Dinas Kesehatan Kota Metro – Dalam rangka implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan untuk meningkatkan kualitas keamanan informasi, Pemerintah Kota Metro menerapkan tanda tangan elektronik (TTE) yang telah tersertifikasi oleh Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE). TTE tersertifikasi adalah tanda tangan yang terdiri dari informasi elektronik yang ditautkan, dilampirkan, atau terkait informasi elektronik lainnya sebagai alat autentikasi dan verifikasi lewat Sertifikat Elektronik yang diterbitkan Penyelenggara Sertifikasi Elektronik Indonesia. Keuntungan menggunakan TTE tersertifikasi antara lain efisiensi waktu, kekuatan hukum setara dengan tanda tangan basah, identitas terjamin, hemat biaya pengeluaran, dan eco-friendly. Keberadaan TTE tersertifikasi telah diatur pemerintah dalam UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, PP 71/2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik, dan Permenkominfo 11/2018 tentang Penyelenggaraan Sertifikasi Elektronik. Dinas Kesehatan Kota Metro bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Metro menggelar kegiatan sosialisasi penerbitan TTE Kepada seluruh pegawai lingkup dinas Kesehatan Kota Metro, pada Selasa 04 Juli 2023, bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kota Metro. Dalam sambutannya Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes menyampaikan siap mendukung pelayanan internal kepemerintahan ataupun untuk pelayanan masyarakat yang berbasis Elektronik. Dengan pemanfaatan tandatangan digital ini, maka para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota dapat menandatangani dokumen/ naskah dinas secara elektronik dimanapun dan kapanpun tanpa terbatas tempat dan waktu. “Dengan adanya layanan sertifikat elektronik, diharapkan dapat menyediakan jaminan keamanan, otentikasi serta integritas data elektronik pada sistem informasi yang ada serta mempercepat proses pelayanan yang diberikan dilingkungan Pemerintah Kota Metro. Selanjutnya TTE ini akan digunakan pada Aplikasi SRIKANDI, yang memiliki beberapa fitur seperti penciptaan arsip yang meliputi pembuatan, penandatangan, pengiriman dan penerimaan naskah dinas secara elektronik antar instansi pemerintah. Turut Hadir dalam Kegiatan ini Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro,Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes di dampingi subkor Sub Kepegawaian,Umum dan Hukum Defi Fitri Agustiani,S.Kep.,MH beserta tim. Dan Fasilitator TTE dari Diskominfo Kota Metro.
Komitmen Turunkan Angka Stunting Kota Metro kembali menggelar Rembuk Stunting 2023
Wakil Wali Kota Metro Qomaru Zaman menghadiri acara Rembuk Stunting Kota Metro Tahun 2023 yang mengangkat tema “ Sinergi Jaringan Masyarakat Peduli Anak dan Ibu (Jama-Pai) dalam percepatan dan penurunan Stunting di Ballroom Hotel Grand S’kuntum, Kota Metro, Senin (03/07/2023) Wakil Walikota Kota Metro Qomaru Zaman dan juga selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Metrodalam sambutannya menyampaikan pertemuan ini merupakan salah satu upaya kita bersama untuk mengupayakan solusi terbaik dalam pencegahan dan percepatan penurunan angka stunting di Kota Metro. Mudah-mudahan kegiatan ini mampu menguatkan komitmen seluruh pihak, dalam menanggulangi permasalahan stunting serta dalam merealisasikan program-program yang telah kita rancang bersama. Sampai saat ini masalah stunting di Kota Metro masih menjadi prioritas dan perlu mendapatkan perhatian kita bersama. Dengan digelarnya acara tersebut, Qomaru Zaman berharap pihaknya dapat membangun komitmen publik dalam kegiatan penurunan stunting secara terintegrasi di Metro dan juga dapat menggalang komitmen,serta meningkatkan keterlibatan para pemangku kepentingan dengan bersama-sama mencegah dan menurunkan prevalensi stunting di Kota Metro ”ujar beliau. Qomaru zaman berharap semoga upaya kami untuk meningkatkan kualitas kehidupan yang lebih baik dapat tercapai sesuai dengan visi Kota Metro, yaitu terwujudnya Kota Metro berpendidikan, sehat, sejahtera, dan berbudaya,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Promkes.metrokota.go.id. Dalam acara rembuk stunting ini Kepala Bappeda Kota Metro, Anang Risgianto menyampaikan Berdasarkan data Survey Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting di Kota Metro menurun dari 19,7 persen di tahun 2021 menjadi 10,14 persen di tahun 2022. Untuk meningkatkan konvergensi program dan percepatan penurunan stunting di tahun 2024, berdasarkan hasil analisis situasi stunting atau aksi pertama, telah ditetapkan 15 lokasi kelurahan lokus prioritas stunting untuk tahun 2024. Untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi pencegahan stunting melalui JAMA-PAI, telah diterbitkan Peraturan Walikota Metro Nomor 32 Tahun 2022 tentang Sinergi Jaringan Masyarakat Peduli Anak dan Ibu dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting. Perwali ini dapat memperkuat kolaborasi dan sinergi berbagai pihak dalam percepatan penurunan stunting di Kota Metro. Pada kegiatan Rembuk Stunting juga di adakan Talkshow Rembuk Stunting untuk percepatan dan Penurunan dan Upaya dalam mencegah stunting menghadirkan empat orang narasumber, Ketua TP-PKK Kota Metro di wakili oleh Ketua Pokja 4 PKK Kota Metro Diah Meirawati yaitu Dukungan TP PKK Kota Metro dalamPercepatan Penurunan Stunting,Ketua Pinsar Petelur Nasional (PPN) Lampung, Jenny Soelistiani dengan tema Kolaborasi PPN dalam mendukung Upaya Percepatan Penurunan, Kepala Dinas PU TR Kota Metro Robby Kurniawan Saputra dengan tema Dukungan Program/Kegiatan Dinas PU TR dalam Penurunan Stunting dan yang terkahir Kepala Dinas Sosial Kota Metro,Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Metro I Made Wiryana Dukungan Program/Kegiatan Dinas Sosial dalam Penurunan Stunting. Dalam acara Rembuk Stunting ini juga dilaksanakan penandatanganan Berita Acara Rembuk Stunting Kota Metro oleh Wakil Wali Kota Metro, Ketua DRPD, Ketua TP PKK Kota Metro, dan OPD Kota Metro sebagai wujud adanya komitmen bersama antara eksekutif, legislative, dan mitra eksternal Pemerintah Kota Metro untuk berkolaborasi melakukan upaya percepatan penurunan stunting di Kota Metro.
Gelar Jambore Kader Posyandu Tingkat Kelurahan wilayah kerja Puskesmas Margorejo -Promkes
Dinas Kesehatan Kota Metro melalui Unit Pelayanan Kesehatan Masyarakat UPTD Puskesmas Margorejo menggelar kegiatan jambore Kader posyandu Puskesmas Margorejo, Senin (26/06/2023) Tujuan kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mewujudkan pembangunan, khususnya di bidang kesehatan. Pasalnya, kemampuan hidup sehat setiap individu tentu menjadi faktor utama dalam mewujudkan pembangunan dari segala aspek secara menyeluruh. Hal tersebut diungkapkan Oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Dr. Eko Hendro Saputra.,ST.,MKes yang di dampingi oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kota Metro, Diah Meirawati.,SKM.,MKes di dampingi Subkordinator Promkes & PM Maryanto SKM dan Kepala Puskemas Margorejo, dr. Peni. Kadis Kesehatan Eko Hendro mengatakan bahwa acara Jambore Posyandu tersebut ada beberapa lomba seperti lomba yel-yel, Lomba Kader Berprestasi melalui 25 Kompetensi, Lomba Penyuluhan/Edukasi Kesehatan dan Lomba Posyandu Aktif yang di ikuti oleh semua posyandu yang berada di wilayah kerja Puskesmas Margorejo Dengan mengikuti lomba ini bisa menambah pengalaman dan memacu semangatnya untuk membantu masyarakat dalam layanan kesehatan, khususnya bagi balita, ibu hamil, menyusui dan pengunjung posyandu,” Kader posyandu merupakan salah satu yang memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan pelaksana pendaftaran, penimbangan, pencatatan, melakukan penyuluhan, serta penggerakan sasaran posyandu. Kader posyandu juga merupakan ujung tombak keberhasilan pelaksanaan posyandu. Dalan hal ini Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kota Metro , Diah Meira menambahkan bahwa keberhasilan posyandu sebagai wahana alih informasi dan olah keterampilan bergantung pada kinerja masyarakat ,terutama kadernya. Hal tersebut ditunjang dengan sarana yang digunakan serta petugas kesehatan sebagai pengelola program . Selain itu, kader perlu mendapat dukungan dari pemangku kepentingan ditingkat yang lebih tinggi. “Saya harap kader berperan aktif dalam hal ini. Mengingat persoalan stunting dapat mengganggu produktifitas nasional dan mengancam masa depan generasi muda, “kata Diah Meira Kegiatan Jambore Puskesmas tersebut berharap melalui kegiatan ini dapat terbentuknya kader-kader unggul inovasi untuk terselenggaranya kegiatan posyandu.” Sehingga pelayanan terhadap masyarakat bisa optimal,” ucap “Diah Meira” Kontributor: Promkes_Dinkes Kota Metro
Puskesmas Yosomulyo Gelar Jambore Kader Posyandu tingkat Kelurahan -Dinkes Kota Metro
Dinas Kesehatan Kota Metro melalui Unit Pelayanan Kesehatan Masyarakat UPTD Puskesmas Yosomulyo menggelar kegiatan jambore Kader posyandu Puskesmas Yosomulyo, Sabtu (01/07/2023) Tujuan kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mewujudkan pembangunan, khususnya di bidang kesehatan. Pasalnya, kemampuan hidup sehat setiap individu tentu menjadi faktor utama dalam mewujudkan pembangunan dari segala aspek secara menyeluruh. Hal tersebut diungkapkan Oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Dr. Eko Hendro Saputra.,ST.,MKes yang di dampingi oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kota Metro, Diah Meirawati.,SKM.,MKes di dampingi Subkordinator Promkes & PM Maryanto SKM dan Kepala Puskemas Yosomulyo, dr. Maya. Kadis Kesehatan Eko Hendro mengatakan bahwa acara Jambore Posyandu tersebut ada beberapa lomba seperti lomba yel-yel, Lomba Kader Berprestasi melalui 25 Kompetensi, Lomba Penyuluhan/Edukasi Kesehatan dan Lomba Posyandu Aktif yang di ikuti oleh semua posyandu yang berada di wilayah kerja Puskesmas Yosomulyo Dengan mengikuti lomba ini bisa menambah pengalaman dan memacu semangatnya untuk membantu masyarakat dalam layanan kesehatan, khususnya bagi balita, ibu hamil, menyusui dan pengunjung posyandu,” Kader posyandu merupakan salah satu yang memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan pelaksana pendaftaran, penimbangan, pencatatan, melakukan penyuluhan, serta penggerakan sasaran posyandu. Kader posyandu juga merupakan ujung tombak keberhasilan pelaksanaan posyandu. Dalan hal ini Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kota Metro , Diah Meira menambahkan bahwa keberhasilan posyandu sebagai wahana alih informasi dan olah keterampilan bergantung pada kinerja masyarakat ,terutama kadernya. Hal tersebut ditunjang dengan sarana yang digunakan serta petugas kesehatan sebagai pengelola program . Selain itu, kader perlu mendapat dukungan dari pemangku kepentingan ditingkat yang lebih tinggi. “Saya harap kader berperan aktif dalam hal ini. Mengingat persoalan stunting dapat mengganggu produktifitas nasional dan mengancam masa depan generasi muda, “kata Diah Meira Kegiatan Jambore Puskesmas tersebut berharap melalui kegiatan ini dapat terbentuknya kader-kader unggul inovasi untuk terselenggaranya kegiatan posyandu.” Sehingga pelayanan terhadap masyarakat bisa optimal,” ucap “Diah Meira” Kontributor: Promkes_Dinkes Kota Metro
Kelurahan Yosorejo Kota Metro sampaikan Paparan Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi.
Kelurahan Yosorejo Kota Metro mengikuti Penilaian Pemaparan Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung, di Dinas PMDT Propinsi Lampung, Sabtu (01/07/2023). Lomba Kelurahan tingkat Provinsi Lampung tahun 2023 masuk tahapan Pemaparan/Presentasi tiga besar untuk menetapkan masing-masing yang terbaik. Hadir mendampingi Asisten 1 Kota Metro Supriadi, Kepala Disnakertrans Kota Metro, Budiono,Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro Yerri, Kabid pemberdayaan masyarakat dan transmigrasi Disnakertrans Kota Metro Marina, Kabid Kesmas Dinkes Kota Metro Diah Meirawati , Camat Metro Timur Ferry Handono ,dan jajaran, TP PKK Kota Metro serta Ketua TP PKK Kec. Metro Timur dan Kelurahan Yosorejo. Pemerintah Kota Metro Dalam hal ini di wakili Asisten 1 Kota Metro Supriadi selaku Ketua Tim Pembina Lomba Kelurahan Tingkat Kota Metro menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Metro telah memberikan sejumlah pembekalan kepada Kelurahan Yosorejo, yang berupa penjelasan kelengkapan administrasi yang harus diserahkan ke panitia lomba tingkat Provinsi Lampung. Supriadi juga menyampaikan Lomba Kelurahan Tahun 2023 ini mengangkat tema “Tata Kelola Pemerintahan yang baik dalam mewujudkan stabilitas Ekonomi dan Sosial Kelurahan, adapun maksud dari Lomba Kelurahan ini untuk mendorong inovasi pemerintah di kelurahan dalam meningkatkan kualitas pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat, Sedangkan tujuannya untuk mengevaluasi dan mendorong kelurahan dan masyarakat untuk mengenali potensi dan mendorong pambangunan dengan sumber daya sendiri. Pada pemaparannya Lurah Yosorejo Budy Maryanto, menyampaikan paparan materi yang lebih menekankan inovasi kelurahan seperti inovasi Ambulance Siaga, Gardu Penting (Gerakan Terpadu Penurunan Stunting) Digital Pelayanan Publik, Bank Sampah, Wakuncar, Arseti, Tabuh dan potensi seperti Pasar Kreatif, UP2K dan potensi lain. Budy Maryanto juga menambahkan, akan memberikan yang terbaik bagi Kota Metro, dengan segala ikhtiar. Serta memohon doa restu kepada masyarakat Kota Metro. “Kami ingin memberikan yang terbaik, karena ini sebagai ajang promosi juga bagi Kota Metro. Kami mohon doa restu dari semuanya,” pungkasnya Termasuk, memberikan pendalaman penguasaan materi dan regulasi untuk menghadapi berbagai pertanyaan dari tim penilai lomba. Kontributor Artikel : Promkes_DinkesKotaMetro
Dinas Kesehatan Kota Metro Juarai Stand Terbaik Harapan 1 Festival Putri Nuban Tahun 2023
Dalam rangkaian kegiatan memperingati Hari Jadi Kota Metro yang ke-86, Berbagai event dilaksanakan seperti pameran pembangunan hingga beberapa event dan pesta hiburan rakyat yang berlangsung di Lapangan Samber Metro. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Dr Eko Hendro Saputro,ST.,MKes menyampaikan Gelaran Festival Putri Nuban Tahun 2023 dalam rangka menyambut Hari Jadi Kota Metro ke- 86, Acara ini dimulai pada tanggal 09 Juni 2023 sampai dengan 25 Juni 2023, 16 hari berlangung dengan kemeriahan dan gemerlap yang penuh suka cita, Festival Putri Nuban berhasil menyuguhkan pertunjukan dan sajian bagi masyarakat Kota Metro. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi, hiburan dan promosi berbagai pihak yang menjadi peserta event terbesar di Kota Metro tersebut. Eko Hendro juga menambahkan di malam penutupan Festival Putri Nuban, adalah momen yang ditunggu karena terdapat pengumuman pemenang dari peserta – peserta yang dinilai menjadi terbaik di event tersebut, Stand Dinas Kesehatan Kota Metro berhasil meraih juara Stand Terbaik Harapan 1 Festival Putri Nuban Tahun 2023 dan Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksanan Dinas Kesehatan Kota Metro mendapat Juara 3 pemenang lomba paduan suara. Dalam kesempatan ini Eko Hendro berharap Semoga di event Festival Putri Nuban berikutnya Dinas Kesehatan Kota Metro. Bisa lebih baik dengan sajian yang lebih dahsyat lagi.Kontributor Artikel: Promkes_DinkesMetro
Dinkes Metro Laksanakan MoU Terkait Pencegahan & Pengendalian Penyakit Menular dengan Lapas Klas II A Metro
Dalam rangka mewujudkan pelayanan kesehatan yang optimal, di Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kelas II A Metro, Kepala Dinas Kesehatan, Dr Eko Hendro di dampingin Kepala Bidang P2 Verawati Nasution, SKM., M.Kes dan Subkoordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Surtini,SST melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (MoU) terkait peningkatan dan pelayanan kesehatan Pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan Penanganan TBC dengan strategi DOTS, pelayanan HIV/AIDS, Pencegahan dan Penanganan DBD dan Kegiatan Rehabilitasi Sosial Narkotika Warga Binaan Lapas Metro., Jumat (23/06/23). Bertempat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Metro, Penandatangan MoU tersebut dilakukan oleh Kepala Lapas, Muchamad Mulyana selalu pihak pertama dengan Dinas Kesehatan selalu pihak kedua. Diharapkan dengan adanya penandatangan MoU tersebut, benar-benar bisa meningkatkan pelayanan kesehatan khususnya bagi pegawai dan juga WBP. Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Metro, dilakukan kesepakatan kerja sama antara Lapas dan Dinas Kesehatan (Dinkes) atas nama Pemerintah Kota Metro Kerja sama yang akan dilakukan tersebut sebagaimana tertuang dalam nota kesepakatan atau memorandum of understanding (MoU) yang ditandatangani oleh pimpinan dua institusi tersebut, Jumat (24/06/2023) di Kantor Lapas Kelas IIA Kota Metro. Kepala Dinkes Kota Metro, Dr Eko Hendro Saputro,ST.,MKes dan Kepala Lapas Muchamad Mulyana Kepala Lapas Kota Metro, Muchamad Mulyana mengatakan, sebagai upaya untuk meningkatkan fasilitas kesehatan yang ada di Lapas Metro. la juga menyebut partisipasi dan bantuan pihak Dinas Kesehatan Kota Metro sangat dibutuhkan, karena jika hanya mengandalkan petugas kesehatan yang ada di Lapas Metro saja tidak mungkin maksimal dalam memberikan pelayanan kepada seluruh Warga Binaan yang jumlahnya sampai ratusan orang. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Eko Hendro menyatakan, setelah melakukan kesepakatan ini pihaknya siap membantu program kesehatan terhadap warga binaan di Lapas Kota Metro sesuai dengan kewenangan dan ketentuan yang berlaku. “Intinya, Dinkes siap membantu program kesehatan ini sesuai aturan yang berlaku,” Hal ini sejalan dengan visi misi Kota Metro yakni Terwujudnya Kota Metro Berpendidikan, Sehat, Sejahtera dan BerbudayaKontributor: Promkes_DinkesMetro
Dinkes Kota Metro Tingkatkan Kompetensi Tenaga Medis Melalui Orientasi Kalakarya MTBS
Dinas Kesehatan Kota Metro menggelar Kalakarya Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) di Puskemas Karang Rejo, Jumat 23 Juni 2023. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr Eko Hendro Saputro, di wakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Metro Diah Meirawati,SKM,MKesmengungkapkan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah agar bidan di seluruh puskesmas bisa memberikan pelayanan dasar terkait penanganan balita. Diah Meira juga menyampaikan bahwa tujuan dalam kegiatan hari ini adalah agar petugas dipuskesmas mampu memberikan ilmu yang mereka dapatkan kepada teman-temannya. Sebenarnya kegiatan kalakarya itu adalah bagaimana dalam penanganan balita sakit. Diah Meira saat membuka Kalakarya mengatakan tujuannya untuk peningkatan kompetensi bagi tenaga medis, agar dapat lebih maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Untuk peningkatan kompetensi tenaga medis, ” katanya. Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) merupakan pendekatan pelayanan balita sakit yang komprehensif dan terintegrasi terhadap penyebab utama kematian yang banyak dijumpai yakni pneumonia, diare, campak dan malaria atau kombinasi penyakit tersebut, serta juga sering dilatar belakangi oleh gizi kurang atau gizi buruk. “Pendekatan pada balita sakit secara komprehensif dan terintegrasi dapat mencegah penyebab utama pada kematian Diah Meira menyampaikan bahwa penerapan MTBS dengan baik dapat meningkatkan upaya penemuan kasus secara dini, memperbaiki manajemen penanganan dan pengobatan, promosi serta peningkatan pengetahuan bagi ibu-ibu dalam merawat anaknya dirumah, serta upaya mengoptimalkan sistem rujukan dari masyarakat ke fasilitas pelayanan primer dan rumah sakit sebagai pusat rujukan. “Peran MTBS dan Tata Laksana Gizi Buruk dapat mendeteksi dini penemuan kasus sehingga dapat menurunkan angka gizi buruk, angka stunting dan angka kematian bayi dan balita. Diah Meira menambahkan dalam pemeliharaan kesehatan bayi dan anak harus ditujukan guna untuk mempersiapkan generasi Emas Metro Cemerlang (GEMERLANG) sebagai peta jalan Indonesia Emas 2045.Kontributor: Promkes_DinkesKotaMetro
Inovasi Sistem Informasi Berbasis Website dalam Penyelenggaraan Posyandu Aktif Kota Metro.
Rabu (21/6/2023), Dalam rangka penyelenggaraan sistem pemerintahan berbasis elektronik, Dinas Kesehatan Kota Metro Melalui Subtansi Promosi Kesehatan Kota Metro telah membangun website promkes.metrokota.go.id sebagai sistem informasi elektronik yang memiliki pengelolaan dan pemanfaatan TIK yang dapat dipertanggung jawabkan, mudah diakses dan dibagi pakaikan. Dengan adanya website ini maka masyarakat dapat mengakses berbagai informasi terdapat Menu Media KIE sehingga masyarakat dan kader posyandu dapat mengakses nya dan dapat mengimplementasi kan berbagai informasi (Edukasi) kepada masyarakat dan sasaran posyandu. Dalam Penyelenggaran Posyandu Aktif di Kota Metro Subtansi Promosi Kesehatan melauching website terdapat menu Data dan Peta di websitre promkes.metrokota.go.id yang berisi Informasi Jumlah Posyandu di Kota Metro dan dapat di liat status Posyandu. inovasi ini juga bentuk pelayanan terhadap masyarakat, mengingat sudah semakin majunya perkembangan di bidang elektronik dimana semua berita maupun layanan masyarakat bisa diakses oleh masyarakat hanya menggunakan gadget/handphone, selain itu juga di website tersebut terdapat dokumentasi harian kegiatan yang di lakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Metro Dengan adanya website Promkes.metrokota.go.id di harapkan semoga dapat membantu agar masyarakat dapat mengenal serta mengetahui informasi dan layanan yang ada dikota Metro.
Jambore Kader Posyandu Puskesmas Ajang Menambah Wawasan -Dinkes Kota Metro
Dinas Kesehatan Kota Metro melalui UPTD Puskesmas Tejo Agung menggelar Kegiatan Jambore Kader Posyandu , Kegiatan Jambore Kader Posyandu dibuka langsung oleh Dr. Eko Hendro,Saputra selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Selasa,20/06/2023. Dalam sambutan nya Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro , Dr Eko Hendro Saputra,ST.,MKes di dampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat , Diah Meirawati,SKM.,MKes dan Subkordinator Promosi Kesehatan & PM, Maryanto SKM dan Kepala Puskesmas Tejo Agung, Lusiana Bren,SKM menyampaikan bahwa Pos Pelayanan Terpadu bagi masyarakat memiliki peran penting dalam menumbuhkan kesadaran pada masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan. Peningkatan kualitas kinerja kader posyandu berperan penting dalam meningkatkan fungsi posyandu agar sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat, yakni menjadi pos pelayanan terpadu dan utama bagi masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Eko Hendro dalam sambutannya juga mengungkapkan, bahwa posyandu adalah tempat pemeliharaan kesehatan masyarakat, dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat. Maka kehadiran posyandu ini adalah kesadaran dari masyarakat, kepedulian dari masyarakat, keinginan dari masyarakat supaya kondisi kesehatan keluarga, baik di lingkungan terwujud dalam cita-cita masyarakat yang tergabung dalam posyandu. “Saya yakin tanpa ada uluran tangan, bantuan, bimbingan dari kader-kader Posyandu, Saya rasa sulit bagi posyandu yang berada di kelurahan dan kecamatan untuk lebih maju dan mandiri karena Sumber Daya Manusia masih minim,”timpalnya. Beliau menambahkan, banyak sekali manfaatnya yang bisa didapat oleh kader-kader posyandu melalui acara ini seperti dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Acara ini juga merupakan ajang silaturahmi para kader Posyandu. Karena melalui acara ini, para kader dapat saling bertukar pikiran dan pengalaman. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kota Metro Diah Meirawati,SKM.,MKes menyampaikan Ada 3 hal yang dilombakan yaitu Penyuluhan Kader/Edukasi Kesehatan ,lomba yel-yel dan lomba Posyandu Aktfi dan Kader Berprestasi dengan 25 Kompetensi. Untuk Lomba Yel Yel Juara 1 di menangkan oleh Kader Posyandu Raden Intan , Juara 2 Posyandu Kartini dan Juara 3 Dewi Sartika. Diah Meira juga mengatakan Juara Pertama Penyuluhan Kader Posyandu di peroleh Kader Posyandu bernama Nanik Haryani yang berasal dari Posyandu Palapa, Juara 2 diperoleh oleh Sri Wahyuni yang berasal dari Posyandu Raden Inten dan Juara 3 oleh Kader Posyandu atas nama Sri Mulyani yang berasal dari Posyandu Kartini. Diah Meira menekankan, pentingnya Jambore Kader Posyandu adalah membangun kerjasama yang baik antar kader. Yang kedua, peningkatan SDM karena pelaksanaan percepatan penurunan Stunting. “Untuk itu, saya berharap agar seluruh jajaran Dinas Kesehatan dengan Puskesmas dan Kader Posyandu tidak berjalan sendiri, namun bermitra secara sinergis dengan pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, serta komponen masyarakat lainnya dalam upaya mengatasi berbagai masalah di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.Kontributor: Promkes_Dinkes Kota Metro

