Selasa (25/10/2023), Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI melakukan monev capaian program Promosi Kesehatan untuk TW III dan sosialisasi penginputan indikator GERMAS (penggerakkan GERMAS) bagi Kabupaten/Kota melalui daring. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr. Eko Hendro Saputra,ST.,MKes melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diah Meirawati, SKM.,MKes menyampaikan Pada pertemuan monev capaian program Promosi Kesehatan untuk TW III, Kota Metro mendapatkan apresiasi karena menjadi satu-satunya Kab/Kota yang berasal dari Provinsi Lampung yang telah mencapai target nasional untuk indikator Kabupaten/Kota dengan minimal 80% Posyandu. Data per 19 Oktober menunjukkan, 15 Kabupaten/Kota di Lampung, baru 2 Kab/Kota telah mencapai minimal 80% Posyandu Aktif, yakni Kota Metro mencapai 100% dan Kabupaten Pesisir Barat 99%. Diah Meira juga menyampaikan Kriteria sebuah posyandu untuk dapat dikatakan posyandu aktif adalah : 1) melakukan kegiatan rutin posyandu minimal 1 kali dalam sebulan atau minimal 8 kali setahun; 2) memberikan pelayanan kesehatan minimal untuk ibu hamil dan atau balita dan atau remaja; 3) memiliki minimal 5 orang kader Diah Meira juga menambahkan Untuk indikator Kabupaten/Kota yang menerapkan Kebijakan GERMAS, Kota Metro juga meraih capaian memenuhi indikator, Sedangkan untuk indikator Pembinaan Posyandu, Kota Metro meraih capaian 100% sesuai data Pusat pada aplikasi Microsite Promkes. Selamat atas capaian yang membanggakan ini, semua itu merupakan hasil dari kerja keras semua pihak, Semoga apa yang telah kita raih ini tetap dapat dipertahankan dan ditingkatkan.Tetap Semangat, Salam Sehat! “ungkap Diah Meira”
Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak , Dinkes Metro adakan pertemuan AMP
DINKES METRO HARI INI__ Dalam rangka percepatan penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi, Dinas Kesehatan Kota Metro melalui subtansi Kesga & Gizi melaksanakan Pertemuan Evaluasi Audit Kematian Maternal Perinatal (AMP) Tahun 2023, Kegiatan dilaksanakan di The Vintage berlokasikan di Jl. Sultan Sahrir 35, Tejoagung, Kec. Metro TimurKotaMetro,Lampung (18/10/2023) Secara umum tujuan kegiatan ini untuk Melakukan evaluasi kegiatan audit maternal dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan KIA melalui upaya penerapan tata kelola klinik yang baik dalam rangka percepatan penurunan AKI dan AKB di Kota Metro, hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, di wakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diah Meirawati,SKM.,MKes pada saat membuka Pertemuan Audit Maternal Perinatal (AMP). Dikatakan Diah Meira , Audit maternal perinatal merupakan suatu kegiatan untuk menelusuri sebab kesakitan dan kematian ibu dan perinatal dengan maksud mencegah kesakitan dan kematian dimasa yang akan datang dan pentingnya penyelenggaraan pelayanan kesehatan masa sebelum hamil, masa hamil, persalinan dan masa sesudah melahirkan, kontrasepsi dan pelayanan kesehatan seksual sesuai dengan permenkes no.21 tahun 2021 “Penelusuran ini memungkinkan tenaga kesehatan menentukan hubungan antara faktor penyebab yang dapat dicegah dan kesakitan/kematian yang terjadi. Dengan kata lain, istilah audit maternal perinatal merupakan kegiatan death and case follow up“, terang Kabid Kesmas. Sebagai penutup, Diah Meira mengatakan strategi kunci untuk meningkatkan kesehatan maternal dan perinatal adalah Mendekatkan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir yang berkualitas kepada masyarakat, peserta dalam kegiatan ini Bidan Kordinator Se Puskesmas Kota Metro, Turun mendampingi Kabid Kesmas , Subkordinator Kesga & Gizi Risnawati,SKM.
Kuatkan Integrasi Layanan Primer , Dinkes Kota Metro Gelar workshop Kader Posyandu
Berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id – Dinas Kesehatan Kota Metro melalui Subtansi Promkes & Pemberdayaan Masyarakat menggelar kegiatan Orientasi Pengelolaan Posyandu Integrasi Layanan Primer Kota Metro Angkatan I, bertempat di Aula Pertemuan Hotel Grand Sekuntum Kota Metro, Kamis, 12/10/2023 Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Dr. Eko Hendro Saputra,ST.,MKes yang dalam sambutannya saat membuka kegiatan mengatakan bahwa Posyandu adalah salah satu bentuk upaya kesehatan dengan sumber daya masyarakat yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan. Eko Hendro mengatakan bahwa Posyandu sebagai sasaran utama dalam implementasi integrasi layanan kesehatan primer. Posyandu menjadi alat yang efektif dalam menjalankan tugas promotif dan preventif, serta membantu identifikasi masalah kesehatan keluarga melalui kunjungan rumah. Eko Hendro juga menyampaikan Pelayanan Posyandu integrasi layanan primer sesuai siklus hidup. Siklus ini dimulai dari ibu hamil, bayi, Balita, anak, usia remaja dan produktif hingga lansia. Seluruh kelompok usia akan mendapatkan pelayanan kesehatan, pelayanan posyandu tidak lagi terkotak-kotak sesuai dengan program, seperti yang dilakukan sebelumnya. Dalam Kesempatan yang sama Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Metro, Diah Meirawati,SKM.,MKes mengatakan Dalam Pelaksanaan Kegiatan ini di bagi ke dalam 2 Angkatan untuk Angkatan pertama dilaksanakan selama 2 hari pada tanggal 11-12 Oktober 2023 di Grand Sekuntum Kota Metro. Diah Meira juga mengatakan bahwa tujuan dalam kegiatan ini adalah untuk mewujudkan Posyandu terintegrasi layanan primer dengan peningkatan keterampilan kader Posyandu sebagai penggerak, penyuluh, dan pencatat agar mampu memberikan pelayanan seluruh sasaran siklus kehidupan melalui 25 keterampilan dasar kader,” ungkap Diah Meira Diah Meira juga menyampaikan bahwa Proses Orientasi Workshope ini akan berlangsung secara bertahap hingga tahun 2024, dengan tujuan agar Posyandu siap untuk memberikan pelayanan primer secara mandiri dan Puskesmas berkembang menjadi Fasilitas Kesehatan tingkat lanjutan,” Diah meira juga menyoroti peran penting kader Posyandu sebagai garda terdepan dalam melayani masyarakat melalui Posyandu dalam rangka melaksanakan transformasi pelayanan kesehatan. Turut hadir dalam kegiatan ini Subkoordinator Promkes & Pm Maryanto, SKM, Subkoordinator Kesga & Gizi Dinas Kesehatan Kota Metro , Risnawati,SKM dan peserta dalam kegiatan ini adalah pengelola program UKBM di Puskesmas Metro dan Bidan Poskeskel wilayah kerja Kecamatan Metro Utara, Metro Barat dan Metro selatan serta Kader Posyandu Kota Metro
PPTI Kota Metro Mantapkan Program Kerja
Selasa (10/10/2023) bertempat di Guest House Rumah Dinas Walikota Metro, dilaksanakan rapat kerja cabang Perkumpulan Pemberantasan Tuberculosis (PPTI) Kota Metro. Kegiatan ini merupakan upaya dalam mendukung pencegahan dan penanggulangan penyakit TB di Kota Metro. Oleh karenanya perlu dilakukan program penanggulangan TB secara berkesinambungan sesuai strategi nasional nomor 5, penanggulangan TB yaitu dengan peningkatan peran serta komunitas, mitra dan multisektor lainnya dalam eliminasi tuberculosis tahun 2030. dr. Silfia Naharani Wahdi,Sp. KKlp,MM selaku Ketua Kehormatan Pengawas PPTI Kota Metro, secara resmi membuka kegiatan Rapat kerja cabang Perkumpulan Pemberantasan Tuberculosis (PPTI) Kota Metro. Dalam sambutannya dr Silfia mengungkapkan bahwa penyakit tuberkulosis merupakan salah satu dari empat penyebab teratas kematian di Indonesia. Dari jumlah kasus yang ada, baru dua per tiga yang ditemukan dan diobati, sehingga sisanya sebanyak sepertiga belum diobati dan berisiko menjadi sumber penularan bagi orang disekitarnya. “Pemerintah secara nasional telah menetapkan target eliminasi TBC pada tahun 2035. Tentu ini menjadi pekerjaan rumah yang tidak ringan bagi kita semua. Namun saya yakin dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan dan kerjasama yang baik, penyakit tuberkulosis di Kota Metro dapat terkendali. Silfia menyebutkan, PPTI merupakan salah satu bentuk peran serta masyarakat dalam membantu Pemerintah menanggulangi TBC. PPTI dengan segenap pengurus beserta kader-kadernya merupakan aset sumber daya di bidang kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra yang juga selaku Ketua Kehormatan Pengawas PPTI Kota Metro menyebutkan, PPTI senantiasa mendukung program pemerintah untuk menuntaskan TBC di Indonesia dengan membantu pemerintah melalui Dinas Kesehatan di setiap tingkatan dalam menemukan kasus TBC dan memberikan pendampingan kepada pasien TBC sampai sembuh.Peran tersebut dapat dicapai melalui penyuluhan, menemukan kasus TBC sebanyak-banyaknya dan pendampingan pengobatan pasien TBC sampai sembuh, serta memberi santunan kepada pasien TBC yang tidak mampu sebatas kemampuan organisasi,” ucap Eko Hendro. Dalam Kesempatan yang sama Ketua PPTI Kota Metro dr.Ronald D martua,Sp. PD menyampaikan bahwa Tuberkulosis yang biasanya disingkat menjadi TB atau TBC adalah penyakit menular disebabkan oleh kuman tuberkulosis (Mycobacterium Tuberculosis). Umumnya menyerang paru, tetapi bisa juga menyerang bagian tubuh lainnya seperti kelenjar getah bening, selaput otak, kulit, tulang dan persendian, usus, ginjal dan organ tubuh lainnya. TB sangat berbahaya karena bisa menyebabkan seseorang meninggal dan sangat mudah ditularkan kepada siapa saja dimana 1 orang pasien TB dengan Baksil Tahan Asam (BTA) Positif bisa menularkan kepada 10 -15 orang di sekitarnya setiap tahun. dr Ronal yang biasa akrab di sapa menyampaikan bahwa PPTI merupakan mitra yang handal dalam mendukung program TB nasional dan ikut berperan meringankan beban pasien TB. Selain itu PPTI berfungsi menyelenggarakan penanggulangan dan pemberantasan tuberkulosis melalui penyuluhan, pendidikan, pelatihan dan upaya lain baik bersama Pemerintah sesuai dengan programnya Rapat Kerja PPTI Kota Metro, ini di Moderator oleh Verawati Nasution, SKM.,M.Kes, selaku Sektetaris Pengurus PPTI Kota Metro , rapat kerja PPTI Kota Metro dihadiri oleh Pengurus PPTI Kota Metro, dalam rapat ini kerja ini juga membahas tentang pengukuhan pengurus PPTI Kota Metro dan juga membahas rencana kerja 2024.
Kadiskes Metro Eko Hendro, didaulat sebagai salah satu narasumber Transformasi Kesehatan oleh Direktorat Pelayanan Kesehatan Primer
Kadis Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro,ST.,MKes didaulat sebagai salah satu narasumber dalam acara Pertemuan Koordinasi Pembinaan Wilayah Provinsi Lampung dengan tema “Keberhasilan, Tantangan dan Terobosan dalam Implementasi 6 Pilar Transformasi Kesehatan di Kota Metro. Kegiatan Pertemuan Koordinasi Pembinaan Wilayah Provinsi Lampung yang di selenggarakan oleh Direktorat Pelayanan Kesehatan Primer Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian RI bertempat di Balroom Hotel Novotel Bandar Lampung, Kamis,05 Oktober 2023. Dinas Kesehatan Kota Metro , di tunjuk oleh Direktorat Pelayanan Kesehatan Primer untuk menjadi Kota/Kab yang sudah melakukan terobosan dalam mengimplementasikan 6 Pilar Transformasi Kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr. Eko Hendro Saputra, ST.,MKes menyampaikan implementasi Transformasi Kesehatan di Kota Metro, Terdapat 6 pilar transformasi sistem kesehatan, yaitu pilar pertama transformasi layanan primer di kota metro Puskesmas dan Posyandu memiliki peran untuk menjaga masyarakat tetap sehat, Dinas Kesehatan Kota Metro sedang mengupayakan 22 Percontohan Posyandu Integrasi Layanan Primer di masing- masing kelurahan di Kota Metro, dengan Penerapan siklus hidup sebagai platform integrasi pelayanan kesehatan sekaligus platform penguatan promosi dan pencegahan, dalam hal ini paket pelayanan sesuai siklus hidup telah disusun meliputi edukasi, pencegahan, skrinning, diagnosis, pengobatan serta konseling. Pilar ke dua transformasi layanan Rujukan Kota Metro mempunyai RSUD Ahmad Yani Sebagai Rumah Sakit Rujukan regional propinsi Lampung (75% pasien luar Kota Metro). Pilar ke tiga Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Metro selalu mengupayakan kesedian Vaksin,dan Implementasi Cakupan imunisasi dasar kota metro per september sebesar 76% sudah mencapai target nasional. Pilar ke Empat Transformasi Sistem Pembiayaan Kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Metro telah mencapai Jaminan Kesehatan Semesta UHC 100%.Pilar Ke Lima Transformasi SDM Kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Metro adanya kemitraan dan fasilitasi dengan, perguruan tinggi disektor riset, di Kota Metro yang tertuang dengan kerjasama dalam bentuk Nota Kesepakatan dan Upaya pemenuhan 9 jenis tenaga kesehatan sesuai standar di puskesmas dengan melakukan rekrutmen tenaga BLUD Pilar ke Enam Transformasi Teknologi Kesehatan Salah satu implementasi dari transformasi teknologi di bidang kesehatan adalah pengembangan aplikasi kesehatan masyarakat, Walikota Metro, Wahdi mempunya Inovasi Aplikasi Jamapai (mews) integrated aplikasi yang memiliki manfaat sebagai deteksi dini kegawat daruratan kesehatan spesialis obstetri, untuk mencegah 3 terlambat, terlambat mengenal bahaya, terlambat merujuk dan terlambat mendapatkan pertolongan cepat di tempat rujukan Turut mendampingi Kadis Kesehatan Kota Metro,Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diah Meirawati,SKM.,MKes , Kepala Bidang SDK Sabarina Amir, S.Farm.,Apt , dan Kasubag Perencanaan Daniel,SKM.,MKes
Membanggakan! Posyandu Anggrek IV/B Kota Metro Masuk Tiga Besar Posyandu Berprestasi se-Lampung
Upaya Pemerintah Kota Metro dibawah komando Wali Kota Metro dr. wahdi Sp.OG (K).,M.H., dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat terus mendapatkan apresiasi dan berbuah hasil yang cukup membanggakan. Kali ini salah satu posyandu binaan Dinas Kesehatan Kota Metro Bidang Kesmas subtansi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Puskesmas Yosodadi dan Disnakertrans Kota Metro yakni Posyandu Anggrek IV/B Kecamatan Metro Timur Kelurahan Yosorejo berhasil masuk 3 Besar mengalahkan 12 Kabupaten/Kota pada lomba Posyandu Berprestasi Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2023. Tim Verifikasi Lomba Posyandu tingkat Provinsi Lampung tahun 2023 mengunjungi Posyandu Anggrek IV/B Kecamatan Metro Timur Kelurahan Yosorejo, Selasa 26/09/2023 Ketua tim verifikasi Lomba Posyandu Berprestasi Yulianto selaku Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Lampung menyampaikan Sebagai informasi, kami sudah melakukan beberapa tahapan untuk menyeleksi lomba posyandu aktif berprestasi tingkat Provinsi Lampung. Pertama itu sudah kami lakukan seleksi berkas dari 15 kabupaten kota dan akhirnya terpilihlah tiga besar untuk tingkat Provinsi Lampung dan salah satunya Posyandu Anggrek IV/B,” imbuhnya. Kedatangan Tim Penilai Verifikasi Lomba Posyandu Berprestasi di sambut oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Supriyadi dan selaku Ketua Pokjanal Tingkat Kota Metro menyampaikan kepada tim penilai, ucapan selamat datang kepada Tim Penilai Verifikasi Lomba posyandu berprestasi tingkat Provinsi Lampung Tahun 2023. Dikatakan Supriyadi, kedatangan tim penilai dari provinsi merupakan kebanggaan tersendiri, karena kedatangan tersebut tidak hanya untuk penilaian tapi juga untuk mempererat silaturahmi dan dengan adanya penilaian ini akan jadi tolak ukur dalam keberhasilan kegiatan posyandu di Anggrek IV/B khususnya dan di Kota Metro. Supriyadi selaku Ketua Pokjanal Tingkat Kota Metro menambahkan untuk memperkuat koordinasi antara Pokjanal dalam pembinaan dan pengembangan posyandu, meningkatkan kualitas manajemen Pokjanal Posyandu, meningkatkan kepedulian OPD dalam menyikapi permasalahan pembinaan dan pengembangan posyandu serta mempersiapkan peralihan kegiatan posyandu kepada OPD yang sesuai tugas dan fungsinya. Terakhir ,Supriyadi mengatakan Keberhasilan yang gemilang telah diraih oleh Kelurahan Yosorejo, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, Provinsi Lampung. Yosorejo dengan bangga meraih gelar Juara 1 dalam Lomba Kelurahan Tingkat Nasional – Regional 1 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) untuk tahun 2023 Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes mengatakan Kami sangat bersyukur dengan apa didapat. Semoga kita tidak cepat puas dan segera memperbaiki kekurangan yang ada kedepannya. Eko Hendro menambahkan Dinas Kesehatan Kota Metro siap mempertahankan apa yang sudah diraih. Dengan meningkatkan kualitas seiring berjalannya waktu agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat. Semoga kedepannya kita bisa mendapatkan prestasi yang lebih baik lagi baik tingkat provinsi hingga nasional,” ujar Eko Hendro. Selain team penilai, turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Supriyadi, Asisten I Setda Pemkot Metro Supriyadi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Dr Eko Hendro Saputra,ST.,MKes, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Metro Budiyono, Kepala Bidang Kesehatan masyarakat Diah Meirawati,Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Transmigrasi Marina Indrawati, Kepala Bidang KB Siti Hairani , Camat Metro Timur Ferry Handono ,Kepala Puskesmas Yosodadi Bambang Ariyadi, Lurah YosorejoBudi Maryanto.
Pastikan Kualitas Air Minum Rumah Tangga, Dinkes Kota Metro Gelar Pertemuan Surveilan Kualitas Air Minum Rumah Tangga.
Berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id Menjelang kegiatan Surveilans Kualitas Air Minum Rumah Tangga (SKAMRT), Dinas Kesehatan Kota Metro melalui Bidang Kesehatan Masyarakat Subtansi Kesling & Kesjaor gelar Pertemuan Surveilan Kualitas Air Minum Rumah Tangga.pada Pengelola Program Kesehatan Lingkungan, bertempat di Aula Rapat Puskesmas Ganjar Agung, Senin 25 September 2023. SKAMRT sendiri bertujuan untuk memastikan jaminan penyediaan air minum aman sampai tingkat rumah tangga. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro , Dr.Eko Hendro Saputra, ST.,MKes di wakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diah Meirawati,SKM.,MKes dalam sambutan nya mengatakan bahwa Lima pilar STBM merupakan langkah priortas kita dalam memperjuangkan sanitasi air minum aman bagi masyarakat. Salah satu upaya dalam mengimplementasikan pilar tersebut adalah dengan melaksanakan agenda rutin SKAMRT,” jelas Diah Meira saat membuka kegiatan ini. Diah Meira menjelaskan lebih lanjut bahwa SKAMRT yang dilaksanakan setiap 1 tahun sekali ini mencakup uji kualitas dan pengamanan kualitas air minum di pengguna dalam hal setiap Rumah Tangga. Dengan adanya beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum SKAMRT dilakukan, diharapkan seluruh pihak yang terkait dapat bekerjasama dengan baik, sehingga edukasi ke masyarakat dalam akses kualitas air minum yang aman sebagai bagian dari implementasi pilar ke-3 STBM dapat meningkat, dan pelaksanaan SKAMRT nanti dapat berjalan dengan lancar,” tutupnya. Sub Koordinator Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinkes Kota Metro, Desy Eva Rohmahwati, SKM, menyebutkan,”Kami telah menetapkan 8 lokus untuk SKAMRT di antara nya puskesmas Banjarsari, Puskesmas Ganjar agung,Puskesmas Mulyojati, Puskesmas Metro, Puskesmas Yosomulyo, Puskesmas IringMulyo, Puskesmas Tejo agung dan Puskesmas Yosodadi. Pemaparan materi selanjutnya disampaikan oleh Adriyanti Mega.,SKM, Substansi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja Dan Olahraga Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. “Surveilans kualitas air merupakan suatu upaya analisis yang dilakukan secara terus menerus dan sistematis melalui pengumpulan data penyakit yang disebabkan oleh air, jumlah sarana air minum dan sanitasi, data inspeksi sanitasi sarana air minum dan sanitasi dan parameter kualitas air minum seperti mikrobiologi, fisik, kimia serta penyebarluasan informasi hasil analisis kepada pihak berkepentingan dalam rangka pengambilan keputusan, tindakan perbaikan dan atau pengembangan suatu kebijakan,” paparnya.
Jalan Sehat Hari Jadi HUT RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro yang ke-51 Meriah, Diberangkatkan Wali Kota Metro Wahdi
Berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id Wali Kota Metro melepas Peserta Jalan Sehat Pada Acara Puncak HUT RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro yang ke-51 dilaksanakan di depan Kantor RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro, Minggu (24/09/2023) Wali Kota Metro wahdi Siradjuddin, Sp.OG (K), M.H mengungkapkan bahwa RSUD Jenderal A. Yani Kota Metro yang merupakan rumah sakit Tipe B tersebut merupakan Rumah Sakit Pendidikan Utama Fakultas Kedokteran dan Rumah Sakit Rujukan Regional 2. “Separuh masyarakat Lampung ini dirujuk ke sini, tentu harus memberikan pelayanan yang baik. Pelayanan baik itu melalui sumber daya manusianya bagus,”tekannya. Wahdi sebagai pemimpin daerah menuturkan bahwa untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Kota Metro telah melakukan penguatan pada RSUD Jenderal A. Yani Kota Metro yang dimulai dari sumber daya manusia, sarana prasarana dan menjadikan RSUD Jenderal A. Yani menjadi rumah sakit kelas unggul dalam pelayanan dan pendidikan. Di ulang tahunnya yang ke-51, RSUD Jenderal A.Yani Kota Metro tak hanya melakukan bakti sosial kepada masyarakat yang membutuhkan,tetapi juga melakukan bakti sosial di Pondok Pesantren dan Panti Asuhan.”Kita pengin semua instansi ya enggak usah berpesta pora kalau ada kegiatan dan apa yang diberikan adalah untuk masyarakat,”pintanya . Diakuinya, Meski sudah berusia ke-51 tahun RSUD Jenderal A.Yani masih mempunyai banyak kekurangan yang belum dicapai diantarannya masih kurangnnya dokter spesialis onkologi, subspesialis konsultan pada dokter kandungan ,sarana dan prasarana serta gedung yang masih dinilai kurang. “Maka ke depan sudah kita rancang,sampai kita minta ke Kementerian sana lewat pusat. Ayo berikan disini, ini rumah sakit Regional 2 menangung separuh masyarakat dan itu sudah terbukti waktu pandemi,”bebernya Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes atau yang akrab dipanggil Eko Hendro yang turut hadir juga berharap bahwa peringatan ulang tahun RSUD.Jendaral A.Yani tersebut akan membawa dampak positif bagi perkembangan dan kemajuan RSUD.Jendaral A.Yani, dalam kerangka sinergi dengan semua pemangku kepentingan di Kota Metro. Ia berharap RSUD.Jendaral A.Yani dapat terus berinovasi dan memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat. “Semoga dengan acara ini, tentunya Rumah Sakit RSUD.Jendaral A.Yani bisa lebih maju, lebih berkembang, dan bisa bersinergi dengan seluruh stakeholder Kota Metro,” ucapnya. Terakhir, Eko Hendro juga mengungkapkan Saya ucapkan selamat ulang tahun kepada RSUD.Jendaral A.Yani . Ke depan, semoga RSUD.Jendaral A.Yani bisa menjadi lebih baik. Sementara itu, Direktur RSUD Jenderal A.Yani dr. Fitri Agustina menyampaikan rasa syukurnya atas Ulang Tahun RSUD A.Yani ke-51. “Di Ulang Tahun RSUD A.Yani yang ke-51 Alhamdulillah rumah sakit Ahmad Yani ini sudah menjadi kebanggaan Kota Metro,semakin jaya, semakin maju pelayanannya,”ujarnya. Saat diwawancara, Fitri juga meminta dukungan dan koreksi serta masukan-masukan guna mendukung pelanan RSUD Jenderal A.Yani yang lebih baik lagi .”Kemarin kami berada di tengah-tengah masyarakat pada ulang tahun ke-51, khususnya pada kegiatan baksos, kemudian launching madani,kemudian hari ini kita juga melakukan jalan sehat khusus dari kita untuk kita semuanya,”tuturnya. Harapannya, ke depan RSUD Jenderal A.Yani Kota Metro akan semakin menjadi rumah sakit kebanggaan Kota Metro dan Provinsi Lampung.
Wali Kota Pimpin Apel Besar HUT Pramuka Ke-62
Berita ini tayang di pramuka.metrokota.go.id Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-62 Tahun 2023, Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Metro melaksanakan Apel Besar Hari Pramuka ke-62. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Karangrejo Kecamatan Metro Utara, Sabtu (23/09/2023). Kegiatan ini merupakan rangkaian hari Pramuka Nasional ke 62 dengan mengusung tema “Dengan Peringatan Hari Jadi Pramuka Ke 62 Mari Kita Wujudkan Sumber Daya Manusia Yang Profesional dan Berwawasan Kebangsaan”.ungkapnya. Dr.Silfia Naharani, Sp.KKLP,M.M. juga sebagai Ketua Kwarcab Pramuka Kota Metro hadir pada kesempatan ini mendampingi Walikota Metro dr.Wahdi Siradjuddin S.POG (k),M.H, yang Bertindak selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Kota serta memimpin secara langsung Apel Besar Hari Pramuka ke-62 Kota Metro. Walikota Metro Wahdi, selaku pembina apel, Dalam amanatnya menyampaikan bahwa Wawasan Kebangsaan menjadi sangat penting agar nilai-nilai kebangsaan tidak luntur, tetap menanamkan Nasionalisme Cinta Tanah Air, dan semangat bela negara. “Semoga Peringatan Hari Pramuka yang ke 62 ini dapat memotivasi semangat dan mempercepat kemandirian gerakan pramuka untuk mencapai keberhasilan dalam pembentukan kharakter kaum muda sebagai calon pemimpin bangsa masa depan yang lebih baik. Oleh sebab itu, Dengan tema tersebut, menunjukkan bahwa semangat Gerakan Pramuka guna meningkatkan SDM yang professional,” ujarnya. Wahdi juga menyampaikan, Gerakan Pramuka sendiri, merupakan salah satu pilar pendidikan kaum muda dituntut untuk dapat berkontribusi secara nyata dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara, Pramuka sendiri harus menjadi contoh dan rujukan serta referensi anak muda yang bisa menjadikan tauladan. “Tugas dan fungsi Gerakan Pramuka sendiri yaitu mendidik kaum muda agar berkarakter, berjiwa patriot, dan memiliki jiwa Bela Negara berdasarkan nilai nilai universal yang terkandung dalam tri satya, dan Dharma Pramuka sehingga kaum muda memiliki karakter yang kuat,” kata wahdi. Apel ini diikuti oleh Siswa Siswi SD,SMP,SMA Sekolah se Kota Metro dengan puncak rangkaian kegiatan yang di mulai dari tanggal 21 September sampai dengan 23 September diikuti berbagai kegiatan seperti perkemahan dan Bhakti Sosial serta Apel Besar yang dilakukan hari ini. Kemudian acara dilanjutkan Launching Website Media Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Pramuka.metrokota.go.id Oleh Tim Pusat Informasi Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Metro. Subehi, S.STP.,M.M selaku Kepala Dinas Kominfo dan Ketua Tim Pusat Informasi Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Metro menjelaskan media ini digunakan untuk mengenalkan pentingnya mengetahui media yang tepat untuk tujuan promosi, dalam rangka penyebaran informasi dan edukasi kepada masyarakat melalui media online dengan tujuan dalam pembuatan Website media KIE pramuka.metrokota.go.id ini diharapkan memberikan dampak positif sehingga masyarakat bisa mengakses berbagai informasi. “Dengan pengembangan media ini diharapkan semua anggota pramuka Kota Metro dapat memanfaatkan dan memaksimalkan pengunaan situs web resmi sebagai media publikasi dan informasi serta dapat menjadi momentum perubahan ke arah yang lebih baik, ” katanya. “Salah satu platform KIE yang menjadi senjata para anggota pramuka kwartir Cabang Kota Metro saat ini adalah website, dimana situs web ini dapat di akses 24 jam dan juga dilakukan untuk mendukung pengembangan teknologi informasi di era digital, sebagai langkah meningkatkan kompetensi dan kualitas pelayanan informasi publik,” lanjut
Peduli kualitas air, Dinkes Kota Metro Gelar Orientasi SKAMRT
Berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id Menjelang kegiatan Surveilans Kualitas Air Minum Rumah Tangga (SKAMRT), Dinas Kesehatan Kota Metro melalui Bidang Kesehatan Masyarakat Subtansi Kesling & Kesjaor beri Orientasi Teknik Kesehatan Lingkungan (OTKL) pada Pengelola Program Kesehatan Lingkungan, bertempat di Aula Rapat Dinas Kesehatan Kota Metro, Senin 18 September 2023. SKAMRT sendiri bertujuan untuk memastikan jaminan penyediaan air minum aman sampai tingkat rumah tangga. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro , Dr.Eko Hendro Saputra, ST.,MKes di wakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diah Meirawati,SKM.,MKes dalam sambutan nya mengatakan bahwa Lima pilar STBM merupakan langkah priortas kita dalam memperjuangkan sanitasi air minum aman bagi masyarakat. Salah satu upaya dalam mengimplementasikan pilar tersebut adalah dengan melaksanakan agenda rutin SKAMRT,” jelas Diah Meira saat membuka kegiatan ini. Diah Meira menjelaskan, diperlukan refreshing, update pengetahuan bagi petugas Kesehatan Lingkungan yang baru maupun yang lama sebelum SKAMRT dilakukan. “Menjelang pelaksanaan SKAMRT, mari kita resfreshing kembali pengetahuan kita mengenai pelaksanaan SKAMRT, mulai dari inspeksi kesehatan lingkungan sampai pencatatan dan pelaporan hasil”lanjut Meira. Diah Meira menjelaskan lebih lanjut bahwa SKAMRT yang dilaksanakan setiap 1 tahun sekali ini mencakup uji kualitas dan pengamanan kualitas air minum di pengguna dalam hal setiap Rumah Tangga. “Dengan adanya beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum SKAMRT dilakukan, diharapkan seluruh pihak yang terkait dapat bekerjasama dengan baik, sehingga edukasi ke masyarakat dalam akses kualitas air minum yang aman sebagai bagian dari implementasi pilar ke-3 STBM dapat meningkat, dan pelaksanaan SKAMRT nanti dapat berjalan dengan lancar,” tutupnya. Sub Koordinator Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinkes Kota Metro, Desy Eva Rohmahwati, SKM, menyebutkan,”Kami telah menetapkan 8 lokus untuk SKAMRT di antara nya puskesmas Banjarsari, Puskesmas Ganjar agung,Puskesmas Mulyojati, Puskesmas Metro, Puskesmas Yosomulyo, Puskesmas IringMulyo, Puskesmas Tejo agung dan Puskesmas Yosodadi. Adapun indikator pengukuran pada SKAMRT terdiri dari 19 parameter. Mulai dari pH, suhu, TDS, warna, kekeruhan, Ecoli, Coliform, Nitrat, Nitrit, Timbal, Arsen, Cromium, Alumunium, dan sebagainya. “Kualitas air minum dikatakan baik apabila dari segi fisik, kimia dan bakteriologis memenuhi standar yang telah ditetapkan Permenkes No 2 Tahun 2023 tentang Kesehatan Lingkungan. Nanti nya hasil dari SKAMRT akan dikirim ke pusat,” ungkap Desy Eva.

