Artikel Tekini
Dua Hari Gebrakan Puskesmas Banjarsari: Dari Musyawarah Warga hingga Launching PMT Cegah Stunting
“Puskesmas Banjarsari Bersama YBM BRILiaN: Langkah Nyata Bangun Generasi Sehat Bebas Stunting”
Puskesmas Banjarsari Tunjukkan Langkah Nyata dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan Kota Metro dengan Penilaian 25 Kompetensi Kader Posyandu, Dibawah Kepemimpinan Kepala Puskesmas dr. Balkis”
Bunda Posyandu Hj. Eni Bambang Berikan Pembinaan dan Dukungan kepada Kader Posyandu Sejahtera VIII dalam Persiapan Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2025
Dinas Kesehatan Kota Metro Dukung Program Residensi Mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Mitra Indonesia”
Dinas Kesehatan Kota Metro Tanggap Dugaan Keracunan Pangan di SDN 7 Metro Pusat: Belum Mengarah pada KLB
Dinas Kesehatan Kota Metro Tindak Cepat Dugaan KLB Keracunan Pangan di SDN 10: Surveilans dan Kesehatan Lingkungan Bergerak Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
Upaya Dinas Kesehatan Kota Metro Tingkatkan Pelayanan Bayi Baru Lahir: “Eko Hendro Gelar Peningkatan Kapasitas Nakes Secara Hybrid”
Dinas Kesehatan Kota Metro Kembali Berprestasi: Sabet Dua Kategori di Ajang Germas 2024”
Studi Tiru ke Sleman: Strategi Dinkes Kota Metro Tingkatkan Kualitas Layanan Puskesmas”
Kota Metro Raih Penghargaan Posyandu Berprestasi Bidang Kesehatan Tingkat Nasional 2024, Walikota Metro Wahdi : Terus Ukir Prestasi, Tingkatkan Pelayanan
Kembali Jadi Calon Penerima STBM Award 2024, Sanitasi Kota MetroKembali di nilai oleh Tim Verifikasi Kemenkes
Kota Metro Masuk Nominator STBM Award 2024, Wali Kota Metro Wahdi ungkap STBM “Konsep Bergerak Bersama”
“FGD Bersama Dinas Kesehatan Kota Metro: Lahirnya ‘Gemoy Sejiwa’, Inovasi Baru untuk Masyarakat Sehat Jiwa!”
Jelang Verifikasi Lapangan Penghargaan STBM Award,Kota Metro 2024“ Kadis Kesehatan” Perlu matangkan Sinergi dan Kolaborasi
Ciptakan SDM Unggul, Dinkes Kota Metro Beri Pelatihan Bagi Tenaga Kesehatan
Pemkot Metro : Penyelenggaran IVA Test,DNA HPV & Sadanis upaya deteksi dini kanker serviks “wujud nyata program aksi kepedulian”
TARGETKAN SWASTI SABA WISTARA, PEMKOT METRO GELAR BIMBINGAN TEKNIS KOTA SEHAT
Posyandu Mawar Kota Metro Masuk Tiga Besar Posyandu Berprestasi Tingkat Provinsi Lampung berpeluang maju ke tingkat Nasional
Miliki Inovasi Kompas, Posyandu Mawar Kelurahan Karang Rejo Masuk Tiga Besar Penilaian Lomba Posyandu Berprestasi Tingkat Provinsi Lampung 2024
Begini Cara Dinas Kesehatan Kota Metro Memastikan ASN Selalu Bugar “1002 orang ASN Ikuti Pengukuran Kebugaran”
Pengukuran Kebugaran dan Skrining Kesehatan, Walikota Wahdi ingin pastikan ASN Metro Sehat, Unggul dan Produktif.
Wahdi Buka Kegiatan Jambore Kader Dasawisma dan HKG PKK Kota Metro
Pekan Raya Lampung Tahun 2024,Dinkes Kota Metro Promosikan Program Unggulan, Salah Satunya Jama-PAI
Selamat Kota Metro “Terbaik Satu” Penghargaan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Lampung Tahun 2024
Kelurahan Yosodadi Wakili Kota Metro, Maju di Lomba Tingkat Provinsi Lampung 
Evaluasi Program Kesehatan, Puskesmas Ganjar Agung Gelar Lokmin Lintas Sektoral Triwulan II
Inspirasi Kota Metro – Sun Day Fun Day (Edumy RSUD Ahmad.Yani) & PPTI Kota Metro Gelar Talkshow”Bersinergi Dalam Percepatan Penanggulangan TB Menuju Eliminiasi TB 2030″
Jelang Haji 2024, Calon Jamaah Haji Kota Metro Ikuti Pengukuran Kebugaran Haji.
Mantap, 3 Puskesmas di Kota Metro Raih Kategori Pelaporan Terbaik Posyandu Aktif Triwulan 1
Pererat Tali Silaturahmi, Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Metro Gelar Pengajian Akbar Bulan Suci Ramadhan 1445 H
Kota Metro Berhasil Masuk 10 Besar Penghargaan pembangunan daerah Tahun 2024, hadirkan jama-pai (MEWS) sebagai inovasi
Berkah Ramadhan, Yayasan Jantung Indonesia Klub Jantung Remaja Kota Metro Turun ke Jalan Bagi-bagi Takjil
Komunitas Metro Thrift Charity Kumpulkan Barang Decluttering dan Upcycling untuk Didonasikan bagi Anak Penyintas Kanker,Thalasemia dan Penyakit Kronis Lainnya
Pemko Metro Apresiasi Kegiatan Senam Jantung Remaja KJR dalam Rangkaian acara Sunday Funday
Dinkes Metro-Gelar Webinar Hari Gizi Nasional ke-64, Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman Kampanyekan Gizi Seimbang Untuk Cegah Stunting
SMK N 1 METRO BERSAMA DINKES KOTA METRO GIATKAN AKSI BERGIZI DALAM RANGKA HGN KE- 64
Wujudkan Lansia Sehat : Lansia Aktif, Mandiri dan Produktif, Dinkes Kota Metro Gelar Orientasi Pelayanan Kesehatan Lansia
Pemberian Makanan Bergizi dalam rangka HGN Ke-64 Puskesmas Ganjar Agung berkolaborasi dengan IBI Kota Metro
Peringatan HGN-64, Eko Hendro : Jadi Momentum Tingkatkan Komitmen Membangun Gizi Masyarakat Kota Metro Sehat Berprestasi
Peringati HGN-64 Puskesmas Karang Rejo Kolaborasi dengan IIDI Metro beri Makanan Tambahan Lokal Sepekan Sasar Balita Wasting
Bersamai Perjuangan dan Bangkitkan Optimisme, Ketua YKI Silfia Naharani Wahdi Kunjungi Langsung Pejuang Kanker
Keseruan Metro Sunday Funday Sport and Healty berkolaborasi dengan Edumy Gooes to Community RSUD Jend. A. Yani Metro sematkan Pesan Hidup Sehat
Dinkes Metro Bidang P2P Gelar Monev,Kegiatan Ini Untuk Melihat Capaian Program P2PM di Puskesmas
Antisipasi Perilaku Merokok Bagi Pelajar, Puskesmas Ganjar Agung Lakukan Skrining
Gerakan Aktifkan Posyandu Integrasi Layanan Primer Dinkes Kota Metro Turun ke Posyandu- Posyandu
Klinik Metro Medical Centre Kota Metro Raih Paripurna dari LPA Laprida
Di Era Digital, Aplikasi MEWS (mW) Jamapai Integrated Hadir untuk Sukseskan Transformasi Kesehatan dalam menurunkan AKI AKB
Upaya Penurunan AKI AKB Dinkes Gelar Roadshow MEWS-OBSTETRI (mW) Jamapai-Integrated Modifikasi Wahdi
Perpanjangan Izin Operasional, RSUD Jend. A. Yani Terima Tim Visitasi Dinkes Provinsi Lampung
Wow! 5 Puskesmas di Kota Metro Raih Predikat Akreditasi Paripurna, Eko Hendro: Jadikan awal yang baik untuk terus melayani masyarakat
Tim Surveior Laprida Survei Akreditasi Klinik Metro Medical Center, Demi Meningkatkan Mutu dan Standar Pelayanan.
Cegah Penyebaran HIV/AIDS, Puskesmas Ganjar Agung Gelar Penyuluhan
Bagas Satria Prabowo, Asal Metro(Lampung) yang Lolos Ajang Panahan Berkuda Dunia di Saudi Arabia
LPA-Laprida Survei Akreditasi Klinik Pratama Metro Medical Center Kota Metro
Atasi Stunting Dinkes Kota Metro dan Aisyiyah-Lazismu Bagikan Makanan Tambahan Upaya Turunkan Stunting
Angka bebas jentik (ABJ) di wilayah Kota Metro 88,2%, Dinkes Kota Metro terus melakukan pencegahan DBD melalui PSN & GIRIJ
Rapat Evaluasi Kota Sehat, Ketua FKS Qomaru Zaman Perkuat Kebersamaan Wujudkan Kota Sehat
HUT MPP Kota Metro Ke 1, Dinkes Kota Metro Raih Penghargaan Gerai Pelayanan Terbaik 1 Tahun 2023
Wujudkan Penguatan Pokjanal Posyandu, Dinkes Kota Metro Sosialisasikan Konsep Posyandu ILP
Turnamen Tenis Meja Meriahkan HUT Ke 52 KORPRI di Kota Metro
Peringati Hari AIDS Sedunia, Wakil Wali Kota Metro Qomaru Ajak Bersinergi Cegah dan Atasi AIDS
Peringati HCTPS Sedunia, Walikota Metro Ingatkan Kebiasan Cuci Tangan Harus Dimulai Sejak Dini
Membanggakan! Dinkes Kota Metro kembali meraih Penghargaan Posyandu Berprestasi se-Provinsi Lampung
Kota Metro Raih Penghargaan Kota Sehat Tahun 2023 dari Kemenkes RI
Dinkes Kota Metro Raih Peringkat Terbaik Se Provinsi Lampung dalam Capaian SPM TBC dan Treatmen Coverage Tahun 2023
Pentingnya Peran TP PKK Dalam Tingkatkan Cakupan Posyandu Aktif dan Kualitas Pelayanan di Kota Metro.
Dinkes Kota Metro Gelar Workshop Kader Posyandu, Siapkan Layanan Sesuai Siklus Hidup
Dinkes Kota Metro Raih Terbaik II Capaian Posyandu Aktif Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2023
Hadiri Kongres Nasional IBI & PIT Bidan ke XVII JEXPO KEMAYORAN, IBI Kota Metro “Bidan Jadi Garda Terdepan Pelayanan Masyarakat”
Kota Metro Menjadi Satu-satunya Daerah dari Provinsi Lampung yang Mencapai 100% Dalam Capaian Indikator Posyandu aktif
Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak , Dinkes Metro adakan pertemuan AMP
Kuatkan Integrasi Layanan Primer , Dinkes Kota Metro Gelar workshop  Kader Posyandu
PPTI Kota Metro Mantapkan Program Kerja
Kadiskes Metro Eko Hendro, didaulat sebagai salah satu narasumber Transformasi Kesehatan oleh Direktorat Pelayanan Kesehatan Primer
Membanggakan! Posyandu Anggrek IV/B Kota Metro Masuk Tiga Besar Posyandu Berprestasi se-Lampung
Pastikan Kualitas Air Minum Rumah Tangga, Dinkes Kota Metro Gelar Pertemuan Surveilan Kualitas Air Minum Rumah Tangga.
Jalan Sehat Hari Jadi HUT RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro yang ke-51 Meriah, Diberangkatkan Wali Kota Metro Wahdi
Wali Kota Pimpin Apel Besar HUT Pramuka Ke-62
Peduli kualitas air, Dinkes Kota Metro Gelar Orientasi SKAMRT
Dinkes Kota Metro melalui Subtansi Promkes Adakan Pertemuan Koordinasi Petugas dan Validasi Data Komdat.
Dinas Kesehatan Kota Metro Melaksanakan Workshop Kader “Pelayanan bagi Usia Produktif dan Lansia”
Lepas Kontingen Perkemahan Saka Bakti Husada Nasional 2023, Kadinkes Bangga Jadi Bagian Gerakan Pramuka di Kota Metro
Dinkes Kota Metro Launcing Aplikasi Telemedicine
Tim Pembina Cluster Binaan Dinas Kesehatan Kota Metro Kunjungi Puskesmas Ganjar Agung
Untuk Deteksi Dini Kelainan Bawaan pada Bayi Baru Lahir, Dinkes Kota Metro Gelar Orientasi Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK)
Tim Verifikasi Lapangan Kota Sehat Tiba Di Kota Metro
Dalam rangka Jambore Kader Tingkat Kota Metro, Dinkes Gelar Perlombaan Posyandu Aktif Tingkat Kota
Meriahkan HUT RI Ke 78, Dinkes Kota Metro ikuti Parade Kebaya Wastra Kota Metro
Semarakkan HUT Ke-78 Kemerdekaan RI, Dinkes Kota Metro Gelar Berbagai Lomba
Kota Metro Masuk Nominator ASEAN Smoke-Free Award
Dinkes Kota Metro Terpilih Uji Coba E-Monev STBM dari Kemenkes
Tingkatkan SDM Pengelola Program P2PM , Subtansi P2PM Dinkes Metro Gelar Bimtek
Ibu hamil antusias ikuti Gerakan Bumil sehat yang di selenggarakan Puskesmas Karangrejo
Lomba Kelurahan Tingkat Regional Sumatera, Tim Klarifikasi Lapangan Sambangi Kelurahan Yosorejo -Dinkes Kota Metro
Dinkes Kota Metro Gelar Pelatihan Keamanan Pangan bagi Petugas Gizi/Penjamah Makanan Restoran, Rumah Makan, Catering dan Hotel di Kota Metro
Dinkes Kota Metro Gelar Pertemuan Peningkatan Kapasitas Tim Penegak Perda KTR
Dinkes Kota Metro Gelar Pelatihan Keamanan Pangan bagi Penjamah Makanan Restoran, Rumah Makan, Catering dan Hotel di Kota Metro
Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman beri Siraman Rohani – Dinkes Kota Metro
Dinkes Kota Metro Gelar Lomba Balita Sehat Ciptakan Generasi Sehat dan Berprestasi
Swasti Saba Wistara, Kadis Kesehatan Eko Hendro Ungkap Ada 9 Tatanan yang Harus Dipenuhi
Dinkes Kota Metro Gelar Rakor Bidang Kesehatan Masyarakat
Optimalkan Peran Pokjanal Posyandu Kota Metro, Adakan Bimtek di Kecamatan Metro Utara
Dinkes Kota Metro Gelar Pelatihan Keamanan Pangan bagi Petugas Gizi/Penjamah Makanan RSU dan Pondok Pesantren Kota Metro
Dinkes Kota Metro Selenggarakan Sosialisasi Program Kerja Pokjanal Posyandu
PDPI bekerja sama dengan Dinkes Metro Gelar Road Show Dalam Rangka Menanggulangi Penyakit menular dan tidak menular di bidang paru dan pernafasan
Kadinkes Kota Metro Eko Hendro Hadiri Jambore Kader Puskesmas Purwosari
Puskesmas Banjarsari Gelar Jambore Kader Posyandu -Promkes Dinkes Metro
Berdedikasi dalam Pembangunan Keluarga, Walikota Metro Wahdi dan Istri Terima Penghargaan Manggala Karya Kencana
DINKES DAN DISKOMINFO KOTA METRO GELAR SOSIALISASI PENERBITAN TANDA TANGAN ELEKTRONIK & CARA PEMBUATAN SURAT ELEKTRONIK.
Komitmen Turunkan Angka Stunting Kota Metro kembali menggelar Rembuk Stunting 2023
Gelar Jambore Kader Posyandu Tingkat Kelurahan wilayah kerja Puskesmas Margorejo -Promkes
Puskesmas Yosomulyo Gelar Jambore Kader Posyandu tingkat Kelurahan -Dinkes Kota Metro
Kelurahan Yosorejo Kota Metro sampaikan Paparan Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi.
Dinas Kesehatan Kota Metro Juarai Stand Terbaik Harapan 1 Festival Putri Nuban Tahun 2023
Dinkes Metro Laksanakan MoU Terkait Pencegahan & Pengendalian Penyakit Menular dengan Lapas Klas II A Metro
Dinkes Kota Metro Tingkatkan Kompetensi Tenaga Medis Melalui Orientasi Kalakarya MTBS
Inovasi Sistem Informasi Berbasis Website dalam Penyelenggaraan Posyandu Aktif Kota Metro.
Jambore Kader Posyandu Puskesmas Ajang Menambah Wawasan -Dinkes Kota Metro
JAMBORE POSYANDU AJANG APRESIASI UNTUK PARA KADER – Dinas Kesehatan Kota Metro
Jambore Kader Posyandu di Gelar, Wujudkan Hidup Sehat -Dinkes Kota Metro
Dinkes Kota Metro“Sukses Gelar Germas Aksi Bergizi Tingkat Kota Metro dan Lounching KJR SMA/SMK SE-Kota Metro dalam Rangka HUT Kota Metro ke 86”
Kota Metro Raih Penghargaan Kawasan Tanpa Rokok dari Kemenkes
Dinkes Kota Metro Gelar Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Kesehatan
Peringati HUT Kota Metro ke 86, Dinkes Kota Metro, PKK dan YKI gelar Tes IVA dan Sadanis GRATIS
Dinas Kesehatan Kota Metro Gelar Pelatihan Pemantauan Tumbuh Kembang Pada Kader dan Guru Paud/TK/RA Tahun 2023
Capaian JKN 99,9%, Kota Metro Raih Penghargaan Best Practice UHC 2023
Lokakarya Mini 3 Bulanan Ke dua Lintas Sektor UPTD Puskesmas Karangrejo
Wakil Walikota Hadir Dalam Forum Kesehatan Kelurahan (FKK) salah satu pilar utama dalam upaya mewujudkan Kota Sehat.
Peringati Hari Tanpa Tembakau Sedunia,Kadis Kesehatan Metro”Eko Hendro”jadi Narasumber KTR tingkat Nasional.
Peringatan Hari TBC Sedunia Berlangsung Meriah di Pondok Pesantren Ahmad Dahlan Metro -Dinkes Kota Metro
MENINGKATKAN FUNGSI KERJA POSYANDU, PEMERINTAH KOTA METRO GELAR RAKOR POKJANAL POSYANDU
Dinkes Kota Metro Gelar Pertemuan Implementasi Penggunaan Aplikasi Monitor KTR di Kota Metro
Kadinkes Kota Metro “Eko Hendro” Pimpin Apel Pagi Rutin Sebelum Memulai Aktivitas
Wakil Walikota Kota Metro Ikuti Gebyar Senam LLI, Turut Hadir LLI dari Pusat- Dinkes Kota Metro
Semarak Penilaian Lomba Kelurahan Tingkat Kota Metro Tahun 2023, Hari Ke-4-Dinkes Metro
Kadiskes Kota Metro Eko Hendro menjadi narasumber pada Monev Implementasi Dasboard KTR yang digagas Kementerian Kesehatan RI
Gerakan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) Di Kelurahan Imopuro dan Kelurahan Metro- Dinkes Metro
Dinkes Kota Metro dan LLI Gelar Pelatihan AoC Bertajuk Gerakan Kesehatan Usia Lanju
Lomba Kelurahan Tingkat Kota Metro , Dinkes Kota Metro Lakukan Penilaian Posyandu dengan lima indikator
Dinkes Kota Metro dan Puskesmas Metro Gelar Kegiatan Deteksi dini PTM Prioritas dan Deteksi Dini Kanker Servik dan Kanker Payudara di TK Pertiwi Metro
Eko Hendro Kadis Kesehatan Kota Metro Dorong RSUD Sumbersari Bantul Harus Selalu Berinovasi
Upaya Penurunan AKI AKB Dinkes Kota Metro Gelar kegiatan pendampingan Tim Ahli Spesialis Anak dan Spesialis Obstetri dan Ginekologi
Tingkatkan Upaya Kesehatan Pekerja, Dinkes Metro Lakukan Pembinaan PHBS di tempat Kerja, Inspeksi Kesehatan Lingkungan dan Pos UKK
Qomaru Wakil Walikota Metro Sebut Peran Aktif Remaja Jadikan Generasi Pelaku Pembangunan
Penilaian Lomba Kelurahan Tingkat Kota Metro, Dinkes Kota Metro Ikut Terlibat
Dinkes Kota Metro Imbau Masyarakat untuk Gencar Sosialisasi 3M plus dan Lakukan PSN
Dinas Kesehatan Kota Metro Gelar Puncak Acara Pekan Imunisasi Dunia Tahun 2023
Kadis Kesehatan Kota Metro Ikuti Acara Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi/Integrasi Stunting Tingkat Provinsi
Jelang Haji 2023, Calon Jamaah Haji Kota Metro Ikuti Tes Kebugaran Haji.
Kadis Kesehatan Kota Metro Hadiri Gerakan Nasional Aksi Bergizi di Puskesmas Tejo Agung – Dinkes Metro
Giat Penanggulangan DBD di Kelurahan Karangrejo
Tinjau Rumah Sakit RSUD Jend Ahmad Yani Metro Wakil Walikota Qomaru Zaman Minta Nakes Berikan Pelayanan Terbaik
Kadiskes Sidak Sekaligus Pimpin Apel Pagi di Puskesmas Purwosari , ini kata Kadiskes Kota Metro
Dinas Kesehatan Kota Metro Gelar Apel Perdana Pasca Cuti Lebaran,Kadis Kesehatan Ajak Pegawai Semangat Gaspol Layani Masyarakat
Untuk Tingkatkan Pelayanan Prima Kadinkes Kota Metro Sidak ke Puskesmas
Tinjau Pos Mudik Idul Fitri 1444H, Kadis Kesehatan Kota Metro “Semangati Petugas”
Inovasi Daun Kelor Upaya Tekan Kasus Stunting, Dinkes Kota Metro Melalui Subtansi Promkes Gelar Pembinaan Kader Posyandu Balita
Kadis Kesehatan Kota Metro Eko Hendro Pimpin Langsung Rapat koordinasi rutin bulanan
Kadis Kesehatan Kota Metro Turun Langsung Supervisi Program Jamapai
Dinkes perkuat koordinasi program P2PM pasca POPM Kecacingan di Sekolah
Dinkes Kota Metro Berikan Bantuan Sembako kepada Ibu Hamil
Cegah Stunting Dengan 8000 Hari Pertama Kehidupan,Dinkes Kota Metro Tekankan Pentingnya Skrining Pranikah.
Dinkes Metro lakukan pemantauan posyandu mudahkan masyarakat peroleh pelayanan kesehatan
Pembinaan Kader, Dinkes Metro Harap Kader Posyandu Jadi Pelopor Kesehatan
SINERGITAS PEMKOT METRO MENUJU PENILAIAN KOTA SEHAT TAHUN 2023
Tekan AKI,AKB dan AKABA Dinkes Kota Metro Melalui Bidang Kesmas Gelar Kegiatan Pembinaan Kader Posyandu
Dinkes Metro Melalui Bidang Kesmas Aktif Mendampingi Posyandu
Update situasi DBD dan Malaria, Dinkes lakukan bimtek/OJT Aplikasi SIARVI, Silantor dan Esismal Malaria Dinkes Metro
Tingkatkan Layanan Kesehatan Primer, Promkes & Kesga Gizi Lakukan Pembinaan Kader di Posyandu Nusa Indah – Dinkes Metro
Kadinkes Kota Metro Hadiri Kegiatan Kunjungan Tim Penilai Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) -Dinkes Kota Metro
PENGAJIAN RAMADHAN/TADARUS QUR’AN di OPD DINAS KESEHATAN KOTA METRO TAHUN 1444 H/2023 M
PENGAJIAN RAMADHAN/TADARUS QUR’AN di OPD DINAS KESEHATAN KOTA METRO TAHUN 1444 H/2023 M
SERAH TERIMA JABATAN KEPALA DINAS KESEHATAN KOTA METRO
KEGIATAN LUAR GEDUNG POSYANDU DAN PENYULUHAN TBC DI POSYANDU PERGIWO
Peringati Hari TBC Sedunia, RSUD A.Yani Metro Gelar Penyuluhan TBC Anak – Dinkes Kota Metro
Giat Germas dengan Senam Klub Jantung Sehat dan Screening Kesehatan di Gelaran Pasar Agro Ceria -Dinkes Metro
Dinkes Kota Metro Bersama KOPI TB Gelar Rapat Koordinasi Tanggulangi Masalah Tuberculosis
Dinkes Kota Metro Gelar Pertemuan Monev Program Kesling dan Kesjaor Puskesmas se-Kota Metro
Kunjungan Dinkes Provinsi Lampung Dalam Rangka Bimbingan Teknis Program Kesling dan K3 Rumah Sakit di RSU. Permata Hati Kota Metro
Gelaran Roundshow Ke-5 Dinkes Metro, Germas Go to School (Aksi Bergizi), Sosialisasi Jama-Pai dan Pembentukan KJR di SMP N 08 Metro
Dinkes Metro, Implementasikan Germas Goes to School (Aksi Bergizi di Sekolah), Sosialisasi Jama-Pai di SMP N 01 Metro
Menuju Kota Sehat, Walikota Metro Kukuhkan Forum Kota Sehat – Dinkes Kota Metro
Dinkes Metro – Pendampingan Penerapan aplikasi MEWS-OBSTETRI (mW) Integrated Bagi Tenaga Kesehatan di RSUD Ahmad Yani.
Seru, Sosialisasi Jama-Pai melalui Germas Go to School di SMA Negeri 04 Metro- Dinkes Kota Metro
Dinkes Metro: Kampanyekan GERMAS Go to School di SMA N 04 Metro Jangan Putus Sampai Disini
AKSI BERGIZI TERINTEGRASI DI SMA N 4 METRO
Germas Goes to School (Aksi Bergizi di Sekolah) Pembentukan KJR dan Sosialisasi Jama-Pai Beri Motivasi dan Penguatan Ke Sekolah SMA Ahmad Dahlan Metro -Dinkes Metro
Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku Kota Metro Menuju Sanitasi Aman 2021-2026
Walikota Metro Menghadiri Workshop Sosialisasi Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku Kota Metro Menuju Sanitasi Aman 2021-2026
Kasus Kematian Akibat Campak menjadi Peringatan Keras ,Dinas Kesehatan Menghimbau Warga Kota Metro untuk lebih waspada
Gerak Cepat Menjangkau Sasaran, Tim PTM Terintegrasi CKG Puskesmas Banjarsari Skrining Guru di SDN 01 Banjarsari
Puskesmas Banjarsari Perkuat Layanan Preventif melalui Skrining Kesehatan Guru di SDN 02 Banjarsari
Sekilas Terlihat Sehat, Tapi Angka Bisa Bicara. SDIDTK Puskesmas Banjarsari di TK Al Qodim
Puskesmas Banjarsari Perluas Layanan, 198 Karyawan PT Sinar Jaya Jalani Skrining Kesehatan Langkah Deteksi Dini Hipertensi dan Diabetes, Pintu Masuk Utama Penyakit Kronis Mematikan
BRI BO Metro dan YBM BRILiaN Salurkan Bantuan Pendidikan, Sembako, dan Apresiasi Kader di Metro Utara
Program Cegah Stunting YBM BRILiaN Berhasil, Puluhan Balita Metro Alami Perbaikan Gizi
Akhir 2025 Bukan Seremonial, Asesmen Kader Posyandu Menjadi Tolok Ukur Kesiapan 2026
Mengapa Banyak Warga Merasa Rezekinya Seret? Ini Temuan dari Pendampingan Emosional di Puskesmas

Kategori: Berita

Wujud Nyata Program Gizi, Dinkes Metro Gelar Pelatihan Keamanan Pangan Bagi Penjamah Pangan Program MBG

Metro – Upaya menjaga kualitas pangan terus digencarkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro, Melalui Pelatihan Keamanan Pangan bagi Penjamah Pangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dinkes Metro memastikan bahwa pangan yang disajikan bagi masyarakat, khususnya anak sekolah, ibu hamil, dan balita, benar-benar aman dan layak konsumsi. Kegiatan yang digelar Senin (8/9/2025) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banjarsari, Metro Utara ini merupakan batch ke-14 dan diikuti 47 peserta. Mereka terdiri dari penjamah pangan program MBG serta pelaku usaha makanan seperti katering dan restoran yang ditunjuk untuk menyediakan menu gizi seimbang bagi warga. Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Dr. Eko Hendro Saputra, ST., M.Kes, menekankan bahwa keamanan pangan adalah fondasi penting untuk membangun generasi sehat. Ia menegaskan bahwa penyedia makanan bukan sekadar memasak dan menyajikan, melainkan juga bertanggung jawab memastikan proses pengolahan sesuai standar higiene dan sanitasi.“Pangan yang aman akan menjadi benteng pertama bagi kesehatan masyarakat. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan semua penjamah pangan memiliki keterampilan dan kesadaran penuh untuk menjaga mutu makanan,” ujarnya. Senada dengan itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Bdn. Diah Meirawati, S.Tr.Keb, SKM, M.Kes, menyebut pelatihan ini bagian dari komitmen Kota Metro untuk mempertahankan predikat Kota Pangan Aman. Dalam paparannya, ia memperkenalkan konsep 5 kunci keamanan pangan keluarga mulai dari menjaga kebersihan, memisahkan makanan mentah dan matang, mengolah dengan suhu tepat, menjaga penyimpanan, hingga menggunakan bahan dan air yang aman. “Kunci sederhana ini bila diterapkan konsisten akan berdampak besar, tidak hanya di dapur keluarga, tetapi juga di layanan pangan skala kota,” jelasnya. Suasana pelatihan berjalan interaktif. Para peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga diajak berdiskusi dan berbagi pengalaman seputar praktik pengolahan makanan sehari-hari. Beberapa bahkan menceritakan tantangan yang mereka hadapi dalam menjaga kualitas pangan di sekolah maupun di usaha katering. Salah satu peserta, Rohani, mengaku mendapatkan banyak ilmu baru dari pelatihan ini.“Selama ini saya sudah berusaha menjaga kebersihan makanan, tapi dari pelatihan ini saya jadi lebih paham cara memisahkan bahan mentah dan matang, juga pentingnya suhu penyimpanan. Ilmu ini sangat bermanfaat untuk kami yang setiap hari berhadapan langsung dengan makanan anak-anak,” ungkapnya. Pelatihan keamanan pangan ini sekaligus menjadi tindak lanjut dari penghargaan yang pernah diraih Metro sebagai Kota Pangan Aman. Bagi pemerintah daerah, menjaga standar tersebut bukan sekadar prestasi, tetapi bentuk perlindungan nyata terhadap masyarakat. Apalagi program MBG menyasar kelompok rentan seperti anak sekolah dan balita yang pertumbuhan serta imunitas tubuhnya sangat dipengaruhi asupan gizi. Dengan pelatihan ini, para penjamah pangan diharapkan mampu bekerja lebih profesional, higienis, dan aman dalam setiap proses pengolahan. Ke depan, Dinkes Metro berkomitmen melanjutkan pendampingan dan pengawasan agar setiap makanan yang tersaji benar-benar mendukung tumbuh kembang generasi sehat di Kota Metro. Kontributor liputan: Promkes_Eci Lindasari,SKM

“Semangat Petugas Puskesmas Banjarsari: Rutinitas Kegiatan Posyandu Mawar Merah dan Mawar Putih Sebagai Langkah Preventif Menghadapi Ancaman Penyakit Musim Peralihan”

Senin, 08 September 2025 – Dalam upaya mendukung kesehatan masyarakat, Posyandu Mawar Putih dan Posyandu Mawar Merah yang berada di Kelurahan Banjarsari Kota Metro wilayah kerja Puskesmas Banjarsari melaksanakan kegiatan rutin sebagai bagian dari upaya preventif dan promotif untuk mengatasi ancaman penyakit yang berpotensi meningkat selama peralihan musim. Kepala Puskesmas Banjarsari, dr. Balkis, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan di tengah perubahan musim yang terjadi, terutama pada musim peralihan dari kemarau ke penghujan. “Kegiatan ini sangat penting sebagai langkah preventif dalam menghadapi ancaman penyakit yang bisa meningkat selama musim hujan,” ujar dr. Balkis. “Musim peralihan ini sering kali membawa tantangan tersendiri bagi kesehatan, di mana imunitas tubuh kita cenderung menurun akibat perubahan suhu yang drastis.” Tiga ancaman penyakit yang harus diwaspadai selama musim peralihan tersebut adalah diare, influenza, dan demam berdarah dengue (DBD). Ketiganya sering kali terjadi dalam jumlah yang lebih besar saat musim hujan, mengingat potensi penyebaran yang lebih tinggi di lingkungan yang lembap dan padat penduduk. Menurut dr. Balkis, influenza dapat meningkat saat suhu udara mengalami perubahan drastis. “Suhu yang berubah-ubah dapat membuat sistem kekebalan tubuh kita menurun, sehingga memudahkan virus influenza untuk menyebar dengan cepat,” jelasnya. Penyakit ini sangat mudah menular di kalangan masyarakat yang cenderung menghabiskan waktu di tempat-tempat yang lebih tertutup selama musim hujan. Penyakit DBD juga menjadi perhatian utama dalam periode ini, mengingat faktor lingkungan yang mendukung perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, penyebar virus dengue. “Faktor pencemaran air menjadi penyumbang utama pembawa virus dan jentik nyamuk. Hal ini harus diwaspadai, terutama di musim hujan, karena potensi berkembang biaknya nyamuk lebih besar,” ujar dr. Balkis. Selain itu, diare juga dapat meningkat karena pencemaran air yang sering terjadi selama musim hujan. Sanitasi yang buruk dapat memperburuk kondisi ini. “Kami mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan kebersihan lingkungan dan memastikan ketersediaan air bersih yang dapat mencegah penyebaran penyakit melalui air,” tambahnya. Kegiatan posyandu ini juga berfungsi sebagai tempat untuk memberikan edukasi kepada orang tua, khususnya mengenai cara menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat daya tahan tubuh anak-anak mereka. Posyandu Mawar Putih dan Mawar Merah secara rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, memberikan imunisasi, serta edukasi terkait pentingnya menjaga pola makan dan pola hidup sehat. “Posyandu tidak hanya sebagai tempat untuk memeriksa kesehatan anak, tetapi juga untuk mengedukasi masyarakat tentang pencegahan penyakit, termasuk bagaimana cara mencegah diare, influenza, dan DBD,” kata dr. Balkis. Kegiatan di Posyandu ini akan terus dilakukan sebagai upaya berkelanjutan dalam menjaga kesehatan masyarakat di wilayah Puskesmas Banjarsari. Dengan langkah-langkah preventif dan promotif yang tepat, diharapkan angka kejadian penyakit dapat diminimalisir, terutama selama musim peralihan ini. Kegiatan Posyandu Mawar Putih dan Mawar Merah yang dilaksanakan di Puskesmas Banjarsari pada Senin, 08 September 2025 ini merupakan bagian dari upaya besar untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan, terutama di tengah perubahan musim. Ancaman penyakit seperti diare, influenza, dan DBD harus diwaspadai, dan langkah-langkah pencegahan yang tepat dapat membantu mengurangi dampak dari penyakit-penyakit tersebut. Ke depannya, diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk mendukung kesehatan masyarakat yang lebih baik. Liputan Kontributor : Promkes_Eci Lindasari,SKM

Cek Kesehatan Gratis & Edukasi MSD: Aksi Nyata Pengabdian Masyarakat Unila bersama Puskesmas Banjarsari & Karangrejo di Metro”

Metro Utara, 04 September 2025 – Dalam upaya mendukung kesehatan petani dan ketahanan pangan, Universitas Lampung Fakultas Kedokteran , Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Kota Metro, Dinas kesehatan, dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat bersama Puskesmas Banjarsari dan Karang Rejo Metro, menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis bagi kelompok tani di Kecamatan Metro Utara, Kota Metro. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kesehatan di kalangan petani serta memberikan edukasi terkait Pencegahan Musculoskeletal Disorders (MSD) yang sering dialami petani akibat aktivitas fisik yang berat, bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Metro Utara. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Metro adalah Hery Wiratno, S.P. di dampingi Ibu Fitri Yanti, S.E., M.M., Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian & Perikanan Kota Metro dan dihadiri oleh Kepala Puskesmas Banjarsari, dr. Balkis, serta Kepala Puskesmas Karang Rejo, Ibu Amrina, S.Tr. Keb. Kegiatan ini merupakan kolaborasi pengabdian masyarakat antara Universitas Lampung dan kedua puskesmas tersebut untuk memberikan layanan kesehatan langsung kepada para petani dan menyampaikan informasi penting mengenai cara pencegahan MSD. Petani adalah salah satu kelompok yang paling rentan terhadap Musculoskeletal Disorders (MSD), yang mencakup gangguan pada tulang, sendi, dan otot akibat beban fisik yang berat, posisi tubuh yang tidak ergonomis, serta kegiatan yang dilakukan secara berulang. Gangguan tersebut dapat mengganggu produktivitas mereka dan menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang. dr. Balkis, Kepala Puskesmas Banjarsari, menjelaskan, “Petani yang bekerja di lapangan sering kali mengalami kelelahan fisik, cedera otot, atau masalah sendi yang dapat mengurangi kemampuan mereka dalam bekerja. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada mereka tentang cara mencegah masalah kesehatan tersebut, serta pentingnya menjaga postur tubuh yang baik.” Universitas Lampung (Unila) melalui Fakultas Kedokteran berperan aktif dalam kegiatan ini dengan menyelenggarakan penyuluhan kesehatan yang sangat relevan bagi petani. Dr.dr. Fitria Saftarina, M.Sc., Sp.KKLP menyampaikan materi mengenai pencegahan cedera musculoskeletal pada petani. Sementara itu, dr. Jhon Sfatriyadi Suwandi, M.Kes., Sp.ParK dari Fakultas Kesehatan memberikan edukasi terkait kecacingan, masalah kesehatan yang sering dihadapi petani akibat kondisi lingkungan kerja mereka. Para petani yang hadir dalam kegiatan ini mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis yang mencakup pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta pemeriksaan kesehatan secara umum. Program ini memberikan kesempatan kepada para petani untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka secara lebih detail, serta melakukan pencegahan dini terhadap masalah kesehatan. “Saya merasa sangat terbantu dengan adanya cek kesehatan gratis ini, Sekarang kami bisa tahu kondisi tubuh kami dan bagaimana cara mencegah masalah kesehatan,” ujar Pak Joko, salah satu petani yang turut serta dalam kegiatan ini. Ibu Fitri Yanti, Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian, mengungkapkan, “Kami sangat mendukung program ini, karena selain membantu meningkatkan ketahanan pangan, kesehatan para petani juga harus menjadi perhatian utama. Petani adalah pahlawan yang bekerja keras untuk memastikan ketahanan pangan negara. Kegiatan seperti ini membantu mereka untuk menjaga kesehatan agar tetap produktif.” Kolaborasi antara Universitas Lampung, Puskesmas Banjarsari, dan Puskesmas Karang Rejo menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara sektor pendidikan dan pelayanan kesehatan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Ibu Amrina, Kepala Puskesmas Karang Rejo, menambahkan, “Program ini sangat bermanfaat bagi petani yang terkadang tidak memiliki cukup waktu untuk memeriksakan kesehatan mereka. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi langkah awal untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan produktif.” Kegiatan Cek Kesehatan Gratis ini mendapat sambutan positif dari petani dan diharapkan dapat dilanjutkan secara berkala. Puskesmas Banjarsari dan Karang Rejo Metro, bersama Universitas Lampung, berkomitmen untuk terus memberikan layanan kesehatan kepada petani dan masyarakat di daerah tersebut. Kegiatan Cek Kesehatan Gratis dan penyuluhan tentang Pencegahan Musculoskeletal Disorders (MSD) yang diselenggarakan oleh Universitas Lampung, bersama Puskesmas Banjarsari dan Karang Rejo Metro, adalah langkah nyata dalam meningkatkan kesehatan petani, sekaligus mendukung ketahanan pangan di Kota Metro. Dengan semakin banyaknya program pengabdian masyarakat yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, diharapkan akan tercipta masyarakat yang lebih sehat dan produktivitas pertanian yang lebih optimal. Liputan ; Promkes Eci Lindasari

Begini Cara dr. Balkis Pastikan Balita Sehat di Posyandu Banjarsari, Upaya Promotif-Preventif Wujudkan Generasi Sehat” Metro Bahagia

Metro, Jumat (15/08/2025) – Kepedulian terhadap kesehatan generasi penerus ditunjukkan langsung oleh dr. Balkis, Kepala Puskesmas Banjarsari, saat turun ke Posyandu Mekarsari,Kelurahan Banjarsari Kota Metro. Dalam kegiatan ini, ia membagikan vitamin dan obat cacing kepada balita, sebagai bagian dari program perlindungan nutrisi sejak dini. Langkah tersebut bertujuan mencegah kekurangan gizi dan infeksi cacing yang kerap menghambat pertumbuhan fisik serta perkembangan anak. Tidak hanya membagikan, dr. Balkis memastikan setiap balita mendapatkan perhatian sesuai kebutuhan, sekaligus memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya menjaga asupan gizi dan kebersihan. “Ini bukan sekadar bagi-bagi vitamin atau obat cacing. Ini adalah investasi untuk masa depan anak-anak kita, agar mereka tumbuh sehat, cerdas, dan kuat,” ujar dr. Balkis di sela kegiatan. Tak berhenti di situ, dr. Balkis juga memanfaatkan momentum posyandu untuk mengedukasi masyarakat mengenai Keluarga Berencana (KB), menekankan pentingnya perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi. Edukasi ini dilakukan langsung oleh dr. Mega, yang menyampaikan materi seputar jarak kelahiran ideal, kesehatan ibu, serta manfaat KB bagi kualitas hidup keluarga. Dengan pendekatan ini, orang tua diharapkan tidak hanya peduli pada kesehatan anak hari ini, tetapi juga memiliki perencanaan yang matang untuk kesejahteraan keluarga di masa depan. Aksi di Posyandu Mekarsari ini menjadi cerminan komitmen Puskesmas Banjarsari di bawah kepemimpinan dr. Balkis: hadir di tengah masyarakat, memberikan solusi nyata, dan membangun fondasi kesehatan generasi sejak dini.Produksi Konten / Content Production_Promkes_Eci Lindasari,SKM

Bunda Posyandu Hj. Eni Bambang Berikan Pembinaan dan Dukungan kepada Kader Posyandu Sejahtera VIII dalam Persiapan Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2025

Kota Metro, Senin, 16 Juni 2025, Kelurahan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur, kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat dengan menggelar pembinaan intensif bagi kader Posyandu Sejahtera VIII. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi penilaian Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2025. Dalam kunjungannya, Hj. Eni Bambang, S.IP, selaku Bunda Posyandu Tim Pembina Posyandu dan Sekaligus menjadi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Metro tingkat Kota Metro, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para kader Posyandu Sejahtera VIII. Beliau menekankan pentingnya peran aktif kader dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat, terutama dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas gizi ibu dan anak. “Kader Posyandu adalah ujung tombak dalam mewujudkan masyarakat sehat. Melalui pembinaan ini, diharapkan semangat dan komitmen para kader semakin meningkat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Hj. Eni Bambang. Kegiatan pembinaan ini juga di dihadiri , Ketua GOW Kota Metro, Nidia Irene Rafieq , Asisten I Setda Kota Metro, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Metro, Camat Metro Timur Ferry Handono, S.IP., serta Lurah Iringmulyo Yulina Sari, S.Mn. Selain itu, turut hadir pula Tim Pembina Posyandu dari UPTD Puskesmas Iringmulyo dan Dinas Kesehatan Kota Metro. Kunjungan ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah Kota Metro dalam mempersiapkan Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2025. Selain aspek posyandu, lomba ini juga menilai berbagai aspek lain seperti Smart Village, e-Government, SIPOLI, sekretariat bersama LKK, perpustakaan, posko bencana, satkamling, omah peluk, TTG biogas, TTG budidaya cacing dan jangkrik, Kampung Inggris, PKBM Permata, bank sampah, dasawisma, dan posyandu. Dengan dukungan penuh dari Bunda Posyandu Kota Metro, diharapkan Posyandu Sejahtera VIII dapat meraih prestasi terbaik dan menjadi inspirasi bagi posyandu lainnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Kontributor Liputan Promkes_Dinkes Metro: Eci Lindasari,SKM

Dinas Kesehatan Kota Metro Dukung Program Residensi Mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Mitra Indonesia”

Kamis, 23 Mei 2025, Dinas Kesehatan Kota Metro berkomitmennya untuk mendukung program residensi bagi mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat dari Universitas Mitra Indonesia (UMITRA). Program residensi ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam praktik pelayanan kesehatan dan meningkatkan kompetensi mereka, khususnya dalam sektor kesehatan masyarakat yang sangat penting untuk mendukung pembangunan kesehatan di Kota Metro. Dalam program ini, mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat UMITRA tidak hanya belajar teori, tetapi juga terlibat dalam praktik langsung, Mereka akan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai dinamika sistem kesehatan dan berperan aktif dalam berbagai kegiatan yang mendukung program-program kesehatan masyarakat. Selain residensi di Dinas Kesehatan Kota Metro, para mahasiswa juga diberi kesempatan untuk melaksanakan residensi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Yani Kota Metro. Ini memberikan mereka pengalaman yang lebih luas dalam memahami tantangan medis yang dihadapi rumah sakit dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Mahasiswa akan terlibat dalam kegiatan yang mencakup pengelolaan kesehatan, promosi kesehatan, serta peningkatan kualitas layanan kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Dr. Eko Hendro Saputra, ST., MKes, menyatakan, “Program residensi ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas tenaga kesehatan di Kota Metro. Melalui kerjasama dengan UMITRA, kami berharap mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat yang mengikuti residensi ini akan memperoleh keterampilan praktis yang diperlukan untuk berkontribusi langsung dalam pelayanan kesehatan di wilayah ini.” Diharapakan program residensi yang dilaksanakan oleh Universitas Mitra Indonesia dengan Dinas Kesehatan Kota Metro akan memberikan dampak besar terhadap pengembangan tenaga kesehatan di Kota Metro, serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Semoga Program ini akan terus berlanjut dan diharapkan dapat menjadi model keberhasilan yang dapat direplikasi di wilayah lainnya. “Ungkap” Dr Eko Hendro Dr. Dian Utama Pratiwi Putri, S.Kep., M.Kes, Ketua Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat UMITRA, mengungkapkan , “bahwa Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan mereka dalam menerapkan ilmu kesehatan masyarakat dalam konteks nyata. Kami berharap para mahasiswa ini dapat mengisi kebutuhan tenaga kesehatan yang berkualitas di Kota Metro, terutama dalam bidang kesehatan masyarakat.” Program residensi ini juga bertujuan untuk mempersiapkan lulusan UMITRA agar memiliki keahlian yang lebih komprehensif, tidak hanya dalam bidang teori, tetapi juga dalam keterampilan praktis yang dibutuhkan dalam dunia kerja. Lulusan yang mengikuti program ini diharapkan bisa langsung terjun dan berkontribusi di fasilitas kesehatan, baik di Dinas Kesehatan Kota Metro, RSUD Ahmad Yani, maupun fasilitas kesehatan lainnya di Kota Metro. Dengan adanya kerjasama antara Dinas Kesehatan Kota Metro dan Universitas Mitra Indonesia, diharapkan dapat mencetak tenaga kesehatan yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki pemahaman yang kuat tentang pentingnya kesehatan masyarakat. Program residensi ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa lulusan Magister Kesehatan Masyarakat dapat memberikan kontribusi positif dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang lebih baik. Ke depannya, diharapkan bahwa program residensi ini akan terus berkembang, memberi kesempatan bagi lebih banyak mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman langsung di lapangan, dan pada akhirnya memperkuat sistem kesehatan. Kontributor Liputan :Promkes Dinkes Metro/ Eci Linda

Dinas Kesehatan Kota Metro Tanggap Dugaan Keracunan Pangan di SDN 7 Metro Pusat: Belum Mengarah pada KLB

Metro, 9 Mei 2025 — Dinas Kesehatan Kota Metro menunjukkan respons cepat dan sigap dalam menanggapi laporan dugaan keracunan pangan yang terjadi di SDN 7 Metro Pusat pada Jumat pagi. Sebanyak 12 siswa kelas 3B mengalami gejala mual dan muntah usai mengonsumsi makanan dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan jajanan dari kantin sekolah. Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Dr. Eko Hendro Saputra, ST., M.Kes, mengatakan bahwa begitu menerima laporan, pihaknya langsung menggerakkan tim tanggap yang terdiri dari Puskesmas Yosomulyo, Subtansi Surveilans, dan Subtansi Kesehatan Lingkungan. “Kami mengedepankan deteksi cepat dan lintas koordinasi. Tim surveilans bergerak untuk penyelidikan epidemiologi, tim kesehatan lingkungan melakukan pengawasan makanan, dan Puskesmas Yosomulyo langsung terjun memberikan layanan medis kepada siswa yang bergejala,” ujar Dr. Eko. Peristiwa bermula sekitar pukul 09.00 WIB, ketika siswa kelas 3B mulai mengonsumsi menu MBG yang terdiri dari nasi goreng, telur orak-arik, acar timun, buah semangka, dan susu kotak. Tidak lama kemudian, satu siswa mengeluhkan mual dan muntah, diikuti oleh 11 siswa lainnya. Beberapa dari mereka juga diketahui sebelumnya membeli jajanan dari kantin sekolah seperti sosis tusuk, cilung, permen jeli, cimol, dan es teh. Meski demikian, dari total 316 siswa penerima MBG, hanya 12 siswa dari satu kelas yang menunjukkan gejala. Mayoritas siswa mengaku merasa mual setelah mencium bau muntahan temannya, yang diduga memicu reaksi psikologis berantai. Puskesmas Yosomulyo menjadi unit pertama yang melakukan tindakan cepat di lokasi. Tim medis langsung memeriksa kondisi anak-anak dan memberikan penanganan awal berupa obat anti mual (domperidon). Seluruh anak dalam kondisi umum yang baik dan tidak ditemukan gejala berat. Sementara itu, Tim Subtansi Surveilans melakukan penyelidikan epidemiologi guna menelusuri pola gejala dan potensi penyebab. Subtansi Kesehatan Lingkungan yang bertanggung jawab untuk melakukan pengawasan keamanan pangan, termasuk memeriksa jajanan sekolah dan sistem penyajian MBG langsung memberikan edukasi kepada pihak sekolah. “Kami pastikan seluruh mekanisme respon berjalan sesuai protokol. Sampel makanan MBG juga sudah disimpan di bank sampel pangan di SPPG MBG Metro Pusat 1 untuk pemantauan lanjutan,” tambah Dr. Eko. Hingga saat ini, kejadian ini belum mengarah pada Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan pangan. Tim Dinas Kesehatan masih terus melakukan pemantauan dan edukasi kepada pihak sekolah agar pengawasan makanan lebih ketat, baik dari MBG maupun kantin. “Kami bersyukur respons cepat tim kami dapat meredam kekhawatiran. Ini bukti sinergi antara layanan kesehatan primer dan Dinas Kesehatan berjalan efektif,” tutup Dr. Eko. Kontributor Liputan : Promkes_Dinkes Metro / E.Linda

Dinas Kesehatan Kota Metro Tindak Cepat Dugaan KLB Keracunan Pangan di SDN 10: Surveilans dan Kesehatan Lingkungan Bergerak Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Metro, 8 Mei 2025 — Sebanyak 14 siswa SDN 10 Metro Timur dilarikan ke fasilitas kesehatan setelah diduga mengalami keracunan pangan usai mengonsumsi susu kedelai yang dijual di lingkungan sekolah. Kejadian yang menggemparkan ini terjadi pada Kamis pagi (8/5), dan langsung mendapatkan respons cepat dari Dinas Kesehatan Kota Metro. Dalam hitungan jam setelah laporan diterima, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Dr. Eko Hendro Saputra, ST., M.Kes, langsung menginstruksikan tim gabungan dari Subtansi Surveilans dan Subtansi Kesehatan Lingkungan untuk turun ke lokasi guna melakukan penyelidikan epidemiologi secara menyeluruh. Langkah cepat ini merupakan bentuk komitmen Dinas Kesehatan dalam perlindungan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dasar yang menjadi kelompok rentan. Dalam proses penanganan awal, Dinas Kesehatan juga langsung berkoordinasi dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Lampung. Setelah dihubungi oleh tim Dinas Kesehatan, BPOM bergerak cepat dan langsung turun ke SDN 10 pada hari kejadian. Mereka secara langsung melakukan pengambilan sampel makanan dan minuman yang diduga menjadi sumber keracunan. Sampel yang diambil antara lain susu kedelai, es teh, cilor, bakso tusuk sambal, gorengan, hingga saus sambal. Sampel-sampel tersebut kini tengah melalui proses uji laboratorium di BPOM untuk mengetahui kandungan bahan, kemungkinan kontaminasi, serta faktor lain yang bisa menyebabkan keracunan. Subtansi Surveilans bertanggung jawab dalam mengidentifikasi pola dan potensi sumber penyebab kejadian luar biasa (KLB), dengan melakukan wawancara terstruktur kepada siswa, guru, penjaga kantin, dan pihak terkait. Tim ini juga memverifikasi kronologi serta jumlah kasus untuk memastikan bahwa insiden tersebut memenuhi kriteria KLB. Sementara itu, tim dari Subtansi Kesehatan Lingkungan berperan penting dalam pengambilan sampel makanan dan minuman yang beredar di lingkungan sekolah. Dalam kasus ini, sampel susu kedelai, es teh, cilor, bakso sambal, gorengan, dan saus sambal diambil untuk uji laboratorium. Semua sampel telah dikirim ke BPOM Provinsi Lampung untuk dianalisis lebih lanjut, guna memastikan apakah terjadi kontaminasi bakteri, cemaran kimia, atau penyimpangan dalam proses produksi dan penyajian. Dr. Eko Hendro Saputra menegaskan bahwa penyelidikan epidemiologi ini tidak hanya bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab pasti keracunan, tetapi juga sebagai dasar penguatan pengawasan makanan jajanan di sekolah. “Kami mendorong seluruh sekolah agar hanya menyediakan makanan dan minuman yang telah melalui proses verifikasi dan aman dikonsumsi. Dinas Kesehatan tidak akan tinggal diam bila ada risiko yang mengancam keselamatan anak-anak kita,” tegasnya. Beliau juga menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap praktik penitipan makanan oleh wali murid yang tidak melalui pengawasan ketat. Kejadian ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan sekolah dalam memastikan keamanan pangan di lingkungan pendidikan. Dinas Kesehatan juga memastikan bahwa seluruh siswa yang terdampak telah mendapatkan perawatan yang diperlukan, baik di Puskesmas maupun di RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro. Pemantauan kesehatan pasca-kejadian terus dilakukan oleh petugas surveilans lapangan. Selain itu, tim kesehatan lingkungan akan melakukan pembinaan terhadap pihak sekolah dan kantin, serta mendorong penerapan standar kebersihan dan keamanan pangan yang lebih ketat. Kejadian ini menjadi pengingat bahwa pengawasan makanan di sekolah tidak bisa dianggap sepele. Peran aktif dinas kesehatan, seperti yang ditunjukkan oleh Dinkes Kota Metro, sangat vital dalam memastikan lingkungan belajar yang aman dan sehat bagi generasi penerus bangsa. Penyelidikan epidemiologi yang cepat dan terkoordinasi menunjukkan bahwa tata kelola respons KLB di Kota Metro berjalan efektif, dan harus terus diperkuat ke depannya. Kontributor Liputan : Promkes_Dinkes Metro/E.Linda

Upaya Dinas Kesehatan Kota Metro Tingkatkan Pelayanan Bayi Baru Lahir: “Eko Hendro Gelar Peningkatan Kapasitas Nakes Secara Hybrid”

Metro, 28 April 2025 – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bayi dan balita, Dinas Kesehatan Kota Metro mengadakan pertemuan dengan tema “Peningkatan Kapasitas Nakes tentang Pelayanan Kesehatan Bayi dan Balita.” Acara ini berlangsung dalam metode hybrid, menggabungkan pertemuan online dan offline, guna memastikan akses yang lebih luas bagi para peserta di berbagai tempat. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Senin, 28 April 2025 ini dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Dr. Eko Hendro Saputra, S.T., M.Kes. Dalam sambutannya, Dr. Eko Hendro Saputra menekankan pentingnya peningkatan kapasitas para tenaga kesehatan (nakes) agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan bayi dan balita di Kota Metro. “Melalui pertemuan ini, kami berharap dapat memperkuat pemahaman dan keterampilan nakes dalam memberikan layanan kesehatan yang optimal bagi bayi dan balita, sebagai upaya untuk Menuju Generasi Emas 2045 “ ujar Eko Hendro” Diah Meirawati, SKM., M.Kes, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Metro, juga memberikan pemaparan terkait pentingnya peran nakes dalam menjaga kesehatan bayi dan balita. “Kegiatan ini adalah salah satu langkah nyata kami dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesehatan anak, khususnya bayi dan balita. Dengan meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, diharapkan dapat mengurangi angka stunting dan meningkatkan kesehatan anak secara keseluruhan,” ujar Diah. Sebagai bagian dari upaya yang lebih besar untuk mendukung kesehatan bayi baru lahir, kegiatan ini juga berfungsi untuk menunjang pelaksanaan program cek kesehatan gratis (CKG) yang akan dilaksanakan pada 1 Mei 2025. Program ini bertujuan untuk melaksanakan skrining kesehatan pada bayi baru lahir, yang melibatkan pemeriksaan yang komprehensif untuk mendeteksi berbagai kondisi medis yang dapat mempengaruhi kesehatan mereka. Pemeriksaan skrining ini meliputi deteksi dini terhadap beberapa masalah kesehatan serius, termasuk gangguan pada kelenjar tiroid yang dapat memengaruhi perkembangan otak bayi, penyakit jantung bawaan yang bisa berpotensi fatal jika tidak segera ditangani, serta gangguan pada kelenjar adrenal yang dapat mempengaruhi produksi hormon. Selain itu, skrining juga mencakup pengujian untuk mendeteksi defisiensi enzim yang dapat menyebabkan anemia, pemeriksaan pendengaran untuk mendeteksi gangguan pendengaran pada bayi yang dapat menghambat perkembangan bahasa, serta pemeriksaan mata pada bayi prematur untuk mendeteksi kemungkinan kerusakan mata yang dapat menyebabkan kebutaan. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan tenaga kesehatan dapat melaksanakan skrining dengan tepat dan efektif, sehingga dapat mendeteksi kelainan pada bayi sedini mungkin dan memberikan intervensi yang diperlukan untuk mencegah atau mengurangi dampak jangka panjang. Pertemuan ini melibatkan berbagai peserta dari sejumlah rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Kota Metro, termasuk RSUD Ahmad Yani Metro dan puskesmas lainnya. Selain itu, pertemuan ini juga dihadiri oleh berbagai praktisi kesehatan, termasuk tenaga medis dan paramedis yang terlibat langsung dalam penanganan kesehatan anak-anak. Dengan tema yang sangat relevan di tengah upaya besar dalam meningkatkan kualitas hidup anak di Indonesia, pelatihan ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan tenaga kesehatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat lokal. Acara ini juga menjadi ajang untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait implementasi praktik terbaik dalam pelayanan kesehatan anak, yang diharapkan dapat diterapkan di seluruh fasilitas kesehatan di Kota Metro. Dinas Kesehatan Kota Metro terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama bayi dan balita, guna mencapai tujuan kesehatan yang lebih baik di masa depan. Kontributor Liputan : Eci Lindasari_Promkes Dinkes Metro

Monev Dinkes Provinsi Lampung Substansi P2PM: Harapkan Dinkes Metro Pertahankan Capaian SPM TB dan HIV di Tahun 2025”

Metro – Pada 23 April 2025, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terkait Program P2PM (Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Terintegrasi) di Dinas Kesehatan Kota Metro. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian serta efektivitas pelaksanaan program yang telah berjalan di Kota Metro, khususnya dalam upaya pengendalian penyakit menular, bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kota Metro. Dalam acara tersebut, Otta Nur Kirana, SKM., MKM, yang merupakan salah satu perwakilan tim P2PM dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, mengungkapkan bahwa pencapaian Dinas Kesehatan Kota Metro dalam program TB dan HIV sangat menggembirakan. Dinkes Kota Metro berhasil mencapai target untuk dua program utama yang masuk dalam SPM,( Standar Pelayanan Minimal) di subtansi P2PM, yaitu Tuberkulosis (TB) dan HIV. “Pencapaian Dinas Kesehatan Kota Metro dalam penanggulangan TB dan HIV menunjukkan hasil yang sangat baik. Kami mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh Dinkes Metro, dan pencapaian ini menjadi contoh bagi kabupaten/kota lainnya di Provinsi Lampung,” ujar Otta. Irawesi Afif, Ketua Tim Subtansi P2PM (Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular) Dinas Kesehatan Kota Metro, mengungkapkan bahwa meskipun Dinkes Kota Metro Subtansi P2PM telah menunjukkan hasil yang baik, namun tantangan tetap ada. “Dinas Kesehatan Kota Metro terus berusaha untuk meningkatkan program-program yang ada di subtansi P2PM, dan meskipun hasilnya cukup baik dibandingkan dengan kabupaten lainnya, kami sadar masih ada ruang untuk perbaikan. Oleh karena itu, kami akan terus berupaya mempertahankan pencapaian ini dan berfokus pada peningkatan kinerja di tahun 2025,” jelas Irawesi. Verawati Nasution, SKM., MKes, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Metro, mengungkapkan bahwa tantangan dalam pelaksanaan program P2PM masih ada, terutama dalam hal pengendalian penyakit menular. “Kami menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan pengendalian penyakit menular yang masih menjadi masalah di beberapa kelurahan di Kota Metro. Namun, kami tetap optimis bahwa dengan kerjasama yang kuat antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, kita dapat mengatasi berbagai tantangan dalam pengendalian penyakit ini,” jelas Verawati. Sebagai bagian dari evaluasi, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung meminta Dinas Kesehatan Kota Metro dan kabupaten lainnya untuk mempertahankan kinerja dan capaian yang telah diperoleh. “Kami berharap semua program yang telah berjalan dengan baik dapat terus dipertahankan, terutama dalam hal pencegahan dan pengendalian penyakit menular, karena ini adalah bagian penting dalam menjaga kesehatan masyarakat di Lampung,” ujar Otta menutup sesi Monev. Kontributor Liputan : Promkes_Dinkes Metro/ Eci Lindasari,SKM

Back To Top