Berita tayang di promkes.metro.kota.go.id Pemerintah Kota Metro tahap demi tahap makin dekat untuk mendapatkan predikat kabupaten/kota sehat atau penghargaan Swasti Saba Wistara. Kini Kota Metro masuk tahapan verifikasi lapangan oleh tim dari pusat. Dalam rangka pelaksanaan verifikasi lapangan, Wakil Walikota Kota Metro Qomaru Zaman,menerima tim verifikasi kota sehat tingkat nasional di Ruang OR Pemda Kota Metro, Kamis 31/08/2023 Turut hadir dalam penerimaan tersebut Kepala OPD se Kota Metro ,Ketua TP PKK Kota Metro, Direktur RSUD,Camat se Kota Metro, Lurah , Pengurus Forum Kota Sehat,dan Forum Komunikasi Kecamatan. Saat ini Kota Metro jadi salah satu dari 170 kabupaten/kota yang lolos dokumen untuk diverifikasi lapangan. Sementara, dari tim verifikator KKS tingkat nasional antara lain perwakilan dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah,Rusdi Tahir,ST sekaligus merupakan Ketua Tim Verifikasi Lapangan KKS,dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Ali Mustaqim, Lalu, dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Anita Putri Rahayu, dan verifikasi lapangan selama dua hari. Setelah melakukan kunjungan lapangan ke beberapa lokasi sesuai dengan tatanan yang di ambil oleh pemerintah kabupaten/kota, pada hari terakhir dilakukan evaluasi dan masukan terhadap lokasi-lokasi yang telah dikunjungi.
Dalam rangka Jambore Kader Tingkat Kota Metro, Dinkes Gelar Perlombaan Posyandu Aktif Tingkat Kota
Berita ini tayang di promkes.metro kota.go.id Dalam rangka Kegiatan Jambore Kader Tingkat Kota yang akan di gelar , Selasa 29 Agustus Tahun 2023 di Taman Metro Indonesia Indah ,Dinas Kesehatan Kota Metro menggelar berbagai perlombaan yaitu Lomba Vlog Penyelegaran Posyandu H-1 ,Hari H dan H+1 setelah Penyelenggaran Posyandu, Lomba Yel Yel Edukasi Kesehatan , Lomba Kader Berprestasi , Lomba Fasyankes Aktif Penyelenggaran Jambore Kader dan lomba Posyandu Aktif, Sebanyak 11 Puskesmas di Kota Metro mengirimkan finalis Posyandu Aktif yang sebelumnya finalis Posyandu aktif adalah para pemenang Posyandu aktif tingkat Puskesmas / Kelurahan di wilayah masing-Masing dan dari 11 finalis di pilih 5 Posyandu yang terbaik dalam verifikasi berkas dan yang akan di verifikasi Lapangan ,5 Posyandu akan bersaing secara ketat untuk menjadi yang terbaik. Para pemenang akan diberikan hadiah dan reward dari Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Kesehatan Kota Metro, pada saat Jambore Kader Tingkat Kota Metro. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr Eko Hendro Saputra,ST.,MKes di wakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kota Metro, Diah Meirawati,SKM.,MKes menyampaikan bahwa perlombaan Posyandu Aktif ini mampu memotivasi masyarakat untuk selalu memperhatikan pola hidup sehat dan selalu menjaga kebersihan lingkungan serta menyadari akan pentingnya menjaga kesehatan, terutama bagi kaum ibu hamil dan ibu menyusui. Karena dengan mantapnya peran Posyandu akan membantu kita dalam menekan angka stunting yang menjadi perhatian utama negara dan bangsa Indonesia saat ini, ungkap Diah Meira. Diah Meira juga menjelaskan, bahwa Posyandu Merupakan salah satu upaya kesehatan bersumber daya masyarakat potensial yang mempunyai peran dan Fungsi dalam mendukung upaya peningkatan Pelayanan kesehatan dasar di tingkat Kelurahan. Diah Meira juga mengatakan, Posyandu memang harus berbenah diri dan beradaptasi dengan perubahan zaman, kapasitas para kader harus ditingkatkan, sarana dan prasarana posyandu perlu dipenuhi, mutu layanan perlu ditingkatkan dan perlu di modernisasi, apalagi sekarang kader harus mempunyai 25 keterampilan dasar kesehatan antara lain kader harus mempunyai keterampilan pengelolaan Posyandu, keterampilan bayi dan balita , keterampilan ibu hamil dan menyusui , keterampilan usia sekolah dan remaja dan keterampilan usia produktif dan lansia. Turut mendampingi Kabid Kesmas , Subkoordinator Promkes dan PM Maryanto,SKM menjelaskan bahwa perlombaan Posyandu Aktif tingkat Kota Metro ini bertujuan untuk meningkatkan dan memotivasi Kader Posyandu Dalam Melaksanakan Kegiatan Utama Dalam Melayani kesehatan Masyarakat serta Meningkatkan Motivasi Kader Posyandu Dalam Berinovasi Untuk Meningkatkan Capaian Kunjungan Masyarakat Khusus Ibu dan Balita. “Kriteria Penilaian Pada Lomba Posyandu aktif ini terdiri dari, Kelengkapan Administrasi dan sarana, Keaktifan Kader Posyandu, Cukupan Program Kegiatan Posyandu, Inovasi Posyandu serta Kebersihan dan Pemanfaatan Pekarangan,” ungkap Maryanto Kontributor Liputan : E/ Team Promkes Metro
Meriahkan HUT RI Ke 78, Dinkes Kota Metro ikuti Parade Kebaya Wastra Kota Metro
Berita ini tayang di Promkes.metrokota.go.id Perwakilan Dinas Kesehatan Kota Metro turut memeriahkan Parade Kebaya yang digelar di pelataran Halaman Rumah Dinas Walikota, Minggu(20/8/2023). Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 78, Pemerintah Kota Metro menggelar Parade Kebaya Wastra Kota Metro, Kegiatan ini bertujuan untuk memupuk kembali makna dari kemerdekaan RI tahun 1945 silam, baik di lingkungan pemerintah Kota,kecamatan,kelurahan maupun kalangan masyarakat di Kota Metro Acara ini dimeriahkan dengan peragaan busana kebaya salah satu nya perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Metro, Ada istri dari Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro , Dr Eko Hendro Saputra,ST.,MKes yakni Ibu Ns. Rahmawati Sari Saleh,S.Kep, turut mendampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Metro, Ibu Diah Meirawati,SKM.,MKes dan Subkoordinator Kesga & Gizi Dinas Kesehatan Kota Metro Risnawati,SKM. Dalam acara ini ibu Rahmawati Sari Saleh menyampaikan Acara ini dimeriahkan dengan peragaan busana kebaya tujuan di selenggara ya acara tersebut juga mengajak masyarakat, usia tua dan muda untuk bergerak bersama dalam melestarikan kebaya. Mari kita jadikan 78 tahun kemerdekaan menegaskan kembali bangsa Indonesia untuk berdaulat dan berdikari dalam kebudayaan”ungkap Rahmawati” Dalam Kesemapatan yang sama Kepala Bidang Kesehatan Kota Metro dalam hal ini menyampaikan bahwa Wastra Nusantara merupakan kain tradisional yang banyak sekali ragamnya mulai dari batik, lurik, tenun, jumputan dll, yang berasal dari berbagai suku dan daerah di Indonesia. Fashion show ini menunjukkan keharmonisan dari berbagai perbedaan yg ada di Indonesia yang ditampilkan dalam suatu rangkaian fashion show. Parade Kebaya Ini sebagai sarana sosialisasi dan edukasi kebaya busana warisan leluhur yang harus kita jaga bersama kelestariannya,” ujar Diah Meira
Semarakkan HUT Ke-78 Kemerdekaan RI, Dinkes Kota Metro Gelar Berbagai Lomba
Berita ini tayang di promkes.metrokota.go.id Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) KE-78 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Dinas kesehatan Kota Metro menggelar berbagai lomba yang bertempat di halaman kantor Dinas Kesehatan Kota Metro, Jumat (18/08/2023). Kegiatan lomba ini diikuti oleh seluruh Pegawai Dinas Kesehatan Kota Metro,adapun jenis lomba yang diselenggarakan antara lain lomba goyang bola, pecah balon, pindah bola, piramida gelas dan pindah air botol. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro , Dr Eko Hendro Saputra,ST.,MKes menyampaikan dalam rangka memperingati HUT Ke-78 Republik Indonesia yang mengusung tema Terus Melaju Untuk Indonesia Maju. Eko Hendro mengatakan “saya berharap seluruh jajaran Dinas Kesehatan Kota Metro mulai dari Dinas Kesehatan Kota Metro , RSUD dan Puskesmas se kota Metro dapat senantiasa merefleksikan semangat Bangsa Indonesia untuk terus melanjutkan perjuangan dan pembangunan, berkolaborasi bersama memanfaatkan momentum ini untuk mewujudkan Indonesia Maju serta Sukses, Kota Metro untuk Indonesia.
Kota Metro Masuk Nominator ASEAN Smoke-Free Award
Berita tayang di Promkes.metro kota.go.id Tim Monev (Monitoring Evaluasi) ASEAN Smoke-Free Award melakukan penilaian terhadap Penerapan KTR (Kawasan Tanpa Rokok) di Kota Metro, Selasa (15/8/2023). Dalam penilaian terhadap Penerapan KTR (Kawasan Tanpa Rokok) di Kota Metro tersebut yang bertempat di Ruang Rapat Sekda Kota Metro turut membersamai tim Tim Monev (Monitoring Evaluasi) ASEAN Smoke-Free Award di antara nya Arifin Effendy Hutagalung, SE., MM, Doni Mashuri, S.AP, M.Si , dr. Novi Indruastuti, M.Epid, Akhmaddin, S.E dan Anisa Meidriarti,SKM ASEAN Smoke-free Awards merupakan bentuk inisiatif di tingkat Regional ASEAN untuk mempromosikan lingkungan bebas asap rokok. Dengan harapan mengurangi penggunaan tembakau dan mendukung gaya hidup sehat bagi seluruh masyarakat ASEAN. “Ada 11 Kabupaten Kota diseluruh Indonesia yang dinilai Tim, dan salah satunya Kota Metro,” kata Ketua Tim Monev Asean Smoke-Free Award tahun 2023, dr. Novi Indriastuti., M.Epid. di Ruang Rapat Sekda Kota Metro. Terpilihnya Kota Metro sebagai Nominator ASEAN Smoke-Free Award 2023, karena Kota Metro sudah memiliki sejumlah Peraturan yang diterapkan. Peraturan tersebut diantaranya, Perda Kota Metro No 13 Tahun 2018 tentang KTR, memberikan Himbauan kepada 8 tatanan Kawasan Tanpa Rokok (KTR), membentuk Tim Satgas Kawasan Tanpa Rokok (KTR), secara rutin melakukan monitoring pada 8 tatanan dan hasil monitoring tersebut di input dalam Aplikasi Monitoring KTR Mobile, serta melakukan penindakan pada tatanan yang belum patuh atau melanggar indikator KTR melalui teguran lisan. Sementara Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo, mengungkapkan penegekan KTR di Kota Metro lebih menonjolkan perubahan pola pikir untuk mengajak masyarakatnya tidak merokok, terhindar dari asap rokok dan hidup sehat. Kita terus berkomitmen untuk. mencegah agar merokok tidak menjadi sebuah kebiasan, yang tentunya berdampak buruk bagi kesehatan. Hal ini tentunya memang sulit dilakukan. “Untuk itu komitmen bersama diperlukan dengan mengantisipasi perilaku merokok pada anak usia remaja dan menciptakan lngkungan yang bersih dan sehat tanpa rokok,” tegas bangkit Selain itu ditambahkan Kadis Kesehatan Kota Metro, Dr.Eko Hendro Saputra.,ST.,MKes strategi pengendalian bahaya rokok di Kota Metro dilakukan dengan komitmen Pemerintah melaluli pemberdayaan Masyarakat adat, remaja, dukungan pengelola kawasan, sosialisasi, dan klinik berhenti merokok Eko Hendro Di tingkat pendidikan, sekolah sudah membentuk Kader Generasi Tanpa Rokok (Si TaRo) yang memiliki tugas melakukan pengawasan 8 indikator KTR di lingkungan sekolah. “Perlu adanya komitmen Pemerintah, sosialisasi pengawasan dan penegakan serta pengembangan jaringan lintas sektor Adat, Organisasi Kepemudaan dan Kemanusiaan,” tandas Eko Hendro Turut Hadir Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kota Metro Diah Meirawati,SKM.,MKes , Subkoordinator Subtansi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Opsi Okta Handayani,S.ST.,MKes , dan Subkoordinator Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Metro , Maryanto,SKM.
Dinkes Kota Metro Terpilih Uji Coba E-Monev STBM dari Kemenkes
Berita tayang di Promkes.metro kota.go.id Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melalui direktorat penyehatan lingkungan bekerjasama dengan Speak Indonesia menyelenggarakan pertemuan uji coba Aplikasi Monev STBM 5 Pilar di Kota Metro Provinsi Lampung tahun 2023, bertempat di Aula Vintage Jalan Sutan Syahrir Kecamatan Metro Timur, Selasa (08/08/2023). Adapun kegiatan tersebut dalam rangka penyelesaian sistem aplikasi monitoring evaluasi program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), Direktorat Penyehatan Lingkungan yang sudah melakukan perubahan sesuai definisi operasional terbaru dalam e-monev STBM. Terkait hal ini akan dilakukan uji coba aplikasi sebelum dapat dimanfaatkan oleh petugas kesehatan baik di tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota dan puskesmas. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro , Dr. Eko Hendro Saputra,ST.,MKes menyampaikan Aplikasi E Monev Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) ini di harapkan dapat membantu pemerintah dalam memantau perkembangan kegiatan daerah dan juga sebagai alat komunikasi dengan pelaku di tingkat puskesmas. Konsep pengembangan E-Monev STBM ini didasari oleh keinginan Pemerintah Indonesia menargetkan dapat menyediakan 100 persen pelayanan air minum dan sanitasi yang layak dan aman bagi seluruh rakyat Indonesia, karena hal ini sesuai dengan target pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya Goal nomor 6 yaitu menjamin ketersediaan serta pengelolaan air melalui di antaranya penyediaan air minum yang aman dan terjangkau untuk semua pada tahun 2030,” tutup Eko Hendro Dalam Kesempatan yang sama Kabid Kesehatan Masyarakat Diah Meirawati,S.KM,M.Kes, ia menyebutkan tujuan diselenggarakannya kegiatan ini dalam rangka untuk mengenalkan sistem aplikasi E-Monev STBM 5 Pilar berbasis Web dan Android untuk mendapatkan data yang lebih akurat atau valid. Kementerian Kesehatan menunjuk 3 Kabupaten/ Kota Se Indonesia di antarnya Dinkes Kota Metro Provinsi Lampung,Kota Depok dan Kabupaten Boyolali dalam uji coba aplikasi E Monev STBM 5 Pilar, Selain itu kita satu-satunya di Indonesia khusus Provinsi Lampung yang sudah deklarasi 5 Pilar STBM dan nomor 5 Kabupaten Kota yang telah mendeklarasikan 5 Pilar STBM,” ujar Meira. Masih disampaikan Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kota Metro, ia menuturkan kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, direktorat penyehatan lingkungan bekerjasama dengan speak Indonesia yang berlangsung dari tanggal 7 sampai dengan 9 Agustus 2023. Adapun narasumber kegiatan pertemuan Uji coba aplikasi E Monev tersebut yaitu Ibu Sukarmi,S.KM,.M.Kes dengan peserta kegiatan diikuti seluruh sanitarian puskesmas se-Kota Metro, dan dihadiri juga peserta dari Dinas Provinsi Lampung dan Kabupaten Pringsewu. Kontributor Liputan: Promkes_Metro
Tingkatkan SDM Pengelola Program P2PM , Subtansi P2PM Dinkes Metro Gelar Bimtek
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Subtansi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular menggelar Bimbingan Teknis Program Penyakit Menular di Puskesmas Mulyojati, kegiatan ini di selenggarakan di Aula Puskesmas Mulyojati,Jumat 04/08/2023. Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Metro Verawati Nasution SKM.,MKes menyampaikan, Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan SDM bagi pengeleloa program-program P2PM, kegiatan tersebut sebagai Evaluasi Program P2PM dan Upaya Peningkatan Capaian Program P2PM serta Bimbingan Teknis Pelaporan Berbasis Digital. Subkoordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Surtini,SST menyampaikan Kegiatan ini merupakan bagian yang penting dari proses manajemen karena dengan adanya bimtek diharapkan akan diperoleh umpan balik (feed back) terhadap terhadap indikator-indikator program P2PM yang terdiri dari TBC, HIV, DBD ,Malaria, Kusta, Frambusia, Hepatitis, Kecacingan, Typoid , Diare, ISPA, dan Rabies. Surtini berharap Kegiatan ini dapat memperkuat komitmen bersama dalam mencapai sasaran dan target program P2PM di Kota Metro, setiap pengelola program adalah variabel yang sangat penting untuk mengetahui capaian program dan kendala yang dihadapi dalam pencapaian sasaran,target dan indikator disetiap program P2PM
Ibu hamil antusias ikuti Gerakan Bumil sehat yang di selenggarakan Puskesmas Karangrejo
Berita ini Tayang di promkes.metro kota.go.ido Dalam rangka melakukan upaya pencegahan serta percepatan penurunan stunting di Kota Metro, melaksanakan kegiatan Gerakan Bumil Sehat dalam mewujudkan ibu hamil sehat dan bahagia, UPTD Puskesmas Karangrejo Kecamatan Metro Utara menggelar Gerakan Ibu Hamil Sehat, bertempat di Aula Kelurahan Karangrejo , Jumat 04/08/2023. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes di wakili Kepala Bidang Kesehatan Kota Metro Diah Meirawati membuka acara Kegiatan Ibu Hamil Sehat dalam sambutan nya Diah Meira menyampaikan Gerakan ini diimplementasikan untuk mewujudkan ibu hamil yang sehat dan berpengetahuan serta mendapatkan pelayanan kesehatan selama kehamilan sebagai salah satu upaya pencegahan stunting sejak sebelum bayi dilahirkan. Sasaran kegiatan ada ibu hamil yang ada di wilayah kerja Puskesmas Se Kota Metro. Kepala Puskesmas Karang Rejo Amrina, S.Tr.Keb menyampaikan Kegiatan gerakan ibu hamil sehat meliputi Deklarasi Bumil Sehat , Edukasi Kesehatan Tentang Ibu Hamil Sehat dengan Narasumber Ketua IBI cabang Kota Metro Ibu Rochayani, S.ST, M.Kes harapan ya dengan adanya kegiatan ini semakin banyak masyarakat yang teredukasi, dan menjadi momentum yang baik dalam menggalang kepedulian dan meningkatkan komitmen dari berbagai pihak untuk bersama sama melakukan meningkatkan derajat kesehatan khususnya di wilayah Kerja Puskesmas Karang Rejo dan untuk perbaikan gizi menuju bangsa sehat berprestasi dan juga agar ibu hamil sehat dan bahagia. Kegiatan gerakan ibu hamil dihadiri oleh Kabid Kesmas Diah Meira , Subkordinator Kesga & Gizi Risnawati, dan Subtansi Promosi Kesehatan & PM Dinas Kesehatan Kota Metro, Ketua IBI Cab.Kota Metro, Perwakilan Camat Metro Utara dan Lurah KarangRejo, dan lintas sektor.
Lomba Kelurahan Tingkat Regional Sumatera, Tim Klarifikasi Lapangan Sambangi Kelurahan Yosorejo -Dinkes Kota Metro
Berita ini tayang di Promkes.metrokota.go.id Tim Klarifikasi Lapangan dari Kementerian Dalam Negeri RI sambangi Kelurahan Yosorejo dalam rangka penilaian Lomba Kelurahan Tingkat Nasional Regional 1 Tahun 2023, Jumat (28/7/2023). Kedatangan rombongan tim klarifikasi yang di koordinatori oleh Tiyar Cahya Kusuma, disambut hangat oleh Wali Kota Metro, dr. Wahdi, Sp.OG(K), M.H, dan Wakil Walikota Drs. Qomaru Zaman, MA Ketua Tim Penggerak PKK Kota Metro, Dr. Silfia Naharani Wahdi, Sp. KKlp, MM dan Asisten I Setda Pemkot Metro Supriyadi selaku Ketua Tim Pembina Lomba Kelurahan Kota Metro. Seremoni penyambutan diawali dengan penampilan Reog Ponorogo yang dipertunjukkan sebagai bentuk penghormatan. Sebagai informasi, Kelurahan Yosorejo yang merupakan bagian dari Kecamatan Metro Timur Kota Metro berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2023 dan masuk dalam nominasi penilaian Klarifikasi Lapangan Wilayah Regional I Sumatera Tahun 2023. Dalam sambutannya, Wali Kota Metro , Wahdi mengaku bangga atas prestasi yang ditoreh Kelurahan Yosorejo dan berhasil masuk dalam nominasi lima besar dalam Lomba Kelurahan Regional I Sumatera tahun ini. Alhamdulillah, ini suatu keberkahan untuk Kota Metro khususnya Kelurahan Yosorejo. Prestasi ini tentunya tidak lepas dari peran serta dan semangat kebersamaan dari warga. Kelurahan Yosorejo, Pemerintah Provinsi Lampung, stakeholder dan mitra terkait lainnya yang mendukung program khidmat pemerintah,” ucapnya. Orang nomor satu Kota Metro berharap, Kelurahan Yosorejo bisa meraih predikat terbaik, sehingga menjadi motivasi bagi 21 kelurahan lain yang ada di Kota Metro. Semoga pelaksanaan klarifikasi ini dapat berjalan lancar dari awal hingga akhir. Kami mohon kepada tim pembina yang telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk mendukung lomba ini dengan memberikan informasi yang sebenar-benarnya terkait apa yang ditanyakan oleh tim,” harap Wahdi Untuk Diketahui, Kelurahan Yosorejo, Kecamatan Metro Timur sendiri telah melakukan upaya nyata dengan membuat berbagai inovasi, mulai dari Program Smart Village, Pelayanan Si Panjol,Apem ( Anjungan Pelayanan Mandiri, Bank Sampah, Nuwo Curhat, Kampung Restorative Justice, Omah Peluk,Jama Pai, Pasar Seger, dan Kampung Edukasi Lebah Madu,Ambulance Siaga, Dapur Dahsat Ceria, Inovasi Gardu Penting (Gerakan Terpadu Percepatan Penurunan Stunting) yang mana upaya nyata tersebut, sejalan dengan Visi Kota Metro, yaitu “Berpendidikan, Sehat, Sejahtera dan Berbudaya”. Sementara itu, Koordinator Tim Klarifikasi Lapangan dari Kemendagri, Tiyar mengucapkan selamat dan apresiasi kepada Kelurahan Yosorejo yang telah berhasil menoreh prestasi yang membanggakan. Selain itu, Tiyar menerangkan bahwa Kelurahan Yosrejo telah masuk dalam nominasi 5 terbaik untuk Lomba Kelurahan Tingkat Regional Sumatera (Regional I) Tahun 2023, bersama empat kalurahan lainnya, yaitu Kelurahan Laksamana,Kelurahan Balai Jaring, Kelurahan Sungailiat, dan Kelurahan Ogan Baru. “Kami sangat apresiasi, hasil dari kerja keras pemerintah kelurahan, kecamatan, kota, provinsi, dan masyarakat serta pihak lainnya, Yosorejo berhasil menjadi salah satu yang terbaik diantara 2.372 kelurahan yang ada di regional I,” tuturnya. Ia juga menjelaskan bahwa Lomba Kelurahan merupakan salah satu bentuk evaluasi dan penilaian perkembangan desa dan kelurahan sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan, melalui penyelenggaraan Lomba Desa dan Kelurahan. Penyelenggaraan lomba tahun ini dilaksanakan dengan penekanan antara lain pada inovasi yang dilakukan pemerintah desa dan kelurahan pada tata kelola penyelenggaraan pemerintahan, pemanfaatan potensi dan sumber daya yang dimiliki, pelayanan publik, dukungan dalam pemulihan ekonomi dan penanganan dinamika sosial menyambut perhelatan Pemilu serentak 2024, dan lain sebagainya. Penilaian lomba dilaksanakan melalui berbagai tahapan, pertama penilaian administrasi, pemaparan calon juara lomba, klarifikasi lapangan serta tahapan penetapan juara. “Klarifikasi lapangan yang kami lakukan saat ini di Kelurahan Yosorejo sebagai salah satu tahapan penilaian untuk menilai kesesuaian data dan informasi berdasarkan dokumen hasil penilaian administrasi, dengan kondisi riil yang ada di lapangan,” imbuhnya. Dengan keunggulan dan inovasi yang telah terinformasikan, lebih lanjut disampaikannya bahwa tim klarifikasi akan menggali lebih banyak terkait kondisi eksisting kelurahan baik dibidang pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan. Turut hadir dalam pelaksanaan klarifikasi lapangan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Dr.Eko Hendro Saputra,ST.,MKes di dampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diah Meirawati,SKM.,MKes , Kepala Bidang SDK Dinas Kesehatan Kota Metro Sabarina Amir, S.Farm.,Apt, Subkordinator Promkes Dinkes Kota Metro Maryanto,SKM,Subkoordinator Kesga & Gizi Risnawati,SKM, Subkoordinator Kesling dan Kesjaor Desy Eva Rohmawati,SKM , Subkoordinator P2PM Surtini S.ST dan para staf Dinkes Kota Metro Koordinator Liputan : Promkes_DinkesKotaMetro
Dinkes Kota Metro Gelar Pelatihan Keamanan Pangan bagi Petugas Gizi/Penjamah Makanan Restoran, Rumah Makan, Catering dan Hotel di Kota Metro
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro melalui Sub Subtansi Kesehatan Lingkungan,Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinkes Kota Metro menggelar Pelatihan Keamanan Pangan (PKP) untuk menjamin kualitas makanan dan minuman bagi masyarakat. Kegiatan yang diikuti oleh Petugas gizi/Penjamah makanan Restoran, Rumah Makan, Catering dan Hotel di Kota Metro, Kegiatan ini digelar di Aula Dinas Kesehatan Kota Metro, pada Rabu (26/07/2023). Kegiatan ini buka Langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro,Dr.Eko Hendro Saputra. SKM.,MKes di wakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Metro, Diah Meirawati,SKM.,MKes mengatakan pelatihan tersebut bertujuan agar masyarakat terlindungi dari makanan dan minuman yang tidak higienis dan tidak memenuhi persyaratan sanitasi. Menurut Kabid Kesmas Diah Meirawati, pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi penjamah makanan ini sangat bermanfaat bagi jasa usaha makanan dalam meningkatkan kepercayaan konsumen karena makanan yang disajikan terjaga kesehatan dan kebersihannya sehingga aman untuk dikonsumsi. “Diharapkan, melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi ini penjamah makanan dapat memahami dan mempraktikan penanganan pangan dalam hal ini mengolah makanan yang higienis dan aman,” tandas Meira. “Sehingga dari pelatihan ini, diharap makanan yang dijual memenuhi unsur sehat dan layak, serta halal untuk dikonsumsi,” ungkapnya. Sementara itu, Sub Koordinator Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga pada Dinas Kesehatan Kota Metro Desy Eva Rohmawati,SKM mengatakan, dengan pembinaan profesional, tempat pengolahan makanan diharapkan akan aman, sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 86 Tahun 2019 tentang Keamanan Pangan dan Perwali Walikota Metro Nomor: 25 tahun 2022 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Desy Eva juga mengatakan bahwa dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang teknik pengolahan dan penyajian makanan serta hygiene sanitisasi makanan minuman Penjamah Makanan Restoran, Rumah Makan, Catering dan Hotel di Kota Metro, Selain itu, pelatihan inipun akan diberikan sertifikat kepada para peserta. “Peserta akan menerima sertifikat penjamah makanan dari Dinas Kesehatan Kota Metro sebagai salah satu syarat bagi tenaga penjamah makanan” Kontributor : Promkes_DinkesKotaMetro

