Berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id Dinas Kesehatan Kota Metro melalui puskesmas Ganjar Agung Gelar Kegiatan Pemberian Makanan Bergizi (PMB) untuk balita berat badan kurang dalam rangka hari gizi nasional ke 64. Senin/29/01/2024. Dinas Kesehatan Kota Metro sendiri telah menjalin kerja sama dengan stakeholder yang terdiri dari pemerintah maupun organisasi-organisasi profesi untuk upaya percepatan penurunan Stunting Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes mengatakan dalam rangka peringatan Hari Gizi Nasional ke 64, banyak rangkaian kegiatan yang di gelar antara lain yang sudah di laksanakan yaitu kegiatan aksi bergizi (Siswi Minum Tablet Tambah Darah) di sekolah serentak se-Kota Metro, kegiatan Roudshow Mews Integrated Jama Pai di seluruh Fasyankes Se-Kota Metro, Kegiatan Edukasi Lunch Program Upayakan Makanan Bergizi Seimbang untuk Pesantren Se-Kota Metro dan puncak peringatan hari gizi nasional yakni Kegiatan Pemberian Makanan Bergizi (PMB) untuk balita berat badan kurang. Eko Hendro juga menjelaskan bahwa permasalah Stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab bagi kader posyandu yang setiap hari bertugas memantau gizi anak dan ibu hamil, namun menjadi tanggung jawab seluruh pihak demi mewujudkan generasi emas 2045. Kepala Puskesmas Ganjar Agung Rochayani, S.ST, M.Kes menyampaikan bahwa untuk menggelar kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dalam rangka hari gizi nasional Ia mengaku mendapatkan bantuan makanan tambahan dari organisasi profesi IBI ( Ikatan Bidan Indonesia) Cabang Kota Metro yang merupakan mitra binaan dari Posyandu Melati 1 dan Posyandu Mawar wilayah kerja Puskesmas Ganjar Agung. Rochayani, S.ST, M.Kes menjelaskan bahwa PMT pemberian makanan kepada balita gizi kurang, dengan memperhatikan aspek mutu dan keamanan pangan. Serta mengandung nilai gizi yang sesuai dengan kebutuhan sasaran. “Sasaran pemberian makanan tambahan untuk balita ini lebih diutamakan pada balita yang menderita gizi kurang (wasting), ia mengaku jika pemberian makanan tambahan kepada anak beresiko stunting diberikan selama sepekan penuh,dengan mengarahkan program pada anak-anak yang mengalami wasting. Targetnya stunting bisa dicegah sehingga angkanya dapat menurun” ungkap rochayani Sementara itu, Ketua Pokja IV Tim Penggerak PKK Kota Metro Diah Meirawati,SKM.,MKes yang turut hadir dalam kegiatan Pemberian Makanan Bergizi (PMB) untuk balita berat badan kurang dalam rangka hari gizi nasional mengungkapkan dengan adanya kegiatan seperti ini melengkapi program pengentasan stunting yang sudah ada sebelumnya di Kota Metro. Diah Meira mengatakan tujuan dalam kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mendorong keterlibatan berbagai pihak di tingkat kota,kecamatan dan kelurahan dalam upaya penanggulangan stunting, termasuk upaya perbaikan gizi ibu dan balita. Kontributor Liputan : Promkes_Metrokota/E.L
Peringatan HGN-64, Eko Hendro : Jadi Momentum Tingkatkan Komitmen Membangun Gizi Masyarakat Kota Metro Sehat Berprestasi
berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Kesehatan Kota Metro memperingati hari gizi nasional ke 64, salah satu rangkaian kegiatan nya adalah pemberian makanan bergizi untuk balita berat badan kurang,di Posyandu Melati 1 dan Posyandu Mawar Kelurahan Ganjar Agung Kecamatan Metro Barat wilayah Kerja Puskesmas Ganjar Agung, Senin,29/01/2024 Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes mengatakan dalam rangka peringatan Hari Gizi Nasional ke 64, banyak rangkaian kegiatan yang di gelar antara lain yang sudah di laksanakan yaitu kegiatan aksi bergizi (Siswi Minum Tablet Tambah Darah) di sekolah serentak se-Kota Metro, kegiatan Roudshow Mews Integrated Jama Pai di seluruh Fasyankes Se-Kota Metro, Kegiatan Edukasi Lunch Program Upayakan Makanan Bergizi Seimbang untuk Pesantren Se-Kota Metro dan puncak peringatan hari gizi nasional yakni Kegiatan Pemberian Makanan Bergizi (PMB) untuk balita berat badan kurang. Eko Hendro juga menjelaskan bahwa permasalah Stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab bagi kader posyandu yang setiap hari bertugas memantau gizi anak dan ibu hamil, namun menjadi tanggung jawab seluruh pihak demi mewujudkan generasi emas 2045. Eko Hendro juga menyampaikan dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi momentum bagi para Ahli Gizi di Kota Metro dan semua stakeholder untuk bersama-sama dalam upaya pembangunan gizi masyarakat, guna mewujudkan masyarakat Kota Metro yang sehat dan berprestasi. “Saya menyambut gembira dan mengucapkan Selamat Hari Gizi Nasional Ke-64 Tahun 2024” Besar harapan saya, ke depan khususnya Ahli Gizi di Kota Metro dengan lintas sektor, profesi, dan semua mitra pembangunan lainnya dapat bersama-sama untuk membangun gizi masyarakat menuju masyarakat Kota Metro yang sehat dan berprestasi,” imbuhnya. Eko Hendro mengutarakan bahwa arah pembangunan kesehatan juga harus menitikberatkan pada upaya promotif preventif, yang dapat memberikan dampak yang lebih luas dan efisien dari sisi ekonomi. Peningkatan gizi masyarakat akan menjadi komponen utama sekaligus investasi pembangunan kesehatan masyarakat berkualitas tersebut. “Perbaikan gizi masyarakat yang difokuskan pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan dan usia remaja, menjadi komponen utama pembangunan kesehatan berkelanjutan, sebagai investasi dalam pembangunan Sumber Daya Manusia Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing. Permasalahan kesehatan dan gizi remaja akan mempengaruhi kualitas hidup pada usia produktif dan usia selanjutnya,” terangnya. Kontributor Liputan : Promkes_MetroKota/E.L
Peringati HGN-64 Puskesmas Karang Rejo Kolaborasi dengan IIDI Metro beri Makanan Tambahan Lokal Sepekan Sasar Balita Wasting
berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id Dinas Kesehatan Kota Metro melalui puskesmas Karangrejo gelar Pemberian Makanan Bergizi (PMB) untuk balita berat badan kurang dalam rangka hari gizi nasional ke 64. Jumat/26/01/2024. Dinas Kesehatan Kota Metro sendiri telah menjalin kerja sama dengan stakeholder yang terdiri dari pemerintah maupun organisasi-organisasi profesi untuk upaya percepatan penurunan Stunting Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes mengatakan dalam rangka peringatan Hari Gizi Nasional ke 64, banyak rangkaian kegiatan yang di gelar antara lain yang sudah di laksanakan yaitu kegiatan aksi bergizi (Siswi Minum Tablet Tambah Darah) di sekolah serentak se-Kota Metro, kegiatan Roudshow Mews Integrated Jama Pai di seluruh Fasyankes Se-Kota Metro, Kegiatan Edukasi Lunch Program Upayakan Makanan Bergizi Seimbang untuk Pesantren Se-Kota Metro dan puncak peringatan hari gizi nasional yakni Kegiatan Pemberian Makanan Bergizi (PMB) untuk balita berat badan kurang. Eko Hendro juga menjelaskan bahwa permasalah Stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab bagi kader posyandu yang setiap hari bertugas memantau gizi anak dan ibu hamil, namun menjadi tanggung jawab seluruh pihak demi mewujudkan generasi emas 2045. Kepala Puskesmas Karang Rejo Amrina,STr.Keb menyampaikan bahwa untuk menggelar kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dalam rangka hari gizi nasional Ia mengaku mendapatkan bantuan makanan tambahan dari organisasi profesi IIDI Cab.Kota Metro yang merupakan mitra binaan dari Posyandu Mawar wilayah kerja Puskesmas Karangrejo. Amrina menjelaskan bahwa PMT pemberian makanan kepada balita gizi kurang, dengan memperhatikan aspek mutu dan keamanan pangan. Serta mengandung nilai gizi yang sesuai dengan kebutuhan sasaran. “Sasaran pemberian makanan tambahan untuk balita ini lebih diutamakan pada balita yang menderita gizi kurang (wasting), ia mengaku jika pemberian makanan tambahan kepada anak beresiko stunting diberikan selama sepekan penuh, Untuk setiap makanan tambahan, kami berikan setiap jam 10 WIB. sebelum jam makan siang,” jelasnya. Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Metro Ny. Dr. Silfia Naharani Wahdi, Sp. KKlp, MM didampingi Ny. AC Yuliwati Bangkit, S.H. selaku Ketua IV Tim Penggerak PKK Kota Metro yang turut hadir dalam kegiatan Pemberian Makanan Bergizi (PMB) untuk balita berat badan kurang dalam rangka hari gizi nasional mengungkapkan dengan adanya kegiatan seperti ini melengkapi program pengentasan stunting yang sudah ada sebelumnya di Kota Metro. Silfia naharani menyebut, Stunting merupakan masalah yang kompleks, tidak terjadi dalam sepekan atau sebulan. Perlu waktu yang lama untuk anak menjadi stunting, hal ini diawali dengan pemantauan yang minim, Ketika ibu tidak membawa anaknya ke puskesmas untuk mendapatkan informasi perkembangan anak, maka ibu menjadi lalai untuk memberikan konsumsi dengan gizi penuh. Karenanya semua pihak wajib untuk mengingatkan ibu ini agar disiplin membawa anaknya ke posyandu dan tim pendamping keluarga terus melakukan monitor dan pengawasan gizi. “Kita kejar tumbuh, sehingga harapannya bisa mempercepat Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Kota Metro Kontributor Liputan: Promkes_Dinkes Metro/E.L
Bersamai Perjuangan dan Bangkitkan Optimisme, Ketua YKI Silfia Naharani Wahdi Kunjungi Langsung Pejuang Kanker
Berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id Ketua Yayasan Kanker Indonesia Kota Metro, dr. Silfia Naharani Wahdi,Sp.KKLP,.MM, mengunjungi pejuang kanker Tulang dan pejuang Tumor ganas di Kelurahan Metro Kecamatan Metro Pusat pada Kamis, 25 Januari 2024. Kunjungan dilakukan untuk memberikan motivasi dan membersamai mereka agar bangkit dan memiliki optimisme untuk sembuh, Saat berkunjung tim di dampingi Sekretaris YKI Kota Metro Rochayani S.ST. M.Kes beserta Sekretaris PKK Kota Metro Ny. Sri Mintati, S.T dan turut hadir dari Dinas Kesehatan Kota Metro hal ini di wakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diah Meirawati,SKM.,MKes dan tim dari Puskesmas Metro. Silfia Naharani mengatakan, Tim Yayasan Jantung Indonesia Kota Metro mengunjungi pejuang kanker sebagai wujud cinta dan membersamai perjuangan keluarga pejuang kanker di Kota Metro, Sehingga keluarga dan para pejuang kanker memiliki semangat dan optimitis bisa bangkit dan sembuh. Perempuan yang akrab disapa ibu silfi ini pun menjelaskan alasan di balik kunjungan pada para pejuang kanker, Ini dilakukan karena orang yang divonis kanker biasanya merasa putus harapan dan banyak juga yang sembuh dan yang terpenting adalah dukungan dari sekitar sehingga sel dalam tubuh bisa melawan sel kanker,” dan Kami dari YKI ingin ikut serta membantu masyarakat yang terkena kanker, kepada masyarakat kami juga selalu menghimbau agar rajin memeriksa lebih dini terkait kanker sehingga dapat mencegah lebih dini,ungkapnya. YKI Home Care adalah program unggulan Yayasan Kanker Indonesia Cabang Kota Metro untuk membersamai perjuangan pejuang kanker. Melalui program ini, para pejuang kanker secara materi mendapat bantuan, dibantu akses kesehatannya jika mendapat kesulitan, dan mendapat pendampingan melalui komunitas keluarga pejuang kanker, Selain itu, pasien mendapat bantuan sembako serta tali asih dari Yayasan Kanker Indonesia Cab. Kota Metro. Kontributor Liputan : Promkes.Metro
Keseruan Metro Sunday Funday Sport and Healty berkolaborasi dengan Edumy Gooes to Community RSUD Jend. A. Yani Metro sematkan Pesan Hidup Sehat
Berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id Berada di taman merdeka dan halaman masjid taqwa Kota Metro Kegiatan Metro Sunday Funday Sport and Healty kali ini berkolaborasi dengan RSUD Jend. A. Yani Metro dalam upaya pelayanan KIE luar gedung melalui kegiatan Edumy Gooes to Community, Minggu (21/01/2024). Rangkaian acara pada Metro Sunday Funday Sport and Healty diawali dengan senam bersama dengan berbagai komunitas, organisasi yang datang, lalu untuk memeriahkan acara ada hiburan, Q and A atau Questions and Answers bersama Walikota Metro dan juga pembagian doorprize. Walikota Metro Wahdi, Sp.OG.(K), M.H dalam sambutan mengatakan bahwa kegiatan Metro Sunday Funday Sport and Healty adalah kegiatan awal yang mewadahi semua komunitas, organisasi profesi dan ke masyarakat yang mempunyai minat dan bakat yang lebih bermanfaat kepada masyarakat Kota Metro. Metro Sunday Funday Sport and Healty ini juga sebagai sarana untuk pesan hidup sehat dan merupakan kegiatan yang dihadirkan dalam tema keluarga mulai dari senam jantung sehat bagi para orang tua, dan senam Jantung sehat bagi remaja, dan terdapat stand pelayanan Skrining Kesehatan berkolaborasi dengan Puskesmas dan Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia. Cab. Kota Metro “ujar wahdi” Harapannya, kegiatan ini bisa dilanjutkan secara terus menerus jika mempunyai manfaat kebaikan untuk masyarakat Kota Metro “tutup wahdi” Tema Metro Sunday Funday Sport and Healty kali ini berkolaborasi Edumy Gooes to Community RSUD Jend. A. Yani Metro dengan,menggelar Talkshow Kesehatan dengan tema Osteoporotik dan Diabetes Melitus yang di sampaikan oleh Narasumber dr. Kumbang Nirbhaya, Sp.OT dan dr. Emilia, Sp. PD, KGH FINASIM. Asih Giasih salah satu peserta dalam kegiatan Metro Sunday Funday Sport and Healty mengungkapkan bahwa merasa senang sekali dapat mengikuti kegiatan ini karena bermanfaat sekali, dan menambah wawasan kami sehingga informasi yang di dapat hari ini dapat di implementasikan dan harapan saya semoga kegiatan seperti ini bisa di adakan kembali. Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Kota Metro Ir. Bangkit Haryo Utomo, MT. beserta Staf ahli , Asisten II Setda Kota Metro, Ir. Yerry Ehwan, MT, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro , Dr. Eko Hendro Saputra, ST.,M.Kes, Kepala Dinas Kominfo Kota Metro, Subehi, S.STP, MM, dan Direktur RSUD Jend.A Yani Metro dr. Fitri Agustina. Kontributor Liputan : Promkes_Metro
Dinkes Metro Bidang P2P Gelar Monev,Kegiatan Ini Untuk Melihat Capaian Program P2PM di Puskesmas
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) menggelar monitoring dan evaluasi (Monev) capaian program panyakit Menular di Puskesmas Metro, Senin, 15/01/2024. Monev tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes di wakili Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Verawati Nasution,SKM.,MKes didampingi Ketua Tim Subtansi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Surtini S.ST di Ruang Pertemuan Puskesmas Metro. Kegiatan tersebut turut dihadiri kepala puskesmas Metro, dr.Ria Putriono dan mengikut sertakan anggota pengelola Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular. Dikatakan Verawati bahwa, monitoring dan evaluasi ini dilaksanakan untuk mengetahui lebih detail kondisi real di lapangan mengenai Pengendalian Penyakit Menular. “Tentu kita akan melihat sejauh mana telah melaksanakan kegiatan tersebut, sehingga puskesmas yang capaiannya kurang bisa melakukan intervensi,” ungkapnya. “Diharap kepada petugas pengelola Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular puskesmas agar lebih mengiatkan kegiatan tersebut agar dapat meningkatkan capaian program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular. ,” tegasnya Kontributor Liputan : Promkes_Dinkes Metro/ E.L
Antisipasi Perilaku Merokok Bagi Pelajar, Puskesmas Ganjar Agung Lakukan Skrining
Guna memastikan anak remaja dan anak usia dini terhindar dari perilaku merokok, Dinas Kesehatan Kota Metro melalui UPTD Puskesmas Ganjar Agung tingkatkan sosialisasi bahaya merokok, serta melakukan skrining perilaku merokok bagi kalangan pelajar di wilayah kerja Puskesmas Ganjar Agung. Selasa, 17/01/2024. Sosialisasi dan skrining perilaku merokok itu dilakukan terhadap anak setingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) dan anak Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA). Kepala Puskesmas Ganjar Agung, Rochayani, S.ST, M.Kes mengatakan bahwa perilaku merokok yang sangat merugikan bagi kesehatan itu, tidak saja dilakukan oleh orang dewasa, akan tetapi juga dilakukan oleh kalangan remaja. Karena kerentanan mencoba-coba merokok ini adalah disaat usia remaja, atau setingkat SLTP dan SLTA, sehingga puskesmas Ganjar Agung di semua kecamatan Metro Barat diturunkan ke sekolah-sekolah melakukan sosialisasi bahaya merokok bagi kesehatan. Sosialisasi itu juga disejalankan dengan skrining perilaku merokok bagi siswa,” ujarnya. Rochayani menjelaskan bahwa karbon monoksida yang terdapat dalam asap rokok memiliki sifat beracun, dan karsinogen yang terdapat pada rokok juga menimbulkan masalah terhadap kesehatan. Untuk meminimalisir jumlah remaja perokok di kalangan pelajar, sehingga kita membentuk tim di tingkat puskesmas melakukan sosialisasi bahaya rokok dan skrining perilaku merokok di kalangan pelajar tersebut,” Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 2 Kecamatan Metro Barat, Mushoni mengatakan bahwa pihaknya menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran petugas Puskesmas Ganjar Agung. “Ini saya sampaikan karena melalui sosialisasi dan skrining perilaku merokok terhadap kalangan remaja ini, ternyata berdampak positif dalam mengendalikan dan meminimalisir perilaku merokok bagi pelajar, dan pengetahuan terhadap bahaya merokok juga mereka dapatkan melalui sosialisasi ini,” kata Mushoni “ Mushoni menyampaikan bahwa sosialisasi dan skrining perilaku merokok bagi pelajar itu juga disambut baik oleh orang tua siswa,dan anak-anak mereka juga mendapatkan penyuluhan tentang undang-undang penggunaan Napza.
Gerakan Aktifkan Posyandu Integrasi Layanan Primer Dinkes Kota Metro Turun ke Posyandu- Posyandu
Dinas Kesehatan Kota Metro melalui Bidang Kesehatan Masyarakat Subtansi Promosi Kesehatan & Pemberdayaan Masyarakat terus berupaya dengan melakukan pembinaan dan pendampingan untuk meningkatkan pelayanan di Posyandu melalui penerapan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP), terdapat 22 Posyandu yang menjadi pilot project dari Penyelenggaraan Posyandu integrasi layanan primer di Kota Metro.Selasa, 16/01/2023 Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr. Eko Hendro Saputra,ST.,MKes mengungkapkan bahwa Program ini menjadi sorotan utama dalam transformasi kesehatan dengan tiga pilar utama, yaitu penerapan siklus hidup sebagai fokus integrasi pelayanan kesehatan, pendekatan layanan hingga ke tingkat kelurahan, serta penguatan pemantauan wilayah melalui digitalisasi dan dashboard situasi kesehatan per kelurahan. Eko Hendro mengungkapkan bahwa kesehatan merupakan aset dan modal utama dalam hidup,”Kerja akan produktif bila kita sehat. Belajar akan bisa berkonsentrasi bila kita sehat. Untuk itu kita harus selalu menjaga kesehatan tubuh, selain itu juga selalu bersemangat dan berpikir positif dalam mengisi hari. Sebagai leanding sektor, lanjut Eko Hendro, Dinkes tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan Posyandu ILP, namun membutuhkan bantuan dan peran serta dari berbagai unsur masyarakat demi terciptanya masyarakat Kota Metro yang semakin sehat dan sejahtera. Sementara Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Metro,Diah Meirawati,SKM.,MKes mengungkapkan bahwa program ini telah membawa perubahan signifikan, terutama dalam jenis pelayanan yang disediakan. Sebelumnya, layanan kesehatan terpisah-pisah, namun dengan ILP, layanan disesuaikan dengan siklus hidup masyarakat, saat ini posyandu telah bertransformasi menjadi Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP). Artinya posyandu yang dahulu hanya melayani balita dan ibu hamil saja, sekarang posyandu juga melayani satu siklus kehidupan, dari usia 0 tahun hingga lansia. Tak hanya itu, pada transformasi pelayanan di posyandu saat ini berfokus pada lima Langkah pemeriksaan yang menunjang ILP, mulai dari pendaftaran, pengukuran, pencatatan, pelayanan kesehatan dan penyuluhan dan akan diberikan paket layanan sesuai dengan siklus hidup tersebut yang juga bisa dimanfaatkan di posyandu yang ada di Kota Metro,”ungkap Diah Meira Diah Meira menambahkan, upaya Dinas Kesehatan Kota Metro untuk mencapai Posyandu ILP dengan memberikan pelatihan kepada kader posyandu percontohan dengan 25 Kompetensi dasar kader, kader juga akan melakukan kunjungan ke rumah warga,kelas ibu hamil, dan kelas ibu balita pada posyandu untuk lebih mengetahui sejauh mana efektifitas ILP, Sehingga harapannya, secara bertahap, penerapan ILP ke depan semakin optimal, agar transformasi sistem kesehatan ini dapat berjalan dengan maksimal,”jelasnya. Turut hadir dan meninjau Posyandu Dahlia 8 Kelurahan Yosomulyo Lurah Yosomulyo Eko Triono dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa Saya merasa komitmen sudah ada, tinggal kita yang ada di Pokjanal Posyandu untuk terus berperan Aktif dalam menyelenggarakan Posyandu ILP,”kata Eko. “Integrasi Layanan primer ini penting karena sebagian besar kematian di Indonesia dapat di cegah dengan penguatan upaya promotif dan preventif nya . Ayo aktif bersama dan coba memberikan layanan terbaik,”pungkas Eko Kepala Puskesmas Ganjar Agung Rochayani, S.ST, M.Kes saat di temui di Posyandu Matahari 3 Kelurahan Ganjar Asri menunjukan dukungan dan komitmen dalam penyelenggaraan Posyandu Integrasi Layanan Primer dengan menyediakan paket pelayanan sesuai dengan sasaran siklus kehidupan. Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) ini akan menjadikan pelayanan di tingkat posyandu menjadi lebih lengkap dan lebih mudah, karena sudah tidak lagi terpecah pecah layanannya menjadi beberapa posyandu, baik layanan kesehatan di posyandu balita, remaja hingga lansia, semua bisa terlayani dalam satu layanan primer ini atau diintegrasikan melalui satu pintu,” tutur rochayani”
Klinik Metro Medical Centre Kota Metro Raih Paripurna dari LPA Laprida
Berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id Klinik Medical Centre Metro Kota Metro meraih sertifikasi akreditasi tingkat Paripurna dari LPA Laprida ( Lembaga Akreditasi Prima Husada), dengan masa berlaku 28 Desember 2023- 28 Desember 2028. Pimpinan Klinik dr Hario Prabhantio, mengucapkan terima kasih khususnya kepada tim akreditasi atas pengorbanannya dengan tenaga, waktu serta pikiran dalam mempersiapkan proses akreditasi sehingga bisa mendapatkan status tertinggi yaitu Paripurna. Senin,15/01/2024. Kemudian, ucapan terima kasih juga kepada seluruh karyawan lainnya atas pelayanan terbaik kepada pasien, sehingga proses akreditasi berjalan dengan mudah dan lancar.,” ujarnya. Sementara Pemilik Klinik Medical Centre Metro, apt. Megasari.,SE.,MM mengungkapkan dengan memperoleh bintang lima artinya ini sebuah pengakuan dari lembaga tersebut tentang kemampuan Klinik Medical Centre Metro dalam memberi pelayanan kepada masyarakat. Kemudian Megasari juga menambahkan dengan meraih hasil lulus Paripurna ini maka yang menjadi tantangan manajemen Klinik Medical Centre Metro adalah untuk mempertahankan pelayanan dengan predikat paripurna. “Semoga sertifikat paripurna ini menjadi motivator bagi Klinik Medical Centre Metro untuk lebih baik lagi, terutama dalam meningkatkan mutu pelayanan dan menjaga keselamatan pasien. “tandasnya”
Di Era Digital, Aplikasi MEWS (mW) Jamapai Integrated Hadir untuk Sukseskan Transformasi Kesehatan dalam menurunkan AKI AKB
Kehadiran teknologi, ikut pula menjadi faktor lahirnya transformasi kesehatan di Indonesia. Pemerintah telah memperkenalkan enam pilar transformasi kesehatan, dalam rangka membangun generasi emas 2045. Aplikasi Maternal Early Warning Score Obstetri Modifikasi Wahdi atau MEWS-OBSTETRI (mW) Integrated adalah aplikasi ini modifikasi terkini ciptaan Wali Kota Metro, dr. Wahdi,Sp.OG(K),M.H, sebagai wujud kecintaan putera daerah kepada Bumi Sai Wawai, Kota Metro, Lampung serta wujud dukungan untuk kemajuan kesehatan di bumi pertiwi dan menjadi bentuk transformasi digital di Kota Metro. Kamis, 11/01/2024 Dinas Kesehatan Kota Metro melakukan kegiatan Pendampingan Penerapan Inovasi aplikasi MEWS-OBSTETRI (mW) Integrated Bagi Tenaga Kesehatan di Puskesmas Banjarsari , yang sebelumnya juga melaksanakan Roadshow aplikasi MEWS-OBSTETRI (mW) Integrated Bagi Tenaga Kesehatan di Puskesmas Yosodadi, dan Puskesmas Yosomulyo dilaksanakan melalui Kolaborasi Bidang Kesehatan Masyarakat Subtansi Promosi Kesehatan & PM dan Subtansi Kesga & Gizi ,dan Bidang Pelayanan Kesehatan, Subtansi Rujukan dan Pembiayaan dan Subtansi Yankes Primer & Kestrad, Dinas Kesehatan Kota Metro. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr. Eko Hendro Saputra,ST.,MKes melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat , Diah Meirawati,SKM.,MKes menyampaikan bahwa hari ini adalah roadshow sosialisasi Perdana Aplikasi MEWS-OBSTETRI (mW) Jama Pai- Integrated, Jadi nantinya roadshow ini ke seluruh Fasyankes yang ada di Kota Metro. Diah Meira menambahkan bahwa Aplikasi Maternal Early Warning Score Obstetri Modifikasi atau MEWS-OBSTETRI (mW) Jama Pai Integrated adalah aplikasi modifikasi terkini Aplikasi yang memiliki manfaat sebagai deteksi dini terhadap kegawatdaruratan kesehatan spesialisasi pada obstetri merupakan untuk mencegah tiga keterlambatan yaitu terlambat mengenal bahaya, terlambat merujuk dan terlambat mendapatkan pertolongan cepat di tempat rujukan. Aplikasi ini sendiri masuk dalam 7 pilar Program Jama-Pai, yang sangat sukses. Yang mana, masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan aplikasi dengan cara mendownload melalui Google Playstore. Aplikasi ini adalah tool untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu – anak, yang merupakan bagian dari tujuh pilar Jama Pai. Masyarakat bisa mengunduhnya melalui aplikasi store. Dan aplikasi ini adalah persembahan Kota Metro untuk dunia kesehatan Indonesia. Sehingga bebas untuk digunakan seluruh tenaga kesehatan di Indonesia (bagian dari e-PWS KIA)” ungkap Diah Meira” Kepala Puskemas Banjarsari, dr. Balkis dalam sambutanya mengucapkan sangat senang dengan di adanya kegiatan roadshow aplikasi MEWS-OBSTETRI Jamapai (mW) Integrated sehingga kami khususnya Tenaga Kesehatan Puskesmas Banjarsari semakin paham fitur-fitur yang ada di Aplikasi MEWS-OBSTETRI Jamapai (mW) Integrated. dr. balkis menambahkan dengan adanya Aplikasi MEWS-OBSTETRI (mW) Jama Pai Integrated sangat bermanfaat kepada masyarakat khusus nya ibu hamil dapat melakukan pemeriksaan skrining secara mandiri dan dengan aplikasi ini tenaga medis dapat melihat riwayat kesehatan ibu hamil selama masa kehamilan nya jadi apabila terjadi sesuatu kegawatdararuratan tenaga medis dapat menentukan secara cepat dan tepat langkah yang harus dilakukan.

