Selasa (07 Maret 2023), UPTD Puskesmas Tejoagung, Aksi Bergizi terintegrasi Lintas program dan Lintas Sektor. Tidak hanya Program Gizi tapi juga menggandeng Program Remaja, Program Jiwa dan Program PTM, ikut serta dalam kegiatan tersebut juga yaitu Dinas Kesehatan Kota Metro. Aksi Bergizi kali ini bertempat di SMA Negeri 4 Metro. Kepala Sekolah beserta pihak sekolah sangat mendukung kegiatan pada hari ini. Terdapat 3 aksi dalam kegiatan ini yaitu, aktifitas fisik (senam bersama), sarapan gizi seimbang dan minum Tablet Tambah Darah. Ahli gizi Puskesmas Tejoagung memberikan edukasi tentang gizi seimbang dan Isi Piringku pada remaja. Bekal yang dibawa para murid masih jauh dari gizi seimbang karena ada yang tidak suka makan sayur dan ada yang sedang berdiet. Remaja rentan akan anemia, salah satu cara mencegah anemia yaitu dengan minum tablet tambah darah satu butir seminggu. Dalam satu bulan mengkonsumsi sebayak 4 tablet tambah darah. Selain itu ada juga edukasi tentang Frambusia oleh Petugas UPTD Puskesmas Tejoagung. Para Murid SMA N 4 Metro juga mendapatkan pemeriksaan Co Analizer, yaitu pemeriksaan kadar karbon dioksida pada paru – paru bagi remaja yang merokok aktif dan tidak merokok.
Germas Goes to School (Aksi Bergizi di Sekolah) Pembentukan KJR dan Sosialisasi Jama-Pai Beri Motivasi dan Penguatan Ke Sekolah SMA Ahmad Dahlan Metro -Dinkes Metro
Pada hari Jumat, 03 Maret 2023 diadakan kegiatan Germas Go to School ( aksi bergizi di sekolah), Sosialisasi Jama-Pai dan Pembentukan Klub Jantung Remaja yang melibatkan siswa/siswi SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kota Metro. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Metro bekerja sama dengan Puskesmas Margorejo, KJR (Klub Jantung Remaja) Cabang Kota Metro dan TPP PKK Kota Metro , Dalam Kegiatan ini bertujuan agar kegiatan ini antara lain untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang pentingnya asupan zat besi di usia remaja selain pencegahan anemia. Selain itu, bertujuan untuk pendistribusian konsumsi tablet tambah darah bagi remaja putri. Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Bapak M Supriadi,SH MM, Melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Metro dan Selaku Ketua Klub Jantung Remaja Kota Metro ,Diah Meirawati,SKM.,MKes Menyampaikan kegiatan aksi bergizi di sekolah ini merupakan program pendampingan, memberikan banyak pelajaran, manfaat serta dampak positif yang dapat diikuti segala usia. “Saya sangat mengapresiasi sekali kegiatan ini, karena banyak sekali pelajaran dan manfaat yang bisa kita dapat. Di mana kegiatan ini memberikan dampak positif yang dapat kita ikuti dari segala usia,” tutur Diah Meira. Kabid Kesmas juga menyampaikan tentang Program Jaringan Masyarakat Peduli Anak dan Ibu (JAMA-PAI) Kota Metro.Sosialisasi Jama Pai di Sekolah ini juga meningkatkan pemahaman Siswa/Siswi dalam pencegahan dan penanggulangan stunting,tujuan utama dari Jama-PAI yaitu mewujudkan Generasi Emas Metro Cemerlang, Karena itu, seluruh instansi terkait harus gencar menyosialisasikan program ini kepada masyarakat. Diah Meira selalu Ketua KJR Kota Metro juga dalam hal ini menyampaikan Klub Jantung Remaja (KJR) adalah suatu metode yang ditempuh untuk mempermudah koordinasi dalam pelaksanaan Gerakan Jantung Sehat Remaja, tujuan pembentukan KJR adalah terciptanya remaja kader bangsa yang sehat dan produktif. Dengan dibentuk kader-kader klub jantung sehat maupun klub jantung remaja juga diharapkan bisa membangun semangat seluruh masyarakat untuk hidup sehat dan berolahraga Turut Hadir TP PKK Kota Metro di wakili Pokja 4 ,Ibu Eka Kurniasih dalam hal ini menyampaikan sosialisasi tentang 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), Dengan ini semoga dapat memberikan edukasi dan informasi yang bermanfaat bagi siswa/siswi dimulai dari lingkungan keluarga,sekolah dalam hal pencegahan stunting di tingkat masyarakat. Subkoordinator Promosi Kesehatan & PM, Maryanto,SKM dalam kesempatan ini menyampaikan, Kegiatan Gerakan Germas Go to School (Aksi Bergizi di Sekolah) ini akan terus kita gaungkan. Tentunya, seluruh lapisan masyarakat bisa membantu untuk menurunkan stunting. Intinya, kegiatan ini menjadi upaya agar stunting bisa kita tangani. Kegiatan diawali dengan Aktivitas Fisik (Senam),dilakukan juga edukasi isi piringku (membawa bekal dan metode komunikasi antar pribadi) sehingga siswa memahami betul potensi dirinya dalam mempersiapkan kehidupan sehatnya, di lanjut sosialisasi Jama-Pai, dan Pembentukan KJR Kota Metro serta Pengenalan Senam Hip Heart Series 2. Kontributor : #PromkesNews
Dinkes Kota Metro Kampanyekan Perubahan Perilaku dengan PHBS “Bersatu Untuk Tangan Bersih Sehat”
Pemerintah Kota Metro memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) se-Dunia ke-15 Tingkat Kota Metro Tahun 2022, berlangsung di SD Negeri 11 Metro Pusat, Selasa 25/10/2022. Pada peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia ke-15 pada Tingkat Kota Metro Tahun 2022, tersebut mengandung tema Bersatu Untuk Tangan Bersih Sehat dengan Sub tema Peran Perempuan dalam Penurunan Stunting melalui Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBABS) dan CTPS. Walikota Metro Wahdi dalam sambutan mengatakan, Hari cuci tangan pakai sabun sedunia adalah peringatan tahunan yang didedikasikan untuk mengedukasi cuci tangan dengan sabun sebagai cara yang mudah, efektif, dan terjangkau untuk mencegah penyakit dan menyelamatkan banyak nyawa. Peringatan ini bertujuan untuk mendorong masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat dengan mencuci tangan memakai sabun. “Hari cuci tangan sedunia dicetuskan oleh Kementerian Cuci Tangan Global, sebagai kesempatan dalam menerapkan cara-cara kreatif untuk mendorong orang mencuci tangan dengan sabun. Peringatan Hari CTPS pertama kali diadakan pada Tahun 2008. Mencuci tangan adalah praktik yang sangat sederhana tetapi hal itu benar-benar dapat membuat perubahan besar dan menyelamatkan nyawa semenjak pandemi covid-19 mencuci tangan menjadi hal penting dalam membantu mencegah penyebaran penyakit tersebut,” jelasnya. Tak hanya itu, kebiasaan mencuci tangan sangat penting untuk diperhatikan secara terus-menerus, agar memberikan dampak yang efektif khususnya dalam rangka pencegahan penyakit pada masa pandemi covid-19, orang bermotivasi untuk cuci tangan pakai sabun dengan tujuan pencegahan penularan covid-19. “Momentum ini harus dimanfaatkan untuk dapat membuat praktik cuci tangan pakai sabun menjadi suatu kebiasaan ketika masih suasana pandemi covid-19 gerakan cuci tangan di semua instansi, sekolahan, dan semua unit sangat marah sekali. Meskipun saat ini pandemi covid-19 sudah mereda, namun gerakan cuci tangan harus tetap digelorakan di semua lini kehidupan, baik di instansi pemerintah maupun swasta, di instansi pendidikan maupun lembaga lain, harus dilaksanakan karena ini merupakan salah satu wujud kita sebagai bentuk penerapan Kebersihan sebagian dari iman,” ucap Wahdi. Tambahnya, Hari CTPS sedunia terus berkembang kampanye ini didukung oleh sekolah, pemerintah, lembaga internasional, perusahaan swasta hingga organisasi masyarakat sipil. Peringatan Hari CTPS sedunia menjadi momen penting untuk diperkuat komitmen Pemerintah Daerah dan kolaborasi dari berbagai pihak dalam mendukung pencapaian target Cuci tangan pakai sabun. . “Hal ini juga, sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia, di mana CTPS merupakan salah satu fokus utama dari program Nasional Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STMB). Dan telah terintegrasi pada beberapa program atau kampanye lainnya, seperti gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) dan usaha kesehatan sekolah (UKS),” katanya. Dalam mengakhiri sambutannya, Walikota Metro Wahdi menyampaikan rasa terima kasih terhadap Tim Penggerak PKK, Dinas Pendidikan serta OPD terkait telah semangat dalam menggelorakan gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun. “Terima kasih kepada tim penggerak PKK Dinas Kesehatan Kota Metro Dinas Pendidikan opd terkait dan anak-anak semua yang tetap semangat terus menggelorakan gerakan Cuci tangan pakai sabun semoga hal ini bermanfaat, serta selalu mendapat perlindungan-Nya,” pungkas Wahdi. Selaku ketua pelaksana peringatan Hari CTPS, Kepala Dinas Kesehatan, Erla Andrianti, menyampaikan bahwa tangan merupakan bagian tubuh yang lembab dan sering berkontak dengan kuman, sehingga tangan ini sebagai tempat penukaran penyakit. “Ada satu cara mencegah dari penularan tersebut dengan cara mencuci tangan pakai sabun. Hal ini merupakan kegiatan yang mendasar dan sederhana namun hal ini dapat berkontribusi dalam pengendalian Inflasi dan penyakit mikro organisme,” kata Erla. Lanjutnya, tujuan peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia untuk menurunkan angka kematian anak yang disebabkan oleh penyakit mikro organisme, sehingga dapat menurunkan 25% untuk penyakit pernafasan dan 50% penyakit diare. “Selain itu, dengan kegiatan hari CTPS ini terdapat 87,5% warga Metro telah melakukan mencuci tangan pakai sabun dengan baik. hal ini masih ada warga Kota Metro yang belum melaksanakan CTPS dengan baik. Untuk itu, peringatan hari CTPS ini dapat dijadikan kampanye cuci tangan baik tingkat kelurahan dan tingkat kecamatan untuk meningkatkan capaian cuci tangan pakai sabun Kota Metro,” ujar Erla di akhir laporan
Workshop Sosialisasi Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku Kota Metro
Workshop Sosialisasi Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku Kota Metro Wali Kota Metro berharap masyarakat antusias dengan adanya workshop sosialisasi strategi komunikasi perubahan perilaku kota Metro menuju sanitasi aman 2021-2026. Karena ini merupakan pemberdayaan, masyarakat dan semua harus terlibat dalam pembangunan berkelanjutan.“Mudah-mudahan masyarakat sangat antusias,” kata Wahdi saat menghadiri launching dan workshop sosialisasi strategi komunikasi perubahan perilaku Kota Metro menuju Sanitasi Aman 2021-2026, Selasa (05/07/2022). “Harapan kita pada goal yang ke 6 bisa diselesaikan pembangunan dengan berbasis lingkungan berkelanjutan,” kata dia. Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Metro Anang Risgiyanto menyampaikan untuk capaian nasional air limbah domestik tahun 2020 mencapai 79,53 persen. Rumah tangga yang memiliki akses sanitasi layak dimana didalamnya juga termasuk 7,64 persen akses aman dan praktik PHBS di tempat terbuka 6,19 persen rumah tangga.Akan tetapi perlu juga disampaikan target provinsi Lampung pada tahun 2024 untuk air limbah domestik 90 persen rumah tangga memiliki akses sanitasi layak. “Didalamnya juga termasuk 10 persen akses aman dan praktik PHBS 0 persen,” kata dia.Pemimpin Sektor Air, Sanitasi dan Kebersihan Chez SNV, Cecile Laborderie, mengatakan bahwa organisasi ini mendukung penuh komitmen Kota Metro menuju sanitasi aman. “SNV mendukung penuh komitmen ini dan bekerja sama dalam 5 komponen yaitu KWT, tata kelola, pelayanan aman dan terjangkau, perawatan, pembuangan dan penggunaan kembali yang aman,” terangnya.
Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku Kota Metro Menuju Sanitasi Aman 2021-2026
Metro, (Promkes.metrokota.go.id)–Kepala Bappeda Kota Metro, Anang Risgianto sebut capaian nasional rumah tangga yang memiliki akses sanitasi layak air limbah domestik tahun 2020 mencapai 79,53, termasuk 7,64 persen akses aman dan 6,19 persen praktik PHBS di tempat terbuka. Akan tetapi, rumah tangga yang memiliki sanitasi layak air limbah dosmetik sesuai target provinsi Lampung di tahun 2024 adalah 90 persen. “Termasuk juga di dalamnya 10 persen akses aman dan nol persen praktik PHBS,” kata Anang saat Workshop sosialisasi strategi komunikasi perubahan perilaku Kota Metro menuju sanitasi aman 2021-2026 di Aula Pemkot setempat,Selasa (05/07/2022). Dikesempatan yang sama, Sector Leader WASH Indonesia dari SNV Netherlands Development Organization, Cecile Laborderie mengatakan, bahwa pihaknya atas nama organisasi mendukung penuh komitmen Kota Metro menuju sanitasi aman. “SNV mendukung penuh komitmen ini dan bekerja sama dalam 5 komponen KWT, tata kelola, pelayanan aman dan terjangkau, perawatan, pembuangan dan penggunaan kembali yang aman,” ujarnya. Dia juga berharap, kerjasama SNV dengan dinas terkait dapat berkolaborasi mewujudkan sanitasi aman di Kota Metro. Sementara itu, Wali Kota Metro Wahdi Siradjudin menyampaikan, pemerintah terutama dinas terkait bersama SNV telah menyusun strategi komunikasi perubahan prilaku menuju sanitasi aman. “Maka untuk menuju sanitasi aman, kita perlu membangun SDM, itu yang penting. Kemudian hal lainnya adalah pembangunan dengan berbasis lingkungan yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Walikota Metro Menghadiri Workshop Sosialisasi Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku Kota Metro Menuju Sanitasi Aman 2021-2026
Walikota Metro Wahdi menghadiri Launching dan Workshop Sosialisasi Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku Kota Metro menuju Sanitasi Aman 2021-2026 di Aula Pemkot setempat, Selasa (05/07/2022). Kepala Bappeda Kota Metro Anang Risgiyanto menyampaikan untuk capaian nasional air limbah domestik tahun 2020 mencapai 79,53 persen rumah tangga yang memiliki akses sanitasi layak dimana didalamnya juga termasuk 7,64 persen akses aman dan praktik PHBS di tempat terbuka 6,19 persen rumah tangga, akan tetapi perlu juga disampaikan target di Provinsi Lampung pada tahun 2024 untuk air limbah domestik 90 persen rumah tangga memiliki akses sanitasi layak yang didalamnya juga termasuk 10 persen akses aman dan praktik PHBS 0 persen. Pemimpin Sektor Air, Sanitasi dan Kebersihan Chez SNV, Cecile Laborderie, mengatakan bahwa organisasi ini mendukung penuh komitmen Kota Metro menuju sanitasi aman. “SNV mendukung penuh komitmen ini dan bekerja sama dalam 5 komponen yaitu KWT, tata kelola, pelayanan aman dan terjangkau, perawatan, pembuangan dan penggunaan kembali yang aman,” terangnya. . Dalam hal ini, Walikota Metro Wahdi mengatakan ini merupakan strategi menyusun perubahan perilaku di Kota Metro menuju sanitasi aman. “Mudah-mudahan masyarakat sangat antusias karena ini merupakan pemberdayaan, masyarakat dan semua harus terlibat dalam pembangunan berkelanjutan, harapan kita pada goal yang ke 6 bisa diselesaikan pembangunan dengan berbasis lingkungan berkelanjutan,” ucapnya. Acara ditutup dengan penyerahan buku Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku Kota Metro M enuju Sanitasi Aman 2021-2026 dari SNV kepada Walikota Metro

