Dalam rangka mendorong terciptanya proses tumbuh kembang balita secara optimal, Dinas Kesehatan Kota Metro melalui Bidang Kesehatan Masyarakat Subtansi Kesga & Gizi bekerjasama dengan TP PKK Kota Metro menggelar Lomba Balita Sehat tingkat kota.Para pemenang yang terpilih menerima hadiah lomba yang diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, di Wakili Kepala Bidang Kesehatan Kota Metro , Diah Meirawati,SKM.,MKes dan Ketua TP PKK Kota Metro, Dr. Silfia Naharani Wahdi, Sp. KKlp, MM bertempat di Ruang Pertemuan Hotel Grand Sekuntum Kota Metro, Selasa (25/07/2023). Saat membuka acara tersebut, Ketua TP PKK Kota Metro Dr. Silfia Naharani Wahdi, Sp. KKlp, MM mengatakan bahwa sebagai upaya perlindungan harga diri dan martabat serta jaminan hidup bagi tumbuh kembang anak sesuai dengan fitrah dan kodratnya serta meningkatkan peran mereka dalam pembangunan sebagai langkah aksi nyata menuju harapan Kota Metro, Kota Sayang Anak. “Sehubungan dengan hal tersebut, tujuan diadakannya kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas balita sebagai generasi penerus yang sehat dan berprestasi, memotivasi masyarakat dalam menurunkan balita gizi buruk dan terpenuhinya hak-hak anak,” kata Silfia. Menurut Silfia Naharani, masa balita merupakan masa yang paling menentukan dalam pembangunan manusia yang handal. Sebab, masa balita merupakan masa yang paling kritis, terutama ditinjau dari aspek pertumbuhan dan perkembangannya. “Masa balita merupakan masa emas sekaligus masa kritis. Fakta seputar balita menunjukan adanya hambatan pertumbuhan dan perkembangannya yang disebabkan oleh kekurangan gizi pada masa kehamilan. Jika 1000 hari pertama kehidupan, gizi tidak dapat tercukupi maka akan menyebabkan anak berperawakan pendek sehingga mereka menjadi generasi yang tidak dapat bersaing di kemudian hari dan pada akhirnya akan menjadi beban bagi keluarga, masyarakat, dan negara. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes di wakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diah Meirawati,SKM.,MKes menjelaskan kegiatan lomba balita sehat ini telah rutin dilaksanakan setiap tahunnya melalui masing-masing puskesmas Lebih lanjut, ia menjelaskan dengan adanya lomba ini dapat meningkatkan kesadaran orangtua dalam memonitoring tumbuh kembang balitanya menjadi balita yang sehat. “Hari ini kami melaksanakan lomba balita sehat tingkat Kota Metro dimana lomba ini diselenggarakan secara rutin setiap tahun. Tujuan lomba balita sehat ini tentunya adalah mendorong untuk tumbuh kembangnya balita di Kota Metro. Dengan adanya lomba ini, para orangtua yang memiliki balita untuk senantiasa melakukan monitoring perkembangan tumbuh kembang balitanya sehingga menjadi balita yang sehat,” Sementara dalam dalam kesempatan yang sama Subkoordinator Kesga & Gizi Dinas Kesehatan Kota Metro Risnawati,SKM mengatakan ada dua kategori lomba yaitu untuk usia 6-24 bulan dan balita usia 2-5 tahun. Para pemenang juara 1,2,3 di masing-masing kategori di tingkat Kota Metro.Kontributor Liputan : Promkes_DinkesMetro
Swasti Saba Wistara, Kadis Kesehatan Eko Hendro Ungkap Ada 9 Tatanan yang Harus Dipenuhi
Bertempat di Aula Pemerintah setempat, Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin menyampaikan paparan terkait verifikasi lanjutan Penghargaan Kabupaten/ Kota Sehat Tingkat Nasional Tahun 2023, Senin (24/07/2023). “Saya langsung saja menyampaikan tentang verifikasi program Kabupaten/Kota sehat tingkat nasional Tahun 2023, yang harus dilihat sejauh mana profil Kota Metro. Kemudian tentang visi misi Kota Metro dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026 sampai tercapainya pembangunan yang sudah kita lakukan,” kata Wahdi. “Metro adalah bagian dari Provinsi Lampung dari 15 Kabupaten/kota dan tentu juga Kota Metro memiliki luas wilayah 7.321 hektar, yang bisa dikatakan ini hanya 0,25% dari luas Provinsi Lampung. Tetapi juga kita melihat bagaimana dengan sumber daya manusia (SDM) yang ada dengan jumlah penduduk 1.740 jiwa sekian kemudian dengan kepadatan penduduk 2.830 jiwa menunjukan bahkan, Kota Metro adalah Wilayah yang berkembang sekali,” tuturnya. Dalam hal ini juga Wali Kota Metro Wahdi menambahkan, terkait pencapaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sudah tinggi diantara 15 Kabupaten/kota. Kota Metro bersama Bandar Lampung mencapai nilai tertinggi yang dilihat dari capaian umur harapan hidup, rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah. “Untuk capaian harapan lama sekolah, juga merupakan tertinggi di Provinsi Lampung dan lebih tinggi dari Nasional. Selanjutnya, dalam penurunan angka kemiskinan kita sudah mencapai 7,87 persen pada 2022. Pertumbuhan ekonomi kita meningkat, tingkat pengangguran terbuka dan upaya-upaya ini kita terus lakukan agar Kota Metro menjadi kota yang berkembang,” paparnya. Diakhir penyampaiannya, Wahdi juga menyinggung terkait upaya pembangunan yang membuat Kota Metro berada di level 1 dengan angka penurunan terendah visi Kota Metro. “Terwujud Kota Metro Berpendidikan Sehat Sejahtera Berbudaya, salah satu capaian untuk pembangunan 2045 menuju Indonesia Emas,” pungkasnya. (Gt/Sr) Turut mendampingi dalam Kegiatan Verifikasi Lanjutan Penghargaan Kota Sehat Tingkat Nasional Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr. Eko Hendro Saputra,ST.,MKes menyampaikanada 9 tatanan yang harus dipenuhi untuk meraih Swastisaba Wistara. Terutama pada tatanan yang tergolong harus ada di lingkungan hidup, termasuk persoalan limbah dan memasifkan pembangunan septic tank untuk mengakselerasi Open Defecation Free (ODF) 100 persen. Eko Hendro juga mengatakan Keberhasilan Kota Sehat merupakan tanggung jawab kita bersama. Hal ini tentu membutuhkan bantuan Bapak/Ibu Kepala SKPD untuk dapat membantu Dinas Kesehatan dalam mengumpulkan dokumen yang dibutuhkan”, ujarnya. Proses verifikasi lanjutan ini menjadi tonggak penting bagi Kota Metro dalam upaya meningkatkan kualitas dan layanan kesehatan bagi warganya. Eko Hendro berharap hasil positif dari verifikasi ini akan menjadi dorongan lebih lanjut untuk terus meningkatkan dan memperluas program-program kesehatan yang berkelanjutan di Kota Metro. Turut hadir pada kegiatan tersebut para Kepala OPD, camat, Forum Kota Sehat Kota Metro,Forum Kota Sehat Kecamatan, dan perwakilan pokja.Kontributor Liputan: Promkes_KotaMetro
Dinkes Kota Metro Gelar Rakor Bidang Kesehatan Masyarakat
Dinas Kesehatan Kota Metro menggelar Rapat Koordinasi Bidang Kesehatan Masyarakat, Guna mewujudkan sinergisme dan integrasi kegiatan dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat. Melalui Pelaksanaan Kegiatan 2023 maka dilaksanakan Rapat Koordinasi Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) yang dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST,MKes, para Kabid Dinas Kesehatan Kota Metro,, Sub koordinator Subtansi Kesga dan Gizi, Sub koordinator Subtansi Kesehatan Lingkungan, sub koordinator Promosi & PM Kesehatan Dinkes Kota Metro, Kepala Puskesmas Se-Kota Kota Metro,PJ UKM Puskesmas Se-Kota, dan Organisasi Profesi, OPD Terkait di antara nya PUTR, Disnakertrans , Dinas PPAPPKB dan Dinas Pendidikan dan Mitra TP-PKK Kota Metro dengan waktu pelaksanaan Senin, 18 Juli 2023 bertempat di Hotel Grand Sekuntum Kota Bandar Lampung. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro , Dr.Eko Hendro,ST.,MKes dalam sambutannya mengatakan bahwa maksud dan tujuan Kegiatan dilakukannya Rapat Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) pada hari ini guna memaparkan hasil capaian Program Kesehatan Masyarakat di Semester Satu di Tahun 2023, dan khususnya bagi Puskesmas diharapkan mampu membuat perencanaan kegiatan dalam bidang kesehatan masyarakat dengan memperhatikan rencana kegiatan pada masing-masing program yang telah dipaparkan pada rapat kali ini. Diharapkan dengan dilaksanakan Rapat Koordinasi Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) tahun 2023 ini dapat bermanfaat bagi seluruh peserta, Sehingga pada saat melakukan diskusi maupun terjun langsung ke lapangan, kita dapat menemukan arah-arah yang baru yang pada akhirnya Program Kesehatan Masyarakat dapat memberikan dampak pada peningkatan derajat Kesehatan Indonesia, Khususnya di Kota Metro Ujar “Eko Hendro” Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diah Meirawati,SKM.,MKes menyampaikan kegiatan ini merupakan dukungan terhadap peningkatan kerja Upaya Kesehatan Masyarakat. Diah Meirawati mengungkapkan UKM menjadi tugas utama puskesmas yang berfokus pada upaya preventif dan promotif. Selain itu UKM juga mendorong partisipasi masyarakat untuk terlibat dalam peningkatan Kesehatan Masyarakat itu sendiri. Menurut Kabid Kesmas Rapat Bidang Kesehatan Masyarakat dilaksanakan dalam rangka meningkatkan koordinasi dan dukungan dalam peningkatan kerja bidang kesehatan masyarakat. Mengingat, saat ini kita memasuki era transformasi layanan primer, dimana banyak program yang ada di Dinkes Kota Metro. Rapat Bidang Kesmas ini diharapkan untuk meningkatkan koordinasi, pembinaan fasilitasi, advokasi dan dukungan untuk meningkatkan fungsi kinerja UKM di Puskesmas. Maka diperlukan komitmen, kesamaan pemahaman dan kerjasama sehingga akan terjadi sinkronisasi dan kerjasama lintas program yang akan kita teruskan ke lintas sektor. Narasumber dalam kegiatan ini dari Bappeda Kota Metro Ika Yuniarti, S.T.P., M.P.P., M.Eng., membahas mengenai Peran Lintas Sektor Dalam Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Di Kota Metro.Kontributor: Promkes_DinkesKotaMetro
Optimalkan Peran Pokjanal Posyandu Kota Metro, Adakan Bimtek di Kecamatan Metro Utara
Berita Tayang di Promkes.metrokota.go.id Dinas Kesehatan Kota Metro Bidang Kesehatan Masyarakat melalui Sub Subtansi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat melaksanakan Kegiatan Bimtek Pokjanal Posyandu Kota ke Pokjanal Posyandu Kecamatan/Kelurahan yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Metro Utara, peserta terdiri dari Anggota Pokjanal Kecamatan/Kelurahan, Ketua TPPKK Kecamatan dan Kader Posyandu kecamatan Metro Utara. Rabu/12/07/2023. Dimana dalam kegiatan tersebut Pada Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu Kota Metro melaksanakan bimbingan teknis tentang Rencana Kerja Pokjanal Kota kepada Seluruh Anggota Pokjanal Kecamatan/kelurahan dengan harapan rencana kerja Pokjanal Posyandu Kota selaras dengan yang ada di Pokjanal Kecamatan/Kelurahan. Pertemuan Bimtek Pokjanal Kota ke Pokjanal Kecamatan/Kelurahan di Aula Kecamatan Metro Utara ini di buka langsung oleh Ketua Pokjanal Kota M.Supriadi, S.H., MM. di wakili Wakil Sekretaris II Pokjanal Posyandu Kota, Wahyuningsih,SKM.,MKes menyampaikan bahwa tupoksi Pokjanal Kota adalah untuk merumuskan dan mengarahkan program/ kegiatan lintas sektoral dalam rangka peningkatan kinerja Posyandu. “Selain itu bahwa keberadaan dan peranan Posyandu dimanapun tidak bisa terlepas dari fungsi dan peranan mulai dari tingkat Kelurahan, Kota, hingga tingkat Provinsi. Karena nya pada tingkatan manapun menduduki posisi yang strategis serta kader adalah penggerak terselenggaranya kegiatan posyandu secara optimal. Selain itu beliau juga menekankan pentingnya Pokjanal Posyandu sebagai kelompok kerja operasional yang tugas dan fungsinya meningkatkan koordinasi, pembinaan, fasilitasi, advokasi dan bantuan yang berkaitan dengan fungsi dan kinerja posyandu sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2007. Sementara dalam laporan Ketua Pelaksana Kegiatan Bimtek Pokjanal Posyandu Kota ke Pokjanal Kecamatan/Kelurahan Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes di wakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diah Meirawati,SKM.,MKes menerangkan bahwa tujuan kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan mutu pelayanan dan pengelolaan Posyandu di Kota Metro agar dapat tearah, terpadu dan terintegrasi mealalui Pokjanal dan Pokja Posyandu baik di Kecamatan maupun di Kelurahan, serta meningkatkan peran lintas sektor memalui pemberdayaan masyarakat terkait penurunan angka kematian ibu, bayi ataupun anak balita serta tugas besar untuk melakukan gerakan yang terkait penanggulangan, Percepatan dan penanganan stunting. Lebih lanjut, Diah Meira juga menyampaikan bahwa Bimtek ini bertujuan mengoptimalkan setiap program/kegiatan Posyandu,memotivasi Pokjanal Kecamatan dan Pokja Kelurahan dalam rangka melakukan bimbingan, pemantauan dan evaluasi pemantauan pengelolaan program/ kegiatan Posyandu secara rutin dan terjadwal. “Saya berharap, dengan terselenggaranya Bimtek ini para peserta juga dapat mengembangkan program/kegiatan unggulan dan inovatif dalam pengembangan partispasi, gotong royong dan swadaya masyarakat lingkup Posyandu” “Ujar Diah Meira” Selain itu juga Tim Pokjanal Posyandu Kota di dampingi dengan Pokjanal Kecamatan dan Pokja Kelurahan turun langsung ke Posyandu Srikandi melakukan pembinaan posyandu ,untuk mengetahui apa saja informasi kegiatan-kegiatan yang sudah berjalan ataupun kegiatan yang akan datang oleh Tim Pokjanal Posyandu Kota, Pokjanal Kecamatan, dan Pokja Kelurahan. Selain itu juga Tim Pokjanal Posyandu Kota Metro memberikan arahan dan masukan bagi Tim Pokjanal Kecamatan Metro Utara agar untuk terus memperkuat Posyandu ,sebagaimana diketahui Posyandu merupakan pusat kegiatan masyarakat dalam upaya pelayanan kesehatan, keluarga berencana dan kegiatan sosial ekonomi lainnya. Kegiatan Bimtek Pokjanal Posyandu Kota ke Pokjanal Kecamatan/Kelurahan ini dihadiri oleh Kepala Disnakertrans Kota Metro, Budiono,Kadis PPPAPPKB Kota Metro, Wahyuningsih SKM.,MKes , Sekretaris TP PKK Kota Metro Sri Mintati, ST, Kabid pemberdayaan masyarakat dan transmigrasi Disnakertrans Kota Metro Marina,Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Penggerakan Dinas PPPAPPKB Dyah Sukmawati,S.Ag, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota MetroDiah Meirawati,SKM.,MKes. Kontributor Liputan : Promkes_Metro
Dinkes Kota Metro Gelar Pelatihan Keamanan Pangan bagi Petugas Gizi/Penjamah Makanan RSU dan Pondok Pesantren Kota Metro
Berita ini tayang di Promkes.metrokota.go.id Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro melalui Sub Subtansi Kesehatan Lingkungan,Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinkes Kota Metro menggelar Pelatihan Keamanan Pangan (PKP) untuk menjamin kualitas makanan dan minuman bagi masyarakat. Kegiatan yang diikuti oleh Petugas gizi/Penjamah makanan di Instalasi Gizi Rumah Sakit di Kota Metro serta Penanggungjawab Dapur/Penjamah makanan di Pondok Pesantren yang berada di Kota Metro, itu digelar di Aula Dinas Kesehatan Kota Metro, pada Selasa (11/07/2023). Kegiatan ini buka Langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro,Dr.Eko Hendro Saputra. SKM.,MKes di wakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Metro, Diah Meirawati,SKM.,MKes mengatakan pelatihan tersebut bertujuan agar masyarakat terlindungi dari makanan dan minuman yang tidak higienis dan tidak memenuhi persyaratan sanitasi. “Pelatihan ini juga sekaligus meningkatkan pengetahuan penjamah dan pengelola makanan dan minuman,” ucapnya. Selain itu, lanjutnya, manfaat dari pelatihan tersebut untuk mencegah terjadinya keracunan makanan, dan tata cara penyimpanan makanan yang baik sampai kepada distribusi hingga ke konsumen. Diah Meira menandaskan, pelatihan tersebut dinilai penting untuk menjamin keamanan pangan. “Dimana ruang lingkupnya berkaitan dengan perawatan makanan, baik pada kebersihan bahan baku hingga pengolahannya,” ujarnya. Sementara itu, Sub Koordinator Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga pada Dinas Kesehatan Kota Metro Desy Eva Rohmawati,SKM mengatakan, dengan pembinaan profesional, tempat pengolahan makanan diharapkan akan aman, sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 86 Tahun 2019 tentang Keamanan Pangan dan Perwali Walikota Metro Nomor: 25 tahun 2022 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Desy Eva juga mengatakan bahwa dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang teknik pengolahan dan penyajian makanan serta hygiene sanitisasi makanan minuman petugas gizi di RSUD serta di Pondok Pesantren. Selain itu, pelatihan inipun akan memberikan sertifikat kepada para peserta. “Peserta akan menerima sertifikat penjamah makanan dari Dinas Kesehatan Kota Metro sebagai salah satu syarat bagi tenaga penjamah makanan” Kontributor : Promkes_DinkesKotaMetro
Dinkes Kota Metro Selenggarakan Sosialisasi Program Kerja Pokjanal Posyandu
Berita ini Tayang di Promkes.metrokota.go.id Posyandu merupakan garda depan pelayanan kesehatan yang di dalamnya terdapat kegiatan promosi dan preventif.Ke depannya posyandu akan melayani paket pelayanan dengan sasaran ibu hamil, bersalin dan nifas, bayi, balita pra sekolah, usia sekolah/remaja, usia produktif dan lansia.Mengingat pentingnya peranan pokjanal posyandu, maka Sub Subtansi Promkes dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Kota Metro mengadakan kegiatan Pertemuan Koordinasi/Sosialisasi Program Kerja Pokjanal Posyandu yang bertempat di Aula OR Pemda Kota Metro , 10/07/2023 Pertemuan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Metro di wakili Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes menyampaikan tujuan Pokjanal Posyandu Kota/Kecamatan untuk optimalisasi pembinaan Posyandu sehingga dapat meningkatkan jumlah posyandu aktif di Kota Metro. Dalam menunjang keberhasilan Penyelenggaraan Posyandu, apabila kegiatan Posyandu dapat diselenggarakan dengan baik, akan dapat memberikan kontribusi yang besar dalam upaya menurunkan angka kematian Ibu dan Bayi, Percepatan Penurunan Stunting dan juga di harapkan dapat meningkatkan derajat Kesehatan khusus ya Kota Metro. Dalam kesempatan yang sama Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat , Diah Meirawati,SKM.,MKes turut menjelaskan bahwa Konsep dasar Pokjanal Posyandu adalah sebagai wadah pengelolaan program pembinaan posyandu yang mencakup unsur pemerintah dan peran serta masyarakat guna meningkatkan efisiensi waktu penyampaian informasi dan data posyandu dari daerah ke pusat maupun sebaliknya. Kelompok Kerja Operasional Pembinaan Posyandu memiliki tanggung jawab yang besar untuk meningkatkan koordinasi, pembinaan, fasilitas, advokasi dan bantuan kepada peningkatan kinerja posyandu. Karenanya, lanjut Meira, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam rangka mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di bidang layanan sosial dasar, perlu diperkuat koordinasi antar SKPD terkait melalui wadah Kelompok Kerja Operasional Pembinaan Posyandu. Rencana Tindak Lanjut dalam kegiatan ini bahwa masing-masing pokjanal Kota berkomitmen untuk melakukan berbagai kegiatan dalam rangka optimalisasi pembinaan kepada posyandu di wilayah masing-masing, salah satunya akan di selenggarakan Bimtek Pokjanal Tingkat Kota Ke Pokjanal Kecamatan Se-Kota Metro. Kota Metro juga memiliki Peraturan Daerah (PERDA) Kota Metro Nomor 3 Tahun 2020. PEDOMAN PENATAAN KELURAHAN DAN LEMBAGA KEMASYARAKATAN KELURAHAN, dan Perda ini baru ada di Kota Metro. Narasumber Dalam kegiatan ini Kepala Bidang Sosial Budaya dan Pemerintahan Pada Bappeda Kota Metro Ika Yuniarti.,S.T.P.,M.P.P.,M.Eng.dan Kabid pemberdayaan masyarakat dan transmigrasi Disnakertrans Kota Metro Ibu Marina. kontributor Liputan: PromkesMetro
PDPI bekerja sama dengan Dinkes Metro Gelar Road Show Dalam Rangka Menanggulangi Penyakit menular dan tidak menular di bidang paru dan pernafasan
Berita ini Tayang di Promkes.metrokota.go.id Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Lampung melaksanakan Road Show dalam rangka pencapaian penanggulangan penyakit menular dan tidak menular pada Paru dan Pernapasan. Road show kali ini PDPI Cabang Lampung singgah di Kota Metro untuk memberikan pemahaman dan edukasi dalam menanggulangi penyakit Paru. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel Grand Venetian pada hari Jumat 07 Juli 2023. Acara ini dilaksanakan oleh Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Lampung, Ketua PDPI oleh Dr.dr Retno Ariza S.Soemarsono,Sp.P(K).FCCP.,FISR dan Sekretaris PDPI dr.Andreas Infianto,MM.,Sp.P(K).,FISR berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Metro. Kegiatan ini dihadiri oleh Kadis Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes,Kepala Bidang P2P Dinkes Kota Metro , Verawati Nasution,SKM, Subkordinator Subtansi P2PM Surtini,S.ST ,dalam Kegiatan ini Peserta adalah dokter umum perwakilan Rumah Sakit, Puskesmas dan Klinik Se-Kota Metro Ketua PDPI Cabang Lampung Dr.dr Retno Ariza S.Soemarsono,Sp.P(K).FCCP.,FISR dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembentukan dan perkembangan PDPI tidak terlepas dari perkembangan Pendidikan Dokter di Indonesia yang dimulai sejak zaman penjajahan Belanda. Di era jaminan kesehatan nasional saat ini, penanganan kasus paru harus bisa mencapai di seluruh lini fasilitas kesehatan di Indonesia. Roadshow PDPI Cab.Lampung merupakan kegiatan sinergi antara PDPI Cab. Lampung dengan Pemerintah Daerah se-Provinsi Lampung dalam upaya penanggulangan penyakit menular dan penyakit tidak menular di bidang Paru dan Pernapasan. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dan kepedulian kami terhadap upaya peningkatan derajat Kesehatan masyarakat di Provinsi Lampung. Target kami adalah seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung termasuk di Kota Metro. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Dr.Eko Hendro Saputro,ST.,MKes Dalam Sambutan sekaligus membuka acara secara resmi menyampaikan bahwa penyakit paru dan pernapasan yang masih mendominasi di Kota Metro adalah Tuberkulosis (TBC), Penyakit Paru Obtruktif Kronis (PPOK), Asma, serta Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang juga masih patut diwaspadai terjadi di Kota Metro. Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan peserta dapat menambah pengetahuan tentang penyakit paru dan pernapasan, serta dapat membangun sinergi antara profesi dan pemerintah daerah dalam upaya penanggulangan penyakit menular dan tidak menular pada penyakit paru dan pernapasan di Kota Metro Kegiatan ini juga diisi dengan penyampaian materi presentasi tentang penyakit paru dan pernapasan dengan narasumber dr.Andreas Infianto,MM.,Sp.P(K).,FISR dan Dr.dr Retno Ariza S.Soemarsono,Sp.P(K).FCCP.,FISR Kontributor:Promkes_DinkesMetro
Kadinkes Kota Metro Eko Hendro Hadiri Jambore Kader Puskesmas Purwosari
Berita ini Tayang di Promkes.metrokota.go.id Dinas Kesehatan Kota Metro melalui Unit Pelayanan Kesehatan Masyarakat UPTD Puskesmas Purwosari menggelar kegiatan jambore Kader posyandu Puskesmas Purwosari, Jumat (07/07/2023) Tujuan kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mewujudkan pembangunan, khususnya di bidang kesehatan. Pasalnya, kemampuan hidup sehat setiap individu tentu menjadi faktor utama dalam mewujudkan pembangunan dari segala aspek secara menyeluruh. Hal tersebut diungkapkan Oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Dr. Eko Hendro Saputra.,ST.,MKes yang di dampingi oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kota Metro, Diah Meirawati.,SKM.,MKes di dampingi Subkordinator Promkes & PM Maryanto SKM dan Kepala Puskemas Purwosari, Desy Yulianti.,S.Kep.,M.M,. Kadis Kesehatan Eko Hendro mengatakan bahwa acara Jambore Posyandu tersebut ada beberapa lomba seperti lomba yel-yel, Lomba Kader Berprestasi melalui 25 Kompetensi, Lomba Penyuluhan/Edukasi Kesehatan dan Lomba Posyandu Aktif yang di ikuti oleh semua posyandu yang berada di wilayah kerja Puskesmas Purwosari. Dengan mengikuti lomba ini bisa menambah pengalaman dan memacu semangatnya untuk membantu masyarakat dalam layanan kesehatan, khususnya bagi balita, ibu hamil, menyusui dan pengunjung posyandu,” Kader posyandu merupakan salah satu yang memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan pelaksana pendaftaran, penimbangan, pencatatan, melakukan penyuluhan, serta penggerakan sasaran posyandu. Kader posyandu juga merupakan ujung tombak keberhasilan pelaksanaan posyandu. Dalan hal ini Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kota Metro , Diah Meira menambahkan bahwa keberhasilan posyandu sebagai wahana alih informasi dan olah keterampilan bergantung pada kinerja masyarakat ,terutama kadernya. Hal tersebut ditunjang dengan sarana yang digunakan serta petugas kesehatan sebagai pengelola program . Selain itu, kader perlu mendapat dukungan dari pemangku kepentingan ditingkat yang lebih tinggi. “Saya harap kader berperan aktif dalam hal ini. Mengingat persoalan stunting dapat mengganggu produktifitas nasional dan mengancam masa depan generasi muda, “kata Diah Meira Kegiatan Jambore Puskesmas tersebut berharap melalui kegiatan ini dapat terbentuknya kader-kader unggul inovasi untuk terselenggaranya kegiatan posyandu.” Sehingga pelayanan terhadap masyarakat bisa optimal,” ucap “Diah Meira” Kontributor: Promkes_Dinkes Kota Metro
Puskesmas Banjarsari Gelar Jambore Kader Posyandu -Promkes Dinkes Metro
Berita ini telah tayang di promkes.metrokota.go.id Dinas Kesehatan Kota Metro melalui Unit Pelayanan Kesehatan Masyarakat UPTD Puskesmas Banjarsari menggelar kegiatan jambore Kader posyandu Puskesmas Banjarsari di Lapangan BBM (Bakoel Batik Metro) Banjarsari, Rabu (05/07/2023) Tujuan kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mewujudkan pembangunan, khususnya di bidang kesehatan. Pasalnya, kemampuan hidup sehat setiap individu tentu menjadi faktor utama dalam mewujudkan pembangunan dari segala aspek secara menyeluruh. Hal tersebut diungkapkan Oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Dr. Eko Hendro Saputra.,ST.,MKes yang di dampingi oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kota Metro, Diah Meirawati.,SKM.,MKes dan Kepala Puskemas Banjarsari, dr. Balqis, dan Turut Hadir dalam kegiatan Jambore Kader Posyandu Puskesmas Banjar Sari Camat Metro Utara, Wilastri.,S.IP.MM Kadis Kesehatan Eko Hendro mengatakan bahwa acara Jambore Posyandu tersebut ada beberapa lomba seperti lomba yel-yel, Lomba Kader Berprestasi melalui 25 Kompetensi, Lomba Penyuluhan/Edukasi Kesehatan dan Lomba Posyandu Aktif yang di ikuti oleh semua posyandu yang berada di wilayah kerja Puskesmas Banjarsari. Dengan mengikuti lomba ini bisa menambah pengalaman dan memacu semangatnya untuk membantu masyarakat dalam layanan kesehatan, khususnya bagi balita, ibu hamil, menyusui dan pengunjung posyandu,” Kader posyandu merupakan salah satu yang memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan pelaksana pendaftaran, penimbangan, pencatatan, melakukan penyuluhan, serta penggerakan sasaran posyandu. Kader posyandu juga merupakan ujung tombak keberhasilan pelaksanaan posyandu. Dalan hal ini Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kota Metro , Diah Meira menambahkan bahwa keberhasilan posyandu sebagai wahana alih informasi dan olah keterampilan bergantung pada kinerja masyarakat ,terutama kadernya. Hal tersebut ditunjang dengan sarana yang digunakan serta petugas kesehatan sebagai pengelola program . Selain itu, kader perlu mendapat dukungan dari pemangku kepentingan ditingkat yang lebih tinggi. “Saya harap kader berperan aktif dalam hal ini. Mengingat persoalan stunting dapat mengganggu produktifitas nasional dan mengancam masa depan generasi muda, “kata Diah Meira Kegiatan Jambore Puskesmas tersebut berharap melalui kegiatan ini dapat terbentuknya kader-kader unggul inovasi untuk terselenggaranya kegiatan posyandu.” Sehingga pelayanan terhadap masyarakat bisa optimal,” ucap “Diah Meira” Kontributor: Promkes_Dinkes Kota Metro
Berdedikasi dalam Pembangunan Keluarga, Walikota Metro Wahdi dan Istri Terima Penghargaan Manggala Karya Kencana
Walikota Metro bersama sang isteri yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kota Metro menerima Penghargaan Manggala Karya Kencana dalam Galadinner dan Penganugerahan Penghargaan Pengelolaan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting, di Griya Agung Palembang Selasa (4/7/2023). Adapun penganugerahan tersebut digelar sebagai rangkaian acara Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-30, Dalam peringatan dengan mengusung tema “Menuju Keluarga Bebas Stunting untuk Indonesia Maju” Untuk diketahui, Penghargaan Manggala Karya Kencana merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan pemerintah pusat melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kepada sosok tertentu Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo kepada Ketua TP-PKK Kota Metro dr. Silfia Naharani W, Sp. KKLP, MM. Walikota Metro dr Wahdi, Sp.OG.(K), M.H. juga menerima penghargaan tersebut karena berhasil menorehkan prestasi gemilang, untuk masyarakat di Kota Metro. Alhamdulillah, malam ini saya bersama istri saya tercinta Ketua TP-PKK Kota Metro mendapatkan tanda penghargaan Manggala Karya Kencana Dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) atas prestasi dan komitmen serta kepemimpinan dalam menggerakkan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana serta Percepatan Penurunan Stunting untuk terwujudnya keluarga berkualitas bahagia dan sejahtera,” kata wahdi Ya, selama menjadi Ketua TP-PKK Kabupaten Kota Metro,Silfia yang mendapat dukungan dari Walikota Metro, Wahdi selalu memantau perkembangan atas pencapaian pelaksanaan program stunting di daerahnya. Itu karena menurut Silfia, stunting menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup membahayakan dan sangat penting bagi generasi muda pada khususnya, untuk memahami faktor penyebabnya. Dalam pelaksanaannya, Silfia berhasil menggelar berbagai kegiatan yang berhubungan dengan stunting. Keberhasilan tersebut pun menurutnya, juga tak lepas dari kerja sama yang baik antar semua pihak. “Semoga dengan diberikannya penghargaan ini dapat menambah semangat bagi kami Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kerja kepada masyarakat sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT. Jadi saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung untuk menerima penghargaan Manggala Karya Kencana. Saya berharap sosialisasi Program Kependudukan dan Keluarga Berencana serta percepatan penurunan stunting ini dapat terus ditingkatkan guna menjadikan keluarga berkualitas bahagia dan sejahtera, dan Terwujudnya Kota Metro Berpendidikan, Sehat, Sejahtera dan Berbudayakata “Kata Wahdi” Kontributor: Promkes_DinkesMetro

