I M.Supriadi, SH.MM. Sementara itu Bapak Setda Kota Metro Ir. Bangkit Haryo Utomo, M.T dalam sambutannya mengajak untuk lebih maksimal lagi dalam melakukan pelayanan dan lebih ramah lagi kepada masyarakat, sehingga masyarakat senang apabila melakukan kunjungan ke Fasilitas Kesehatan yang ada di Kota Metro, Tak Lupa Bapak Setda Kota Metro Ir. Bangkit Haryo Utomo, M.T mengingatkan apabila terdapat masalah dapat diselesaikan secara bertahap baik dari Ka.Sub.Bag/Sub.Koord, Kabid, Sekretaris dan Kepala Dinas Kesehatan. Sekali Lagi Bapak Setda Kota Metro Ir. Bangkit Haryo Utomo, M.T mengucapkan selamat bertugas kepada Kepala Dinas Kesehatan yang Baru Bapak Dr. Eko Hendro Saputra, ST.,M.Kes semangat dan selalu senang dalam menghadapi tantangan kedepan, dan diucapkan pula Terimakasih kepada Asisten I Bidang Pemerintahan Bapak M.SUPRIADI,SH.MM, selaku Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro. Admin/MR
KEGIATAN LUAR GEDUNG POSYANDU DAN PENYULUHAN TBC DI POSYANDU PERGIWO
Kegiatan posyandu dan manfaatnya bisa diperoleh tanpa mengeluarkan biaya, sehingga sangat meringankan beban ekonomi masyarakat. Selain itu, posyandu juga memiliki banyak manfaat lain yang meliputi : Posyandu juga dapat menjadi sarana bagi para ibu untuk menambah pengetahuan dan berbagi pengalaman tentang kesehatan ibu dan anak, baik dengan petugas kesehatan maupun dengan peserta posyandu lainnya. Dengan pengetahuan yang baik, diharapkan kualitas kesehatan ibu dan anak dapat meningkat. Kegiatan posyandu dan manfaatnya bisa semakin dirasakan jika diikuti secara rutin. Jika berminat mengikuti kegiatan posyandu, Anda bisa menanyakan jadwal pelayanannya kepada pengurus RT/RW, kader posyandu setempat, atau puskesmas di lingkungan tempat tinggal Anda. Posyandu tanggal 24 Maret 2023 di laksanakan rutin setiap bulan di tanggal 23 Maret Sehubungan dengan bertepatan dengan hari cuti bersama makan kegiatan Posyandu Pergiwo di laksanakan pada tanggal 24 Maret dan diisi dengan penyluhan tentang TBC yang di sampaikan oleh dr Nisa. Kegiatan hari ini di hadiri oleh seluruh masyarakat RW 01 Mulyosari yang memilki balita, pada kegiatan hari ini di hadiri 25 balita Pada kegiatan hari ini dokter dari Puskesmas Mulyojati juga memberikan penyuluhan tentang TBC adapun yang dokter sampaikan tentang ciri-ciri TBC, penyebab, gejala, resiko, diagnosis serta cara pencegahan dan pengobatannya penyakit TBC. beberapa yang di sampaikan oleh dr Nisa yang merupakan dokter dari Puskemas Mulyojati yaitu “TBC merupakan penyakit menular yang ditularkan melalui udara Bakteri TB ditularkan melalui droplet yang terinfeksi di udara. Begitu tetesan ini memasuki udara, siapa pun di dekatnya dapat menghirupnya. Seseorang dengan TB dapat menularkan bakteri melalui bersin, batuk, berbicara, dan nyanyian. dari namun ibu-ibu tidak perlu khawatir karena penyakit TBC dapat di sembuhkan dengan mengkonsumsi obat rutin dan konsultasi dengan dokter dan juga dapat mendapatkan pengobatan secara gratis di UPTD Puskesmas Mulyojati”.
Peringati Hari TBC Sedunia, RSUD A.Yani Metro Gelar Penyuluhan TBC Anak – Dinkes Kota Metro
Memperingati Hari Tuberkulosis (TBC) Sedunia setiap 24 Maret, Dinas Kesehatan Kota Metro dan RSUD Ahmad Yani Metro menggelar penyuluhan TBC anak. Penyuluhan dilakukan di RSUD A.Yani di Ruang Poliklinik Anak. Dinas Kesehatan Kota Metro Dalam Memperingati Hari TBC menggelar penyuluhan tentang TBC anak kepada seluruh Fasyankes se-Kota Metro dalam Rangka memperingati Hari TBC se-Dunia tahun 2023, Senin (24/03/2023) Kegiatan tersebut bekerja sama dengan organisasi Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Cabang Kota Metro dan Kopi TB ( Koalisi Organisasi Profesi Indonesia untuk Penanggulangan TBC) gabungan dari beberapa organisasi profesi yang mempunyai komitmen, mendukung dan terlibat langsung dalam upaya penanggulangan TBC di kota Metro.Dengan tema “Tema peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia di tahun 2023 ini adalah “Yes! We Can End TB”. Tema ini digaungkan dengan tujuan untuk memberikan harapan dan dorongan untuk para pemimpin-pemimpin dunia untuk bisa meningkatkan investasi guna melawan epidemi tuberkulosis. Dalam sambutannya, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Bapak M Supriadi,SH MM, menyampaikan tingginya penemuan kasus Tuberkolosis (TBC) anak menunjukkan banyaknya sumber penularan pada orang dewasa yang belum ditemukan. Investigasi kontak merupakan salah satu cara menemukan pasien TB secara aktif. Untuk itu, upaya tersebut terus dilakukan pada keluarga. Namun, penyakit ini dapat disembuhkan dengan minum obat secara teratur dengan rentan waktu 6-9 bulan. “Penyakit ini tidak pandang siapa saja bisa terkena. Bahkan pada anak-anak maka dari itu kita harus memutus mata rantai penularannya,” ungkapnya. Kepala Bidang Pencegahan Penanggulanan Penyakit Menular Dinkes Metro, Verawati Nasution,SKM.,MKes menyebutkan seminar ini dengan tujuan agar masyarakat peduli dan sadar untuk mendeteksi secara dini TBC pada anak guna mendukung salah satu upaya proses eliminasi TBC tahun 2030. TB pada anak biasanya tertular dari kontak erat orang dewasa. Selain itu, faktor risiko yang berperan penting dalam penularannya ialah status gizi dan status imunisasi BCG. TBC pada anak tidak menular dikarenakan anak-anak cenderung memiliki sedikit bakteri dalam sekresi lendir dan batuknya pun tidak terlalu efektif untuk mengakibatkan berkembangnya bakteri. Gejala TBC pada anak lebih sulit didiagnosis karena pada anak jarang ditemukan gejala batuk berdahak seperti pada orang dewasa. “Kita terus berusaha untuk memutus mata rantai penularannya. Karena ada penelitian yang menyebutkan jika TB ini tidak dapat tertular melalui anak-anak berarti orang dewasa yg harus kita lakukan pemeriksaan secara intens. Dalam Kesempatan Kegiatan ini hadir juga Subkoordinator Subtansi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Surtini S.ST menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan Kota Metro akan melakukan penyuluhan TBC secara serentak yang rencananya akan dilaksanakan di seluruh fasilitas kesehatan se Kota Metro hari ini 24 maret Tahun 2023 ini. Selain itu, pada bulan yang sama juga akan dilaksanakan Gebyar Skrining TBC oleh puskesmas se Kota Metro, Beraksi pada sekolah, perkantoran dan pondok pesantren dan Lapas. Aksi tersebut merupakan salah satu upaya optimalisasi penemuan terduga dan kasus TBC di Kota Metro. Upaya penemuan kasus aktif juga dilakukan melalui skrining TBC di Lapas/Rutan, warga sekolah, panti sosial, dan pekerja. Penyuluhan oleh dokter spesialis anak dr. Rachman Indra Jaya,Sp.Aini merupakan bentuk partisipasi RSUD A.Yani dalam Gelaran Nasional yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia. Tujuan kegiatan ini agar masyarakat lebih peduli dan sadar mengingat penyakit TBC masih dikategorikan sebagai epidemi di dunia, termasuk di Indonesia. Dalam penyuluhannya, dr. Rachman Indra Jaya,Sp.Amengatakan TBC merupakan penyakit menular yang bukan berasal dari keturunan. Melainkan disebabkan adalah kuman TBC atau microbacterium tuberculosis. Anak-anak dapat tertular TBC melalui droplet seperti penyebaran virus Covid-19. Bakteri tersebut bisa hinggap ke tubuh orang sekitar baik ke anak-anak maupun orang dewasa. “Cara penularannya melalui droplet [percik renik] mulai dari batuk, bersin, berbicara, tertawa terbahak-bahak bahkan ketika bernyanyi juga bisa menularkan. Dropletnya bisa menempel ke mikrofon misalnya saat bernyanyi atau di tempat-tempat lain dan virusnya bisa bertahan 24 jam dalam ruangan ber-AC atau tertutup,” jelas dr. Rachman Indra. dr. Rachman Indra mengatakan pasien dewasa yang memiliki riwayat TBC aktif bisa menularkan kepada 10-15 orang di sekelilingnya tiap tahunnya. Sementara jika terkena droplet, orang tersebut tak selalu bisa langsung terinfeksi. Bisa saja seseorang tetap sehat, jika seluruh kuman TBC dapat dimusnahkan oleh sistem pertahanantubuh Editor: PromkesNewsDinkesMetro

