Berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id Forum Kota Sehat Kota Metro mengadakan Rapat Koordinasi dan evaluasi pelaksanaan program Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tahun 2023. Kota Metro Tahun 2023, Rapat berlangsung di Rumah Dinas Wakil Walikota Kota Metro, Senin, 11/12/2023. Wakil Wali Kota Metro yang menjabat sebagai Ketua Forum Kota Sehat, Qomaru Zaman dalam Rapat Evaluasi menyampaikan menyampaikan rasa syukurnya Alhamdulillah Selamat dan sukses atas penghargaan Swastisaba Padapa Kota Metro tahun 2023, Qomaru Zaman juga menerangkan bahwa Konsep kota sehat berasal dari keinginan dan kebutuhan masyarakat, dikelola oleh masyarakat, dan pemerintah berperan sebagai fasilitator. Qomaru Zaman menambahkan KKS bukanlah kompetisi, tetapi merupakan upaya untuk menciptakan lingkungan aman, bersih, nyaman dan sehat, setiap daerah dapat memilih dan menetapkan pelaksanaan sesuai dengan kondisi dan kemampuan untuk memenuhi indikator tatanan KKS . Qomaru Zaman berharap agar penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk tetap menghadirkan Kota Metro sebagai Kota Sehat. “Jangan lengah dengan penghargaan ini, kita harus terus memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat Kota Metro, ingat penghargaan hanya bonus dan yang paling utama memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” ungkap Qomaru. Qomaru zaman juga berharap peran baik forum Kota Sehat, forum kecamatan dan Pokja agar lebih aktif dan menyusun kegiatan serta mampu menilai parameter – parameter penilaian KKS di Kota Metro ke depan. Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes turut hadir juga berharap seluruh tatanan tersebut dapat ditingkatkan. Hal ini tidak hanya bergantung pada Dinas Kesehatan, namun juga seluruh OPD di Kota Metro. Penilaian kabupaten/kota sehat ini dilaksanakan selama dua tahun. Semoga di penilaian selanjutnya kita juga mendapatkan penghargaan,” ujar Eko Hendro” Eko Hendro menambahkan bahwa Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat (Swasti Saba) Tahun 2023 memiliki 3 tingkatan penilaian, yaitu Swasti Saba untuk penilaian Kota/Kabupaten Sehat, yakni Saba Padapa (Pemantapan), Swasti Saba Wiwerda (Pembinaan) dan yang tertinggi Swasti Saba Wistara (Pengembangan). Turut hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat dan Selaku Kepala Bappeda Kota Metro,Anang Risgianto S.KM, M.Kes, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Metro Diah Meirawati,SKM.MKes dan Subkoordinator Kesehatan Lingkungan Desy Eva Rohmawati,SKM dan Anggota Forum Kota Sehat Kota Metro Kontributor_Promkes Metro
HUT MPP Kota Metro Ke 1, Dinkes Kota Metro Raih Penghargaan Gerai Pelayanan Terbaik 1 Tahun 2023
Berita ini tayang di Promkes.metrokota.go.id Pemerintah Kota Metro melalui Dinas PMPTSP, merayakan Hari jadi yang ke 1 tahun 2023. Perayaan Hari Jadi MPP ini adalah wujud syukur, kolaborasi kerjasama pelayanan bersama seluruh instansi Pemerintah dan pihak swasta.Hari Ulang Tahun Mal Pelayanan Publik (MPP) ke-1 Tahun 2023 yang berlangsung di Halaman MPP Kota Metro, Selasa (05/12/2023). Hadirnya Mal Pelayanan Publik yang berkonsep satu pintu di Kota Metro adalah untuk mempermudah sistem pelayanan masyarakat dalam memperoleh layanan dari berbagai instansi dan juga merupakan bagian dari perbaikan dan transformasi tata kelola pelayanan publik yang dirancang oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi(KEMENPAN RB). Wakil Walikota Metro, Qomaru Zaman dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya bersama untuk terus mengenalkan keberadaan dan fungsi Mal Pelayanan Publik kepada masyarakat Kota Metro sebagai salah satu program prioritas Walikota Metro yang tertuang dalam RPJMD Kota Metro Tahun 2021-2026. “Maka dalam hal ini, harapannya masyarakat dapat memilih jenis layanan yang diinginkan dalam satu tempat sesuai dengan kebutuhannya tanpa kebingungan lagi karena hampir semua jenis layanan ada di MPP ini ditambah lagi teknologi digital dan sistem online yang dapat mengurangi waktu tunggu dan mempermudah proses administratif,” ujar Qomaru Zaman” Pada HUT Mal Pelayanan Publik, Pemerintah Kota Metro juga memberikan penghargaan kepada Dinas Kesehatan Kota Metro sebagai Gerai Pelayanan Terbaik 1 Tahun 2023 Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,SKM.,MKes mengatakan Ini adalah salah satu bentuk yang diberikan dari Pemerintah Kota Metro. Tentunya sebagai motivasi kita untuk lebih meningkatkan lagi pelayanan publik untuk seluruh masyarakat di Kota Metro,” ujar Eko Hendro”. Eko Hendro menambahkan Baginya, esensi penting dari optimalisasi pelayanan publik bukan dengan menerima penghargaan, namun menjadikannya sebagai motivasi untuk terus memaksimalkan dan memperbaharui pelayanan agar semakin mempermudah masyarakat. Sebab tujuan utama penyelenggaraan pemerintahan adalah kesejahteraan masyarakat. “Khususnya dalam penyelenggaraan pelayanan perizinan. Meski semua sektor juga terus kita optimalkan pelayanan publiknya. Esensi pentingnya bukan mendapatkan penghargaan, tapi bagaimana kita berupaya semaksimal mungkin untuk kita lebih bisa meningkatkan pelayanan publik kita,” ungkap KadisKes Metro” Komtributor : Promkes_DinkesMetro(Es
Wujudkan Penguatan Pokjanal Posyandu, Dinkes Kota Metro Sosialisasikan Konsep Posyandu ILP
Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Kesehatan Kota Metro melalui Subtansi Promkes & Pemberdayaan Masyarakat dan bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Metro bersama memantabkan pembinaan posyandu melalui peningkatan kapasitas Pokjanal Posyandu. Kegiatan dibuka langsung oleh Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemda Kota Metro M. Supriadi,SH.M.M selaku Ketua Pokjanal Tingkat Kota Metro, kegiatan berlangsung di Ballroom Grand Sekuntum Kota Metro, Senin, 04/12/2023. M. Supriadi, menyampaikan dalam sambutan kegiatan ini bertujuan untuk memantapkan pembinaan dan pengembangan Pokjanal Posyandu dan untuk menjalin komitmen bersama dari seluruh stakeholder terkait penguatan Pokjanal Posyandu dalam integritas layanan primer di Kota Metro. Kegiatan ini ditujukan pada seluruh stakeholder yang berperan dalam Pokjanal Posyandu untuk mengimplementasikan Posyandu integrasi layanan primer di antara nya OPD,puskesmas, bagian pemerintahan kecamatan dan kelurahan, Tim penggerak PKK, dan Kader Posyandu ungkap”Supriadi” Kami berharap seluruh stakeholder dapat bekerja sama dan berkomitmen, bahwa posyandu bukan tanggung jawab Dinas Kesehatan saja namun tanggung jawab bersama untuk membina dan mengembangkannya,” harap Supriadi” Dalam Kesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes menyampaikanposyandu bisa menjadi garda terdepan bagi masyarakat sekitar, “Ke depannya posyandu dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada seluruh siklus hidup masyarakat seperti ibu hamil, ibu nifas, ibu menyusui, bayi dan balita, usia sekolah dan remaja, usia produktif dan usia lanjut. Untuk itu diperlukan pengembangan kompetensi kader kesehatan dan tenaga kesehatan ungkap “Eko Hendro” Eko Hendro menambahkan, Posyandu sangat penting dalam upaya-upaya kesehatan masyarakat yang mengedepankan upaya promotif dan preventif, Misalnya terkait dengan upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak, perbaikan gizi masyarakat, imunisasi, penyehatan lingkungan, pencegahan penyakit, kesehatan remaja, lanjut usia dan lain-lain. “Kegiatan posyandu sangat penting untuk mencegah stunting, menurunkan angka kematian ibu dan anak serta menggalakkan perilaku hidup bersih dan sehat,”ungkap Eko Hendro” Sementara Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diah Meirawati,SKM.,MKes mengatakan Posyandu merupakan salah satu target dalam pelaksanaan integrasi layanan kesehatan primer dalam melaksanakan upaya promotif dan preventif serta membantu dalam identifikasi masalah kesehatan di tingkat keluarga melalui kunjungan rumah. Diah Meira berharap dari kegiatan ini ada tindak lanjut dari Pokjanal untuk melakukan pembinaan untuk dapat terlaksananya integrasi layanan primer di Posyandu. Saat ini telah ditetapkan masing-masing satu Posyandu yang menjadi Center of Exellence untuk setiap wilayah Kelurahan ungkap “Diah Meira” Dalam kegiatan ini juga di lakukan penandatanganan komitmen bersama dalam mewujudkan Penyelenggaran Posyandu Integrasi Layanan Primer dan dilakukan pemaparan rencana kerja pokjanal kecamatan untuk tahun 2024, dan di akhir kegiatan terdapat rekomendasi rencana kegiatan yang nanti nya dapat di tindak lanjuti oleh Pokjanal Kecamatan dan Pokja Kelurahan Se-Kota Metro Turut Hadir Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Metro sekaligus Sekertaris Pokjanal Posyandu Metro, Budiono, Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Transmigrasi Disnakertrans Kota Metro, Marina Indrawati,SH,.MM, Hadir juga para Camat se-Kota Metro, Lurah se-Kota Metro, dan Tim Penggerak PKK Kota Metro dan Perwakilan Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Kelurahan hadir pada acara Sosialisasi Penguatan Pokjanal dalam sosialisasi konsep Posyandu Integrasi Layanan Primer.
Turnamen Tenis Meja Meriahkan HUT Ke 52 KORPRI di Kota Metro
berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id Turnamen tenis meja antar Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam rangka HUT Ke-52 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) tingkat Kota Metro, resmi di Gelar Sabtu (02/12/23), di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro. Pertandingan ini diikuti oleh 50 Peserta singgle putra, 12 Peserta singgle putri, 19 peserta tim ganda putra dan 4 Peserta tim ganda putri, yang berasal dari berbagai OPD di lingkup Kota Metro. Ketua Panitia HUT Korpri Tingkat Kota Metro yang juga selaku asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra pada Setda Kota Metro M Supriadi,SH MM, menyampaikan turnamen ini merupakan ajang kompetisi sekaligus silaturahmi antar ASN di lingkungan Pemerintah Kota Metro. Tournamen Tenis Meja ini merupakan Forum silahturahmi bagi seluruh anggota KORPRI Kota Metro dan insan atlet/penghobi/pencinta tenis meja, Saya mengajak semua yang hadir disini membangun generasi muda melalui olahraga, dimana dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat dan keinginan yang kuat untuk membangun daerah dan menghindari dari narkoba, pergaulan bebas dan hal-hal yang terlarang” ujar Supriadi M Supriadi juga mengatakan kegiatan tersebut bisa mempererat persaudaraan antar ASN Pemerintah Kota Metro dan memberikan penyegaran di tengah-tengah kesibukan pekerjaan. Tampak ikut menghadiri kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro Ir. Bangkit Haryo Utomo, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Metro, M. Supriadi, S.H., MM, sejumlah Kepala OPD lingkup Pemkot Kota Metro diantara nya Kadis Kesehatan Dr.Eko Hendro Saputra.,ST.,MKes , Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Suwandi. S.IP., MM, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diah Meirawati,SKM.,MKes danLurah Margodadi Kecamatan Metro Selatan Erwan Musaddad, Adapun pemenang lomba akan mendapatkan piala dan piagam serta uang pembinaan. Untuk juara pertama sebesar Rp1.000.000, juara kedua Rp750.000 dan juara ketiga Rp500.000. Daftar Para pemenang Tournamen Tenis Meja HUT KORPRI Ke 52 Kota Metro Ganda PutraJuara 1 Ganda PutraM. Mulyana & Nova setiawanJuara 2 Ganda PutraBowo dan M. Supriadi (Asisten 1) Setda Kota MetroJuara 3 dr Hartawan & Budiyono TUNGGAL PUTRAJuara 1 Nova SetiawanJuara 2 BaniJuara 3 I Made Giri Gunadi TUNGGAL PUTRIJuara 1 ToyibatunisaJuara 2 SumarniJuara 3 W.F. Novitasari Ganda PutriJuara 1 Toyibatunisa & dianaJuara 2 Sumarni & SuharniJuara 3 Novitasari & Hartinah METRO CERIA LAMPUNG BERJAYA SEMANGAT!!! Kontributor Liputan: Promkes_Dinkes Kota Metro
Perubahan Kecil Menuju Pengaruh Besar, Dinkes Kota Metro Kampanyekan Gerakan PHBS “Mewujudkan Generasi Indonesia Gemilang Melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
Pemkot Metro memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) ke-16 dengan menggelar acara edukasi cuci tangan bagi anak guna membangun generasi sehat dari usia dini di TK Pertiwi Metro Pusat, Jumat (1/12/2023). Acara yang berlangsung ceria ini melibatkan siswa Taman Kanak-kanak (TK) dengan tema Tangan Bersih Berada Dalam Jangkauan. Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin, menyatakan, kegiatan ini penting untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang pentingnya cuci tangan. Hal ini sejalan dengan upaya Kota Metro dalam Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), yang telah meraih penghargaan pada tahun 2022. “STBM harus berkelanjutan. Pembangunan Kota Metro tidak boleh berhenti dan harus meletakkan dasar yang kuat,” ujar Wahdi Dia juga berharap bahwa kegiatan ini mencerminkan Metro sebagai kota yang peduli akan kesehatan. Meski sudah meraih penghargaan, upaya untuk menjaga kebersihan dan tata kota harus terus dilakukan, disempurnakan, dan disesuaikan. “Kota Metro bukan hanya sebagai penerima penghargaan, tetapi benar-benar menjadi kota sehat. Ini adalah upaya bersama dengan keterlibatan masyarakat. Kegiatan pemerintah ini tidak akan berjalan tanpa dukungan masyarakat,” tegas Wahdi. Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Eko Hendro Saputra, menambahkan bahwa 5 TK terlibat dalam acara ini untuk mewakili komitmen tersebut. “Kami akan menyosialisasikan pentingnya cuci tangan pakai sabun ke semua tingkatan pendidikan, dari TK hingga SMP. Ini adalah langkah awal dalam menghilangkan kuman penyakit yang dapat mempengaruhi kesehatan kita,” tambahnya. Eko juga menekankan bahwa lingkungan dan perilaku bersih berperan besar dalam mencegah penyakit, dan pendidikan tentang kebersihan harus dimulai sejak dini, dari masa pendidikan anak-anak hingga dewasa
Peringati Hari AIDS Sedunia, Wakil Wali Kota Metro Qomaru Ajak Bersinergi Cegah dan Atasi AIDS
Dinas Kesehatan melalui Bidang P2P sub subtansi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular menggelar Peringatan Hari HIV/AIDS (HAS) se-dunia Tahun 2023, yang berlangsung di Aula PGSD UNILA Margorejo Metro Selatan, Jumat (01/12/2023). Dalam sambutannya Wakil Wali Kota Metro Drs. H. Qomaru Zaman, MA menilai tema global Hari AIDS Sedunia 2023 yaitu Let Communities Lead dan tema Hari AIDS Nasional bergerak bersama Komunitas untuk mengakhiri AIDS pada tahun 2030 dengan mengambil langkah-langkah yang tepat. “Ini merupakan momentum yang sangat penting untuk menghadirkan Kota Metro ini bebas dari HIV dengan memberikan penguatan,”ujar Qomaru” Qomaru Zaman juga menekankan bahwa sebagai bagian dari pencapaian Ending AIDS Peran Dinas Kesehatan dan Komunitas sangat diperlukan untuk melihat bahwa HIV itu sangat berbahaya bagi tubuh dan mendukung Transformasi Layanan Primer. Menurutnya, mengakhiri HIV/AIDS dapat dilakukan semua ikut bergerak baik pemerintahannya, komunitas dan pers jika kita melakukan berbagai tindakan yang efektif dan terarah. “Untuk itu, saya mengapresiasi kegiatan ini yang digagas oleh Dinas Kesehatan dan temen-temen komunitas HIV dan AIDS,”tutur qomaru” Sebagai Wakil Wali Kota Metro, Qomaru Zaman berpesan kepada seluruh masyarakat untuk menjauhi HIV dan AIDS yang berbahaya untuk tubuh dengan melakukan pencegahan sejak dini. Saya bersyukur atas nama pemerintah bisa terselenggaranya kegiatan Hari HIV/AIDS (HAS) se-dunia pada 1 Desember di Kota Metro dengan baik,”ucapnya. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr. Eko Hendro Saputra, ST.,M.Kes menjelaskan Peringatan Hari HIV/AIDS (HAS) se-dunia Kota Metro Tahun 2023, telah bekerjasama dengan kelompok-kelompok yang peduli HIV/AIDS yang ada di Kota Metro. Saat ini kasus HIV/AIDS di Kota Metro ada 85 yang kita teruskan pengobatannya dan di beri edukasi, termasuk kepada masyarakat,”ungkapnya. Eko Hendro mengatakan bahwa saat ini HIV atau AIDS menjadi masalah global yang cukup banyak menyebar ke hampir seluruh negara di dunia. “Oleh karena itu pada hari ini Kota Metro melakukan penguatan pada kita semua, mengingatkan pentingnya pencegahan HIV/AIDS supaya ke depan bisa mengendalikan sekecil-kecil mungkin di Kota Metro, karena kita kota pendidikan,”tuturnya. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, juga menilai pendidikan dan kesehatan memainkan peran penting dalam mencegah penyebaran HIV. Eko Hendro juga menyampaikan bawah pada Peringatan Hari HIV/AIDS (HAS) se-dunia di Kota Metro Tahun 2023 Dinas Kesehatan Kota Metro, melakukan tes HIV kepada para remaja serta penyuluhan agar dapat meningkatkan pentingnya kesadaran dan perilaku hidup sehat. Acara diakhiri dengan penyerahan sertifikat dan bingkisan kepada peserta Sosialisasi HIV/AIDS se-Dunia di Kota Metro yang berkolaborasi dengan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Metro, Pengurus Cabang SBH Kota Metro, Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Sehati Kota Metro, DPC PATELKI Kota Metro dan Saburai Support Group Metro di Auditorium Prodi PGSD Universitas Lampung di Kota Metro.
Peringati HCTPS Sedunia, Walikota Metro Ingatkan Kebiasan Cuci Tangan Harus Dimulai Sejak Dini
berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id Dinas Kesehatan Kota Metro melalui Bidang Kesehatan Masyarakat subtansi Promosi Kesehatan & PM memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia bertempat di TK Pertiwi Kota Metro, Jumat (1/12/2023). Dalam sambutannya, Walikota Metro dr.Wahdi Siradjuddin, Sp.OG(K).,M.H mengatakan meski sekarang pandemi Covid-19 sudah berakhir, Peringatan Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia ini jangan hanya sekadar perayaan, melainkan harus menjadi suatu kebiasaan bagi seluruh masyarakat. Hal ini untuk menggalakkan perilaku mencuci tangan sebagai upaya untuk menurunkan tingkat penyakit dan pencegahan terhadap penyakit yang dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup manusia dan dengan ini merupakan salah satu wujud kita, sebagai bentuk penerapan Annadhofatu minal iman (kebersihan sebagian dari iman). Walikota Metro mengatakan Cuci tangan pakai sabun yang membutuhkan 20 detik ini sangat penting dan berdampak terhadap kesehatan, Cuci tangan pakai sabun merupakan bagian dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yang penting untuk dibiasakan baik di rumah maupun di sekolah” ucap wahdi Dalam kegiatan tersebut Walikota Metro beserta pimpinan OPD yang hadir, dan jajarannya memperagakan cara mencuci tangan pakai sabun yang baik dan benar, yang dipandu oleh para Dokter Kecil (Dokcil). Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Dr.Eko Hendro Saputra.,ST.,MKes mengatakan peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia tahun ini mengusung tema: Tangan Bersih Berada dalam Jakauan. Kegiatan ini bertujuan menurunkan angka kematian untuk anak-anak. Dalam studi WHO tahun 2020, kasus diare menurun menjadi 32 persen, dengan meningkatkan akses masyarakat terhadap sanitasi dasar. Yaitu, 45 persen dengan perilaku cuci tangan pakai sabun dan 39 persen prilaku pengelolaan air minum dirumah tangga. Dalam Kesempatan yang sama Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Metro, Diah Meirawati,SKM.,MKes menambahkan situasi yang tepat melakukan CTPS ialah saat seseorang telah menyentuh manusia, hewan, benda, hingga segala bentuk permukaan yang berpotensi mengandung kuman. Selain itu CTPS disarankan di lima waktu penting yakni sebelum dan setelah makan. Hal ini perlu dilakukan guna mencegah penyebaran kuman di tangan pindah ke makanan yang akan dikonsumsi,Setelah menggunakan toilet pun, CTPS penting untuk menghindari penyebaran bakteri atau kuman yang kemungkinan tertinggal dalam lingkungan toilet. Lalu, ketika seseorang sakit atau merawat orang yang sedang sakit, CTPS secara teratur diperlukan untuk mengurangiresiko penyebaran penyakit,CTPS juga berlaku bagi seseorang yang memiliki hewan peliharaan atau sehabis memegang sampah lantaran berpotensi mengandung kuman atau bahan kimia berbahaya. Terakhir, CTPS harus disegerakan apabila tangan terlihat kotor atau bernoda guna menghindari penyakit yang tak diinginkan masuk ke dalam tubuh dan Teknik CTPS ini pun dinilai dapat mencegah beberapa penyakit yakni diare, tipes, Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA), hingga kecacingan. Liputan : Kontributor Promkes Dinkes
Membanggakan! Dinkes Kota Metro kembali meraih Penghargaan Posyandu Berprestasi se-Provinsi Lampung
Membanggakan! Dinkes Kota Metro kembali meraih Penghargaan Posyandu Berprestasi se-Provinsi Lampung Dinas Kesehatan Kota Metro, melalui Bidang Kesehatan Masyarakat Subtansi promkes & PM berhasil mengukir kembali prestasi yaa setelah mendapat capaian terbaik 2 Posyandu aktif Se Provinsi Lampung kali ini meraih penghargaan Posyandu berprestasi terbaik 3 se Provinsi Lampung dari Dinas kesehatan Provinsi Lampung, bertempat di Halaman Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Lampung,Rabu, 29/11/2023 Upaya Pemerintah Kota Metro dibawah komando Wali Kota Metro dr. wahdi Sp.OG (K).,M.H., dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat terus mendapatkan apresiasi dan berbuah hasil yang cukup membanggakan. Kali ini salah satu posyandu binaan Dinas Kesehatan Kota Metro Bidang Kesehatan Masyarakat subtansi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Puskesmas Yosodadi Kota Metro yakni Posyandu Anggrek IV/B Kecamatan Metro Timur Kelurahan Yosorejo berhasil mendapatkan Penghargaan Terbaik 3 dari 13 Kabupaten 2 Kota di Provinsi Lampung pada lomba Posyandu Berprestasi Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2023. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes mengatakan Kami sangat bersyukur dengan apa didapat. Semoga kita tidak cepat puas dan segera memperbaiki kekurangan yang ada kedepannya. Eko Hendro menambahkan Dinas Kesehatan Kota Metro siap mempertahankan apa yang sudah diraih. Dengan meningkatkan kualitas seiring berjalannya waktu agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat. Semoga kedepannya kita bisa mendapatkan prestasi yang lebih baik lagi baik tingkat provinsi hingga nasional,” ujar Eko Hendro. Sementara Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Metro, Diah Meirawati,SKM.,MKes menyampaikan bahwa dengan di raihnya Posyandu berprestasi Tingkat Provinsi ini tak lepas berkat pengabdian dan dedikasinya peran kader Posyandu dalam menjalankan berbagai program di Posyandu. Diah Meira juga mengatakan bahwa Pemerintah Kota Metro terus berupaya meningkatkan peran dan fungsi posyandu, Dengan mensinergikan dan mengintegrasikan seluruh program dan kegiatan, termasuk dengan pemberian honorarium bagi kader posyandu, peningkatan kompetensi kader posyandu, pemberian makanan tambahan kepada posyandu, bantuan sarana dan prasarana posyandu dan masih banyak kegiatan lainnya.
Kota Metro Raih Penghargaan Kota Sehat Tahun 2023 dari Kemenkes RI
Berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id Kota Metro meraih penghargaan Swasti Saba Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Kategori Padapa. Penghargaan ini diterima oleh Wali Kota Metro, dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG.(K), M.H.di Grand Balroom Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Selasa (28/11/2023). Penghargaan KKS merupakan apresiasi dari pemerintah pusat kepada Pemerintah Daerah yang menyelenggarakan KKS sesuai Peraturan Bersama Mendagri dan Menkes RI tahun 2005. Dari 13 kabupaten dan 2 kota di Provinsi Lampung, Kota Metro menjadi satu-satunya kota yang menerima penghargaan ini. Acara penganugerahan Swasti Saba KKS ini dihadiri Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian diwakili Sekjen Kementerian Dalam Negeri, Suhajar Diantoro. “Saya atas nama Wali Kota Metro, dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG.(K), M.H., berterimakasih kepada Kementerian Kesehatan RI dan Kementerian Dalam Negeri RI yang memberikan penganugerahan ini untuk Kota Metro. Tentunya ini prestasi yang membanggakan dan penghargaan ini didedikasikan untuk seluruh stake holder dan masyarakat Kota Metro yang mendukung program Kota Sehat di Kota Metro,” Pemerintah Kota Metro akan terus berupaya untuk melibatkan masyarakat dalam upaya menjaga kelangsungan perilaku hidup bersih dan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat sebagai budaya hidup keseharian,” ujar Wali Kota usai menerima penghargaan. Dia menyampaikan, penghargaan Kota Sehat yang diraih Kota Metro, akan menjadi motivasi untuk meningkatkan koordinasi dan keharmonisan lintas sektor dalam peningkatan kualitas pelayanan di bidang kesehatan. “Kemudian mengimplementasikan program-program daerah yang inovatif dan kreatif guna mencapai Visi Pembangunan Kota Metro “Terwujudnya Kota Metro Berpendidikan, Sehat, Sejahtera dan Berbudaya,” sebut Wali Kota. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes yang turut mendampingi Wali Kota Metro menjelaskan penyelenggaraan KKS bertujuan untuk mendorong terwujudnya kondisi kota yang bersih, aman, nyaman dan sehat untuk dihuni. Penyelenggaraan program KKS melibatkan banyak lintas sektor dan lintas program melalui tatanan dalam kabupaten/kota sehat, Ada 9 tatanan KKS yang menjadi penilaian. Terdiri dari Tatanan Kehidupan Masyarakat Sehat Mandiri, Tatanan Permukiman dan Fasilitas Umum, Tatanan Satuan Pendidikan, Tatanan Pasar, Tatanan Pariwisata, Tatanan Perkantoran dan Perindustrian, Tatanan Transportasi dan Tertib Lalu Lintas Jalan, Tatanan Perlindungan Sosial dan Tatanan Pencegahan dan Penaganan Bencana. “Tentunya dengan terwujudnya 9 tatanan yang sesuai dengan standar akan mendukung pembangunan berwawasan Kesehatan sebagai modal tercapainya derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Dan seluruh Kecamatan yang ada di Kota Metro sudah menyusun dokumen rencana kerja dari sembilan tatanan KKS,” tutur Eko Hendro Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Metro , Diah Meirawati,SKM.,MKes selaku bidang yang membawahi penyelengaraan Kota Sehat menyampaikan bahwa perubahan instrumen penilaian KKS 2023 membuat banyak kabupaten kota tidak menerima penghargaan Swasti Saba tahun ini. “Untuk di Kota Metro hanya Kota Metro se Provinsi Lampung yang mendapat apresiasi Swasti Saba Kategori Padepa Tahun 2023, Penghargaan ini adalah satu satu bentuk Apresiasi semoga dengan ini menjadi kan kita bersemangat, dan lebih memotivasi untuk kita semua agar lebih bagus lagi sebagai pelayanan masyarakat dan Dengan begitu, kita bisa mewujudkan Generasi Emas Metro Cemerlang (Gemerlang),” ,papar Diah Meira. Kontributor Lapangan : Promkes_DinkesMetro
Dinkes Kota Metro Raih Peringkat Terbaik Se Provinsi Lampung dalam Capaian SPM TBC dan Treatmen Coverage Tahun 2023
Berita tayang di promkes.metrokota.go.id Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro Melalui Bidang P2P Subtansi Substansi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular mendapatkan peringkat Terbaik Se Provinsi Lampung dalam Capaian SPM TBC dan Treatmen Coverage Tahun 2023 sebagai bentuk apresiasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung terhadap kinerja, baik dalam capaian program penanggulangan penyakit TB ,Senin (20/11/2023) bertempat di Hotel Golden Tulip Bandar Lampung. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Dr. Eko Hendro Saputra,SKM.,MKes menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi Dinkes Kota Metro untuk menangani kasus TB, di antaranya dengan melakukan pemetaan kembali sebesar apa kasus TB yang ada di Kota Metro serta memetakan potensi-potensi pencegahan yang mungkin dilakukan pemerintah dan masyarakat. “Eko Hendro juga mengatakan”Kita perlu melakukan kampanye dan sosialisasi tentang TB agar masyarakat semakin waspada dan bisa berpartisipasi melakukan pencegahan di sekitarnya. Selain itu, kami juga perlu meningkatkan upaya pelacakan agar kasus TB bisa lebih cepat ditemukan dan ditangani hingga sembuh,” jelasnya. Penyakit TB sudah ada di Indonesia sejak abad ke-8 dan kasusnya masih tetap ada hingga saat ini. Selain itu, Indonesia menempati urutan ke-3 negara dengan pengidap penyakit TB terbanyak di dunia dan menyumbang 2/3 total kasus TB di dunia. Meski tidak terlihat, kasus kematian TB di Indonesia mencapai 98.000 kematian per tahun atau setara dengan 11 kematian per jam tambah “Eko Hendro” Oleh sebab itu, pemerintah mencanangkan untuk mengeliminasi penyakit TB di Indonesia pada tahun 2030. Hal ini sejalan dengan capaian SDG’s untuk mengeliminasi penyakit TB di dunia pada tahun 2035 dan bebas TB pada 2050 ungkap “Kadiskes Kota Metro” Liputan Kontributor Lapangan : Promkes_DinkesMetro

