Berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id Menjelang kegiatan Surveilans Kualitas Air Minum Rumah Tangga (SKAMRT), Dinas Kesehatan Kota Metro melalui Bidang Kesehatan Masyarakat Subtansi Kesling & Kesjaor gelar Pertemuan Surveilan Kualitas Air Minum Rumah Tangga.pada Pengelola Program Kesehatan Lingkungan, bertempat di Aula Rapat Puskesmas Ganjar Agung, Senin 25 September 2023. SKAMRT sendiri bertujuan untuk memastikan jaminan penyediaan air minum aman sampai tingkat rumah tangga. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro , Dr.Eko Hendro Saputra, ST.,MKes di wakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diah Meirawati,SKM.,MKes dalam sambutan nya mengatakan bahwa Lima pilar STBM merupakan langkah priortas kita dalam memperjuangkan sanitasi air minum aman bagi masyarakat. Salah satu upaya dalam mengimplementasikan pilar tersebut adalah dengan melaksanakan agenda rutin SKAMRT,” jelas Diah Meira saat membuka kegiatan ini. Diah Meira menjelaskan lebih lanjut bahwa SKAMRT yang dilaksanakan setiap 1 tahun sekali ini mencakup uji kualitas dan pengamanan kualitas air minum di pengguna dalam hal setiap Rumah Tangga. Dengan adanya beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum SKAMRT dilakukan, diharapkan seluruh pihak yang terkait dapat bekerjasama dengan baik, sehingga edukasi ke masyarakat dalam akses kualitas air minum yang aman sebagai bagian dari implementasi pilar ke-3 STBM dapat meningkat, dan pelaksanaan SKAMRT nanti dapat berjalan dengan lancar,” tutupnya. Sub Koordinator Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinkes Kota Metro, Desy Eva Rohmahwati, SKM, menyebutkan,”Kami telah menetapkan 8 lokus untuk SKAMRT di antara nya puskesmas Banjarsari, Puskesmas Ganjar agung,Puskesmas Mulyojati, Puskesmas Metro, Puskesmas Yosomulyo, Puskesmas IringMulyo, Puskesmas Tejo agung dan Puskesmas Yosodadi. Pemaparan materi selanjutnya disampaikan oleh Adriyanti Mega.,SKM, Substansi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja Dan Olahraga Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. “Surveilans kualitas air merupakan suatu upaya analisis yang dilakukan secara terus menerus dan sistematis melalui pengumpulan data penyakit yang disebabkan oleh air, jumlah sarana air minum dan sanitasi, data inspeksi sanitasi sarana air minum dan sanitasi dan parameter kualitas air minum seperti mikrobiologi, fisik, kimia serta penyebarluasan informasi hasil analisis kepada pihak berkepentingan dalam rangka pengambilan keputusan, tindakan perbaikan dan atau pengembangan suatu kebijakan,” paparnya.
Jalan Sehat Hari Jadi HUT RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro yang ke-51 Meriah, Diberangkatkan Wali Kota Metro Wahdi
Berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id Wali Kota Metro melepas Peserta Jalan Sehat Pada Acara Puncak HUT RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro yang ke-51 dilaksanakan di depan Kantor RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro, Minggu (24/09/2023) Wali Kota Metro wahdi Siradjuddin, Sp.OG (K), M.H mengungkapkan bahwa RSUD Jenderal A. Yani Kota Metro yang merupakan rumah sakit Tipe B tersebut merupakan Rumah Sakit Pendidikan Utama Fakultas Kedokteran dan Rumah Sakit Rujukan Regional 2. “Separuh masyarakat Lampung ini dirujuk ke sini, tentu harus memberikan pelayanan yang baik. Pelayanan baik itu melalui sumber daya manusianya bagus,”tekannya. Wahdi sebagai pemimpin daerah menuturkan bahwa untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Kota Metro telah melakukan penguatan pada RSUD Jenderal A. Yani Kota Metro yang dimulai dari sumber daya manusia, sarana prasarana dan menjadikan RSUD Jenderal A. Yani menjadi rumah sakit kelas unggul dalam pelayanan dan pendidikan. Di ulang tahunnya yang ke-51, RSUD Jenderal A.Yani Kota Metro tak hanya melakukan bakti sosial kepada masyarakat yang membutuhkan,tetapi juga melakukan bakti sosial di Pondok Pesantren dan Panti Asuhan.”Kita pengin semua instansi ya enggak usah berpesta pora kalau ada kegiatan dan apa yang diberikan adalah untuk masyarakat,”pintanya . Diakuinya, Meski sudah berusia ke-51 tahun RSUD Jenderal A.Yani masih mempunyai banyak kekurangan yang belum dicapai diantarannya masih kurangnnya dokter spesialis onkologi, subspesialis konsultan pada dokter kandungan ,sarana dan prasarana serta gedung yang masih dinilai kurang. “Maka ke depan sudah kita rancang,sampai kita minta ke Kementerian sana lewat pusat. Ayo berikan disini, ini rumah sakit Regional 2 menangung separuh masyarakat dan itu sudah terbukti waktu pandemi,”bebernya Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes atau yang akrab dipanggil Eko Hendro yang turut hadir juga berharap bahwa peringatan ulang tahun RSUD.Jendaral A.Yani tersebut akan membawa dampak positif bagi perkembangan dan kemajuan RSUD.Jendaral A.Yani, dalam kerangka sinergi dengan semua pemangku kepentingan di Kota Metro. Ia berharap RSUD.Jendaral A.Yani dapat terus berinovasi dan memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat. “Semoga dengan acara ini, tentunya Rumah Sakit RSUD.Jendaral A.Yani bisa lebih maju, lebih berkembang, dan bisa bersinergi dengan seluruh stakeholder Kota Metro,” ucapnya. Terakhir, Eko Hendro juga mengungkapkan Saya ucapkan selamat ulang tahun kepada RSUD.Jendaral A.Yani . Ke depan, semoga RSUD.Jendaral A.Yani bisa menjadi lebih baik. Sementara itu, Direktur RSUD Jenderal A.Yani dr. Fitri Agustina menyampaikan rasa syukurnya atas Ulang Tahun RSUD A.Yani ke-51. “Di Ulang Tahun RSUD A.Yani yang ke-51 Alhamdulillah rumah sakit Ahmad Yani ini sudah menjadi kebanggaan Kota Metro,semakin jaya, semakin maju pelayanannya,”ujarnya. Saat diwawancara, Fitri juga meminta dukungan dan koreksi serta masukan-masukan guna mendukung pelanan RSUD Jenderal A.Yani yang lebih baik lagi .”Kemarin kami berada di tengah-tengah masyarakat pada ulang tahun ke-51, khususnya pada kegiatan baksos, kemudian launching madani,kemudian hari ini kita juga melakukan jalan sehat khusus dari kita untuk kita semuanya,”tuturnya. Harapannya, ke depan RSUD Jenderal A.Yani Kota Metro akan semakin menjadi rumah sakit kebanggaan Kota Metro dan Provinsi Lampung.
Wali Kota Pimpin Apel Besar HUT Pramuka Ke-62
Berita ini tayang di pramuka.metrokota.go.id Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-62 Tahun 2023, Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Metro melaksanakan Apel Besar Hari Pramuka ke-62. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Karangrejo Kecamatan Metro Utara, Sabtu (23/09/2023). Kegiatan ini merupakan rangkaian hari Pramuka Nasional ke 62 dengan mengusung tema “Dengan Peringatan Hari Jadi Pramuka Ke 62 Mari Kita Wujudkan Sumber Daya Manusia Yang Profesional dan Berwawasan Kebangsaan”.ungkapnya. Dr.Silfia Naharani, Sp.KKLP,M.M. juga sebagai Ketua Kwarcab Pramuka Kota Metro hadir pada kesempatan ini mendampingi Walikota Metro dr.Wahdi Siradjuddin S.POG (k),M.H, yang Bertindak selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Kota serta memimpin secara langsung Apel Besar Hari Pramuka ke-62 Kota Metro. Walikota Metro Wahdi, selaku pembina apel, Dalam amanatnya menyampaikan bahwa Wawasan Kebangsaan menjadi sangat penting agar nilai-nilai kebangsaan tidak luntur, tetap menanamkan Nasionalisme Cinta Tanah Air, dan semangat bela negara. “Semoga Peringatan Hari Pramuka yang ke 62 ini dapat memotivasi semangat dan mempercepat kemandirian gerakan pramuka untuk mencapai keberhasilan dalam pembentukan kharakter kaum muda sebagai calon pemimpin bangsa masa depan yang lebih baik. Oleh sebab itu, Dengan tema tersebut, menunjukkan bahwa semangat Gerakan Pramuka guna meningkatkan SDM yang professional,” ujarnya. Wahdi juga menyampaikan, Gerakan Pramuka sendiri, merupakan salah satu pilar pendidikan kaum muda dituntut untuk dapat berkontribusi secara nyata dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara, Pramuka sendiri harus menjadi contoh dan rujukan serta referensi anak muda yang bisa menjadikan tauladan. “Tugas dan fungsi Gerakan Pramuka sendiri yaitu mendidik kaum muda agar berkarakter, berjiwa patriot, dan memiliki jiwa Bela Negara berdasarkan nilai nilai universal yang terkandung dalam tri satya, dan Dharma Pramuka sehingga kaum muda memiliki karakter yang kuat,” kata wahdi. Apel ini diikuti oleh Siswa Siswi SD,SMP,SMA Sekolah se Kota Metro dengan puncak rangkaian kegiatan yang di mulai dari tanggal 21 September sampai dengan 23 September diikuti berbagai kegiatan seperti perkemahan dan Bhakti Sosial serta Apel Besar yang dilakukan hari ini. Kemudian acara dilanjutkan Launching Website Media Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Pramuka.metrokota.go.id Oleh Tim Pusat Informasi Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Metro. Subehi, S.STP.,M.M selaku Kepala Dinas Kominfo dan Ketua Tim Pusat Informasi Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Metro menjelaskan media ini digunakan untuk mengenalkan pentingnya mengetahui media yang tepat untuk tujuan promosi, dalam rangka penyebaran informasi dan edukasi kepada masyarakat melalui media online dengan tujuan dalam pembuatan Website media KIE pramuka.metrokota.go.id ini diharapkan memberikan dampak positif sehingga masyarakat bisa mengakses berbagai informasi. “Dengan pengembangan media ini diharapkan semua anggota pramuka Kota Metro dapat memanfaatkan dan memaksimalkan pengunaan situs web resmi sebagai media publikasi dan informasi serta dapat menjadi momentum perubahan ke arah yang lebih baik, ” katanya. “Salah satu platform KIE yang menjadi senjata para anggota pramuka kwartir Cabang Kota Metro saat ini adalah website, dimana situs web ini dapat di akses 24 jam dan juga dilakukan untuk mendukung pengembangan teknologi informasi di era digital, sebagai langkah meningkatkan kompetensi dan kualitas pelayanan informasi publik,” lanjut
Peduli kualitas air, Dinkes Kota Metro Gelar Orientasi SKAMRT
Berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id Menjelang kegiatan Surveilans Kualitas Air Minum Rumah Tangga (SKAMRT), Dinas Kesehatan Kota Metro melalui Bidang Kesehatan Masyarakat Subtansi Kesling & Kesjaor beri Orientasi Teknik Kesehatan Lingkungan (OTKL) pada Pengelola Program Kesehatan Lingkungan, bertempat di Aula Rapat Dinas Kesehatan Kota Metro, Senin 18 September 2023. SKAMRT sendiri bertujuan untuk memastikan jaminan penyediaan air minum aman sampai tingkat rumah tangga. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro , Dr.Eko Hendro Saputra, ST.,MKes di wakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diah Meirawati,SKM.,MKes dalam sambutan nya mengatakan bahwa Lima pilar STBM merupakan langkah priortas kita dalam memperjuangkan sanitasi air minum aman bagi masyarakat. Salah satu upaya dalam mengimplementasikan pilar tersebut adalah dengan melaksanakan agenda rutin SKAMRT,” jelas Diah Meira saat membuka kegiatan ini. Diah Meira menjelaskan, diperlukan refreshing, update pengetahuan bagi petugas Kesehatan Lingkungan yang baru maupun yang lama sebelum SKAMRT dilakukan. “Menjelang pelaksanaan SKAMRT, mari kita resfreshing kembali pengetahuan kita mengenai pelaksanaan SKAMRT, mulai dari inspeksi kesehatan lingkungan sampai pencatatan dan pelaporan hasil”lanjut Meira. Diah Meira menjelaskan lebih lanjut bahwa SKAMRT yang dilaksanakan setiap 1 tahun sekali ini mencakup uji kualitas dan pengamanan kualitas air minum di pengguna dalam hal setiap Rumah Tangga. “Dengan adanya beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum SKAMRT dilakukan, diharapkan seluruh pihak yang terkait dapat bekerjasama dengan baik, sehingga edukasi ke masyarakat dalam akses kualitas air minum yang aman sebagai bagian dari implementasi pilar ke-3 STBM dapat meningkat, dan pelaksanaan SKAMRT nanti dapat berjalan dengan lancar,” tutupnya. Sub Koordinator Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinkes Kota Metro, Desy Eva Rohmahwati, SKM, menyebutkan,”Kami telah menetapkan 8 lokus untuk SKAMRT di antara nya puskesmas Banjarsari, Puskesmas Ganjar agung,Puskesmas Mulyojati, Puskesmas Metro, Puskesmas Yosomulyo, Puskesmas IringMulyo, Puskesmas Tejo agung dan Puskesmas Yosodadi. Adapun indikator pengukuran pada SKAMRT terdiri dari 19 parameter. Mulai dari pH, suhu, TDS, warna, kekeruhan, Ecoli, Coliform, Nitrat, Nitrit, Timbal, Arsen, Cromium, Alumunium, dan sebagainya. “Kualitas air minum dikatakan baik apabila dari segi fisik, kimia dan bakteriologis memenuhi standar yang telah ditetapkan Permenkes No 2 Tahun 2023 tentang Kesehatan Lingkungan. Nanti nya hasil dari SKAMRT akan dikirim ke pusat,” ungkap Desy Eva.
Dinkes Kota Metro melalui Subtansi Promkes Adakan Pertemuan Koordinasi Petugas dan Validasi Data Komdat.
Berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id Dinas Kesehatan Kota Metro melalui Bidang Kesehatan Masyarakat , subtansi Promosi Kesehatan & Pemberdayaan Masyarakat mengadakan kegiatan Pertemuan Koordinasi Petugas dan Validasi Data pada Aplikasi Komdat bertempat pada Ruang Rapat OR Dinas Kesehatan Kota Metro, Senin, 18 September 2023 Kegiatan tersebut dibuka Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes di wakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diah Meirawati,SKM.,MKes dan Turut Hadir Penanggungjawab Promkes dan UKBM Puskesmas se-Kota Metro, dengan harapan bahwa dalam hal manajemen sistem informasi kesehatan memerlukan pencatatan dan pelaporan yang cepat, tepat, dan akurat. Diah Meira mengatakan pertemuan koordinasi petugas dan validasi data Komdat itu bertujuan untuk menyampaikan hasil pertemuan terkait perubahan indikator dan definisi operasional data Komdat Kesmas dan upaya perbaikan hasil kinerja sebagai rujukan untuk melakukan kegiatan yang berkelanjutan. “Diharapkan melalui pertemuan ini dapat menyamakan persepsi dan pengelolaan data dengan baik untuk semua pemegang program promkes dan UKBM, Sehingga dapat terwujud sinergitas dan sinkronisasi kegiatan dan hasil kinerja promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat,” harapnya. Dengan harapan upaya pencapaian indonesia sehat dapat segera terwujud khususnya di Kota Metro “Semoga melalui kegiatan ini dapat bermanfaat dan menjadi motivasi untuk menjalankan tugas bagi seluruh petugas penangung jawab program promkes dan UKBM. Dengan adanya sistem informasi Komunikasi Data Kesehatan secara Online di Dinas Kesehatan, diharapkan para petugas promkes dan UKBM Puskesmas se-Kota Metro dapat lebih mudah dan cepat dalam mengentri laporan Germas dan Posyandu Aktif, laporan dataset prioritas program kesehatan lainnya
Dinas Kesehatan Kota Metro Melaksanakan Workshop Kader “Pelayanan bagi Usia Produktif dan Lansia”
Berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id Dinas kesehatan Kota Metro, melalui bidang kesehatan masyarakat subtansi kesga dan gizi menggelar workshop kader pelayanan kesehatan bagi usia produktif dan lansia di Ruang Ballroom hotel Grand Sekuntum Kota Metro, pada Senin, 18 September 2023 Kegiatan yang diikuti sekitar 120 orang Kader dan menghadirkan 2 narasumber,yaitu dr. Ni Wayan Dewi Putriny Asih, Sp.KJdan dr.solechin Prasetyo,Sp.PD. Dalam rangka mendukung implementasi Transformasi Layanan Primer sampai ke masyarakat, Posyandu diharapkan mampu memenuhi layanan dasar bagi seluruh siklus hidup yaitu layanan dasar pada bayi dan balita, layanan dasar pada ibu hamil, ibu nifas dan ibu balita, layanan dasar pada anak sekolah dan remaja, layanan pada usia produktif dan lansia. Oleh karena itu Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengeluarkan Surat Edaran Nomor HK.02.02/B/732/2023 tentang Pelaksanaan Pembinaan Kader dan Posyandu Bidang Kesehatan Tahun 2023. Pada butir keenam surat edaran tersebut mengamanahkan agar seluruh Dinas Kesehatan melakukan pelatihan atau orientasi peningkatan kapasitas kader posyandu secara bertahap untuk memenuhi 25 ketrampilan dasar kesehatan. Dalam sambutannya Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes di wakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diah Meirawati,SKM.,MKes mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka untuk meningkatkan kapasitas Kader dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Diah Meira juga mengatakan bahwa Penyakit Tidak Menular(PTM) kini tidak lagi menjadi penyakit yang diderita oleh orang lanjut usia namun sudah ditemukan di usia Produktif,” ungkapnya Dari data yang ada,angka kejadian penyakit tidak menular semakin meningkat dan menjadi penyebab kematian terbesar,seperti Jantung , stroke, diabetes melitus, hipertensi kanker dan paru ofstruktif kronis. Pada umumnya PTM disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat, salah satunya adalah kurang aktivitas fisik. Padatnya kesibukan serta mobilitas yang tinggi membuat masyarakat kurang mengalokasikan waktu untuk berolahraga. Untuk itu perlu ada upaya strategis dalam melakukan pencegahan dan pengendalian terhadap penyakit ini. Salah satunya, Masyarakat turut melakukan gerakan hidup sehat yaitu melakukan perubahan perilaku seperti meningkatkan aktivitas, tidak merokok kemudian tidak mengkonsumsi alkohol serta pola konsumsi atau makanan gizi seimbang. “Untuk mengetahui segera mungkin dalam tubuh kita ini aman tidak terjadi PTM ya kita harus mau melakukan deteksi dini,” Kata Diah Meira , Dalam kesempatan yang sama Subkoordinator Kesga dan Gizi Risnawati,SKM menyampaikan bahwa Deteksi dini bisa melalui pelayanan kesehatan Puskesmas.Kegiatan tersebut bertujuan agar tercapainya masyarakat yang sehat khususnya usia produktif dan lansia,” pungkas Risnawati.
Lepas Kontingen Perkemahan Saka Bakti Husada Nasional 2023, Kadinkes Bangga Jadi Bagian Gerakan Pramuka di Kota Metro
Berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro dalam hal ini Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes melepas peserta PERTINAS Anggota Pramuka Saka Bakti Husada Kota Metro dilakukan di Aula Dinas Kesehatan Kota Metro, pada hari Jumat, 15 September 2023 Kegiatan Pertinas Ke VI tersebut yang akan di adakan mulai tanggal 18-23 September 2023 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur. Ada pun kegiatan yang dilakukan dalam kegiatan tersebut adalah perkemahan, bakti sosial, lomba tentang kesehatan, dan lain sebagainya. Dr Eko Hendro Saputra,ST.,MKes selaku Kepala Dinas Kesehatan dan Majelis Pembimbing Saka Bakti Husada Kota Metro (Mabi) sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, karena melalui kegiatan Pramuka ini peserta dapat menambah wawasan, keterampilan, dan mengasah kemampuan dalam segala hal. Dalam sambutannya, Kadinkes Kota Metro selaku Mabi Saka merasa bangga berada di tengah-tengah keluarga besar gerakan pramuka di Kota Metro dan berpesan untuk tetap menjaga kesehatan yang saat ini musim kemarau, Untuk itu, diperlukan persiapan menghadapi musim kemarau,sebab cuaca panas dan kekurangan air dapat mempengaruhi kondisi kesehatan. Beliau berharap momen Pertinas SBH menjadi ajang untuk meraup ilmu, menjalin pertemanan dan memperkenalkan Pramuka Kota Metro di Kancah Nasional. Selain itu, Kadinkes juga berharap para peserta dapat berpartisipasi aktif pada kegiatan yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Cibubur Jakarta, sehingga dapat memiliki daya saing, menjadi agent of producer yang dapat menciptakan perubahan nyata, menumbuhkan pola pikir yang inovatif yang dapat mendorong kreativitas dan dapat memberikan kontribusi penting dan signifikan bagi kemajuan bangsa. Setelah memberikan arahan, beliau melepas kontingen Pertinas SBH dengan menyerahkan bendera kontingen kepada peserta kontingen. Hadir pada acara tersebut dari unsur Sekretaris pimpinan Saka Bakti Husada Kota MetroMaryanto,SKM. Kontributor Liputan: Promkes_DinkesMetro
Dinkes Kota Metro Launcing Aplikasi Telemedicine
Berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro melalui Bidang Pelayanan Kesehatan subtansi Rujukan dan Pembiayaan Kesehatan terus berupaya meningkatkan pelayanan medis kepada masyarakat.Dinkes meluncurkan (launching) inovasi, yakni Telemedicine yang merupakan pelayanan kesehatan jarak jauh dengan menggunakan aplikasi. Inovasi Telemedicine yang digagas oleh Kementerian Kesehatan ini di-launching Walikota Metro ,Wahdi Sirajuddin,Sp.OG (K).,M.H., bertempat di Aula Pertemuan Grand Sekuntum Kota Metro, Selasa (12/09/2023). Ketika memberi pengarahan, Walikota Metro , Bapak Wahdi meminta seluruh jajaran Dinkes pada semua fasilitas pelayanan kesehatan yang berada di seluruh wilayah Kota Metro agar memiliki komitmen yang kuat untuk dapat terus memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat Kota Metro. Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes dalam laporannya menyebutkan, Inovasi Telemedicine bertujuan mempermudah akses rujukan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan menggunakan perangkat tekhnologi informasi,sehingga Pasien tidak perlu ke RSUD untuk pengobatan lanjutan. Ruang lingkup pelayanan yang disediakan, lanjut Eko Hendro antara lain penyakit kandungan, pelayanan dalam dan jantung dengan melibatkan dokter yang profesional. Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Hendarto, SKM.,M.Kes menambahkan Dengan telemedicine, pasien cukup datang ke puskesmas untuk mendapatkan pelayanan medis. Dalam melakukan pemeriksaan pasien, dokter puskesmas berkomunikasi langsung dengan dokter spesialis di RSUD yang akan memberikan arahan tindakan medis,” ujar Hendarto Pada kesempatan ini Kabid Yankes Hendarto menyatakan, launching telemedicine yang dilakukan Dinkes Kota Metro merupakan yang pertama di antara 13 kabupaten dan 2 kota kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Ia pun menyatakan apresiasi terhadap kepemimpinan Dr Eko Hendro Saputra,ST.,MKes. Kabid Yankes mengatakan bahwa Tujuan Lounching Telemedicine ini menawarkan kemudahan bagi masyarakat, terutama yang berada di wilayah dengan jumlah dokter terbatas; kemudian Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Mempermudah akses rujukan pasien dengan melibatkan penggunaan berbagai jenis perangkat tekhnologi informasi,” katanya lagi. Selanjutnya, Subkoordinator Rujukan Eka Fesliria,SKM pada kesempatan itu juga mengatakan bahwa launching Telemedicine ini bertujuan mencegah AKI/AKB serta pencegahan stunting sejak sebelum bayi dilahirkan dengan mewujudkan ibu hamil yang sehat dan berpengetahuan serta mendapatkan pelayanan kesehatan selama kehamilan. Kontributor Liputan ; Promkes_DinkesMetro
Tim Pembina Cluster Binaan Dinas Kesehatan Kota Metro Kunjungi Puskesmas Ganjar Agung
Berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id Sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia atau Kepemenkes Nomor 165 Tahun 2023 Tentang Standar Akreditasi PUSKESMAS, diterbitkan dengan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 5 ayat (3) Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 34 Tahun 2022 tentang Akreditasi Pusat Kesehatan Masyarakat, Klinik, Laboratorium Kesehatan, Unit Transfusi Darah, Tempat Praktik Mandiri Dokter, dan Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi, maka pada Hari Rabu, 06 September 2023 diadakan kegiatan pendampingan oleh Tim Pembina Cluster Binaan (TPCB) dari Dinkes Kota Metro dengan ketua tim TPCB untuk Puskesmas Ganjar Agung dan Puskemas Mulyojati adalah Diah Meirawati,SKM.,MKes beranggota Subkoordinator Surveilans & Imunisasi Y.Jatmiko,SKM.,MKes , Subkoordinator Subtansi Kesling Kerja OR Desy Eva Rohmawati SKM dan Subkoordinator Subtansi PTM dan Kesga Opsi Okta Handayani,S.ST.,MKes. Dinas Kesehatan Kota Metro dalam hal ini Tim Pembina Cluster Binaan (TPCB) Puskesmas Ganjar Agung dan Puskesmas Mulyojati melaksanakan pembinaan TPCBpendampingan di puskesmas yang akan direakreditasi pada tahun ini (2023). Dalam rangka akreditasi dan mengawal mutu pelayanan kesehatan di puskesmas, Dinas Kesehatan menyiapkan regulasi atau kebijakan yang akan menjadi acuan pelaksanaan manajemen dan pelayanan puskesmas dengan bersumber dari regulasi dari pusat (kementerian) sampai regulasi di daerah.
Untuk Deteksi Dini Kelainan Bawaan pada Bayi Baru Lahir, Dinkes Kota Metro Gelar Orientasi Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK)
Berita ini tayang di Promkes.metrokota.go.id Selasa, 5 September 2023 Dinas Kesehatan Kota Metro bertempat di Ruang Pertemuan Local Education Center Kartika Kota Metro, melaksanakan pertemuan orientasi Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK). Kegiatan ini dihadiri oleh narasumber dr. Rachman Indra Jaya,Sp.A, Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kota Metro Diah Meirawati,SKM.,MKes dan Organisasi Profesi IDI , IBI dan BPJS. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr Eko Hendro,ST.,MKes di wakili Kabid Kesmas Diah Meirawati, Beliau menyampaikan bahwa skrining neonatal merupakan salah satu upaya untuk menurunkan angka kematian bayi dan balita. Melalui orientasi Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) diharapkan pelayanan kesehatan mampu melakukan postnatal care dengan deteksi dini hipotiroid guna meningkatkan derajat kesehatan anak. Dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ibu Diah Meirawati SKM.,MKes Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Metro mengenai kasus kematian ibu dan bayi di Kota Metro selama 2022 yang mengalami penurunan. Namun, masih perlu adanya kewaspadaan dan deteksi dini dalam upaya penurunan kasus IUFD karena angka kematian bayi didominasi oleh penyebab tersebut. Materi inti kegiatan ini tentang orientasi SHK disampaikan oleh dr Rachman Indra Jaya,Sp.A , Narasumber menyampaikan mengenai urgensi adanya SHK, tatalaksana pengambilan spesimen, pemilihan prioritas sasaran sample, tatalaksana pengiriman, dan mekanisme umpan balik. Pelaksanaan SHK ini merupahkan amanat Permenkes Nomer 78 tahun 2014 tentang Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK). Adapun pemeriksaan untuk Kota Metro tidak bisa langsung dilakukan di tempat tetapi harus di kirim ke RS. Dr. Mohammad Hoesin Palembang, karena belum semua Rumah Sakit memenuhi syarat untuk pemeriksaan SHK. Tujuan dilakukan pemeriksaan SHK ditujukan untuk mencegah terjadinya hambatan pertumbuhan dan retardasi mental pada bayi baru lahirdan SHK dilakukan pada usia 48 sampai dengan 72 jam Sesi selanjutnya adalah tanya jawab antara peserta dengan narasumber dilanjutkan dengan pembacaan juknis dan rencana tindak lanjut yang dipimpin oleh Subkordinator Kesga dan Gizi Risnawati,SKM.,MKes. Adanya pelaksanaan kegiatan orientasi skrining hipotiroid kongenital (SHK) diharapkan dapat menjadi awal pelaksanaan skrining hipotiroid kongenital pada bayi baru lahir di Kota Metro guna meningkatkan derajat kesehatan anak. Peserta dari Kegiatan ini adalah Penangung Jawab Program SHK Puskesmas se-Kota Metro, Penangung jawab SHK di RSUD dan RSU se Kota Metro dan Klinik se Kota Metro

