Berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id Dinas Kesehatan Kota Metro melalui Bidang Kesehatan Masyarakat , subtansi Promosi Kesehatan & Pemberdayaan Masyarakat mengadakan kegiatan Pertemuan Koordinasi Petugas dan Validasi Data pada Aplikasi Komdat bertempat pada Ruang Rapat OR Dinas Kesehatan Kota Metro, Senin, 18 September 2023 Kegiatan tersebut dibuka Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes di wakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diah Meirawati,SKM.,MKes dan Turut Hadir Penanggungjawab Promkes dan UKBM Puskesmas se-Kota Metro, dengan harapan bahwa dalam hal manajemen sistem informasi kesehatan memerlukan pencatatan dan pelaporan yang cepat, tepat, dan akurat. Diah Meira mengatakan pertemuan koordinasi petugas dan validasi data Komdat itu bertujuan untuk menyampaikan hasil pertemuan terkait perubahan indikator dan definisi operasional data Komdat Kesmas dan upaya perbaikan hasil kinerja sebagai rujukan untuk melakukan kegiatan yang berkelanjutan. “Diharapkan melalui pertemuan ini dapat menyamakan persepsi dan pengelolaan data dengan baik untuk semua pemegang program promkes dan UKBM, Sehingga dapat terwujud sinergitas dan sinkronisasi kegiatan dan hasil kinerja promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat,” harapnya. Dengan harapan upaya pencapaian indonesia sehat dapat segera terwujud khususnya di Kota Metro “Semoga melalui kegiatan ini dapat bermanfaat dan menjadi motivasi untuk menjalankan tugas bagi seluruh petugas penangung jawab program promkes dan UKBM. Dengan adanya sistem informasi Komunikasi Data Kesehatan secara Online di Dinas Kesehatan, diharapkan para petugas promkes dan UKBM Puskesmas se-Kota Metro dapat lebih mudah dan cepat dalam mengentri laporan Germas dan Posyandu Aktif, laporan dataset prioritas program kesehatan lainnya
Dinas Kesehatan Kota Metro Melaksanakan Workshop Kader “Pelayanan bagi Usia Produktif dan Lansia”
Berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id Dinas kesehatan Kota Metro, melalui bidang kesehatan masyarakat subtansi kesga dan gizi menggelar workshop kader pelayanan kesehatan bagi usia produktif dan lansia di Ruang Ballroom hotel Grand Sekuntum Kota Metro, pada Senin, 18 September 2023 Kegiatan yang diikuti sekitar 120 orang Kader dan menghadirkan 2 narasumber,yaitu dr. Ni Wayan Dewi Putriny Asih, Sp.KJdan dr.solechin Prasetyo,Sp.PD. Dalam rangka mendukung implementasi Transformasi Layanan Primer sampai ke masyarakat, Posyandu diharapkan mampu memenuhi layanan dasar bagi seluruh siklus hidup yaitu layanan dasar pada bayi dan balita, layanan dasar pada ibu hamil, ibu nifas dan ibu balita, layanan dasar pada anak sekolah dan remaja, layanan pada usia produktif dan lansia. Oleh karena itu Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengeluarkan Surat Edaran Nomor HK.02.02/B/732/2023 tentang Pelaksanaan Pembinaan Kader dan Posyandu Bidang Kesehatan Tahun 2023. Pada butir keenam surat edaran tersebut mengamanahkan agar seluruh Dinas Kesehatan melakukan pelatihan atau orientasi peningkatan kapasitas kader posyandu secara bertahap untuk memenuhi 25 ketrampilan dasar kesehatan. Dalam sambutannya Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes di wakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diah Meirawati,SKM.,MKes mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka untuk meningkatkan kapasitas Kader dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Diah Meira juga mengatakan bahwa Penyakit Tidak Menular(PTM) kini tidak lagi menjadi penyakit yang diderita oleh orang lanjut usia namun sudah ditemukan di usia Produktif,” ungkapnya Dari data yang ada,angka kejadian penyakit tidak menular semakin meningkat dan menjadi penyebab kematian terbesar,seperti Jantung , stroke, diabetes melitus, hipertensi kanker dan paru ofstruktif kronis. Pada umumnya PTM disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat, salah satunya adalah kurang aktivitas fisik. Padatnya kesibukan serta mobilitas yang tinggi membuat masyarakat kurang mengalokasikan waktu untuk berolahraga. Untuk itu perlu ada upaya strategis dalam melakukan pencegahan dan pengendalian terhadap penyakit ini. Salah satunya, Masyarakat turut melakukan gerakan hidup sehat yaitu melakukan perubahan perilaku seperti meningkatkan aktivitas, tidak merokok kemudian tidak mengkonsumsi alkohol serta pola konsumsi atau makanan gizi seimbang. “Untuk mengetahui segera mungkin dalam tubuh kita ini aman tidak terjadi PTM ya kita harus mau melakukan deteksi dini,” Kata Diah Meira , Dalam kesempatan yang sama Subkoordinator Kesga dan Gizi Risnawati,SKM menyampaikan bahwa Deteksi dini bisa melalui pelayanan kesehatan Puskesmas.Kegiatan tersebut bertujuan agar tercapainya masyarakat yang sehat khususnya usia produktif dan lansia,” pungkas Risnawati.
Lepas Kontingen Perkemahan Saka Bakti Husada Nasional 2023, Kadinkes Bangga Jadi Bagian Gerakan Pramuka di Kota Metro
Berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro dalam hal ini Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes melepas peserta PERTINAS Anggota Pramuka Saka Bakti Husada Kota Metro dilakukan di Aula Dinas Kesehatan Kota Metro, pada hari Jumat, 15 September 2023 Kegiatan Pertinas Ke VI tersebut yang akan di adakan mulai tanggal 18-23 September 2023 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur. Ada pun kegiatan yang dilakukan dalam kegiatan tersebut adalah perkemahan, bakti sosial, lomba tentang kesehatan, dan lain sebagainya. Dr Eko Hendro Saputra,ST.,MKes selaku Kepala Dinas Kesehatan dan Majelis Pembimbing Saka Bakti Husada Kota Metro (Mabi) sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, karena melalui kegiatan Pramuka ini peserta dapat menambah wawasan, keterampilan, dan mengasah kemampuan dalam segala hal. Dalam sambutannya, Kadinkes Kota Metro selaku Mabi Saka merasa bangga berada di tengah-tengah keluarga besar gerakan pramuka di Kota Metro dan berpesan untuk tetap menjaga kesehatan yang saat ini musim kemarau, Untuk itu, diperlukan persiapan menghadapi musim kemarau,sebab cuaca panas dan kekurangan air dapat mempengaruhi kondisi kesehatan. Beliau berharap momen Pertinas SBH menjadi ajang untuk meraup ilmu, menjalin pertemanan dan memperkenalkan Pramuka Kota Metro di Kancah Nasional. Selain itu, Kadinkes juga berharap para peserta dapat berpartisipasi aktif pada kegiatan yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Cibubur Jakarta, sehingga dapat memiliki daya saing, menjadi agent of producer yang dapat menciptakan perubahan nyata, menumbuhkan pola pikir yang inovatif yang dapat mendorong kreativitas dan dapat memberikan kontribusi penting dan signifikan bagi kemajuan bangsa. Setelah memberikan arahan, beliau melepas kontingen Pertinas SBH dengan menyerahkan bendera kontingen kepada peserta kontingen. Hadir pada acara tersebut dari unsur Sekretaris pimpinan Saka Bakti Husada Kota MetroMaryanto,SKM. Kontributor Liputan: Promkes_DinkesMetro
Dinkes Kota Metro Launcing Aplikasi Telemedicine
Berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro melalui Bidang Pelayanan Kesehatan subtansi Rujukan dan Pembiayaan Kesehatan terus berupaya meningkatkan pelayanan medis kepada masyarakat.Dinkes meluncurkan (launching) inovasi, yakni Telemedicine yang merupakan pelayanan kesehatan jarak jauh dengan menggunakan aplikasi. Inovasi Telemedicine yang digagas oleh Kementerian Kesehatan ini di-launching Walikota Metro ,Wahdi Sirajuddin,Sp.OG (K).,M.H., bertempat di Aula Pertemuan Grand Sekuntum Kota Metro, Selasa (12/09/2023). Ketika memberi pengarahan, Walikota Metro , Bapak Wahdi meminta seluruh jajaran Dinkes pada semua fasilitas pelayanan kesehatan yang berada di seluruh wilayah Kota Metro agar memiliki komitmen yang kuat untuk dapat terus memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat Kota Metro. Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes dalam laporannya menyebutkan, Inovasi Telemedicine bertujuan mempermudah akses rujukan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan menggunakan perangkat tekhnologi informasi,sehingga Pasien tidak perlu ke RSUD untuk pengobatan lanjutan. Ruang lingkup pelayanan yang disediakan, lanjut Eko Hendro antara lain penyakit kandungan, pelayanan dalam dan jantung dengan melibatkan dokter yang profesional. Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Hendarto, SKM.,M.Kes menambahkan Dengan telemedicine, pasien cukup datang ke puskesmas untuk mendapatkan pelayanan medis. Dalam melakukan pemeriksaan pasien, dokter puskesmas berkomunikasi langsung dengan dokter spesialis di RSUD yang akan memberikan arahan tindakan medis,” ujar Hendarto Pada kesempatan ini Kabid Yankes Hendarto menyatakan, launching telemedicine yang dilakukan Dinkes Kota Metro merupakan yang pertama di antara 13 kabupaten dan 2 kota kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Ia pun menyatakan apresiasi terhadap kepemimpinan Dr Eko Hendro Saputra,ST.,MKes. Kabid Yankes mengatakan bahwa Tujuan Lounching Telemedicine ini menawarkan kemudahan bagi masyarakat, terutama yang berada di wilayah dengan jumlah dokter terbatas; kemudian Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Mempermudah akses rujukan pasien dengan melibatkan penggunaan berbagai jenis perangkat tekhnologi informasi,” katanya lagi. Selanjutnya, Subkoordinator Rujukan Eka Fesliria,SKM pada kesempatan itu juga mengatakan bahwa launching Telemedicine ini bertujuan mencegah AKI/AKB serta pencegahan stunting sejak sebelum bayi dilahirkan dengan mewujudkan ibu hamil yang sehat dan berpengetahuan serta mendapatkan pelayanan kesehatan selama kehamilan. Kontributor Liputan ; Promkes_DinkesMetro
Tim Pembina Cluster Binaan Dinas Kesehatan Kota Metro Kunjungi Puskesmas Ganjar Agung
Berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id Sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia atau Kepemenkes Nomor 165 Tahun 2023 Tentang Standar Akreditasi PUSKESMAS, diterbitkan dengan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 5 ayat (3) Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 34 Tahun 2022 tentang Akreditasi Pusat Kesehatan Masyarakat, Klinik, Laboratorium Kesehatan, Unit Transfusi Darah, Tempat Praktik Mandiri Dokter, dan Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi, maka pada Hari Rabu, 06 September 2023 diadakan kegiatan pendampingan oleh Tim Pembina Cluster Binaan (TPCB) dari Dinkes Kota Metro dengan ketua tim TPCB untuk Puskesmas Ganjar Agung dan Puskemas Mulyojati adalah Diah Meirawati,SKM.,MKes beranggota Subkoordinator Surveilans & Imunisasi Y.Jatmiko,SKM.,MKes , Subkoordinator Subtansi Kesling Kerja OR Desy Eva Rohmawati SKM dan Subkoordinator Subtansi PTM dan Kesga Opsi Okta Handayani,S.ST.,MKes. Dinas Kesehatan Kota Metro dalam hal ini Tim Pembina Cluster Binaan (TPCB) Puskesmas Ganjar Agung dan Puskesmas Mulyojati melaksanakan pembinaan TPCBpendampingan di puskesmas yang akan direakreditasi pada tahun ini (2023). Dalam rangka akreditasi dan mengawal mutu pelayanan kesehatan di puskesmas, Dinas Kesehatan menyiapkan regulasi atau kebijakan yang akan menjadi acuan pelaksanaan manajemen dan pelayanan puskesmas dengan bersumber dari regulasi dari pusat (kementerian) sampai regulasi di daerah.
Untuk Deteksi Dini Kelainan Bawaan pada Bayi Baru Lahir, Dinkes Kota Metro Gelar Orientasi Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK)
Berita ini tayang di Promkes.metrokota.go.id Selasa, 5 September 2023 Dinas Kesehatan Kota Metro bertempat di Ruang Pertemuan Local Education Center Kartika Kota Metro, melaksanakan pertemuan orientasi Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK). Kegiatan ini dihadiri oleh narasumber dr. Rachman Indra Jaya,Sp.A, Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kota Metro Diah Meirawati,SKM.,MKes dan Organisasi Profesi IDI , IBI dan BPJS. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr Eko Hendro,ST.,MKes di wakili Kabid Kesmas Diah Meirawati, Beliau menyampaikan bahwa skrining neonatal merupakan salah satu upaya untuk menurunkan angka kematian bayi dan balita. Melalui orientasi Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) diharapkan pelayanan kesehatan mampu melakukan postnatal care dengan deteksi dini hipotiroid guna meningkatkan derajat kesehatan anak. Dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ibu Diah Meirawati SKM.,MKes Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Metro mengenai kasus kematian ibu dan bayi di Kota Metro selama 2022 yang mengalami penurunan. Namun, masih perlu adanya kewaspadaan dan deteksi dini dalam upaya penurunan kasus IUFD karena angka kematian bayi didominasi oleh penyebab tersebut. Materi inti kegiatan ini tentang orientasi SHK disampaikan oleh dr Rachman Indra Jaya,Sp.A , Narasumber menyampaikan mengenai urgensi adanya SHK, tatalaksana pengambilan spesimen, pemilihan prioritas sasaran sample, tatalaksana pengiriman, dan mekanisme umpan balik. Pelaksanaan SHK ini merupahkan amanat Permenkes Nomer 78 tahun 2014 tentang Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK). Adapun pemeriksaan untuk Kota Metro tidak bisa langsung dilakukan di tempat tetapi harus di kirim ke RS. Dr. Mohammad Hoesin Palembang, karena belum semua Rumah Sakit memenuhi syarat untuk pemeriksaan SHK. Tujuan dilakukan pemeriksaan SHK ditujukan untuk mencegah terjadinya hambatan pertumbuhan dan retardasi mental pada bayi baru lahirdan SHK dilakukan pada usia 48 sampai dengan 72 jam Sesi selanjutnya adalah tanya jawab antara peserta dengan narasumber dilanjutkan dengan pembacaan juknis dan rencana tindak lanjut yang dipimpin oleh Subkordinator Kesga dan Gizi Risnawati,SKM.,MKes. Adanya pelaksanaan kegiatan orientasi skrining hipotiroid kongenital (SHK) diharapkan dapat menjadi awal pelaksanaan skrining hipotiroid kongenital pada bayi baru lahir di Kota Metro guna meningkatkan derajat kesehatan anak. Peserta dari Kegiatan ini adalah Penangung Jawab Program SHK Puskesmas se-Kota Metro, Penangung jawab SHK di RSUD dan RSU se Kota Metro dan Klinik se Kota Metro
Tim Verifikasi Lapangan Kota Sehat Tiba Di Kota Metro
Berita tayang di promkes.metro.kota.go.id Pemerintah Kota Metro tahap demi tahap makin dekat untuk mendapatkan predikat kabupaten/kota sehat atau penghargaan Swasti Saba Wistara. Kini Kota Metro masuk tahapan verifikasi lapangan oleh tim dari pusat. Dalam rangka pelaksanaan verifikasi lapangan, Wakil Walikota Kota Metro Qomaru Zaman,menerima tim verifikasi kota sehat tingkat nasional di Ruang OR Pemda Kota Metro, Kamis 31/08/2023 Turut hadir dalam penerimaan tersebut Kepala OPD se Kota Metro ,Ketua TP PKK Kota Metro, Direktur RSUD,Camat se Kota Metro, Lurah , Pengurus Forum Kota Sehat,dan Forum Komunikasi Kecamatan. Saat ini Kota Metro jadi salah satu dari 170 kabupaten/kota yang lolos dokumen untuk diverifikasi lapangan. Sementara, dari tim verifikator KKS tingkat nasional antara lain perwakilan dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah,Rusdi Tahir,ST sekaligus merupakan Ketua Tim Verifikasi Lapangan KKS,dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Ali Mustaqim, Lalu, dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Anita Putri Rahayu, dan verifikasi lapangan selama dua hari. Setelah melakukan kunjungan lapangan ke beberapa lokasi sesuai dengan tatanan yang di ambil oleh pemerintah kabupaten/kota, pada hari terakhir dilakukan evaluasi dan masukan terhadap lokasi-lokasi yang telah dikunjungi.
Kumpulan Media Hari Obesitas Sedunia 2023
Dalam rangka Jambore Kader Tingkat Kota Metro, Dinkes Gelar Perlombaan Posyandu Aktif Tingkat Kota
Berita ini tayang di promkes.metro kota.go.id Dalam rangka Kegiatan Jambore Kader Tingkat Kota yang akan di gelar , Selasa 29 Agustus Tahun 2023 di Taman Metro Indonesia Indah ,Dinas Kesehatan Kota Metro menggelar berbagai perlombaan yaitu Lomba Vlog Penyelegaran Posyandu H-1 ,Hari H dan H+1 setelah Penyelenggaran Posyandu, Lomba Yel Yel Edukasi Kesehatan , Lomba Kader Berprestasi , Lomba Fasyankes Aktif Penyelenggaran Jambore Kader dan lomba Posyandu Aktif, Sebanyak 11 Puskesmas di Kota Metro mengirimkan finalis Posyandu Aktif yang sebelumnya finalis Posyandu aktif adalah para pemenang Posyandu aktif tingkat Puskesmas / Kelurahan di wilayah masing-Masing dan dari 11 finalis di pilih 5 Posyandu yang terbaik dalam verifikasi berkas dan yang akan di verifikasi Lapangan ,5 Posyandu akan bersaing secara ketat untuk menjadi yang terbaik. Para pemenang akan diberikan hadiah dan reward dari Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Kesehatan Kota Metro, pada saat Jambore Kader Tingkat Kota Metro. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr Eko Hendro Saputra,ST.,MKes di wakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kota Metro, Diah Meirawati,SKM.,MKes menyampaikan bahwa perlombaan Posyandu Aktif ini mampu memotivasi masyarakat untuk selalu memperhatikan pola hidup sehat dan selalu menjaga kebersihan lingkungan serta menyadari akan pentingnya menjaga kesehatan, terutama bagi kaum ibu hamil dan ibu menyusui. Karena dengan mantapnya peran Posyandu akan membantu kita dalam menekan angka stunting yang menjadi perhatian utama negara dan bangsa Indonesia saat ini, ungkap Diah Meira. Diah Meira juga menjelaskan, bahwa Posyandu Merupakan salah satu upaya kesehatan bersumber daya masyarakat potensial yang mempunyai peran dan Fungsi dalam mendukung upaya peningkatan Pelayanan kesehatan dasar di tingkat Kelurahan. Diah Meira juga mengatakan, Posyandu memang harus berbenah diri dan beradaptasi dengan perubahan zaman, kapasitas para kader harus ditingkatkan, sarana dan prasarana posyandu perlu dipenuhi, mutu layanan perlu ditingkatkan dan perlu di modernisasi, apalagi sekarang kader harus mempunyai 25 keterampilan dasar kesehatan antara lain kader harus mempunyai keterampilan pengelolaan Posyandu, keterampilan bayi dan balita , keterampilan ibu hamil dan menyusui , keterampilan usia sekolah dan remaja dan keterampilan usia produktif dan lansia. Turut mendampingi Kabid Kesmas , Subkoordinator Promkes dan PM Maryanto,SKM menjelaskan bahwa perlombaan Posyandu Aktif tingkat Kota Metro ini bertujuan untuk meningkatkan dan memotivasi Kader Posyandu Dalam Melaksanakan Kegiatan Utama Dalam Melayani kesehatan Masyarakat serta Meningkatkan Motivasi Kader Posyandu Dalam Berinovasi Untuk Meningkatkan Capaian Kunjungan Masyarakat Khusus Ibu dan Balita. “Kriteria Penilaian Pada Lomba Posyandu aktif ini terdiri dari, Kelengkapan Administrasi dan sarana, Keaktifan Kader Posyandu, Cukupan Program Kegiatan Posyandu, Inovasi Posyandu serta Kebersihan dan Pemanfaatan Pekarangan,” ungkap Maryanto Kontributor Liputan : E/ Team Promkes Metro
Meriahkan HUT RI Ke 78, Dinkes Kota Metro ikuti Parade Kebaya Wastra Kota Metro
Berita ini tayang di Promkes.metrokota.go.id Perwakilan Dinas Kesehatan Kota Metro turut memeriahkan Parade Kebaya yang digelar di pelataran Halaman Rumah Dinas Walikota, Minggu(20/8/2023). Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 78, Pemerintah Kota Metro menggelar Parade Kebaya Wastra Kota Metro, Kegiatan ini bertujuan untuk memupuk kembali makna dari kemerdekaan RI tahun 1945 silam, baik di lingkungan pemerintah Kota,kecamatan,kelurahan maupun kalangan masyarakat di Kota Metro Acara ini dimeriahkan dengan peragaan busana kebaya salah satu nya perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Metro, Ada istri dari Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro , Dr Eko Hendro Saputra,ST.,MKes yakni Ibu Ns. Rahmawati Sari Saleh,S.Kep, turut mendampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Metro, Ibu Diah Meirawati,SKM.,MKes dan Subkoordinator Kesga & Gizi Dinas Kesehatan Kota Metro Risnawati,SKM. Dalam acara ini ibu Rahmawati Sari Saleh menyampaikan Acara ini dimeriahkan dengan peragaan busana kebaya tujuan di selenggara ya acara tersebut juga mengajak masyarakat, usia tua dan muda untuk bergerak bersama dalam melestarikan kebaya. Mari kita jadikan 78 tahun kemerdekaan menegaskan kembali bangsa Indonesia untuk berdaulat dan berdikari dalam kebudayaan”ungkap Rahmawati” Dalam Kesemapatan yang sama Kepala Bidang Kesehatan Kota Metro dalam hal ini menyampaikan bahwa Wastra Nusantara merupakan kain tradisional yang banyak sekali ragamnya mulai dari batik, lurik, tenun, jumputan dll, yang berasal dari berbagai suku dan daerah di Indonesia. Fashion show ini menunjukkan keharmonisan dari berbagai perbedaan yg ada di Indonesia yang ditampilkan dalam suatu rangkaian fashion show. Parade Kebaya Ini sebagai sarana sosialisasi dan edukasi kebaya busana warisan leluhur yang harus kita jaga bersama kelestariannya,” ujar Diah Meira

